Kampung Lawas Maspati merupakan salah satu lokasi wisata yang unik di Surabaya, karena di kampung ini masih terdapat beberapa bangunan peninggalan zaman Belanda yang masih tetap terjaga keasliannya. Nama Lawas Maspati sendiri terdiri dari 2 kata, "Lawas" berasal dari bahasa jawa yang bahasa Indonesianya berarti lama dan "Maspati" yang merupakan letak kampung itu berada, yaitu di Jalang Maspati V, Bubutan, Surabaya. Beberapa bangunan bersejarah yang terdapat di sini diantaranya adalah rumah bekas kediaman Raden Sumomiharjo(mantri kampung Maspati dan merupakan keturunan Keraton Solo), Sekolah Ongko Loro yang dulunya merupakan sekolah rakyat, dan Rumah 1907 tempat dimana para pemuda menyusun strategi perang. Pengubahan status Kampung "kuno" ini menjadi kampung wisata diprakarsai oleh ibu Tri Rismaharini, walikota Surabaya, pada periode pertamanya. Kini, di jalanan kampung Lawas Maspati tidak hanya terdapat bangunan kuno arsitektur Belanda, namun juga dipadati oleh warga s...
Indonesia adalah negara yang kaya akan wisata kulinernya. Begitu juga dengan wisata kuliner yang ada di Trenggalek, Jawa Timur. Mengulik makanan lokal khas Trenggalek selain sate satu, terdapat kuliner lain yang wajib Anda coba. Makanan terebut adalah Nasi angkrang atau Sego Telur Kroto merupakan kuliner yang memiliki kelezatan pada setiap gigitannya dan cita rasa gurih dan pedas yang menempel dilidah. Nasi Angkrang adalah nasi yang berasal dari ketela pohon dan beras. Pemilik warung nasi Angkrang yang berada di desa Karanganyar, Kecamatan Gandusari, Kabutapten Trenggalek, Ibu Suprapti (49), menjelaskan awal mulanya memberi nama Angkrang karena kecintaannya akan kota yang membesarkan beliau. Beliau memilih nasi Angkrang sebagai kuliner yang perlu dilestarikan sebagai warisan nenek moyang orang Trenggalek. Nasi Angkrang sendiri berasal dari nasi tepung gaplek atau tepung tapioka dan tepung beras yang dicetak atau dibentuk yang selanjutnya dikukus. Lauk dari nasi Angkrang...
Ritual Ngumbah Gaman Ngumbah gaman adalah suatu ritual tradisional yang masih sering dilakukan di daerah daerah terpencil di tanah Jawa. Bahasa “ Ngumah gaman ” pun berasal dari bahasa Jawa dimana “ ngumbah ” berarti mencuci dan “ gaman ” berarti senjata yang biasanya berupa keris. Sesuai dengan namanya, tradisi ngumbah gaman ini adalah ritual pencucian keris dengan ramuan air tertentu. Ritual ini dilakukan setiap malam tanggal satu Suro –atau lebih dikenal masyarakat dengan malam satu Muharram, yang juga merupakan malam tahun baru dalam kalender Islam. Karena itulah, ritual ngumbah gaman ini biasanya dilaksanakan oleh para pemeluk agama Islam di tanah Jawa. Untuk melakukan ritual ini, diperlukan persiapan yang komp...
Pacitan adalah suatu daerah di provinsi Jawa Timur. Salah satu kekhasan daerah itu sendiri adalah dengan batiknya, Batik Pacitan. Motif khas Batik Pacitan adalah motif Pace, yaitu motif ukel bunga disertai motif batuan koral. Keindahan alam di daerah Pacitan sangat menginspirasi keanekaragaman Batik Pacitan. Suatu tempat penghasil batik khas Pacitan berada di Ngadirojo atau Lorok. Produk batiknya adalah Batik Puri. Salah satu motif Batik Puri yang terkenal adalah motif Sidhomukti bertema flora dan fauna. Batik Sidhomukti mayoritas berwarna coklat. Produksi batiknya adalah kain panjang. Kain sidhomukti biasanya digunakan untuk akad nikah. Menurut kepercayaan, pasangan yang memakai kain sidhomukti akan selalu sejahtera dan bahagia. Selain itu juga terdapat motif bunga hitam putih. Produksinya adalah kain sarung dan kain panjang. Kain sarung biasanya dipakai untuk anak yang mau disunat. Sedangkan kain panjang biasa digunakan oleh para sesepuh, dipercaya dengan memakai ka...
Lepet merupakan makanan khas yang berbahan dasar beras ketan. Kata "Lepet" sendiri merupakan bahasa Jawa krama yang berasal dari kata "lepat" atau dalam bahasa Indonesia berarti meminta maaf. Jajanan khas jawa ini biasanya hadir disaat setelah hari raya atau bersamaan dengan pembagian kupat, namun lepef juga biasa diperjualbelikan di pasar tradisional. Bahan membuat lepet adalah: 1. 1 kg ketan putih 2. 2 butir kelapa sedang (antara tua dan muda) 3. Garam secukupnya 4. Janur untuk membungkus Cara pembuatan : 1. Beras ketandirendam kurang lebih 10 jam 2. Kupas dan parut kelapa 3. Beras ketan yang sudah direndam lalu dicuci lagi dan ditiriskan 4. Campur beras ketan tadi dengan kelapa dan garam 5. Ambil janur lalu tekuk dan kunci ujungnya, lalu isikan campuran beras ketan tadi kedalamnya 6. Tali bungkusan janur tadi agar campuran beras ketan tidak keluar saat dimasak 7. Masukkan bungkusan beras ketan tadi kedalam air mendidih lalu tunggu 1,5 jam 8. Tiriskan dan tunggu dingin hingga lepet...
Teman-teman semua pasti merasa asing dengan judul yang saya berikan diatas. Mungkin diantara kalian bertanya-tanya, apa itu pulutan?. Pulutan atau yang nama ilmiahnya adalah Urena Lobata adalah sebuah tanaman herbal yang biasanya tumbuh liar di tepi jalan, di ekbun, ataupun persawahan. Tanaman ini juga dapat digunakan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit dalam tubuh. Di Malaysia sendiri ekstrak daun dan akar pulutan digunakan untuk mengobati malaria, gonorrhea, sakit gigi, reumatik, radang usus dan demam. Namun, bukanlah hal tersebut yang digunakan oleh anak-anak yang tinggal di daerah Nganjuk, Jawa Timur, pada tahun-tahun silam. Anak-anak di Nganjuk lebih sering menggunakan buah Pulutan yang sudah mengering untuk dijadikan permainan.Permainan ini dilakukan dengan cara melempar buah pulutan yang sudah mengering hingga mengenai pakaian tim lawan. Buah pulutan yang sudah mengering memiliki karakteristik yang agak tajam dan bila mengenai baju akan sukar untu...
Negara Indonesia dipneuhi oleh tarian, musik, dan seni yang sangatlah unik dan menarik. Salah satu jenis tarian tradisional adalah Tari Gandrung yang berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur. Dalam kota Banyuwangi, tarian Gandrung sangatlah terkenal, merupukan salah satu icon dan kunjungan yang dicari oleh wisatawan seluruh Indonesia dan dunia. Dalam tarian Gandrung, hanya memerankan penari wanita yang mengajak para tamu pria untuk menari bersama dalam berbagai hal. Tata busana penari tersusun di bagian tubuh, kepala, dan bawah. Di bagian tubuh, dikenakan baju yang terbuat dari beludru berwarna hitam, hiasan-hiasan dan ornamen kuning emas akan juga berada di bagian tubuh. Manik-manik yang mengkilat melingkari leher hingga dada, untuk bagian pundah dan spearuh punggung dibiarkan terbuka. Pada baguan lengan, masing-masing tangan dihisa dengan stu buah kelat bahu. Untuk bagian pinggang, dihias dengan ikat pinggang. Selendang selalu dikenakan di b...
Penyebaran agama Islam di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa, tak lepas dari perjuangan dakwah wali songo (sembilan wali). Selain berdakwah, para wali juga kerap kali meninggalkan peninggalan bersejarah yang mereka gunakan untuk berdakwah baik berupa alat berdakwah ataupun bangunan. Peninggalan bangunan yang sering terlihat adalah masjid, karena masjid bisa menjadi pusat dakwah para wali. Masjid Sunan Ampel, terletak di daerah Ampel Denta, Surabaya, Jawa Timur. Masjid ini dibangun langsung oleh Sunan Ampel (Raden Rahmat) yang juga merupakan putra dari Sunan Gresik (Maulana Ibrahim). Masjid Sunan Ampel berbahan bahan kayu jati yang dibangun dengan gaya arsitektur jawa kuno dan nuansa arab islami. Peninggalan ini masih dipengaruhi akulturasi dari budaya lokal dan Hindu-Buddha. Tepat di belakang masjid terdapat kompleks pemakaman Sunan Ampel. Di bagian masjid yang lain terdapat sebuah sumur yang diyakini dapat menjadi penguat janji. Di kawasan ini juga terdapat kampung arab yang se...
Di beberapa lokasi di Pulau Jawa, ada tradisi mencengangkan setiap kali bulan Ramadan tiba. Tradisi itu adalah permainan sepak bola api yang dilaksanakan setelah selesai menunaikan ibadah salat tarawih. Ada yang menganggap sebagai hiburan, ada juga yang meyakini sepak bola api adalah latihan kekebalan diri. Tradisi tak biasa ini barangkali akan membuat mayoritas orang memilih mundur daripada mengikutinya. Pasalnya, seperti namanya, bola yang dipakai bukan bola biasa. Sepak bola ini menggunakan buah kelapa yang disiram atau direndam dalam minyak tanah, kemudian dibakar hingga api menyala. Para santri di berbagai pesantren di kawasan Jawa Tengah dan Jawa Timur sangat menggemari permainan yang menjurus bahaya ini. Misalnya, di Pondok Pesantren Nurul Islam yang terletak di Kota Probolinggo, Jawa Timur. Contoh lainnya adalah Pondok Pesantren Singo Ludiro di Sukoharjo, Jawa Tengah. Anehnya, meski api berkobar, kaki mereka tidak terluka. Para santri justru sangat bersemang...