Sumber :www.google.com Kekayaan Betawi akan seni dan budaya mendukung terciptanya ornamen-ornamen yang menjadi ciri khas pada arsitektur Betawi, ornamen-ornamen tersebut tak hanya sebagai penghias bangunan namun juga memiliki falsafah dalam kehidupan masyarakat Betawi. Salah satunya adalah Gigi Balang ornamen ini biasanya di temukan di rumah-rumah penduduk betawi. Di DKI Jakarta Gigi Balang juga sering di temukan di jalan-jalan layang seperti di Jalan Layang Ciledug-Tendean. Di sepanjang Jalan Layang Ciledug- Tendean terdapat ornamen hiasan ialah Gigi Balang. Gigi balang diwarnai dengan warna hijau dan kuning yg memiliki makna tersendiri yang sangat mendalam. Warna kuning melambangkan kehangantan, cerdik , dan berbakat dalam bisnis. Warna hijau melmbangkan harmoni dari ragam betawi yang bisa berkolaborasi dengan suku-suku lain. Selain dari warnanya, bentuk gigi balang memiliki makna tersendiri. Bentuk ornamen segitiga berjajar menyerupai gigi belalang yang melambangkan ba...
Sumber :www.google.com Kekayaan Betawi akan seni dan budaya mendukung terciptanya ornamen-ornamen yang menjadi ciri khas pada arsitektur Betawi, ornamen-ornamen tersebut tak hanya sebagai penghias bangunan namun juga memiliki falsafah dalam kehidupan masyarakat Betawi. Salah satunya adalah Gigi Balang ornamen ini biasanya di temukan di rumah-rumah penduduk betawi. Di DKI Jakarta Gigi Balang juga sering di temukan di jalan-jalan layang seperti di Jalan Layang Ciledug-Tendean. Di sepanjang Jalan Layang Ciledug- Tendean terdapat ornamen hiasan ialah Gigi Balang. Gigi balang diwarnai dengan warna hijau dan kuning yg memiliki makna tersendiri yang sangat mendalam. Warna kuning melambangkan kehangantan, cerdik , dan berbakat dalam bisnis. Warna hijau melmbangkan harmoni dari ragam betawi yang bisa berkolaborasi dengan suku-suku lain. Selain dari warnanya, bentuk gigi balang memiliki makna tersendiri. Bentuk ornamen segitiga berjajar menyerupai gigi belalang yang melambangkan ba...
Jakarta adalah ibukota Indonesia, saya sangat cinta dengan kota yang keras ini. Banyak warna-warni budaya yang menghiasi kehidupan kita. Macet dimana-mana, kriminalitas tak ada habisnya, banjir setiap tahun datang 'mampir'. Pemprov DKI Jakarta telah banyak melakukan usaha untuk menanggulani masalah masalah tersebut. Tapi, dibalik semua kelamnya kehidupan Jakarta, ada yang saya sukai, yaitu makanan ringan atau kue tradisional. makanan ringan khas betawi kebanyakan bercita rasa gurih atau manis. Namun, ada juga yang rasanya manis dan gurih, yaitu kue rangi. mungkin untuk anak anak yang lahir tahun 1990-2000 kenal dengan makanan ini. Setiap sore sehabis bermain bersama teman teman pasti selalu ada penjual kue rangi keliling yang menjualnya dengan hanya Rp 3000 satu porsinya. Namun dewasa ini sudah jarang sekali penjual kue rangi keliling. Baiklah bagi yang tidak tahu saya akan mencoba menjelaskan sebisa saya. Kue rangi, atau juga disebut sagu rangi, adalah salah sa...
https://www.hipwee.com/wedding/intip-uniknya-tradisi-pernikahan-adat-betawi-siapa-tahu-jodohmu-orang-jakarta-asli/ Sebagaimana daerah lain, suku Betawi memiliki tradisi unik dalam upacara pernikahan. Umumnya, masyarakat Betawi ini bertempat tinggal di Jakarta. Percampuran budaya dari beragam negara yang pernah singgah ke kota Jakarta seperti India, Tionghoa, Arab, Eropa dan Melayu sedikit banyak memengaruhi tradisi yang berkembang, termasuk upacara pernikahan. Dialog yang spontan, rileks dan terkesan ceplas-ceplos menjadi salah satu ciri khas yang bukan hanya menarik tapi juga penuh makna. Tahapan dalam pernikahan adat Betawi: 1. Ngedelengin 2. Ngelamar 3. Bawa tande putus 4. Masa dipiare 5. Siraman, tangas atau kum, ngerik dan potong centung, serta malam pacar 6. Malem mangkat 7. Ngerudat 8. Buka palang pintu 9. Di puade 10. Malem negor 11. Pulang tige ari
Pesta resepsi pernikahan di Indonesia sangat beragam macamnya. Secara tidak langsung, ini menjadi salahsatu ajang untuk terus mempertahankan budaya Indonesia yang begitu kaya. Sayangnya, adat pesta pernikahan ini mulai luntur karena pengaruh asing. Pada artikel kali ini, penulis akan membahas tentang berbagai budaya pesta pernikahan dari Betawi dengan harapan dapat membantu melestarikan budaya Betawi. Pertama, ada Seni Sandiwara Lenong, sebuah seni pertunjukkan yang sangat terkenal. Dulu, seni sandiwara ini biasanya disampaikan dalam bahasa Melayu dengan dialek betawi, namun, sekarang banyak disampaikan dalam bahasa Indonesia. Skenario yang disampaikan mengandung pesan moral, yaitu menolong yang lemah, membenci kerakusan dan perbuatan tercela. Nah, seni sandiwara ini dipentaskan sebagai hiburan hajatan malam resepsi pernikahan. Namun, sekarang, jarang sekali ditampilkan. Salahsatu faktornya adalah karena biayanya yang mahal dan perlu panggung yang cukup besar. Untuk t...
Dalam rangka turut serta menjaga serta melestarikan budaya Indonesia, sekaligus melaksanakan tugas OSKM ITB 2018, untuk itu saya akan membahas mengenai permainan unik khas indonesia, yaitu panjat pinang. Panjat pinang sudah ada sejak zaman penjajahan belanda. panjat pinang merupakan salah satu permainan tradisional yang wajib ada saat memperingati 17 agustus, disamping tarik tambang dan balap karung. Walaupun panjat pinang menjadi salah satu permainan wajib yang ada saat 17 agustusan, namun kota kota besar telah mulai meninggalkannya karena ketersediahan sumber daya dan lahan yang memadai untuk melaksanakan permainan tersebut. Selain itu, kondisi fisik serta stereotipe di masyarakat yang menyebut panjat pinang merupakan permainan yang cukup membahayakan juga menjadi faktor yang cukup berperngaruh terhadap permainan yang satu ini. Panjat pinang merupakan suatu tiang tinggi yang dibuat dari pohon pinang yang telah dikuliti, dan digunakan bagian dalamnya. Hal ini be...
Sajian teh ala Betawi ini dilakukan di pagi maupun sore hari. Biasanya cenderung ringan alias tidak seberapa kental dengan citarasa yang mengarah ke tawar. Konon kata "Nyahi" sendiri berasal dari budaya Arab, dari kata "Syahi" yang artinya teh. Ada pula yang mengatakan budaya ini diadaptasi dari budaya minum teh di Tiongkok. Kegiatan Nyahi biasanya dilakukan bersama keluarga atau teman pada sore hari beberapa jam usai waktu makan siang. Yang diminum adalah teh tubruk, yakni minuman dari daun teh kering yang langsung diseduh tanpa disaring, ditaruh dalam teko kaleng blibrik atau teko berbahan kuningan. Tradisi minum teh gaya Betawi biasanya dinikmati dengan gula kelapa. Pemanis tersebut akan digigit terlebih dahulu, dilanjutkan dengan menyeruput teh hangat. Nyahi yang sesungguhnya di sebuah keluarga Betawi, bukan menggunakan perlengkapan teh porselen atau keramik. Melainkan memakai gelas bermotif bunga warna "ngejreng" (gelas kampung), atau gelas b...
Pernahkah kalian memainkan permainan Meriam Sundut ? Meriam Sundut adalah permainan khas anak-anak Betawi tempo dulu yang sudah mulai jarang dimainkan pada masa kini. Permainan ini menggunakan bambu yang dirancang sedemikian rupa sehingga terlihat seperti meriam. Cara bermainnya dengan mengisi amunisi berupa minyak tanah ke dalam meriam dan menyulutnya dengan obor kecil. Meriam Sundut biasa dimainkan oleh anak-anak, remaja, maupun orang dewasa serta dapat dimainkan secara individual maupun berkelompok. Permainan ini memiliki banyak nilai-nilai budaya yang dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, yaitu untuk melatih keberanian dan kreativitas. Akan tetapi, seiring berkembangnya tekn...
Untuk Sobat Budaya yang berdomisili di daerah Jakarta Selatan dan Depok Utara pasti kenal dengan situs yang bernama “Setu Babakan”. Berlokasi di kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Setu Babakan sangat mudah diakses oleh warga Jakarta Selatan dan Depok yang ingin menikmati waktu luang di pinggir danau di Kota Jakarta. Selain sering dijadikan tempat nongkrong dan bersantai di sore hari oleh kawula muda, Setu Babakan memiliki arti sendiri bagi pelestarian budaya Betawi. Situs ini didirikan pada tanggal 18 Agustus 2000 melalui Surat Keputusan Gubernur DKI Nomor 92 Tahun 2000 yang dikeluarkan oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu, Sutiyoso, dan ditetapkan Pemerintah Jakarta sebagai tempat pelestarian dan pengembangan budaya Betawi. Sejak tahun penetapan ini, pemerintah dan masyarakat mulai berusaha merintis dan mengembangkan perkampungan tersebut sebagai kawasan...