Ayam Tangkap adalah salah satu ikon masakan khas dari ujung barat kepulauan Nusantara alias propinsi Nanggroe Aceh Darussalam atau disingkat NAD. Sekilas sajian ini mirip ayam goreng bercampur sampah bumbu alias bumbu yang biasanya dibuang dan disingkirkan saat dihidangkan ;-). Jangan salah, justru rempah-rempah bumbu inilah yang membuat sajian ini terasa istimewa, lain dari masakan Indonesia umumnya. Sajian ini melengkapi masakan khas Aceh lainnya yang akhir-akhir ini mulai dikenal di daerah Indonesia lainnya selain Mi Aceh . Seperti masakan Aceh umumnya, sajian ini dipengaruhi rempah bernuansa India dan Arab. Salah satu rempah wajib sekaligus yang memberi karakter pada masakan ini adalah daun kari atau di Indonesia dikenal dengan nama salam koja atau daun temurui. Paduan dari bumbu halus bercampur dengan daun pandan, serai dan daun kari memberikan aroma dan cita rasa tersendiri saat digoreng. Bahkan saat menyantap, saya makan sekalian daun kari goreng ini ka...
Kuliner khas aceh ini terbuat dari daging sapi yang diiris tipis, dan dikeringkan. Deneng ini dibuat dengan bumbu-bumbu rempah tradisional, Dendeng ini mudah ditemuai di toko-toko kota aceh. Biasanya makanan ini menjadi oleh-oleh kota aceh. Bahan-Bahan : Siapkan daging sapi 1 kilogram dan potong-potong 6 siung bawang putih dan haluskan garam secukupnya, sesuai selera penyedap rasa secukupnya Bumbu Cabai : Cabe merah keriting 100 gram cabe merah besar 4 buah diulek kasar bawang putih 3 siung bawang merah 4 siung air asam jawa 1 sendok makan Air kaldu dari rebusan daging Cara Membuat : Rebus sapi dalam bentuk potongan besar dengan menggunakan bawang putih. Kalau sudah masak, ditandai dengan airnya sudah susut, maka angkat. Kemudian potong-potong daging tipis searah dengan serat daging. Kemudian pukul-pukul daging tadi dan masukkan dalam kaldu. Selanjutnya,...
Ulee Balang - Aceh Ulèëbalang ( Melayu : hulubalang ) adalah golongan bangsawan dalam masyarakat Aceh yang memimpin sebuah kenegerian atau nanggroë , yaitu wilayah setingkat kabupaten dalam struktur pemerintahan Indonesia sekarang. Ulee balang digelari dengan gelar Teuku untuk laki-laki atau Cut untuk perempuan. Uleebalang, ditetapkan oleh adat secara turun-temurun. Mereka menerima kekuasaan langsung dari Sultan Aceh . Uleebalang ini merupakan penguasa nanggroe atau raja-raja kecil yang sangat berkuasa di daerah mereka masing-masing. Sewaktu mereka memangku jabatan sebagai Uleebalang di daerahnya, mereka harus disahkan pengangkatannya oleh Sultan Aceh. Surat Pengangkatan ini dinamakan Sarakata yang dibubuhi stempel Kerajaan Aceh Cap Sikureung . Tugas Uleebalang adalah: Memimpin Nang...
Motif Bunga Jeumpa diambil karna banyak terdapat di Aceh. Kuatnya pengaruh Islam juga turut mewarnai motif2 batik di antaranya ragam hias berbentuk sulur, melingkar, dan garis.
Rampai Geurimpheng Kayu Rampai Geurimpheng ditampilkan oleh sepuluh hingga dua puluh pemain dalam posisi duduk bersila membentuk saf. Lantunan syair-syair bernuansa Islam dalam kesenian geurimpheng berpadu dengan iringan musik rapai. Tradisi menyanyikan pujian berfungsi untuk membimbing serta menanamkan rasa keagamaan yang menjadi pandangan hidup masyarakat. Melalui pertunjukan ini, pesa-pesan religius dapat disampaikan secara indah.
Rapai Pase Kayu, Kulit Rapai Pase termasuk alat musik pukul. Permainan alat musik ini digelar pada malam hari dan dimainkan oleh sekita enam puluh orang. Irama yang selaras sangat indah mengiringi syair bernafaskan agama Islam dan nasehat hidup yang ditampilkan dalam kesenian Rapai Pase.
Di Sabang, ada semacam Mie Kocok bernama Mie Jalak. Tidak akan kesulitan untuk menemukan warung makan yang menjual mie ini. Mie ini dijual di Toko Pulau Baru, Jalan Perdagangan, Kota Sabang. Mie Jalak berupa mie yang direbus dan disajikan bersama dengan tauge dan irisan daging ikan yang dipotong dadu, serta diguyur dengan kuah berwarna bening. Dalam penyajiannya, mie tersebut ditaburi bawang daun. Sajian tersebut akan semakin lengkap dengan tambahan telur ayam rebus. Rasa mie ini gurih dan asin, teksturnya unik. Satu porsi Mie Jalak dijual dengan harga yang cukup terjangkau, Rp. 12.000 untuk yang biasa dan Rp. 15.000 untuk yang spesial. Kedai Mie Jalak biasanya buka mulai sekitar pukul 08.00 pagi hingga 12.00 siang, lalu buka lagi pukul 16.00 sore hingga pukul 22.00 malam. Alamat dan Kontak Penjual: Atjeh Rayeuk Jln. Ciranjang No. 38 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 0878 8484 8892 Sumber: https...
Mie ini digabung dengan beragam jenis makanan laut, seperti cumi-cumi, udang, serta ikan, di luar itu ada daging serta sayur. Mie ini bisa dibeli di Toko Bermacam Ria, mulai berjualan jam 19. 00-23.00 WIB. Untuk satu porsinya hanya perlu membayar Rp. 10.000. Alamat dan Kontak Penjual: Atjeh Rayeuk Jln. Ciranjang No. 38 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 0878 8484 8892 Sumber: https://kristantifinal.wordpress.com/kuliner/
Kopi Aceh berasal dari Belanda yang dibawa seorang pengusaha Belanda pada abad XVII lewat Batavia dan masuk ke Aceh. Kopi Arabica umumnya dibudidayakan di wilayah dataran tinggi Tanah Gayo, termasuk Takengon, Aceh Tenggara, dan Gayo Lues. Sedangkan di Kabupaten Pidie (terutama wilayah Tangse dan Geumpang) serta Aceh Barat, masyarakat lebih menyukai mengembangkan kopi Robusta. Aceh yang mempunyai kondisi alam yang subur, ditambah cuaca yang mendukung, telah membuat tanaman kopi Aceh tumbuh menjadi komoditas yang bermutu tinggi dan menguntungkan. Indonesia menjadi pengekspor biji kopi terbesar keempat di dunia, dan Aceh merupakan salah satu penghasil kopi terbesar dan telah mampu menghasilkan sekitar 40% biji kopi jenis Arabica tingkat premium dari total panen kopi yang ada di Indonesia. Masyarakat Aceh tidak dapat dipisahkan dari kopi. Karena itulah, kedai kopi akan banyak kita temui di berbagai pelosok negeri berjuluk Serambi Mekkah ini. Baik siang maupun malam, berbagai l...