Musik
3.317 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Gotong Sisingaan
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Sisingaan atau Gotong Singa (sebutan lainnya  Odong-odong dan Sisingan Reog) merupakan salah satu jenis seni pertunjukan rakyat khas Subang, Jawa Barat, yang menggunakan media tandu sebagai sarana kreasi seni.   Sejarah Sisingaan diciptakan sekitar tahun 1975 oleh para seniman sunda, karena mengingat datangnya kesenian Reog Ponorogo ke kota tersebut yang di bawa oleh kaum urban dari Ponorogo. Setelah para seniman sunda berdiskusi dengan seniman reog yang sangat berbeda dengan Reog Dog-Dog Sunda, bahwa reog dari Jawa Timur lebih menarik perhatian dan memiliki nilai filosofi dan catatan sejarah melawan kolonial Belanda, maka diciptakanlah sebuah kesenian yang mampu menunjukan identitas khas Subang dari gagasan para seniman. Sisingaan diilhami dari cerita serial Reog di Jawa Timur, yang menceritakan suka cita perjalanan para pengawal raja Singa Barong dari kerajaan Lodaya saat menuju kerajaan Daha. Meskipun sang raja terkenal bengis dan angkuh, tetapi para...

avatar
Mfaizalaf
Gambar Entri
Pawai Rolasan
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Sesuai namanya yakni Pawai, merupakan kegiatan identik dengan kemeriahan yang diwujudkan dalam sebuah penampilan untuk dipertontonkan. Pawai Rolasan merupakan perwujudan keceriaan warga Kota Tegal dalam menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW.Pawai ini pada awalnya dirintis oleh KH. Mukhlas, sebagai upaya penggalang masa di masa kolonial.   Pada saat itu, kegiatan tersebut dikenal dengan nama Pawai Oncor atau Obor, dilaksanakan malam 12 Robiul Awal. Berangkat dari kediaman KH. Mukhlas yang saat ini dikenal dengan daerah Panggung di Kota Tegal, masyarakat beramai-ramai membawa obor dan berjalan mengikuti rute dijalan-jalan Kota Tegal. Seiring perkembangan waktu, Pawai Oncor kini berganti nama menjadi Pawai Rolasan.   Pemilihan nama Rolasan diambil dari angka 12 Rabiul Awal atau dalam Bahasa Tegal berarti rolas. Pawai Rolasan kini tidak hanya menampilkan Pawai Oncor saja, melainkan penampilan-penampilan seni Islam yang lebih meriah dengan peserta tidak hanya masya...

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Tari Puspanjali
Tarian Tarian
Bali

Tari Puspanjali  adalah sebuah tarian kreasi baru yang diciptakan oleh seorang seniman kawakan dai Bali yakni  N.L.N. Swasthi Wijaya Badem 26 tahun yang lalu tepatnya tahun 1989. Seperti apa sinopsis, sejarah serta bagaimana gerakan dan keindahan tarian yang juga mendapat sentuhan dari I Nyoman Windha sebagai penata musik pengiring nya tersebut? Selengkapnya bisa kita simak di bawah ini. Nama dari Puspanjali sendiri berasal dari dua kata yakni puspa dan anjali yang masing-masing memiliki arti bunga dan menghormat. Dari nama tersebut tentu akan kita dapati tujuan tarian puspanjali yakni sebagai tarian penghormatan bagi para tamu. Adalah N.L.N. Swasthi Wijaya Badem seorang seniman profesional inilah yang menciptakan gerakan puspanjali. Selain dikenal sebagai pencipta puspanjali Swasthi Wijaya Badem juga terkenal akan tarian hasil karyanya yang lain seperti Tari Saraswati, Belibis, Siwa Nataraja, dan Tari Sekarjagad....

avatar
Chairunissa Manoto
Gambar Entri
Tari Caci
Tarian Tarian
Nusa Tenggara Timur

Tari Caci adalah salah satu kesenian tradisional sejenis tarian perang khas dari masyarakat Manggarai di Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara timur. Tarian ini merupakan tarian tradisional yang dimainkan oleh 2 (dua) para penari laki-laki yang menari dan juga saling bertarung dengan menggunakan cambuk dan sebuah perisai sebagai senjatanya. Tari Caci ini juga merupakan salah satu dari kesenian tradisional yang cukup terkenal di Pulau Flores, Provinsi NTT. Tarian ini sering ditampilkan diberbagai acara seperti pada saat syukuran musim panen (hang woja), ritual tahun baru (penti), dan juga berbagai upacara adat lainnya.   Sejarah Tari Caci Menurut sejarah, Tari Caci ini berawal dari sebuah tradisi masyarakat Manggarai dimana para laki-laki akan saling bertarung satu lawan satu untuk menguji keberanian dan juga ketangkasan mereka dalam bertarung. Tarian ini kemudian berkembang menjadi kesenian dimana ada gerakan tari, lagu, dan juga musik pengiring dalam memeriahkan a...

avatar
Novan
Gambar Entri
Rampak bedug
Tarian Tarian
Banten

  Rampak Bedug adalah salah satu kesenian memainkan alat musik bedug yang khas dari daerah Banten . Dalam pertunjukan Rampak Bedug ini pemain bedug memaikannya dengan kompak sehingga menghasilkan suara yang indah dan enak didengar. Selain itu kesenian ini juga dikemas dengan gerakan-gerakan tari sehingga terlihat menarik dan atraktif.   Asal Mula Rampak Bedug   Menurut sumber sejarah yang ada, kesenian Rampak Bedug ini tumbuh dan banyak berkembang di daerah Pandeglang , kemudian menyebar ke daerah Banten lainnya. Sebelum adanya teknologi modern, bedug awalnya digunakan oleh masyarakat sebagai penanda datangnya waktu sholat untuk umat Islam. Berawal dari kreativitas masyarakat di sana, bedug dijadikan sebagai alat untuk menyemarakan bulan Ramadhan . Secara berkelompok mereka memainkan bedug dengan berbagai irama dan kekompakan sehingga menghasilkan suara yang enak untuk didengarkan.   Kesenian ini pun berlanjut dengan serin...

avatar
Dangerous
Gambar Entri
Lebaran Betawi
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Lebaran Betawi adalah sebuah kegiatan yang dilaksanakan sebulan setelah 1 syawal setiap tahunnya. Lebaran Betawi bertempat di Kampung Sawah, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi. Lebaran Betawi menjadi ajang silaturahmi bagi seluruh masyarakat Betawi Ora dan pada saat Lebaran Betawi berlangsung terdapat berbagai penampilan tari dan musik khas Betawi Ora. Selain itu, terdapat pula berbagai macam makanan dan minuman khas Betawi Ora yang jarang ditemui ditempat lainnya. Lebaran Betawi juga dapat didatangi oleh berbagai masyarakat untuk dapat mengetahui kebudayaan dan adat istiadat masyarakat Betawi Ora.

avatar
Btsarmy
Gambar Entri
cianjuran
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

Cianjuran adalah kesenian dari Cianjur, sebenarnya  nama alat musik ini  adalah mamaos. Alat musik khas sunda sejak tahun 1930. Alat musik ini terdiri dari kecapi ricik, dipadukan dengan suling, rebab, dan kacapi indung. Dibarengi oleh penyanyi dengan berbahasa Sunda, bernyanyi dengan cengkok mirip Sinden. Bila didengar selintas, kecapi ini mirip lho dengan kecapi tradisional khas China. Seni cianjuran awalnya hanya menyanyikan seni Pantun yang dilagukan. Lirik diambil dari kisah pantun Mundinglaya Dikusumah. Terdengarnya sih seperti gampang, tapi coba deh. Di Sunda itu sendiri, biasanya Cianjuran digunakan di perayaan pernikahan, khitanan, hiburan dan upacara adat. Bagaimana? Mau coba seni musik Cianjuran?

avatar
aji darmawan saputra
Gambar Entri
Tari Ledo Hawu
Tarian Tarian
Nusa Tenggara Timur

Tari Ledo Hawu adalah tarian tradisional dari daerah Sabu Raijua, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Tarian ini biasanya akan dibawakan oleh para penari pria dan wanita secara berpasangan. Tari Ledo Hawu merupakan salah satu dari tarian tradisional cukup terkenal di Provinsi Nusa Tenggara Timur, khususnya di daerah Sabu sebagai daerah asalnya. Tari Ledo Hawu biasanya ditampilkan diberbagai acara seperti upacara adat, penyambutan dan di festival budaya.   Asal Mula Tari Ledo Hawu Tari Ledo Hawu ini merupakan tarian tradisional yang berasal dari daerah Sabu, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pada zaman dahulu, tarian ini hanya ditampilkan sebagai bagian dari upacara kematian untuk kaum tertentu seperti kaum bangsawan, tokoh adat, ataupun kepala suku. Karena merupakan tarian yang dianggap sakral, maka tarian ini hanya dilakukan oleh penari dari suku tertentu yang memiliki kedudukan yang tertinggi di masyarakat Sabu.   Fungsi Dan Makna Tari Ledo Hawu S...

avatar
Novan
Gambar Entri
Tari Buja Kadanda
Tarian Tarian
Nusa Tenggara Barat

Tari Buja Kadanda adalah tarian tradisional berasal dari Bima, Nusa Tenggara Barat. Tarian ini menggambarkan dua prajurit yang sedang berperang. Tarian ini biasanya akan dibawakan oleh 2 (dua) orang penari pria yang berpakaian prajurit bersenjatakan tombak dan juga perisai. Tari buja kandanda ini merupakan salah satu dari tarian tradisional yang cukup populer dikalangan masyarakat Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat.   Sejarah Tari Buja Kadanda Menurut sejarah, Tari Buja Kadanda ini awalnya merupakan tarian yang tumbuh serta berkembang di luar istana kerajaan. Sehingga bisa diartikan bahwa tarian ini murni diciptakan oleh rakyat. Berkat dukungan dari Kerajaan Bima dan juga para seniman istana, tarian ini kemudian mulai dikenal oleh masyarakat luas. Buja kadanda sendiri merupakan sebuah tombak berumbai bulu ekor kuda yang digunakan para penari sebagai atribut dalam menarinya. Oleh karena itu tarian ini juga disebut dengan Tari Buja Kadanda atau juga Mpa’a Buja...

avatar
Novan