HARI PAHLAWAN
256 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Saronco Wua Parongge
Makanan Minuman Makanan Minuman
Nusa Tenggara Barat

Menu sayur ini sudah menjadi menu sehari-hari bagi warga Bima. Rasanya asam-asam pedas dan sangat pas disuguhkan dengan nasi panas dan empal daging Rusa. Ya… sayur Saronco Wua Parongge atau dikenal dengan sayur asam klentang. Bahan utama sayur ini adalah buah kelor. Karena pohon kelor banyak terdapat di wilayah Bima.  Disamping daun, buah kelor juga bisa diramu menjadi sayur. Bagi masyarakat Bima, sayur buah kelor bisa dibuat sayur santan dengan daging Rusa, tulang Rusa maupun diramu dalam bentuk sayur asam yang dikenal dengan Saronco Wua Parongge. Dalam bahasa Jawa buah kelor disebut klentang. Buah kelor berbentuk segi tiga memanjang yang disebut klentang (Jawa). Sedang getahnya yang telah berubah warna menjadi coklat disebut blendok (Jawa). Pengembangbiakannya dapat dengan cara stek.Buah kelor diketahui mengandung alkaloida morongiona yang bersifat merangsang pencernaan makanan. Buah kelor ini biasanya disayur asam sebagai sayur yang lezat bagi orang Bima.Bahan-bah...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Saronco Wua Parongge
Makanan Minuman Makanan Minuman
Nusa Tenggara Barat

Menu sayur ini sudah menjadi menu sehari-hari bagi warga Bima. Rasanya asam-asam pedas dan sangat pas disuguhkan dengan nasi panas dan empal daging Rusa. Ya… sayur Saronco Wua Parongge atau dikenal dengan sayur asam klentang. Bahan utama sayur ini adalah buah kelor. Karena pohon kelor banyak terdapat di wilayah Bima.  Disamping daun, buah kelor juga bisa diramu menjadi sayur. Bagi masyarakat Bima, sayur buah kelor bisa dibuat sayur santan dengan daging Rusa, tulang Rusa maupun diramu dalam bentuk sayur asam yang dikenal dengan Saronco Wua Parongge. Dalam bahasa Jawa buah kelor disebut klentang. Buah kelor berbentuk segi tiga memanjang yang disebut klentang (Jawa). Sedang getahnya yang telah berubah warna menjadi coklat disebut blendok (Jawa). Pengembangbiakannya dapat dengan cara stek.Buah kelor diketahui mengandung alkaloida morongiona yang bersifat merangsang pencernaan makanan. Buah kelor ini biasanya disayur asam sebagai sayur yang lezat bagi orang Bima.Bahan-bah...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Kopa Sahe
Makanan Minuman Makanan Minuman
Nusa Tenggara Barat

Tak lengkap rasanya ke Bima jika tak mencicipi menu masakan yang satu ini. Kopa Sahe atau Soto Kaki Kerbau. Makanan khas dari olahan kaki kerbau yang telah ditekuni warga di desa Tente kecamatan Woha Kabupaten Bima. Desa Tente kecamatan Woha Kabupaten Bima sudah lama dikenal sebagai urat nadinya perekonomian di daerah ini. Bisa dikatakan Tente merupakan pusat perdagangan dan perbelanjaan masyarakat dari berbagai pelosok pedalaman di kabupaten Bima seperti dari Langgudu, Parado, Monta, Belo dan Palibelo. Disamping itu, di desa ini juga terdapat satu tempat pemotongan hewan yang dikenal dengan BANTE. Pemotongan hewan seperti kerbau, Sapi dan Kambing dilakukan setiap hari. Ada satu makanan khas dari desa ini yaitu Soto Kaki Kerbau atau yang dikenal dengan Kopa Sahe. Ini adalah salah satu produk andalan Desa Tente yang cukup banyak digemari oleh berbagai kalangan, baik orang Bima sendiri maupun orang luar Bima. Kopa Sahe merupakan makanan yang berbahan dasar dari kaki kerbau. Kaki K...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Puteri Kayangan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Barat

Pada suatu hari Sangaji (Raja Bima) pergi berburu di hutan sebelah utara. Ia pergi tanpa sepengetahuan para pengawalnya. Ia ke sana menggunakan kuda kesayangannya. Manggila Nama kuda itu. Manggila sangat kuat, cepat larinya, serta patuh. Sementara itu hari sudah beranjak sore. Tak satupun rusa yang didapatkan. Tiba-tiba ia mendengar suara canda tawa dari arah telaga yang tidak jauh dari tempat ia berburu. tujuh orang bidadari yang sedang mandi di sebuah telaga di tengah hutan itu. Sangaji mengintip dan mengambil selendang salah seorang yang paling bungsu di antara mereka. Lalu Sangaji menyembunyikan selendang itu. Tak lama kemudian bidadari-bidadari itu terbang ke khayangan. Tinggallah seorang yang bungsu di antara mereka. Ia menangis tersedu-sedu karena selendangnya tidak ada. Sangaji datang menghampiri dan membujuk gadis itu. Nama gadis itu adalah Puteri Indah. Akhirnya gadis itupun menerima tawaran Sangaji. Mereka berdua pergi ke istana Bima dan melangsungkan perkawinan....

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
La Hila
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Barat

da sebuah dongeng di masa silam. Dongeng ini datangnya dari tanah Donggo yang tinggi. Pasalnya ada seorang gadis yang sangat cantik di Donggo Kala. Tidak ada orang yang tahu anak siapa si gadis itu. Namanya La Hila. Tapi La Hila dibesarkan oleh seorang nenek yang bernama Wa’i Kimpi. Dengan penuh ketabahan Wa’i Kimpi membesarkan La Hila. Dia jaga dan rawat La Hila layaknya seperti anak kandungnya sendiri. Kasih sayang Wa’i Kimpi tiada pupus untuk La Hila. Kecantikan La Hila tiada bandingannya. Wajahnya yang bulat, putih dan bersih. Hidungnya yang mancung. Bibirnya yang manis dan tipis. Lehernya yang indah, jika meminum sesuatu kelihatanlah aliran air dan makanannya.Jika ingin mengeringkan rambutnya, maka disiapkanlah tujuh buah galah untuk menjemur rambutnya. Perangai La Hila cukup baik dan bersahaja. Tutur katanya sangat halus. Tingkah lakunya sungguh sopan. Semua orang di kampung itu senang melaihat La Hila. Seperti ungkapan, La Hila adalah kuncup dan bung...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Mpa'a Ngge'e
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Nusa Tenggara Barat

Mpa’a Ngge’e  terdiri dua kata, yaitu Mpa’a dan Ngge’e. Mpa’a berarti bermain, Ngge’e artinya “Tinggal”, dalam pengertian “Tempat Tinggal” dalam hal ini “Rumah”.Jadi Mpa’a Ngge’e adalah jenis dolanan yang meniru cara Ibu bersama Putri-putrinya dalam melakukan kegiatan sehari-hari seperti Mbako Ro Lowi (Memasak), atau sedang menyuguhkan hidangan untuk Orang tua dan keluarga. Sedangkan Kali Amba terdiri dari dua kata “Kali” dalam hal ini adalah “Bagai” atau ‘Seperti”, Amba berarti “Pasar”. Jadi Mpa’a Kali Amba berarti permainan yang bertemakan kegiatan jual beli seperti dipasar. Mpa’a Ngge’e dominan dimainkan oleh sekelompok anak-anak putri, kehadiran anak laki-laki terbatas jumlahnya. Usia pemain antara 6-12 tahun. Biasanya permainan ini dilakukan pada waktu senggang, dikala anak-anak beristirahat. Berlangsung di halaman rumah...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Songko Janga
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Nusa Tenggara Barat

“Songko janga” terdiri dua kata yaitu Songko dan janga. Arti sebenarnya dari kata Songko adalah Songkok (Kopiah). Tetapi dalam permainan ini artinya bukan songkok, melainkan “ditutup” (diselubung) dengan Tembe (Sarung) permainan, merupakan simbol Sangkar Ayam dalam keadaan tertutup. Didalamnya ada seorang pelaku yang berperan sebagai seekor ayam untuk ditebak namanya oleh pihak lawan (regu lawan). Jadi Mpa’a Songko Janga sebenarnya adalah jenis permainan adu tebak nama lawan bermain yang disimbolkan sebagai seekor ayam jantan dalam sangkar tertutup. Mpa’a Songko Janga dimainkan oleh anak-anak usia 6-12 tahun. Anak laki-laki akan membentuk kelompok sendiri begitu pula halnya dengan anak-anak putri. Dengan kata lain boleh dimainkan oleh anak laki-laki dan putri tetapi melalui kelompok terpisah. Dalam setiap kelompok atau regu beranggotakan 3-6 orang anak, salah satu diantaranya berperan sebagai “Janga Sawu” (Ayam Jantan). Makin ba...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Lupe, Jas Hujan Tradisional dari Mbojo
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Nusa Tenggara Barat

Pada umumnya Kerajinan tradisional adalah proses pembuatan atau pengadaan peralatan dan perlengkapan hidup mencakup pakaian, perumahan, alat-alat rumah tangga, senjata, alat-alat produksi, alat-alat transportasi dan lain sebagainya. Proses pembuatannya harus berpedoman pada nilai dan norma budaya, sebab semua perlengkapan hidup yang dibuat, merupakan salah satu unsur budaya. Ketrampilan yang dimiliki oleh para pengrajin, diperoleh dari warisan leluhur, tanpa melalui pendidikan formal. Bermodalkan ketrampilan yanng dimiliki, mereka mampu membuat berbagai jenis barang, walau dengan peralatan yang sederhana. Bahan baku yang dibutuhkan, mudah diperoleh disekitar lingkungannya, antara lain Tumbuh-tumbuhan, Logam, Batu-batuan, tulang dan Kulit hewan dan sebagainya. Kerajinan tradisional Mbojo kaya dengan jenis dan bentuknya. Bukan hanya tahan lama dan kuat, tetapi juga mengandung nilai seni budaya yang tinggi. Karena itu kerajinan tradisonal Mbojo harus dilestarikan oleh Pem...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Cila Mboko
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Nusa Tenggara Barat

Cila Mboko juga dikenal dengan nama Parang Bengkok. Bentuknya melengkung di ujungnya. Cila ini memiliki panjang sekitar 30 cm. Sedangkan gagangnya memiliki panjang sekitar 20 cm. Dalam Tradisi masyarakat Bima-Dompu, Cila merupakan senjata yang selalu dibawa kemana-mana terutama ketika menjaga kebun ataupun ladang. Karena dapat digunakan untuk memotong ranting-ranting pohon, semak belukar dan menjaga diri dari ancaman musuh maupun serangan binatang buas. Pembuatan cila mboko dilakukan selama 2 hari. Harga untuk satu buah Cila Mboko sekitar Rp. 60.000. Bahan pembuatan Cila Mboko adalah besi sektiar 1 kg dengan harga sekitar Rp. 12.000,-

avatar
Arum Tunjung