1
2.552 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Ledre Makanan Khas Bojonegoro
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Timur

Ledre adalah makanan khas Bojonegoro. Berbentuk gapit (seperti emping gulung) dengan aroma khas pisang raja yang manis. Sangat tepat untuk teman minum teh atau dan sajian tamu atau untuk oleh-oleh. Perbedaan ledre dengan gapit yaitu ledre lebih halus, lembut dan aroma pisangnya menyengat, sementara gapit agak kasar. selain dari pisang raja ledre juga bisa terbuat dari berbagai pisang misalnya pisang saba, pisang hijau, pisang susu,dll. tetapi yang khas di daerah Bojonegoro atau lebih optimalnya dalam membuat ledre yaitu menggunakan pisang raja. Ledre adalah makanan kering yang terbuat dari campuran tepung terigu, gula, dan tepung beras, yang biasanya ditambah pisang raja untuk aroma. Semua bahan itu dibuat adonan tipis, kemudian digoreng. Ketika mulai agak kering, campuran itu kemudian digulung cepat-cepat. Panjangnya sekitar 20 sentimeter dan renyah sekali. Di beberapa tempat, kue ini sering disebut kue semprong. Sebutan ini diberikan, karena bentuknya yang mirip dengan...

avatar
Vivielvani elvani
Gambar Entri
Kue Nogosari
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Timur

Asal-usulnya kue nogosari ini sampai sekarang belum diketahui secara jelas, darimana asal yang sebenarnya, tapi yang jelas masakan ini berasal dari daerah pulau jawa, yang mempunyai suku kata yaitu NOGO dan SARI.    NOGO(jawa) yang berarti : Ular yang sangat besar sekali ( makna lain “sesuatu yang sangat besar”), dan  SARI yang berarti : Isi/inti dari sesuatu yang paling dasar.   Jadi NOGOSARI kalau diartikan dari sisi pengertian makanan adalah makanan/ jajanan/kue “besar” yang mempunyai isi beda. Kurang lebih pengertianya seperti itu, maaf jika kurang tepat….itu sih… saya terjemahkan dari nenek saya.     Kita ketahui bahwa yang namanya kue/jajanan ini ada dua macam jenis ;  1.Kue/jajan Basah 2.Kue/jajan Kering Nogosari termasuk jenis kue/jajanan basah.   Nogosari adalah jenis kue basah yang terbuat dari tepung beras, santan, dan gula y...

avatar
Vivielvani elvani
Gambar Entri
Makanan Rawon
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Timur

RAWON dikenal masyarakat sebagai makanan khas dari khas Jawa Timur. Hanya saja, makanan serupa juga dikenal oleh masyarakat Jawa Tengah sebelah timur (Surakarta). Makanan Betawi di Jakarta juga ada yang mirip sekali dengan rawon, meski menggunakan ikan, yang dikenal dengan nama kuah pucung. Begitu juga di Pekalongan yang disebut garang asem. Sementara,  penampilan serupa juga hadir di Makassar dengan nama palu kalua.   JIKA DILIHAT DARI SEJARAHNYA, RAWON BELUM MEMILIKI ASAL USUL YANG JELAS. BANYAK PENJUAL YANG TIDAK TAHU BAGAIMANA AWAL MULA RAWON. NAMUN, BEBERAPA ORANG MENCOBA BERSPEKULASI BAHWA MAKANAN INI ADALAH MAKANAN RAJA-RAJA DAHULU YANG JUSTRU BERMULA DARI MAKANAN INI ADALAH MAKANAN RAKYAT JELATA. SEBAB, MAKANAN RAKYAT BIASANYA LEBIH MUDAH MENJADI POPULAR KARENA MENJADI BAGIAN DARI BANYAK KALANGAN. Meskipun peruntukan nasi rawon pada mulanya masih kabur, yang jelas makanan tersebut memiliki peminat dari banyak kalangan. Dan rawon sendiri sudah me...

avatar
Vivielvani elvani
Gambar Entri
Kopi Santan
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Timur

Jawa Timur memiliki minuman khas yang juga menggunakan santan sebagai salah satu bahan dasarnya. Kopi ini akan menghasilkan rasa yang berbeda dilidah kita. Minuman ini sangat cocok disajikan ketika cuaca sedang dingin atau pada saat berkumpul dengan keluarga dan teman-teman. Sangat pas jika dinikmati dengan cemilan-cemilan dan kue kering. Jika kalian tidak menyukai kopi panas kalian juga bisa menikmatinya dengan cara dingin yaitu dengan ditambahkan es batu. Cara membuatnya sangat mudah sehingga kita bisa mencobanya di rumah, berikut ini bahan-bahan yang kalian perlukan dan cara pembuatannya. Bahan-bahan Resep Kopi Santan yang dibutuhkan: 1 liter santan dari 1/2 butir kelapa 6 sdm gula pasir 5 cm jahe, kupas dan memarkan 2 lembar daun pandan 2 sdt kopi instan 1 butir kelapa muda, keruk dagingnya   Cara Membuat Resep Kopi Santan: 1. Masak santan, gula, jahe dan daun pandan sambil diaduk-aduk supaya tidak pecah. 2. Setelah santan mendidih, masukka...

avatar
Isticasugi
Gambar Entri
Upacara Pelet Kandhung
Ritual Ritual
Jawa Timur

Upacara pelet kandhung atau pelet bettang adalah sebuah upacara ritual orang hamil yang biasa dilakukan oleh penduduk yang berdiam di daerah Bangkalan dan Sampang Madura. Sebenarnya upacara pelet khandung ini mirip dengan tradisi yang biasa dilaksanakan oleh beberapa tempat di nusantara ketika masa kehamilan telah mencapai usia 7 bulan. Tapi seperti halnya pepatah lama yang berbunyi lain lubuk lain belalang, maka meskipun upacara ini sama-sama dilakukan oleh orang yang sedang hamil, tapi tentu saja cara dan prosesi yang dilakukan berbeda-beda. Sebelum upacara pelet kandhung dilaksanakan, si ibu yang tahu bahwa dirinya hamil akan mengadakan upacara nandai yaitu sebagai penanda bahwa dirinya hamil. Setelah upacara nandai usai, maka akan ditaruh sebiji bigilan atau beton (biji dari buah nangka) di atas sebuah leper (tatakan cangkir) dan diletakkan di atas meja. Setiap bulannya, di leper itu ditambah satu biji bigilan sesuai dengan hitungan usia kandungan perempuan tersebut. Dan, pa...

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Sumpah Pocong
Ritual Ritual
Jawa Timur

Sumpah pocong merupakan satu tradisi masyarakat Jawa dan Madura yang beragama Islam dan biasanya dilaksanakan di masjid dengan beberapa saksi. Dalam sumpah ini si ‘terdakwa’ dalam melakukan sumpahnya dibalut kain kafan layaknya orang yang sudah meninggal. Sumpah ini sendiri dilakukan biasanya untuk memecahkan sebuah kasus dengan sedikit bukti atau tak dapat dibuktikan sama sekali seperti tuduhan santet, harta warisan, dan lain-lain.    Dalam sistem peradilan di Indonesia sendiri sumpah pocong dikenal sebagai sumpah mimbar yakni sebuah sistem peradilan untuk memeriksa dan memutuskan kasus-kasus perdata. Meski tak tersirat dalam peraturan hukum perdata dan hukum acara perdata sumpah pocong bisa dikategorikan sebagai sumpah mimbar karena dalam pelaksanaannya sumpah ini untuk menyelesaikan perselisihan antara kedua belah pihak, yang satu sebagai tergugat melawan pihak lain sebagai penggugat.    Karena seperti yang kita ketahui bersama bahw...

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Pintu Gebyok
Ornamen Ornamen
Jawa Timur

Pintu gebyok merupakan pintu kayu ala rumah tradiisional Jawa yang sangat megah dengan ukiran kayunya. Pintu gebyok bisa Anda beli  frame -nya dan dijadikan sebagai bingkai dari pintu utama Dengan kata lain, gebyok cuma jadi tempelan dan sebagai  aksen   saja. Kalau tetap ingin pilih punya satu panel gebyok yang lebar, Anda bisa menaruhnya sebagai salah satu latar belakang dinding.

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Asal Usul Gunung Geger Bangkalan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Beberapa literature tentang sejarah Madura baik yang dikupas sejarawan Madura, Zainal Fatah dan Drs.Abdurahman, secara lengkap memaparkan perjalanan lahirnya nama Madura ini. Kelahiran nama Madura berkaitan erat dengan dua tempat yang ada di pulau Garam tersebut. Yakni gunung Geger di Bangkalan dan hutan Nepa di Desa Batioh, kecamatan Banyuates, Sampang.   Dari dua tempat ini babak awal perjalanan sejarah Madura bermuara. Mengapa dimulai dari dua tempat ini? Sebab disanalah orang pertama Madura menginjakkan kaki, membentuk system pemerintahan social dan perjalan hidup yang mengandung epos.     Konon ceritanya, pada zaman purbakala di kaki gunung Semeru, berdiri kerajaan Medangkemulan yang dipimpin rajanya bernama Sang Hyang Tunggal. Di dalam keraton yang disebut Giling Wesi, Sang Hyang Tunggal hidup bersama permaisuri dan putrinya bernama Raden Ayu Ratna Doro Gung. Dibawah pemerintahan raja yang arif dan bijaksana itu, Medangk...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Kisah Bhuju’ Sara
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Sultan Abdul Kadirun adalah Pangeran di Keraton Bangkalan. Pada suatu hari Sultan berencana untuk membuat sebuah masjid di pusat Kraton Bangkalan. Nama masjid itu adalah Masjid Agung Bangkalan. Masjid Agung Bangkalan memiliki 16 menara berukuran 15 meter. Namun satu diantara menara tersebut tingginya kurang 1 meter. Sultan bingung memikirkan bagaimana cara agar menara tersebut tingginya sama dengan menara lainnya, tanpa menambal atau membongkar menara tersebut. Lalu pada suatu hari, Sultan mengumpulkan 44 orang dari Jawa dan Madura untuk membantu membuat menara tersebut agar ukurannya sama tanpa menambal dan membongkarnya. Namun diantara 44 orang tersebut hanya Sayyid Abdullah yang berani menyanggupinya. Sayyid Abdullah memulai pekerjaannya, ia meminta beberapa helai kain putih kepada Sultan Abdul Kadirun untuk menutupi menara tersebut. Setelah itu, Sayyid Abdullah mengajak 44 orang tadi termasuk dirinya untuk membaca Surat Al- Fatihah dan Surat...

avatar
Deni Andrian