Hari Pendidikan Nasional
137 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Kasarawi
Alat Musik Alat Musik
Sulawesi Tenggara

Lebaran hadir sekali setahun menyatukan kerabat yang terpisah jarak. Dari rantau, pulang ke kampung halaman membawa rindu. Kasarawi, festival rakyat yang mengumpulkan kangen anak-anak Pulau Makasar di Baubau Sulawesi Tenggara (Sultra). Akhirman, Baubau Tahun ini, H Sarifuddin bahagia sekali bisa lebaran lagi di kampung halamannya, di Pulau Makasar (Puma), Baubau. Sudah lama, pria itu menetap dan membangun rumah tangga di Flores, Nusa Tenggara Timur. Seingatnya, terakhir kali ia ikut salat Idul Fitri di Puma, dua tahun lalu. Bila pun pernah pulang, bukan saat lebaran. “Banyak kawan-kawan masa kecil saya yang juga pulang ternyata. Makanya, saya senang bisa kumpul dengan keluarga besar di Puma plus bertemu kawan-kawan lama,” kata lelaki yang bekerja sebagai pegawai di Kota Kendari ini. Kebahagiaannya kian lengkap karena para tetua kampung berinisiatif menggelar sebuah festival bernama Kasarawi, pesta berkumpulnya para perantau. Dalam hitungan penyelenggara...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Tokulo
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Sulawesi Tenggara

Pasti kita sudah tidak asing lagi dengan penyakit kanker yang terkenal mematikan dan mampu menyerang siapa saja tanpa mengenal batas usia. Saat ini, sudah banyak bermacam tanaman herbal yang bisa dimanfaatkan untuk mencegah dan mengobati penyakit yang menjadi momok menakutkan bagi setiap orang ini, diantaranya yaitu daun sirsak, kulit manggis dan daun tapak dara. Tapi, pernahkah Anda tahu atau pernah mendengar tanaman herbal bernama Tokulo? Ya, memang saat ini belum banyak literatur yang membahas tuntas tentang tanaman herbal satu ini, baik itu karakternya, warna, bentuk maupun manfaat dari tanaman Tokulo itu sendiri. Namun, mayoritas masyarakat pedesaan di pulau Wawoni, Sulawesi Tenggara memanfaatkan tanaman Tokulo ini, sebagaimana yang mereka percaya Tokulo diketahui dapat mencegah kanker. “Tokulo itu hanya ada di Sulawesi Tenggara di Pulau Wawoni. Masyarakat di sana meyakini Tokulo dapat mencegah kanker bahkan ada juga masayarakat di sana yang sudah terkena kanker, kemu...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Susur #SBM
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Tenggara

Cucur merupakan penganan khas orang Muna maupun Buton yang berbentuk lingkaran. Ukurannya kurang lebih telapak tangan orang dewasa (tak termasuk jari yah).  Kue ini biasanya wajib hadir dalam acara-acara keluarga maupun upacara adat. Selain nama "Cucur", masyarakat Muna juga menyebutnya "Susuru", sebuah kata yang mengikuti kaidah bahasa Muna. Ketika acara seperti "Haroa" atau yang dikenal dengan istilah "Baca-Baca", hidangan Cucur akan berdampingan dengan kuliner tradisional lainnya. Dalam satu nampan haroa yang ditutupi tudung saji, kue cucur akan "sepanggung" bersama Sirikaya, Waje, sanggara (Pisang Goreng), Lapa-Lapa, Ayam Parende, dan aneka makanan tradisional lainnya.  Bahan aslinya sebenarnya hanya terdiri dari tepung beras dan gula merah. Untuk memenuhi selera ada yang menambahkannya dengan sedikit gula pasir dan  santan kelapa. Pembuatnya juga biasanya menggunakan jenis  beras dolog, bukan beras kepala atau beras mahal lainnya....

avatar
Sri sumarni
Gambar Entri
TANJUNG NAPOTO
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Tenggara

Ratusan tahun yang lalu di Likey wilayah desa Kasihang hiduplah dua orang kakak beradik yang sudah remaja, namun asal-usul  serta orang tua mereka tidak diketahui. Sang kakak tidak diketahui namanya sedangkan adiknya perempuan bernama Sampahauta seorang gadis manis yang memiliki rambut lebat berombak laksana riak air danau yang ditiup angin sepoi-sepoi. Sepeninggal orang tua mereka hanya hidup berdua tetapi selalu rukun. Untuk kebutuhan sehari-hari mereka berkebun dan menangkap ikan. Demikianlah mereka menjalani kehidupan sehari-hari hingga dewasa. Sebagai orang dewasa timbullah keinginan untuk mencari pasangan sebagai teman hidup dan agar memperoleh keturunan. Mereka kemudian saling mengutarakan keinginannya untuk mencari pasangan hidup. Mereka berdua pun sepakat untuk mencari jodoh secara bergantian mengelilingi Tagulandang dengan membawa sebentuk cincin peninggalan orang tuanya. Jika dalam pengembaraan itu bertemu dengan seseorang yang jarinya cocok dengan cincin itu maka di...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
La Moule Anak Yatim
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Tenggara

Alkisah, di sebuah dusun di daerah Sulawesi Tenggara, hiduplah seorang anak laki-laki yatim bernama La Moelu yang masih berusia belasan tahun. Ibunya meninggal dunia sejak ia masih bayi. Kini, ia tinggal bersama ayahnya yang sudah sangat tua dan tidak mampu lagi mencari nafkah. Jangankan bekerja, berjalan pun harus dibantu dengan sebuah tongkat. Untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka, La Moelu-lah yang harus bekerja keras. Karena masih anak-anak, satu-satunya pekerjaan yang dapat dilakukannya adalah memancing ikan di sungai yang terletak tidak jauh dari tempat tinggalnya. Pada suatu hari, La Moelu pergi memancing ikan di sungai. Hari itu, ia membawa umpan dari cacing tanah yang cukup banyak dengan harapan dapat memperoleh ikan yang banyak pula. Saat ia tiba di tepi sungai itu, tampaklah kawanan ikan muncul di permukaan air. Ia pun semakin tidak sabar ingin segera menangkap ikan-ikan tersebut. Dengan penuh semangat, ia segera memasang umpan pada mata kailnya lalu melemparkannya ke ten...

avatar
Roro
Gambar Entri
Kisah La Moelu Si Anak Yatim
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Tenggara

Alkisah,  di sebuah dusun di daerah Sulawesi Tenggara, hiduplah seorang anak laki-laki yatim bernama La Moelu yang masih berusia belasan tahun. Ibunya meninggal dunia sejak ia masih bayi. Kini, ia tinggal bersama ayahnya yang sudah sangat tua dan tidak mampu lagi mencari nafkah. Jangankan bekerja, berjalan pun harus dibantu dengan sebuah tongkat. Untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka, La Moelu-lah yang harus bekerja keras. Karena masih anak-anak, satu-satunya pekerjaan yang dapat dilakukannya adalah memancing ikan di sungai yang terletak tidak jauh dari tempat tinggalnya. Pada suatu hari, La Moelu pergi memancing ikan di sungai. Hari itu, ia membawa umpan dari cacing tanah yang cukup banyak dengan harapan dapat memperoleh ikan yang banyak pula. Saat ia tiba di tepi sungai itu, tampaklah kawanan ikan muncul di permukaan air. Ia pun semakin tidak sabar ingin segera menangkap ikan-ikan tersebut. Dengan penuh semangat, ia segera memasang umpan pada mata kailnya lalu melemparka...

avatar
Roro
Gambar Entri
Indara Pitaara dan Siraapare
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Tenggara

Dahulu, di sebuah kampung di Sulawesi Tenggara, hiduplah sepasang suami istri. Saat itu, sang istri sedang hamil tua. Semakin mendekati masa kelahiran, ia sering mengalami kesakitan seperti ada benda tajam yang menusuk-nusuk perutnya dari dalam. Melihat keadaan tersebut, sang suami pun hanya bisa pasrah dan berdoa semoga istri yang amat dicintainya itu dapat melahirkan dengan selamat.   Akhirnya, sang istri pun melahirkan anak lelaki kembar. Ajaibnya, kedua anak itu lahir bersama dengan sebuah keris pusaka di tangan kanan masing-masing. Pasangan suami istri pun baru menyadari bahwa ternyata kedua keris itulah yang kerap menusuk-nusuk perut sang istri. Mereka kemudian memberi nama kedua anak kembarnya itu Indara Pitaraa dan Siraapare dan merawatnya dengan penuh kasih sayang.   Sepuluh tahun kemudian, Indara Pitaraa dan Siraapare telah tumbuh menjadi remaja. Namun sayangnya, mereka menjadi anak yang nakal. Keris pusaka itu menjadi sumber kenakalan mereka. Mer...

avatar
Roro
Gambar Entri
NGKEA-NGKEA - MAKANAN TRADISIONAL MUNA
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Tenggara

Makanan khas nusantara memang tak bisa di pungkiri memiliki rasa yang unik dengan ciri tersendiri. Salah satu makanan yang penulis paparkan pada kesempatan ini adalah ngkea-ngkea. Ngkea-ngkea merupakan salah satu makanan khas dari daerah Provinsi Sulawesi tenggara Kabupaten Muna dalam hal ini khususnya masyarakat suku muna. Makanan ini terbuat dari pisang masak yang dihancurkan lalu dicampur dengan tepung, gula merah serta diberi air secukupnya, kemudian digoreng dalam minyak yang panas. Minyak untuk menggoreng tidak boleh terlalu banyak, secukupnya saja. Ngkea-ngkea memiliki bentuk yang agak memanjang (lonjong) karena pada saat digoreng dipilin-pilin/ditekan-tekan sedemikian rupa dengan menggunakan sendok. Makanan ini disajikan sebagai menu pelengkap dalam haroa.1) pada saat peringatan acara hari-hari besar agama islam, acara pernikahan, khitanan, aqiqah, syukuran, tujuh bulanan dan lain-lain. Nb: 1) Haroa: Beraneka ragam makanan tertentu yang disajikan dalam sebuah nampan/ta...

avatar
Milawati
Gambar Entri
TONGKUNO - LAGU DAERAH MUNA
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Sulawesi Tenggara

Lagu Tongkuno menceritakan tentang kampung Tongkuno yang penuh dengan keberkahan dan kental dengan adat istiadatnya. Oleh karena itu generasi muda khususnya muna harus mampu memahami faham-faham (petua) dalam melestarikan adat istiadat sebagai bekal dikemudian hari. Kampung Tongkuno atau biasanya masyarakat menyebutnya dengan nama kampung lama (Liwu Ngkodau) terletak di pulau Muna sebagai tempat pemukiman awal masyarakat Muna. TONGKUNO cipt: Moses La Kahya "Tongkuno liwuno bharakati Witeno Wuna kalentehaku Asumulimo amowanu liwuku Raha Rampahano kalembohano reaku Tongkuno liwuno kodharati Witeno Wuna liwunto boghou Asumulimo amarintangi liwuku Raha Ramapano Raha kalembohano reaku Laha-lahae mangkafino Pogauno kamokulahi So marintano nsaidi hende bughou Da sumabara da kumapihi so kadadiha So karunsaha gholeo mburu maino" Sumber: https://www.wartasultra.id/2017/10/21/mengenal-lagu-dan-bahasa-muna-tongkuno/

avatar
Milawati