Pulau pandan nang jauh ditangah 2X Dibalik pulau 2X Angsanya dua… Hancur badan dikandung tanah 2X Budi nang baik 2X Dikanang jua… Musik panting nang ditinggali 2X Seni hiburan 2X urang bahari… Panting dikatik dimalam hari 2X Manghibur hati 2X dikala sunyi… Kalulah ada jarum nang patah 2X Jangan disimpan 2X didalam pati… Kalulah ada kata nang salah 2X Jangan disimpan 2X didalam hati… Kalulah ada sumur diladang 2X Boleh kita 2X manumpang mandi… Kalulah ada umur nang panjang 2X Mudahan kita 2X bertemu lagi… Sumber: http://www.lagu-daerah.com/2015/04/ampar-ampar-pisang-banjar-kalimantan-selatan.html
Langgir Badong. Alat musik tradisional dari Bogor ini mampu menghasilkan melodi dari harmonisasi alunan merdu suara pukulan bambu yang dikolaborasikan dengan tarian dan lirik lagu yang modern. Lagu-lagu yang ceria dan penuh semangat dibawakan dengan asyik dan unik oleh Langgir Badong (bambu gendong). Langgir Badong adalah sebuah kesenian kreasi yang dibesarkan di daerah Bogor. Alat musik ini seluruhnya terbuat dari bambu. Seni kreasi yang diciptakan oleh Ade Suarsa ini menggunakan bambu dalam berbagai ukuran dan bentuk yang ditabuh sebagai penghasil suara utama. Misinya, melestarikan budaya rakyat dalam gaya bermusik. Menurut Ade Suarsa, bermusik tidaklah harus mengikuti apa yang diinginkan oleh industri. Ujar Ade. Langgir Badong adalah satu contoh apresiasi generasi muda dewasa terhadap budaya lokal yang dikemas dalam bentuk modern. Sebenarnya, antusiasme generasi muda dewasa terhadap budaya lokal yang dikemas dalam bentuk modern masi...
Banyuwangi kembali menunjukkan taringnya dalam kekayaan budaya. Budaya yang akan dibahas kali ini adalah Gedhogan atau Gendhongan . Dahulu wanita-wanita di Desa Glagah, Banyuwangi bekerja sebagai penumbuk padi. Banyaknya beras yang tersedia membuat pekerjaan cukup berat, membosankan, dan melelahkan tentunya. Sepanjang proses penumbuk padi tersebut untuk mengurangi kebosanan, mereka akhirnya menyanyikan lagu-lagu. Bukan hanya memainkan lagu, tanganpun memainkan pukulan-pukulan alu di permukaan gedhogan tersebut. Ritme yang dibuat secara spontan ini menciptakan permainan lagu yang nikmat didengar. Harmonisasi ditambah dengan pukulan sebatang logam terhadap logam lainnya serupa pisay kasar dan logam kecil penumbuk sirih sehingga menimbulkan dentingan lagu yang semakin asyik. Sungguh seni hiburan yang segar, bukan ?! permainan yang berupa seni hiburan ini saat ini sudah sering muncul sebagai sebuah seni perÃÂtunjukan. Latar Belakang Sosial Budaya. Semula wan...
Selamat datang kami ucapkan Bapa wan ibu para undangan Semua tamu dan kawan-kawan Silahkan duduk menyaksikan Musiklah panting kami bawakan Samban suasa dibari ngaran Kami bermain berkawan-kawan Jika ta salah mohon maafkan Disa barikin dialamatkan Kumpulan warga para seniman Sudah dikenal dikalimantan Baik dikota dipadesaan Kampung barikin nang sederhana Wadah seniman seni budaya Musik dan tari tatap dibina Paninggal dari si urang tuha Kampung barikin aman sentosa Adat budaya tatap di jaga Sampai waktunya si upacara Hindarkan dari bala bencana Sumber: http://www.lagu-daerah.com/2015/04/ampar-ampar-pisang-banjar-kalimantan-selatan.html
Musik daul Kombob merupakan salah satu iringan muasik dari Kabupaten Pamekasan, Madura , kita akan dibuat terkesima, tidak saja karena keindahan bunyinya yang rampak dan enerjik, tapi juga karena keunikan instrumennya yang dibuat dari barang-barang bekas. Misalnya, drum bekas, ban mobil bekas, kentongan kayu ( tok-tok ), serta bangkai truk yang hanya diambil kerangkannya. Namun demikian, kendati terbilang sederhana tapi musik perkusi ini sangat digemari masyarakat Pamekasan, juga daerah lainnya. Hampir bisa dipastikan, setiap dusun di Kabupaten Pamekasan memiliki kelompok Dual Kombo yang siap ditampilkan di berbagai event. Daul Kombo awalnya berasal dari musik patrol yang biasa dimainkan untuk membangunkan orang saur pada bulan Puasa. Namun dalam perkembangannya, musik yang semula dimainkan dengan menggunakan alat-alat kentongan bambu, botol air mineral, kaleng bekas dan lain-lain tersebut, kemudian digarap ulang menjadi sebuah ensambel perkusi yang lebih kreatif. C...
Musik rebana adalah musik khas Betawi yang bernafaskan Islam. Berdasarkan alatnya, sumber syair yang dibawakannya, dan latar belakang sosial penclukungnya rebana Betawi terdiri dari bermacam-macam jenis dan nama, seperti rebana ketimpring, rebana ngarak, rebana dor, dan rebana biang. Disebut rebana ketimpring karena adanya tiga pasang kerincingan, yaitu semacam kecrek yang dipasang pada badannya yang terbuat dari kayu. Rebana ketimpring yang digunakan untuk memeriahkan arak-arakan disebut rebana ngarak. Untuk mengiringi perayaan-perayaan keluarga disebut rebana maulid. Rebana dor digunakan untuk mengiringi lagu-lagu. Orkes rebana biang di samping untuk membawakan lagu berirama cepat tanpa tarian yang disebut lagu-lagu zikir, biasa pula digunakan untuk mengiringi tari Blenggo. Biasanya tari Blenggo dilakukan oleh anggota grup rebana biang sendiri secara bergantian. Musik ini juga sebagai pengiring topeng blantek, yaitu salah satu teater rakyat Betawi yang hidup di daerah pingg...
Kliningan yaitu seperangkat gamelan yang berlaras salendro diiringi oleh Juru Sekar yang terdiri dari Sinden dan Wira Swara, jikalau dipergelarkan secara khusus disebut Kiliningan. Kiliningan juga disebut sebagai siku-siku segitiga yang biasa dipukul. Kiliningan berasal dari daerah Pantai Utara Jawa Barat ( Karawang , Bekasi , Purwakarta , Indramayu , dan Subang ). Bentuk Kilining seperti Gender (alat gamelan Jawa). Walaupun kilining sekarang sudah tidak dipakai dalam pertunjukanna, nama kesenian ini tetap disebut seni Kiliningan, walauoun sudah tidak ada alat kiliningnya. Seni Kiliningan termasuk dalam ragam karawitan sekar-gending. Oleh karena itu, juru kawih atau disebut juga sinden, memiliki peran yang sangat sentral dalam seni Kiliningan. Materi seni Kiliningan terdiri dari dua unsur yang menyatu, ya itu juru sekar atau penyanyi dengan juru gending atau pemain musik. Yang termasuk ke juru sekar dal...
Leko Boko/ Bijol berasal dari Nusa Tenggara Timur. Alat musik ini terbuat dari Labu hutan sebagai tabung resonansi, bagian untuk merentangkan dawai menggunakan kayu. Dawai pada alat musik ini menggunakan usus kuskus dengan jumlah dawai sama dengan Heo, yaitu empat. Nama-nama dawai pada alat musik ini sama seperti yang ada pada alat musik Heo. Pada masyarakat Dawan alat musik ini berfungsi sebagai pengiring lagu pada saat pesta adat dan juga sebagai hiburan pribadi. Penggunaan alat musik ini selalu berpasangan dengan alat musik Heo pada saat pertunjukan, sehingga di mana ada Heo, di situ ada Leko. Dalam penggabungan ini, Leko berperan sebagai pemberi harmoni, sedangkan Heo berperan sebagai pembawa melodi atau kadang-kadang sebagai pengisi (Filter). Syair nyanyian pada masyarakat Dawan umumnya berupa improvisasi dengan menuturkan tentang kejadian-kejadian yang sedang terjadi (aktual) maupun yang telah terjadi pada masa lampau. Dalam pertunjukan nyanyian ini serin...
Nama lain dari alat musik tradisional Jawa Tengah ini yaitu ricik. Ini adalah instrumen gamelan yang masuk dalam keluarga balungan. Alat musik ini dimainkan lewat cara dipukul. Saron terbuat berbahan logam sedang alat pukulnya terbuat berbahan kayu. Untuk memainkan alat tradisional ini mesti sesuai dengan suara, lewat cara menabuh bertukaran pada saron 1 serta saron 2. Cepat lambatnya penabuhan bergantung dari komando kendang dan type gendhingnya. Dalam memainkan alat musik ini, tangan kanan memukul logam atau wilahan serta tangan kiri memencet wilahan untuk menyingkirkan dengungan. Tehnik itu dimaksud dengan memathet. sumber : medium.com/@ayepim1/ari-mengenal-10-alat-musik-tradisional-dari-jawa-tengah-dan-penjelasannya-76b3cd6bfa12