Kampung Naga Kampung Naga merupakan kampung adat yang terletak di Tasikmalaya, Jawa Barat, tepatnya di Kecamatan Salawu, merupakan suatu perkampungan yang dihuni oleh sekelompok masyarakat yang sangat kuat dalam memegang adat istiadat peninggalan leluhurnya, yaitu adat Sunda. Kampung Naga merupakan sebuah kampung adat yang masih lestari. Mereka menolak campur tangan dari pihak luar jika hal itu mencampuri dan merusak kelestarian kampung tersebut. Untuk bisa ke Kampung Naga, orang harus melewati sekitar 439 anak tangga. Terbuat dari batu yang dilapis semen, ini setelah direnopasi pada tahun 2009 oleh bapak Anton yang sekarang menjadi kapolda jabar. Sebelum direnopasi, anak tangganya berjumalh 360 yang terbuat dari kayu atau bambu. tangga itu menuruni bukit yang terjal ,dari muara tangga terbentang jalan batu di antara sawa...
Kembang temu adalah salah satu makanan tradisional yang berasal dari Indramayu, Jawa Barat. Makanan yang terbuat dari tepung beras ini memiliki bentuk menyerupai Bunga Kembang Temu, tanaman yang berasal dari genus curcuma, dengan warna putih, merah muda, hijau, hingga kuning. Kembang temu dapat disajikan basah dengan direndam dalam santan sebagai kuahnya atau disantap kering dengan parutan kelapa. Adanya unsur kelapa dan tepung beras sendiri membuat rasanya cukup gurih, sedikit asin, dan sedikit manis. Kembang temu biasa dijual di pasar tradisional, namun kini cukup sulit untuk ditemukan. Untuk itu membuatnya sendiri di rumah dapat menjadi solusi untuk dapat menyantap Kembang Temu. Cara membuat Kembang Temu: Siapkan bahan yaitu tepung beras, air panas, pewarna (opsional), kelapa parut, dan santan; Campur tepung beras dengan santan, lalu aduk dengan tangan hingga bercampur; Beri pewarna bila diperlukan, campur hingga merata; Ambil sedikit...
TEMBANG SUNDA MODERN Tembang sunda, atau lagu sunda adalah lagu yang liriknya menggunakan bahasa sunda, diiringi alat musik khas sunda seperti suling dan angklung. Apa perbedaan tembang sunda dengan tembang sunda modern? Tembang sunda modern menggunakan alat musik modern yang dipadukan dengan alat musik tradisional sunda. Tembang Sunda populer di tahun 90-an, pada masa itu lahir penyanyi-penyanyi asal Jawa Barat seperti Doel Sumbang, Nining Meida, Darso, Hetty Koes Endang, dan Evie Tamala . Mereka mengaransemen lagu sunda yang dikenal dengan “nyinden” dengan aliran pop, dan lagu-lagu mereka dikenal dengan aliran baru, yaitu pop sunda. Tembang Sunda modern yang mereka keluarkan mengandung tema kasih sayang( silih asih ), nasihat, dan menggambarkan keindahan Jawa Barat. Video klip album pop sunda biasanya berlatar belakang pegunungan dan pesawahan di Jawa Barat disertai tarian-tarian daerah khas Jawa Barat. Berikut ini beberapa hasil karya penyanyi temba...
Boboko Logor merupakan salah satu seni tari yang diciptakan di sanggar EDAS Kota Bogor, Jawa Barat pada tahun 2014. Tarian Boboko Logor ini sangat unik dan berbeda dengan tarian lainnya karena tarian Boboko Logor menggunakan properti boboko nangkub atau bila diartikan ke dalam Bahasa Indonesia artinya sebagai tempat atau wadah nasi yang terbalik. Properti yang berupa boboko atau wadah nasi tersebut digunakan di pinggang sang penari yang berukuran sangat besar sehingga terlihat seperti rok yang biasa digunakan wanita pada umumnya. Tarian Boboko Logor juga bercerita tentang tempat atau wadah nasi yang terbalik dan kosong yang menggambarkan krisis ekonomi yang dialami masyarakat. Gerakan tari boboko logor masih sangat tradisional. Karena properti yang sangat besar gerakan tari boboko logor sangat terbatas sehingga lebih dominan gerakan tangan dan kepala. Untuk iringan musik pada tarian boboko logor , bo...
Payung geulis merupakan payung khas yang terdapat di daerah Tasikmalaya, Jawa Barat. Payung ini sering digunakan pada masa hindia belanda dan dipergunakan oleh orang orang bangsawan saat itu. Arti nama payung geulis diambil dari kata payung yang elok akan keindahan dengan warna yang bervariatif serta bernilai estetik. Payung geulis terbuat dari bahan bambu yang dibuat seperti rangka payung dan dipasang dengan kain dan kertas. Lalu diberi tambahan benang warna warni di setiap rangka bambunya untuk menambah kesan indah pada payung geulis. Untuk pemrosesannya menggunakan sinar matahari langsung dikarnakan pembuatannya manual tanpa mesin #OSKMITB2018
Payung geulis merupakan payung khas yang terdapat di daerah Tasikmalaya, Jawa Barat. Payung ini sering digunakan pada masa hindia belanda dan dipergunakan oleh orang orang bangsawan saat itu. Arti nama payung geulis diambil dari kata payung yang elok akan keindahan dengan warna yang bervariatif serta bernilai estetik. Payung geulis terbuat dari bahan bambu yang dibuat seperti rangka payung dan dipasang dengan kain dan kertas. Lalu diberi tambahan benang warna warni di setiap rangka bambunya untuk menambah kesan indah pada payung geulis. Untuk pemrosesannya menggunakan sinar matahari langsung dikarnakan pembuatannya manual tanpa mesin #OSKMITB2018
Opak ceos adalah salah satu makanan khas dari daerah Cikadu, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Opak ceos merupakan makanan khas Subang yang sering ditemukan pada acara-acara besar seperti hajatan, sunatan, syukuran bahkan pada pesta pernikahan. Makanan ini banyak di gemari oleh masyarakat Subang bahkan masyarakat dari luar Subang. Selain rasanya yang gurih dan renyah, opak ceos pun memiliki harga yang sangat terjangkau. Setelah melakukan wawancara bersama ibu saya, saya mendapatkan informasi bahwa bahan pokok dalam pembuatan opak ceos sendiri adalah beras ketan. Proses pembuatannya pun cukup mudah. Pertama, cuci beras ketan sampai benar-benar bersih, lalu kukus beras ketan. Setelah itu, tumbuk beras ketan sampai halus. Proses selanjutnya adalah mencetak beras ketan yang telah halus menjadi bentuk lingkaran seperti opak pada umumnya. Setelah dicetak, jemur opak-opak tersebut selama kurang lebih enam jam. Setelah opak tersebut kering,...
Nama Tari Topeng Cisalak didapat dari tempat menetap dan kesenian topeng berkembang saat itu di Kampung Cisalak, Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Namun tahun 1918 tarian tersebut memiliki nama TARI topeng Kinang Tari Topeng Cisalak memiliki beberapa gerakan dasar semisal rapat nindak, tenggang rapat, pakbang dan blongter. Terkadang ayunan badannya yang luwes diiringi senyum simpul godaan para nayaga yang tepat berada di balik tirai. Sejurus kemudian sang penari membalikkan badannya membelakangi penonton dengan tidak henti-hentinya menggoyangkan bagian pinggulnya. Diambilnya topeng berwarna putih sebagai tarian topeng pembuka dari tiga tarian yang akan dimainkannya dalam tarian Topeng Tunggal. Topeng putih yang digunakan penari melambangkan kelembutan dan dibawakannya lewat tarian yang lemah lembut. Konon, kelembutan tarian topeng itu sekaligus sebagai tarian untuk menyambut penonton setiap pegelaran tari topeng Cisalak maupun Topeng Betawi....
Acara-acara penyambut khitanan selalu jadi acara paling ramai di daerah-daerah yang masih kental akan budaya. Daerah Bandung, Jawa Barat merupakan salah satu daerah yang masih sering melaksanakan acara-acara seperti ini. Biasanya anak yang akan dikhitan akan dipersembahkan beberapa rangkaian acara selama 1 atau lebih hari sebelum ia dikhitan. Diselenggarakannya acara seperti ini pada filosofinya sebenarnya hanyalah sebagai wujud syukur, atau singkatnya syukuran atas rahmat serta rizki yang telah diberikan Tuhan. Beberapa yang sering kita lihat seperti singa depok, kuda ronggeng, dan juga kendang pencak yang biasa dipertunjukkan dalam bentuk arak-arakan. Biasanya acara awal dalam rangkaian tersebut adalah melaksanakan upacara lengser yang bisa dibilang juga upacara penjemputan anak dari rumahnya. Ia kemudian akan dinaikan ke sebuah patung singa yang dipanggul oleh orang-orang. Singa ini yang sering kita lihat, disebutnya singa depok. Anak tersebut kemudian diarak keliling...