Peupeusingan: (sumber: E-book Permainan Rakyat Jawa Barat Dalam Dimensi Budaya. Alif, M. Zaini. 2013. Jawa Barat.)
Indonesia memang memiliki tradisi dan budaya yang sangat beragam disetiap kota maupun daerahnya. Setiap kebudayaan di daerah-daerah tersebut memiliki keunikannya masing-masing yang salah satunya adalah sebuah tradisi yang bisa ditemui di Kota Bogor, Jawa Barat yang bernama “Ngubek Situ”. Tradisi Ngubek Situ ini merupakan tradisi khusus yang biasanya dilakukan untuk menyambut bulan Ramadhan dan biasanya dilaksanakan Situ Gede yang terletak di kawasan Hutan Cifor. Menurut Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Situ Gede, Eman Sulaiman mengungkapkan jika tradisi Ngubek Situ ini sudah dilakukan warga sekitar Situ Gede sejak jaman Belanda. Biasanya tradisi ini dilakukan selama dua hari sebelum bulan Ramadhan tiba dan tradisi ini sendiri cukup menarik perhatian banyak warga sekitar bahkan dari hingga ke luar kota. Tidak hanya sekedar menjadi tradisi tahunan yang selalu diadakan menjelang bulan Ramadhan, kini Ngubek Situ juga telah menjadi sebuah pe...
Masyarakat adat Kampung Kuta, Desa Karangpaningal, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis hingga saat ini masih teguh memelihara tradisi yang umurnya sudah ratusan tahun. Salah satu ritus yang sampai saat ini lestari yakni tradisi Nyuguh. Tradisi Nyuguh dan hajat bumi yang berlangsung Minggu, 12 November 2017 juga tidak berbeda dengan ritus-ritus sebelumnya. Ratusan warga antusias mengikuti kegiatan yang selalu diselenggarakan pada bulan safar, tidak melebihi tanggal 25. Kegiatan Nyuguh tersebut dimaknai sebagai ungkapkan rasya syukur terhadap Sang Pencipta. Berbagai kegiatan kesenian mengawali rangkaian Nyuguh. Mulai dari ronggeng atau seni ibing yang melibatkan tamu, sampai seni godang buhun yang juga masih bertahan di Dusun Kuta dan Gembyung. Selain itu ada juga kegiatan mengarak dongdang atau jampana yang berisi aneka makanan tradisional serta aneka hasil bumi lainnya. Di belakangnya, iring-iringan barisan warga. Ada yang memikul ikatan pari atau gabah...
Jawa Barat menjadi satu provinsi di Indonesia yang memiliki sangat banyak seni budaya di setiap daerahnya. Beberapa tradisi yang cukup terkenal dari Jawa Barat salah satunya dalah kesenian angklung. Salah satu tradisi yang unik tersebut bernama Ngarak posong asal Cianjur. Ngarak posong merupakan tradisi yang dilakukan para pembudidaya belut di kabupaten Cianjur Selain unik dan menarik, Ngarak Posong rupanya juga memiliki filosofi yang mendalam bagi mayarakat Cianjur. Dimana, selain dimaksudkan sebagai rasa sukur atas hasil panen budidaya belut masyarakat kampung serta penggambaran proses budidaya, Ngarak Posong juga menggambarkan sebuah proses manusia menuju jalan yang lurus. Ngarak Posong ini sendiri pertama kali dilakukan oleh masyarakat warga Kampung Balengbang. Belut memang bisa dibilang salah satu komuditas khas yang banyak dibudidayakan di Cianjur khususnya di Cibeber. Sementara itu, Posong sendiri merupakan alat tradisional yang kerap digunakan mayarakat untuk menangk...
Mapag dalam kosa kata sunda berarti menjemput dan Cai berarti air (menjemput air) adalah sebuah tradisi agraris yang masih ada di Karawang, dimana tatakelola air diatur berdasarkan keikutsertaan semua masyarakat ( partisipatoris) , bagaimana air didistribusikan secara adil dengan penjadwalan pergiliran air sesuai dengan musim tanam dan penggolongan air. Biasanya peristiwa ini dilakukan ketika musim tanam tiba, dimana pada musim tanam, kebutuhan air untuk pertumbuhan tanaman padi sangat diperlukan. Begitu pentingnya air untuk pertumbuhan tanaman padi, menjadikan konflik-konflik perebutan air antar petani masih sering terjadi, tidak sedikit yang menjadi korban atas perebutan air ini. Tradisi mapag cai sendiri sebenarnya sudah lama dilakukan ditatar sunda Karawang dengan basis pertanian yang begitu luas, tradisi ini bisa dilihat dengan ditemukannya Candi Jiwa & Blandongan yang ditengarai keberadaannya sejak abad 2 M di tengah hamparan persawahan, d...
Batik Indramayu Motif Cendrawasih Ciri khas batik dari Indramayu diperoleh dari kebudayaan masyarakat daerah tersebut sendiri dan juga kebudayaan asing yang ikut masuk dan menarik perhatian rakyat daerah ini. Selain itu pengaruh motif batik ini juga sangat dipengaruhi oleh lingkungan, adat istiadat, budaya dan juga kepercayaan masyarakat setempat. Motif batik Indramayu adalah motif batik yang banyak dipengaruhi oleh batik yang berasal dari daerah pesisir bagian utara dari wilayah Jawa Tengah. Sejarah batik di kota ini sebenarnya sudah sangat lama dan menurut sejarah dan juga penelitian yang ada, batik di daerah ini telah ada sejak zaman kerajaan Demak, yang berkuasa sekitar tahun 1527. Batik mulai dikenal di daerah ini sejak banyaknya pembuat baju batik yang berasal dari daerah Lasem pindah ke kota Indramayu ini. Hal ini juga lah yang membuat motif baju batik daerah ini memiliki kemiripan dengan motif batik Lasem yang juga kemudian mendapatkan pengaruh dari kebudayaan...
Batik Indramayu Motif Kapal Kandas Motif Batik Indramayu disusun dengan membentuk pola ritmis dan dinamis dengan bentuk-bentuk lengkung serta garis meruncing yang biasa disebut ririan berlatar putih dan gelap namun tidak memiliki makna simbolis secara khusus. Latar batik diisi penuh oleh cocohan yaitu pemberian titik – titik ( cecek ) yang dibuat dengan menggunakan alat jarum. Untuk isen – isen banyak menggunakan garis–garis halus pendek yang biasa disebut sawut yang berkesan kaku. Warna yang digunakan biasanya terdiri dari dua jenis yaitu warna biru atau merah maroon yang cenderung lebih gelap dengan kombinasi latar berwarna cerah. Motif Batik Indramayu banyak menggambarkan tema-tema alam berupa flora dan fauna khas daerah pesisir. Faktor yang begitu kuat mempengaruhi munculnya macam-macam motif batik indramayu yang selanjutnya menjadi ciri khas yaitu letak geografis...
Motif Merak yang berhadap-hadapan ini di daerah Indramayu disebut dengan Motif Batik Merak Berunding, meski motif ini menggambarkan sepasang merak yang berhadap-hadapan, tapi pola ekornya tidak melengkung dinamis seperti merak ngibing, melainkan digambarkan dalam bentuk ekor yang lebih lurus-lurus. Kesan statis terlihat dalam motif merak ini, dan motif ini juga dinamakan “merak berunding” yang lebih serius menggambarkan budaya musyawarah untuk mencapai mufakat. Sumber: https://infobatik.id/batik-indramayu-motif-merak-berunding/
Seperti namanya, batik Cirebon dengan aliran keraton memang terinspirasi dari keraton Cirebon, mulai dari bangunan dan ragam hias yang ada di dinding-dinding keraton, artefak-artefak kerajaan, sampai taman-taman yang mengelilingi keraton. Batik keraton yang terinspirasi dari taman keraton disebut dengan motif Taman Arum, artinya taman yang harum (fragrant garden). Banyak variasi motif Taman Arum yang berkembang, salah satunya adalah Taman Arum Sunyaragi. Batik Taman Arum Sunyaragi terinspirasi dari situs Taman Air Sunyaragi (Tamansari Sunyaragi) yang terletak di kelurahan Kesambi, Sunyaragi, kota Cirebon. Di dalam area cagar budaya ini terdapat Goa Sunyaragi yang dulu digunakan sebagai tempat istirahat dan meditasi bagi sultan-sultan Keraton Kasepuhan dan keluarganya. Tamansari Sunyaragi juga merupakan tempat bagi para pembesar dan prajurit Keraton Kasepuhan untuk bertapa guna meningkatkan ilmu kanuragan. Sumber:&nbs...