HARI PAHLAWAN
384 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
makan bajamba
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Barat

Makan bajamba  atau juga disebut  makan barapak  adalah tradisi makan yang dilakukan oleh masyarakat  Minangkabau  dengan cara duduk bersama-sama di dalam suatu ruangan atau tempat yang telah ditentukan. [1] [2]  Tradisi ini umumnya dilangsungkan di hari-hari besar agama  Islam  dan dalam berbagai upacara adat, pesta adat, dan pertemuan penting lainnya. [3] [4]  Secara  harafiah   makan bajamba  mengandung makna yang sangat dalam, dimana tradisi makan bersama ini akan memunculkan rasa kebersamaan tanpa melihat perbedaan status sosial Tradisi ini diyakini berasal dari  Koto Gadang ,  kabupaten Agam ,  Sumatera Barat , dan diperkirakan telah ada sejak agama  Islam  masuk ke  Minangkabau  sekitar  abad ke-7 . Oleh karena itu, adab-adab yang ada dalam tradisi ini umumnya didasarkan pada ajaran Islam terutama  Hadits . Beberapa adab da...

avatar
mia karunia
Gambar Entri
Pencak Silat Orang Suku Batak (Monsak)
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Sumatera Barat

Monsak atau yang dibaca dengan Moccak adalah Jenis Ilmu Bela Diri dari Tanah Batak Leluhur Orang Suku Batak terdahulu tidak hanya menggunakan Monsak sebagai Melindungi Diri,Tetapi juga digunakan dalam Kegiatan Olahraga,Penyambutan Raja,Kegiatan Adat dan lain-lain. Monsak Batak identik dengan pengobatan dan pernafasan dalam penyatuan darah manusia dengan Tuhan hingga dapat menguasai tenaga dalam dan tenaga murni. Tenaga dari 3 benua, benua atas, benua tengah dan benua bawah yang ada dalam tubuh manusia pada jaman dahulu setiap manusia yang hendak mempelajari ilmu pengobatan dan ilmu perbintangan. Monsak Batak ini harus diajarkan juga jadi setiap manusia batak dulu mossak batak ini merupakan suatu keharusan untuk dipelajari.  Monsak Batak ini dirangkai dengan langkah dan jurus-jurus untuk menghidupkan dan mengaktifkan 9999 urat manusia. Salah satu seni bela diri batak untuk penyatuan darah manusia dengan Tuhan. Salah satu tenaga dalam yang berguna untuk membela dir...

avatar
Fennec_fox
Gambar Entri
Malin Kundang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Barat

Malin Kundang Pada suatu hari, hiduplah sebuah keluarga di pesisir pantai wilayah Sumatra. Keluarga itu mempunyai seorang anak yang diberi nama Malin Kundang. Karena kondisi keluarga mereka sangat memprihatinkan, maka ayah malin memutuskan untuk pergi ke negeri seberang. Besar harapan malin dan ibunya, suatu hari nanti ayahnya pulang dengan membawa uang banyak yang nantinya dapat untuk membeli keperluan sehari-hari. Setelah berbulan-bulan lamanya ternyata ayah malin tidak kunjung datang, dan akhirnya pupuslah harapan Malin Kundang dan ibunya. Setelah Malin Kundang beranjak dewasa, ia berpikir untuk mencari nafkah di negeri seberang dengan harapan nantinya ketika kembali ke kampung halaman, ia sudah menjadi seorang yang kaya raya. Akhirnya Malin Kundang ikut berlayar bersama dengan seorang nahkoda kapal dagang di kampung halamannya yang sudah sukses. Selama berada di kapal, Malin Kundang banyak belajar tentang ilmu pelayaran pada anak buah kapal yang sudah b...

avatar
Mas Ardy Wijaya
Gambar Entri
Tragedi Berdarah 13 Desember Kota Tebing Tinggi
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Barat

Sekilas, tidak ada yang penting di tanggal 13 Desember. Namun tidak demikian dengan seluruh masyarakat di kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Di tahun 1945 silam, di tanggal ini pernah terjadi pembantaian massal terhadap warga sipil Tebing Tinggi oleh pihak militer Jepang. Begitu membekasnya peristiwa ini dalam ingatan masyarakat kota Tebing Tinggi, hingga pada saat ini, tanggal 13 Desember menjadi moment khusus bagi seluruh masyarakat Tebing Tinggi untuk mengenang seluruh korban yang gugur dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Namun satu hal yang sangat disayangkan, selain masyarakat Tebing Tinggi sendiri, tidak banyak orang yang mengetahui adanya tragedi 13 Desember ini. Selama 66 tahun sejak Indonesia menyatakan diri merdeka, seolah-olah ada satu upaya menutupi tragedi berdarah ini dari catatan sejarah. Untuk mengangkat peristiwa berdarah yang mengarah pada kejahatan perang di kota Tebing Tinggi ini, Darapati Activity menggandeng pihak media untuk mene...

avatar
Fennec_fox
Gambar Entri
batombe
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Batombe, tradisi yang berasal dari nagari Abai, kecamatan Sangir Batang Hari, kabupaten Solok Selatan, provinsi Sumatera Barat, adalah pertunjukan balas-membalas pantun antara kaum laki-laki dan kaum perempuan. Kesenian Batombe ini bermula dari kisah pembangunan Rumah Gadang (besar) 21 Ruang. Konon, sebelum masa penjajahan Belanda, wilayah yang saat ini dikenal sebagai Nagari Abai merupakan perkampungan yang masih sangat sunyi dan dikelilingi oleh hutan belantara sehingga menimbulkan rasa cemas dan was-was. Sewaktu-waktu, satwa liar yang mendiami hutan belantara seperti harimau, babi hutan dan ular bisa menjadi ancaman. Untuk itu, maka pucuk adat, tokoh agama, dan pemuka masyarakat melakukan musyawarah dan didapatkan kesepakatan untuk membangun rumah gadang 21 ruang. Masyarakat mulai mempersiapkan pembangunan secara bergotong royong dengan mencari pohon yang tepat untuk dijadikan penyangga bakal rumah gadang dan bahan baku lainnya untuk bangunan yang diambil dari hutan yang...

avatar
Indramana
Gambar Entri
Tabuik
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Upacara yang satu ini sebenarnya lebih berkaitan dengan religi, berdasarkan kepercayaan umat  Islam  Tapi hanya ditemukan di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Sehingga, menjadi sebuah tradisi yang khas dari daerah tersebut. Upacara Tabuik ini digelar sebagai bentuk peringatan atas kematian anak Nabi Muhammad SAW dalam sebuah perang di zaman Rasulullah dulu. Dilakukan pada Hari Asura setiap tanggal 10 Muharram tahun Hijriah. Beberapa hari sebelum datangnya waktu penyelenggaraan upacara ini, masyarakat akan bergotong royong untuk membuat dua tabuik. Kemudian, pada hari H, kedua tabuik itu di arak menuju laut di  Pantai  Gondoriah. Satu tabuik diangkat oleh sekitar 40 orang. Di belakangnya, rombongan masyarakat dengan baju tradisional mengiringi, bersamaan dengan para pemain musik tradisional. Lalu, kedua tabuik itupun dilarung ke laut. Sumber: https://pusakapusaka.com/5-upacara-tradisional-indonesia-yang-unik-dan-khas.html

avatar
Fennec_fox
Gambar Entri
Dulang/Talam
Alat Musik Alat Musik
Sumatera Barat

Dulang/Talam Tembaga Dulang, selain digunakan sebagai wadah makanan juga berfungsi sebagai alat musik. Dulang sebagai alat musik biasanya dimainkan dalam mengiringi puju-pujian dan dakwa mengingat Tuhan yang kemudian dikenal dengan sebutan Selawat Dulang pada saat acara pernikahan dan peringatan hari raya Islam.  

avatar
Nicky Ria Azizman
Gambar Entri
Kateuba
Alat Musik Alat Musik
Sumatera Barat

Kateuba Kayu,Rotan, kulit binatang Keteuba merupakan jenis gendang berkepala tunggal dari Kepulauan Mentawai yang digunakan untuk berbagai upacara adat dan kehidupan sehari-hari. Seni suara dan seni tari dikembangkan sesuai kebutuhan upacara, demikian pula pada saat proses pengobatan oleh seorang dukun (sikerei). Bentuk kesenian asli ini sudah mulai berkurang karena perkembangannya hanya terbatas di kalangan orang tua.  

avatar
Nicky Ria Azizman
Gambar Entri
Tagak Tali
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Sumatera Barat

Karajo tuo mudo jo bujang Mauruik-uruik manjadi panjang Heran di bawah marantang nan di ateh bagoyang Nan di bawah marantang, nan di ateh bagoyang   Jikoklah mulai laruik hari Alah mulai tagak tali Nan manang manari-nari Kalah baibo hati Manang manari-nari Kalah baibo hati   Mari basamo ka tanah lapang Kito maliek si layang-layang Urang batandiang nan sampai patang Beresnyo kambiang nan dibaok pulang   Urang batandiang layang-layang   Sumber: https://laguminanglamo.wordpress.com/2015/05/13/tagak-tali/

avatar
Nandafitsu