SETIAP daerah di Indonesia memiliki kain khas tradisional. Mulai dari songket, sarung, batik, dan juga tenun. Kain-kain tersebut tersebar di seluruh wilayah Tanah Air, dengan ciri motif dan warna yang lebih spesifik tergantung identitas yang ingin di tampilkan dari setiap daerah. Batik adalah salah satunya. Jika pada umumnya batik dikenal sebagai kain khas Jawa, ternyata batik juga tersebar di Sumatera hingga Papua. Bagi Anda penggemar atau kolektor kain batik sudahkah memiliki batik Papua? Nah, sebelum membeli batik Papua, sebaiknya kenali dulu ciri khas, bahan, dan harga batik Papua. Salah seorang pedagang batik di pasar oleh-oleh kota Biak Numfor, Papua Barat, yakni Nowela menuturkan, kain batik Papua memiliki beragam corak dan warna. Biasanya warna kain batik Papua lebih didominasi warna-warna cerah. "Warna yang orang pilih biasanya merah, oranye, kuning, biru, atau hijau cerah," jawab Nowela singkat kepada Okezone di Biak Numfor, belum lama ini....
Pisau Belati Pisau belati dari Papua ini sangatlah jauh berbeda dengan pisau belati pada umumnya yang terdapat di daerah-daerah lain di Indonesia. Dimana letak perbedaanya? Jika belati pada umumnya terbuat dari bilah logam, bilah belati dari Papua ini justru cuma terbuat dari tulang kaki burung kasuari, yaitu burung endemik Papua. Selanjutnya, Tulang kaki burung Kasuari ini dipilih dikarenakan mudah untuk dibentuk dan juga ditajamkan, namun tetap mempunyai struktur yang kuat. Pada gagang atau pegangan pisau belati Papua ini umumnya juga dilengkapi dengan hiasan bulu dari burung kasuari atau serat alam. https://www.silontong.com/2018/04/27/senjata-tradisional-papua/
Lagu daerah nusantara yang berjudul apuse adalah berasal dari sebuah provinsi terluas di Indonesia yaitu Papua. Pulau ini juga tercatat sebagai pulau terbesar kedua di dunia. Selain lagu " Apuse kokon dao" , Papua juga di kenal dengan lagu " Yamko Rambe Yamko" yang juga sama - sama berbahasa papua. Lagu - lagu daerah nusantara dari papua tersebut walaupun dalam bahasa papua namun sangat di kenal luas. Terbukti banyak orang yang bisa menyanyikan lagu apuse kokon dao. Saya yakin kalian juga bisa menyanyikan lagu Apuse, kalau tidak bisa mending jangan jadi orang indonesia. He he . Lagu Apuse ini diciptakan oleh NN ( No Name) atau tidak diketahui siapa nama jelas pencipta lagu apuse tersebut. Lagu ini berirama sederhana nan indah. Lagu apuse sering dipelajari dalam mata pelajaran kesenian di tingkat Sekolah Dasar hingga menengah. Makna Lirik Lagu apuse dari Papua Apuse kokon dao [Kakek/nenek aku akan pergi] Yarabe Soren Dorer...
Makna Lagu Yamko Rambe Yamko - merupakan lagu yang berasal dari Irian Jaya/Papua. Lagu ini merupakan lagu sedih karena menceritakan kisah di daerah mereka yang sedang mengalami perang antar suku. Nah apabila kita menyanyikan lagu ini sebaiknya jangan disembarang tempat apabila belum mengetahui artinya karena bisa saja ada yang tersinggung saat kalian menyanyikannya, apalagi kalau menyanyikannya dengan iringan lagu rock, sambil ketawa-ketawa, sambil tepuk tangan, aduh bisa dijotos nanti kalian. Lirik Lagu Yamko Rambe Yamko Hee yamko rambe yamko aronawa kombe Hee yamko rambe yamko aronawa kombe Teemi nokibe kubano ko bombe ko yuma no bungo awe ade Teemi nokibe kubano ko bombe ko yuma no bungo awe ade ...
Aunu Habre Papua (sumber: E-b ook Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Ayam Pirang Jayapura (sumber: E-b ook Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Bantal Tolo (sumber: E-b ook Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Papua merupakan daerah di ujung timur Indonesia yang memiliki beragam suku dan bahasa. Keragaman tersebut bahkan bisa terlihat di dalam satu wilayah kabupaten. Nah, salah satu yang akan dibahas pada artikel kali ini adalah suku Biak, yang ternyata memiliki prosesi adat pernikahan yang sangat unik. Aturan adat ini berasal dari tetua adat atau leluhur yang masih dijalankan sampai saat ini. Melamar Sama seperti aturan adat di wilayah lainnya, suku Biak pun menjalankan prosesi lamaran sebelum melakukan pernikahan. Bedanya, ada dua jenis lamaran yang disebut sanepen dan fakfuken . Beberapa masyarakat suku Biak gemar menjodohkan anak-anaknya ketika masih kecil. Proses pinangan yang dilakukan antar pihak orang tua ini disebut sanepen. Sedangkan fakfuken merupakan prosesi lamaran yang ditujukan pada pihak keluarga perempuan setelah kedua calon mempelai berumur minimal 15 tahun. Saat fakfuken , pihak laki-laki membawa tanda perkenalan ( kaken ) berupa gelang atau kalu...
Papua, salah satu daerah dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia ini memang mempunyai beribu ribu keunikan, kekhasan, serta budaya setempat yang unik. Salah satunya yaitu tradisi bakar batu. Tradisi Bakar Batu merupakan salah satu tradisi penting di papua yang berupa ritual memasak bersama-sama warga 1 kampung yang bertujuan untuk bersyukur, bersilaturahim (mengumpulkan sanak saudara dan kerabat, menyambut kebahagiaan (kelahiran, perkawinan adat, penobatan kepala suku), atau untuk mengumpulkan prajurit untuk berperang. Tradisi Bakar Batu umumnya dilakukan oleh suku pedalaman/pegunungan, seperti di Lembah Baliem, Paniai, Nabire, Pegunungan Tengah, Pegunungan Bintang, Jayawijaya, Dekai, Yahukimo dll. Kenapa sih disebut bakar batu? yap, tradisi ini benar - benar membakar batu lalu menggunakan batu yang sudah dibakar tadi untuk diletakan diatas tumpukan daging atau makanan sehingga makanan itu matang. Namun di masing-masing tempat/suku, disebut dengan berbagai nama, misalnya...