Bahan : Beras dan Daun Pisang. Cara Pengolahan : Beras di cuci lalu diberi garam dan apu sampai rata, dibungkus dengan daun pisang di ikat dengan tali dari sapu pare. Dipergunakan untuk : 1. Perkawinan 2. Khitanan 3. Puput Puser / Pemberian nama 4. Ngaruwat 5. Nyuguh 6. Hari Raya Idu Fitri 7. Muludan sumber: https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=6190
Bahan : Makanan kecil (ringan) yang bisa disebut Hahampangan yang terdiri dari Ranginang, Simping, Roti Kering, Koya, Semprong, Epres, Katus dan lain-lain sebanyak 7 macam. Biasanya diberikan kepada pimpinan upacara atau dapat pula dimakan oleh keluarga. Dipergunakan untuk : 1. Perkawinan 2. Khitanan 3. Nyuguh 4. Ngaruwat 5. Tingkeb 6. Puput Puser sumber: https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=6191
Bahan : Roti, Gula Merah, Gula Batu, Pisang, Kelapa dan Air. Cara Pengolahan : Semua bahan mentah di iris-iris kecil, kemudian diseduh dengan air sedikit. ? Dipergunakan untuk : 1. Perkawinan 2. Kematian 3. Khitanan 4. Ngaruwat 5. Nyuguh 6. Mitembeyan 7. Panen 8. Selamatan Lainnya. sumber: https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=6192
Kue cincin ini juga disebut kue ali agrem. Mengapa dinamakan kue cincin mungkin karena dari bentuknya menyerupai cincin. Kue yang merupakan panganan khas Cianjur, Jawa Barat ini yang biasa disajikan hanya hari tertentu, biasanya setiap kali hajatan seperti mantenan (kawin) dan hari Raya kue ini tersedia. Tapi saat ini tidak begitu gampangnya kita mendapatkan kue ini. Mungkin karena prosesnya yang sedikit memakan waktu, tidak ringkas seperti halnya kue lain Bahan dasar kueh cingcin adalah tepung beras Bahan penunjang : gula merah, air, sedikit garam, dan minyak goreng. Bahan: 300 gram tepung ketan 75 gram tepung beras ? butir kelapa agak muda, parut memanjang ? sdt garam 250 ml air Minyak untuk menggoreng 125 gram gula merah 50 gram gula pasir 50 ml air Cara Membuat: - Campur tepung ketan, tepung beras, kelapa parut dan garam. Beri air, lalu aduk dan campur sampai adonan bisa dibentuk. - Ambil 1 sendok adonan, lalu bentuk bulat. Tikam tengahnya dengan ujun...
Ladu Ketan khas Malangbong dibuat pertama kali sekitar tahun 1930-an oleh seorang Ibu rumah tangga yang bernama Musti'ah atau biasa dipanggil Ma'lah. Beliau adalah Istri dari Muhammad Hanafi, seorang pegawai KUA Kecamatan Malangbong pada saat itu. Tetangga dan warga masyarakat sering memanggil pasutri ini dengan julukan Bu atau Bapak Khalifah. Ma'lah alias Ibu Musti'ah adalah sosok perempuan yang angat rajin dan trampil membuat berbagai makanan olahan rumahan. Sebut saja makanan-makanan seperti noga suuk, kue satu dari tepung ketan, manisan kalua jeruk, teng-teng ketan dan makanan-makanan lainnya, bisa dengan terampil dibuatnya. Termasuk Ladu Ketan yang menjadi olahan andalannya. Ma'lah sering membuat makanana-makanan olahan tersebut, baik untuk konsumsi sendiri maupun memenuhi permintaan dari para kerabat. Apalagi pada saat menjelang hari raya Idul Fitri atau hari-hari besar Islam. Permintaan membuatkan makanan olahan terutama Ladu Ketan, selalu m...
Racikan ketoprak potugal cukup sederhana. Cabai dan bawang putih yang sudah dihaluskan dicampur dengan kacang yang sudah dihaluskan. Potongan lontong, tahu putih goreng, tauge dan bihun kemudian diaduk menjadi satu kemudian diberi kecap dan kerupuk. Bahan dan Cara Pembuatan Ketoprak Bahan-bahan/bumbu-bumbu : 1 buah (250 gram) tahu putih 1/2 sendok teh garam 2 siung bawang putih, dihaluskan 150 ml air 5 buah lontong, dipotong-potong 100 gram taoge, diseduh 100 gram bihun, diseduh 2 1/2 sendok makan kecap manis 2 sendok makan bawang merah goreng untuk taburan 50 gram kerupuk kanji, digoreng minyak untuk menggoreng bahan sambal kacang: 10 sendok makan kacang tanah kulit, digoreng 5 buah cabai rawit 10 siung bawang putih 2 1/2 sendok teh garam 100 gram gula merah 1 sendok teh air asam (dari 1 se...
Seperti halnya kerupuk melarat, krupuk upil selain dimakan krupuknya saja sering dimakan bersama sambal. Sambal yang biasa digunakan untuk krupuk upil selain seperti yang digunakan pada krupuk melarat (sambal kacang, sambel asem aatu keduanya), juga sambal saos. Di samping itu krupuk ini sering dijadikan pelengkap untuk makanan pecel. Resep A . Bahan: Tepung Aci Singkong Garam Terasi Vetsin Cara Membuat: Semua bahan diadon dengan air mendidih sebanyak 1 wajan besar (ukuran diameter 120 cm) pada suatu tempat (kotak) hingga rata. Caranya air dituangkan sedikit demi sedikit. Setelah rata adonan dicetak (diantaranya dengan menggunakan bumbung dari besi yang memiliki panjang kira-kira 30 cm dan diameter kira-kira 2 cm dengan bagian bawah terbuat dari papan). Bahan hasil cetakan yang berbentuk seperti lontong (panjang 30 cm) direbus. Cara pengukusan di antaranya bahan...
Buah Picung yang matang ditimbun dalam tanah hingga 1 bulan lamanya, kemudian digali dan siap untuk dimasak sebagai lauk pauk / teman nasi. sumber: https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=6213
Bahan : Tepung Beras. Cara Pengolahan : Tepung diseduh dengan air hangat kemudian dicetak dan dibakar dalam cetakan. ? Dipergunakan untuk : 1. Khitanan 2. Nyuguh sumber: https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=6194