Bahan-Bahan 500 gr udang ukuran sedang (buang kepala cuci bersih) 100 gr cabe hijau 10 buah cabe merah (iris tipis) 5 buah cabe rawit hijau (iris tipis) 7 siung bawang merah (iris tipis) 3 siung bawang putih (iris tipis) 3 cm Jahe ukuran (iris tipis) Sejempol lengkuas (keprek) 1 batang serai (keprek) 2 lbr daun salam 1 buah tomat hijau 1 buah terong ungu (potong2) 1 papan petai 2-3 sdm tauco Secukupnya garam gula Secukupnya minyak Secukupnya air Bumbu : 5 buah cabe merah, 2 buah bawang merah, 1 buah bawang putih haluskan semua bahan bumbu Cara Membuat Panaskan minyak, goreng sebentar terong dan udang, angkat tiriskan Tumis bumbu halus, duo bawang masukkan cabe, jahe, lengkuas, serai, daun salam, lalu masukkan petai...
Bahan-Bahan 1 genggam beras putih 1 jumput teri medan (cuci 2-3x biar ga terlalu asin) 1 buah wortel (kupas, potong kecil) 1 bonggol kecil brokoli (cuci bersih, potong kecil) 1 jumput keju parut — saya pakai kraft cheddar 1 cup kecil kaldu ayam Cara Membuat Cuci bersih beras sebanyak 2-3x. Masukkan ke dalam mangkuk steamer. Masukkan teri medan, potongan brokoli, potongan wortel campur dg beras. Tambahkan air 1 ruas jari lebih sedikit. Masukkan mangkuk ke dalam steamer, setting high supaya lebih cepat matang. Masukkan air kaldu ayam / tulang ayam supaya gurih. Taruh di mangkuk kecil, beri 1 sendok teh margarin (sy selalu pakai blue band, merk lain anak sy ga doyan selalu dilepeh). Saat akan disajikan beri taburan keju parut. Nasi tim saring tanpa MSG. Gurih didapat dari air kaldu ayam/tulang ayam, asin dari teri medan & mentega, manis dari wortel Se...
Bahan-Bahan 1 buah jagung manis parut dgn parutan keju 1 butir telur ayam kampung 1 sdm teri medan 2 sdm tepung terigu 1 sdm irisan daun bawang secukupnya garam secukupnya minyak goreng Cara Membuat Campurkan jagung manis parut dengan telur, daun bawang, tepung, teri medan, dan garam, aduk hingga tercampur rata, koreksi rasa. Panaskan minyak, goreng perkedel hingga berwarna kuning keemasan, angkat, tiriskan. Sajikan sebagai lauk atau camilan sumber: https://cookpad.com/id/resep/2691253-perkedel-jagung-teri-medan-u-anak-intoleran-susu-sapi
Bahan-Bahan 1 piring nasi 2 sdm teri medan 1 lbr daun salam 1 lbr daun pandan (bisa skip) 1/2 batang serai 1 sdm margarin 1 siung bawang merah 1 siung bawang putih secukupnya air Cara Membuat Iris tipis bawang, cuci bersih rempah-rempah. Lelehkan margarin, tumis bawang, rempah-rempah, dan teri medan hingga harum, masukkan nasi, tambahkan air sampai setinggi nasi, aduk hingga rata, tutup panci, sesekali aduk agar tidak gosong, masak hingga air menyusut. Koreksi rasa, jika kurang gurih tambahkan garam atau margarin. Sajikan hangat dengan lauk tambahan sumber: https://cookpad.com/id/resep/2831241-nasi-rempah-gurih-teri-medan-u-anak-intoleran-susu-sapi
Bahan-Bahan 150 gram bihun beras, hancurkan 50 gram teri medan 100 gram kacang tanah 4 siung bawang putih, cincang halus 15 lembar daun jeruk purut, buang tulang, iris kasar 500 ml minyak goreng secukupnya gula, garam Cara Membuat Siapkan bahan2 Panaskan minyak goreng sampai panas dg api sedang, goreng bihun sebentar asal mengembang sedikit demi sedikit, lalu goreng juga kacang dan teri medan Panaskan 2 sdm minyak goreng dg api kecil, tumis bawang putih cincang sampai layu, kemudian masukkan daun jeruk, tumis sampai harum, matikan api. Masukkan gula dan garam secukupnya (saya 4 sdt gula dan 2 sdt garam) aduk rata, nyalakan api lagi kecil saja, aduk2 sampai gula dan garam larut, masukkan bihun, teri dan kacang aduk rata, matikan api. Aduk aduk sampai bihun terbalut bumbu, koreksi rasa, tambahkan garam dan gula jika dirasa kurang mantab (boleh pakai kaldu...
Bahan-bahan 1 ekor ikan nila besar, difillet 7 siung bawang merah 5 siung bawang putih 5 buah kemiri 2 ruas jahe 2 ruas kunyit 3 ruang lengkuas 1/2 buah tomat 2 mata asam Jawa 1 buah jeruk nipis 1 batang serai 2 lembar daun salam 2 lembar daun jeruk 4 buah cabe (atau sesuai selera) Garam Gula Lada bubuk Minyak goreng 3 sdm tepung beras (untuk menggoreng ikan) Cara membuat Bersihkan ikan, lumuri dengan perasan air jeruk nipis sekitar 15 menit kemudian bilas. Goreng ikan fillet dengan diberi lapisan Tepung Beras kering (tanpa air), supaya daging ikan lebih "kuat" dan tidak hancur saat dimasak dengan bumbu. Haluskan bumbu kecuali tomat, lengkuas, daun salam, daun jeruk dan cabe. Tumis bumbu hingga harum kemudian masukkan potongan tomat, asam jawa, garam, gul...
Nditak (Tepung Beras) Beras ditumbuk halus dan diayak, lalu dicampur dengan gula merah serta kelapa. Lalu dikepal-kepal dengan tangan. Selesai. Itu yang disebut nditak. Penganan ini dihidangkan saat upacara mengikir atau mengelentik (kikir gigi) anak perempuan menjelang remaja (ampe-ampe bunga). Juga dalam acara muat nakan peradupen yaitu penyerahan mas kawin sebelum upacara perkawinan berlangsung. Dalam hajat ini nditak disediakan keluarga calon pengantin perempuan. Dalam meneppuh babah (menuntaspuaskan pinta mulut), acara yang dilaksanakan seusai acara adat lainnya (perkawinan, panen, upacara tahunan), nditak juga menjadi sajian. Sumber: http://www.dpppermasda.com/sejarah/makanan-khas-dairi/
Suku bangsa Nias mempunyai adat dan upacara perkawinan yang khas. Pada suku bangsa ini peran seorang tetua adat yang dinamakan 'MADO' penting, karena ia menentukan apakah seorang pemuda dan seorang gaids menurut aturan adat boleh dikawinkan. namun syarat terberat bagi seorang pemuda Nias yang hendak kawin adalah soal mas kawinnya. Mas kawin amat besar dan sulit dipenuhi oleh kebanyakan pemuda. Umumnya mas kawin tersebut berupa 100 ekor babi dewasa. Pria yang belum sanggup membaar mas kawin, tetapi sudah hendak menikah boleh saja, namum sebagai gantinya ia harus bekerja mengabdi pada mertuanya, sampai mas kawinnya lunas. Adat perkawinan Nias dimulai dengan masa pertunangan. Masa ini ditandai dengan pengiriman sejumlah emas pada upacara mamebola dari pihak keluarga pria pada kelarga wanita. Sebagai imbalan, pihak wanita memerikan sekantong daging bai rebus yang mereka sebut simbi. Daging yang dikirim dipilihkan bagian rahang bawah, jantung, dan hati. Semuanya dibungkus dal...
Pagi telah pergi. Matahari semakin meninggi. Siangpun datang menjelang. Tare Iluh, anak laki-laki dari Tanah Karo, Sumatera Utara, bersiap-siap hendak pergi merantau. Adik perempuannya, Beru Sibou, menahan tangis, melepas kepergian si Abang. “Haruskah Abang pergi?” suara Beru Sibou terdengar serak, menahan air mata. “Adikku Beru Sibou, sejak ayah dan ibu meninggal dunia, kita sudah terlalu lama merepotkan Bibi. Abang rasa, sudah waktunya Abang merantau mencari uang. Abang harus membantu biaya hidup Bibi dan engkau,” jawab Tare Iluh dengan tegas. Meski tidak tahu akan bekerja sebagai apa, Tare Iluh telah bertekad akan mencari uang dengan segenap cara, apa pun itu. Akhirnya, dengan berat hati Beru Sibou melepas saudara kandungnya pergi merantau. Bulan berganti bulan. Hitungan tahun pun berlalu. Abang satu-satunya itu tak kunjung mengirim berita. Suatu hari, Beru Sibou bermimpi buruk. Dalam mimpi itu ia melihat a...