Karangkamulyan merupakan salah satu dari sekian situs wisata yang terletak di Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat. Situs wisata ini adalah peninggalan dari masa Hindu-Buddha dan dipercaya sebagai peninggalan kerajaan Galuh di zaman Ciungwanara. Ciungwanara sendiri merupakan cerita kepahlawanan seorang anak raja yang dibuang dan berjuang untuk mendapatkan haknya kembali sebagai raja. Keistimewaan dari situs ini adalah bagaimana setiap gerbang dan fasilitas-fasilitas yang disediakan sudah tertata rapi. Gerbang masuk utama berada di bagian barat. Pada bagian ini juga terdapat lahan parkir dan fasilitas seperti warung dan toilet yang tidak merusak keestetikaan dari bentuk bangunan Karangkamulyan sendiri. Terdapat beberapa objek sejarah yang bisa ditemukan di situs ini, yakni: 1) Batu pangcalikan= objek ini dapat dijumpai dari pintu masuk k...
Reog Sunda adalah salah satu kesenian tradisional yang berasal dari Bandung, Jawa Barat. Kesenian ini memadukan antara nyanyian, lawakan, cerita sosial, seni tari, dan alat instrumen khas sunda yaitu Dogdog. Dahulu, seni Reog Sunda digunakan sebagai media dakwah atau penerangan, lalu seiring berkembangnya zaman seni ini bertambah fungsinya sebagai media hiburan. Reog Sunda dimainkan oleh empat orang. Satu orang berperan sebagai Dalang sebagai pengendali permainan yang membawa alat musik yang disebut Tilingtingtit, satu orang yang lain berperan sebagai Wakil Dalang yang membawa alat yang disebut dengan Penempas. Kemudian dua orang lainnya berperan sebagai peran pembantu yang membawa alat musik Brangbang dan Badublang. Selain alat-alat musik tersebut, digunakan juga alat musik lain yang biasanya dibawa oleh para pemain sebagai pelengkap, antara lain kendang, terompet, gong, dan kecapi. Alat musik modern seperti keyboard dan gitar juga biasa digunakan. Ada beberapa bentuk pen...
Hajat Lembur diselenggarakan di Kampung Cikareumbi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Budaya ini sudah ada sejak pemerintahan Tatar Ukur (1628), diselengarakan 1 tahun sekali tepat pada tanggal 10 Muharram. Hajat Lembur sendiri dapat diartikan sebagai tradisi rasa syukur atas kesuburan tanah yang menghasilkan sayur mayur yang berlimpah, bersyukur atas kesehatan yang baik, dan rezeki yang berlimpah. Mata pencaharian sebagian besar warga Kampung Cikareumbi adalah sebagai petani, maka dari itu mereka bersyukur atas keberhasilan dalam bertani. Makna lain dari Hajat Lembur yaitu membuang sifat-sifat buruk yang ada dalam diri, seberti sombong, serakah, licik, picik, dan lainnya. Ritual-ritual yang dilakukan sebelum diselenggarakannya Hajat Lembur yaitu menyembelih kambing yang dilakukan oleh Kepala Adat Kampung Cikareumbi, lalu memasak bersama dengan warga kampung, berdoa sebagai rasa syukur, dan diakhiri dengan makan bersama. Acara inti dari Hajat Lembur yaitu berd...
Indonesia adalah negara multikultural. Dengan 34 provinsi yang dimilikinya, Indonesia memiliki banyak kebudayaan. Provinsi Jawa Barat adalah salah satu provinsi yang menyumbang banyak kebudayaan. Di daerah Bandung Selatan, tepatnya Pangalengan, wilayah dataran tinggi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, ada sebuah kebudayaan berupa makanan yang cukup unik. Makanan itu adalah Pais Ganyong . Pais Ganyong adalah makanan yang terbuat dari tanaman ganyong, sejenis umbi-umbian yang ditanam di dataran tinggi seperti daerah Bandung Selatan. Namun sekarang, tanaman ini sudah langka dan sulit ditemukan. Bahan untuk membuat pais ganyong adalah : 1. Umbi ganyong 2. Gula merah 3. Daun pisang untuk membungkus Untuk membuat pais ganyong itu sendiri, caranya sangat sederhana, yaitu : 1. Parut umbi ganyong 2. Campurkan dengan gula merah 3. Bungkus dengan daun pisang 4. Kukus sampai matang Pais ganyong yang lezat, kaya akan karbohidrat dan kandunga...
Colenak atau tape bakar adalah nama yang diberikan pada kudapan yang dibuat dari peuyeum (tapai singkong) yang dibakar yang disantap dengan dicocolkan pada gula jawa cair yang dicampur dengan serutan kelapa. Makanan ini berasal dari Bandung yang dikenalkan oleh Aki Murdi pada tahun 1930. Penamaan makanan ini merupakan lakuran dari kata dalam bahasa Sunda, dicocol enak. Bahan-bahan 300 gr tape (pilih yg empuk) Secukupnya margarin Bahan saus : 100 gr kelapa parut 120 ml santan 1 bks vanili bubuk 2 sdm gula pasir 1 bh gula merah Sejumput garam Langkah Panaskan sedikit margarin lalu panggang tape sembari dipipihkan, panggang hingga sedikit gosong..sisihkan Untuk bahan saus: siapkan dalam panci/wajan air santan campurkan dengan garam dan vanili, aduk sampai mendidih lalu masukan...
Seblak Seblak adalah makanan indonesia, umumnya adalah makan khas dari Sunda Jawa Barat yang bercita rasa gurih dan pedas, yang terbuat dari kerupuk basah yang dimasak dengan sayuran dan sumber protein seperti telur, ayam, boga bahari atau olahan daging sapi, dimasak dengan bumbu tertentu. Seblak adalah makanan khas Bandung, Jawa Barat. Seblak kini menjadi makanan jajanan jalanan yang digemari berbagai kalangan masyarakat terutama di daerah Jawa Barat dan Jabodetabek. Seblak disajikan di rumah makan dan warung, serta dijajakan di gerobak pedagang keliling. Makanan yang bertekstur kenyal ini memiliki rasa yang pedas dan menyegarkan, serta memiliki beberapa variasi, baik rasa maupun bahan tambahan juga kemasan. Bahan-bahan Bahan dasarnya adalah kerupuk udang yang disiram dengan air panas dan diberi bumbu serta sayuran. Seblak terbuat dari kerupuk yang direbus, dan diberi bumbu seperti bawang merah, bawang putih, garam,kencur, cabe rawit, kunyit, dan penyedap rasa....
Pepeletokan adalah mainan tradisional yang dapat ditemukan di tanah sunda pada tahun 90an. walau begitu mainan ini masih bisa ditemukan pada kelompok bermain anak-anak di pedesaan di zaman sekarang, contohnya di Sumedang Jawa Barat. Pepeletokan adalah mainan yang menyasar semua gender, bisa dimainkan anak laki-laki maupun perempuan. Pepeletokan terbuat dari bambu dengan panjang 30 cm dan diameter 1/2 cm. Bambu haruslah kuat dan tua supaya tidak cepat pecah. Pepeletokan ini juga membutuhkan dua bambu, yang mana bambu pertama dibuat menjadi tolak atau batangan bambu yang dihaluskan. Dan merupakan alat yang digunakan untuk mendorong peluru kertas di pangkal untuk meluncur dari mulut bambu disisi yang lain. tolak dibuat dengan cara bambu diraut sesuai dengan lingkaran dalam bambu dan bagian pangkal dibuat dengan pegangan sekitar 10cm. Lalu bambu yang kedua dibuat sebagai laras bedil (bentuk pipa) atau peluncur untuk peluru--dibuat dari kertas yang dibasahkan. Cara memainkan pepe...
Sejarah Kiaracondong Pada zaman dahulu di daerah kiaracondong terdapat pohon kiara. Pohon kiara adalah pohon raksasa rimba yang berbatang besar, tajuk nya rapat, daunnya berbentuk lonjong, dan pohonnya dapat mematikan tumbuhan lain. Pohon ini merupakan jenis tumbuhan parasit karena bisa mematikan pohon lain di sekitarnya. Ciri-ciri akar pohon ini tinggi 20 sampai 25 meter, batang tegak, bulat, percabangan simpodial, permukaan kasar, pada batang tumbuh akar gantung, cokelat kehitaman. Jenis daunnya adalah daun tunggal, bersilang berhadapan, panjang 3 sampai 6 cm, lebar 2 sampai 4 cm, bertangkai pendek, petualangan menyirip, hijau. Buah buni, bulat, panjanh 0,5 sampai 1 cm, biji bulat, keras dan berwarna putih. Konon pada jaman dahulu terdapat pohon kiara yang sangat besar dan sangat tinggi, dan memiliki batang yang condong, sehingga warga daerah tersebut setiap kali melewati daerah tersebut sering menyebut nya Kiaracondong. Hingga sampai sekarang daerah tersebut disebut d...
Tahu Sumedang memiliki suatu karakteristik yang membedakannya dengan tahu lain, yaitu isinya yang setengah kosong atau bahkan benar-benar kosong. Tahu gurih yang berasal dari Sumedang, Jawa Barat ini merupakan gagasan Ong Kino pada tahun 1917. Untuk membuat tahu ini, diperlukan bahan-bahan berupa kedelai, air, dan cuka encer. Alat yang digunakan yaitu mesin penggiling kedelai. Berikut adalah langkah-langkah membuat Tahu Sumedang: Bersihkan kedelai, lalu rendam dalam air secukupnya. Lama waktu merendam bervariasi tergantung jenis kedelai. Kedelai impor hanya membutuhkan waktu 4—5 jam, sementara kedelai lokal membutuhkan waktu sepuluh jam. Setelah itu, cuci dengan air bersih sebanyak dua hingga tiga kali dan tiriskan. Kedelai diolah hingga menjadi bubur dengan mesin penggiling, lalu digodog di atas tungku sampai mendidih. Dengan kain kasa, saring bubur dan bilas ampasnya dengan air. Ampas ini lalu diperas hingga didapatkan sari kedelai. Pada sari tersebut...