Budaya Indonesia
11.674 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tari Saman
Tarian Tarian
Aceh

Banyak yang mengenal bahwa tari saman berasal dari Aceh. Memang benar, hanya saja tarian ini berasal dari suku Gayo yang pada dasarnya merupakan bagian dari penduduk Aceh. Dalam beberapa literatur disebutkan bahwa tari saman didirikan dan dikembangkan oleh Syekh Saman, seorang ulama yang berasal dari Gayo. Dalam tari saman, musik pengiringnya adalah musik internal (berasal dari tubuh) biasanya berupa tepukan atau pukulan dada, petikan, maupun nyanyian berisi syair dalam bahasa Gayo. Gerak dalam tari saman didominasi dengan gerakan tangan. Tarian ini ditampilkan oleh pria-pria dengan menggunakan baju adat. Kini tari saman telah ditetapkan UNESCO sebagai representatif budaya tak benda warisan nusantara.

avatar
Kriscahyani
Gambar Entri
Tari Saman
Tarian Tarian
Aceh

Banyak yang mengenal bahwa tari saman berasal dari Aceh. Memang benar, hanya saja tarian ini berasal dari suku Gayo yang pada dasarnya merupakan bagian dari penduduk Aceh. Dalam beberapa literatur disebutkan bahwa tari saman didirikan dan dikembangkan oleh Syekh Saman, seorang ulama yang berasal dari Gayo. Dalam tari saman, musik pengiringnya adalah musik internal (berasal dari tubuh) biasanya berupa tepukan atau pukulan dada, petikan, maupun nyanyian berisi syair dalam bahasa Gayo. Gerak dalam tari saman didominasi dengan gerakan tangan. Tarian ini ditampilkan oleh pria-pria dengan menggunakan baju adat. Kini tari saman telah ditetapkan UNESCO sebagai representatif budaya tak benda warisan nusantara.

avatar
Kriscahyani
Gambar Entri
Tari Saman
Tarian Tarian
Aceh

Banyak yang mengenal bahwa tari saman berasal dari Aceh. Memang benar, hanya saja tarian ini berasal dari suku Gayo yang pada dasarnya merupakan bagian dari penduduk Aceh. Dalam beberapa literatur disebutkan bahwa tari saman didirikan dan dikembangkan oleh Syekh Saman, seorang ulama yang berasal dari Gayo. Dalam tari saman, musik pengiringnya adalah musik internal (berasal dari tubuh) biasanya berupa tepukan atau pukulan dada, petikan, maupun nyanyian berisi syair dalam bahasa Gayo. Gerak dalam tari saman didominasi dengan gerakan tangan. Tarian ini ditampilkan oleh pria-pria dengan menggunakan baju adat. Pada zaman dulu tarian ini dipertunjukkan untuk memperingati peristiwa-peristiwa besar, namun kini tari saman juga ditampilkan pada acara-acara resmi bahkan festival seni. Kini tari saman telah ditetapkan UNESCO sebagai representatif budaya tak benda warisan nusantara.

avatar
Kriscahyani
Gambar Entri
Tari Saman
Tarian Tarian
Aceh

Banyak yang mengenal bahwa tari saman berasal dari Aceh. Memang benar, hanya saja tarian ini berasal dari suku Gayo yang pada dasarnya merupakan bagian dari penduduk Aceh. Dalam beberapa literatur disebutkan bahwa tari saman didirikan dan dikembangkan oleh Syekh Saman, seorang ulama yang berasal dari Gayo. Dalam tari saman, musik pengiringnya adalah musik internal (berasal dari tubuh) biasanya berupa tepukan atau pukulan dada, petikan, maupun nyanyian berisi syair dalam bahasa Gayo. Gerak dalam tari saman didominasi dengan gerakan tangan. Tarian ini ditampilkan oleh pria-pria dengan menggunakan baju adat. Kini tari saman telah ditetapkan UNESCO sebagai representatif budaya tak benda warisan nusantara.

avatar
Kriscahyani
Gambar Entri
Famaikara
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Sumatera Utara

Masyarakat Nias yang berdiam di desa Idanogawo, Nias Timur menamakan permainan ini famaikara yang berarti bermain batu. Kata  Famaika  dapat diuraikan sebagai  fa  +  mai  +  kara  yang sama dengan ber + main + batu. Nama ini dapat dicocokkan dengan permainan itu sendiri, yang memang menggunakan batu di dalam melaksanakannya. Permainan ini bersifat edukatif untuk mengenal dan membiasakan diri dengan kehidupan masyarakat dan menumbuhkan kebiasaan untuk melempar secara tepat mengenai sasaran sebagai modal membidik, menombak dan memarang dengan senjata secara tepat ke sasaran. Hal ini sangat diperlukan dalam pekerjaan-pekerjaan apapun sesudah dewasa nantinya. Pemain adalah anak laki-laki sebanyak 2 orang, berumur berkisar 10 sampai 13 tahun. Mula-mula mereka membuat tiga garis sejajar di tanah masing-masing berjarak 2 meter, garis awal disebut garis  start , garis kedua disebut garis tengah dan garis ketiga disebut garis ...

avatar
Oase
Gambar Entri
Aksara (Surat) Batak
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Suku Batak  memiliki aksara yang bernama Surat Batak. Aksara ini digunakan untuk menulis bahasa Batak. Surat Batak masih berkerabat dengan aksara Nusantara lainnya. Aksara ini memiliki beberapa varian bentuk, tergantung bahasa dan wilayah. Secara garis besar, ada lima varian surat Batak di Sumatra Utara yaitu Karo, Toba, Dairi, Simalungun, dan Mandailing. Namun, varian-varian ini tidaklah terlalu berbeda satu sama lain. Aksara Batak mula-mula ada di Mandailing. Dari Mandailing aksara Batak menyebar ke kawasan Toba Timur (perbatasan dengan Simalungun), lalu ke Simalungun dan ke Toba Timur. Dari Toba Timur aksara Batak menyebar lagi ke Pakpak Dairi. Sedangkan dari Toba Barat ke Simalungun. Aksara Karo menunjukkan pengaruh, baik dari Pakpak-Dairi maupun dari Simalungun. Aksara ini wajib diketahui oleh para datu, yaitu orang yang dihormati oleh masyarakat Batak karena menguasai ilmu sihir, ramal, dan penanggalan. Jenis aksara Batak   merupakan bagian dari...

avatar
Oase
Gambar Entri
Piso Surit
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Sumatera Utara

Piso Surit  merupakan lagu daerah yang berasal dari  Tanah Karo, Sumatera Utara . Lagu daerah ini diciptakan oleh komponis Djaga Sembiring Depari. Komponis yang lebih sering disebut Djaga Depari ini lahir di desa Seberaya, Tanah Karo, Sumatera Utara. Makna Lagu Piso Surit bertemakan asmara muda-mudi Karo di zaman peperangan. Menggambarkan seorang kekasih yang sedang mencurahkan isi hatinya(berbicara) kepada alam serta burung-burung yang hinggap di pepohonan tentang kekasih yang dinanti yang turun ke medan perang  telah lama tak kunjung datang(pulang).  Piso Surit  sendiri adalah personifikasi kesedihan dari suara burung pincala tersebut untuk mengilustrasikan kekasih yang dinanti yang turun ke medan perang. Pit-cuit  (cit-cuit)  suara burung  (pincala)  yang memanggil-manggil digambarkan oleh Djaga Depari dengan kata piso surit sebagai seorang insan yang memanggil(menanti) dan meratapi kekasih. Sebab, dalam kehidupan masya...

avatar
Oase
Gambar Entri
Legenda Gunung Batu Hapu
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Selatan

Cerita rakyat legenda gunung Batu Hapu berasal dari Kalimantan Selatan, Indonesia. Alkisah, hidup seorang perempuan bernama Nini Kudampai. Ia memiliki seorang anak laki-laki bernama Angui. Mereka berdua memiliki hewan peliharaan seperti ayam putih, anjing putih, dan babi putih. Tersebutlah seorang saudagar kaya raya bernama Keling. Sang saudagar berniat menjadikan Angui sebagai anak angkatnya dan membawanya ke negerinya. Nini Kudampai merasa keberatan karena Angui adalah anak satu-satunya, namun akhirnya ia mengizinkan Angui dibawa oleh saudagar Keling. Akhirnya saudagar Keling membawa Angui ke negerinya. Saudagar Keling sangat menyayangi Angui. Setiap hari ia memanjakan Angui. Karena dimanja, lambat laun Angui berubah menjadi anak malas. Angui selalu menolak jika saudagar Keling meminta bantuannya. Karena sudah merasa kesal dengan sifat malas Angui, saudagar Keling akhirnya mengusir Angui dari rumahnya. Dengan sangat terpaksa, Angui pergi meninggalkan rumah sauda...

avatar
Bangindsoft
Gambar Entri
Sego Tempong
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Timur

Sebagai salah satu wilayah di Jawa Timur, Banyuwangi tidak hanya dikenal dengan aneka ragam kebudayaannya tapi juga terkenal kaya akan kuliner khasnya. Salah satu kuliner khas yang dimiliki kabupaten paling ujung Pulau Jawa ini adalah sego tempong, sajian nasi dengan sambal yang nikmat nan sedap. Sego dalam bahasa Jawa berarti nasi, sedangkan Tempong merujuk pada bahasa Jawa Ngoko yang bermakna tampar, makna tersebut merepresentasikan pedasnya sambal dalam sajian kuliner ini yang menurut penikmat nasi ini, seperti merasakan pedasnya sebuah tamparan. Secara umum, kuliner khas Banyuwangi ini berisi kumpulan sayur, seperti rebusan daun bayam, daun kemangi, dan kenikir. Kenikir merupakan tanaman yang berasal dari amerika latin dan banyak dijumpai di Asia Tenggara, khususnya di Indonesia. Karena memiliki wangi yang khas, daun ini kerap dijadikan lalapan oleh masyarakat Indonesia, terlebih daun kenikir dipercaya mempunyai khasiat sebagai obat sakit lambung. Semua bahan sayuran...

avatar
Oase