HARI PAHLAWAN
359 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Kue Meuseukat
Makanan Minuman Makanan Minuman
Aceh

Meuseukat adalah Penganan khas Aceh sejenis dodol dikarenakan tekstur yang lembut dan rasanya manis.Rasa manis ini didapat dari buah nanas yang digunakan dalam pembuatannya sehingga kue ini disebut juga dodol nanas.Warna kue ini adalaha putih karena hanya menggunakan tepung terigu tanpa pewarna makanan.Adapun warnanya yang kuning dikarenakan buah nanas yang digunakan sebagai campuran.   FILOSOFI Seperti halnya makanan dari daerah lain, Meuseukat ini juga memiliki filosofi tersendiri yang kemudian menempatkannya dalam kasta tertinggi kue tradisional khas Aceh.Dalam memperlakukan tamu masyarakat Aceh dikenal dengan kesopanannya yang tinggi.Tidak hanya dari perilakunya tetapi juga dari penyajian makanannya.[1]Warna putih kue inilah yang kemudian diartikan sebagai kejernihan hati masyarakat Aceh saat menyambut tamu.   PENYAJIAN Berdasarkan makna filosofi diatas maka penyajian kue ini hanya dihadirkan pada saat-saat tertentu.Yang paling utama adala...

avatar
Novalprahara putra
Gambar Entri
Kuah Pliek U
Makanan Minuman Makanan Minuman
Aceh

Kuah pliek 'u adalah sejenis makanan gulai bersantan yang cukup digemari di Aceh khususnya di pesisir timur Aceh. Gulai ini disajikan bersama nasi dan ikan goreng, gulai ini tidak secara spesial dihidangkan pada acara-acara tertentu namun sering kita jumpai pada hari-hari biasa di kalangan keluarga masyarakat Aceh. Bahan baku utama yang menjadi asal penamaan kuah pliek 'u adalah Pliek sejenis ampas pembuatan minyak kelapa dengan proses pembusukan dan pemerasan kandungan minyaknya. Ampas yang telah tidak mengandung minyak tersebut lalu dikeringkan dan selanjutnya dijadikan bahan utama pembuatan kuah pliek 'u.     TEMPAT RUMAH MAKAN: Mie Aceh Seulawah, Jl. Bendungan Hilir Raya No. 8, Bendungan Hilir, Jakarta, 0823 10111188/021 5708660

avatar
Fauzan Mufid
Gambar Entri
Manisan Pala
Makanan Minuman Makanan Minuman
Aceh

  1.   Manisan   pala Manisan   pala  merupakan salah satu jenis makanan ringan yang tergolong dalam kelompok manisan buah-buahan. Usaha pembuatan manisan pala tidak memerlukan teknologi yang sulit dan pembuatannya cukup mudah, oleh karena itu usaha ini mudah dilakukan oleh para pengusaha baru. Pembuatan manisan pala umumnya dilakukan oleh pengusaha kecil di daerah penghasil pala. Kabupaten Aceh Selatan adalah kabupaten penghasil komoditi pala terbesar di Aceh bahkan di Pulau Sumatera. Manisan buah pala ini termasuk industri rumah tangga yang banyak dijumpai di Kabupaten Aceh Selatan. Selain diolah menjadi manisan dan sirup, pala dapat dibuat juga menjadi minyak pala yang berkhasiat tinggi untuk mengobati luka. Bahkan kini kue dan kembang gula pun dapat dibuat dari buah pala. Manisan pala selain menjadi makanan ringan yang disajikan pada saat perayaan hari-hari besar lebaran dan tahun baru bagi masyarakat set...

avatar
Vaina Shafana Thahir
Gambar Entri
Prasasti Minye Tujoh
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Aceh

Prasasti Minye Tujoh adalah sebuah prasasti (batu bertulis) yang dipahat pada batu nisan yang ditemukan di Minye Tujoh, Aceh . Prasasti ini ditulis dengan huruf Arab dan Sumatra Kuno , ber bahasa Melayu Klasik , dalam bentuk syair sarga upajati . Isinya adalah tentang meninggalnya seseorang bernama Raja Iman Werda Rahmat-Allah pada tahun 1379 Masehi (781 H). hijrat nabi mungstapa yang prasaddha tujuh ratus asta puluh savarssa hajji catur dan dasa vara sukra raja iman varda rahmatallah gutra barubasa mpu hak kedak pasema taruk tasih tanah samuha ilahi ya rabbi tuhan samuha taruh dalam svargga tuhan tatuha Artinya : Setelah hijrah Nabi, kekasih yang telah wafat Tujuh ratus delapan puluh satu tahun Bulan Dzulhijjah empat belas hari, hari Jumat Raja Iman rahmat Allah bagi Baginda (warda) Dari keluarga Barubasa mempunyai hak atas Kedah dan Pasai Menaruk di laut dan darat semesta (semua) Ya Ilahi Tuhanku semesta Masukkanlah Ba...

avatar
Rizkianazahra
Gambar Entri
Peuopok Leumo
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Aceh

Peupok lemo dalah sejenis pernainanan mengadu sapi dari Aceh Besar. Mulanya permainan ini dimainkan oleh kalangan peternak sapi. Zaman dahulu peupok leumo diselenggarakan sekelompok peternak di sebuah permukiman atau perkampungan setiap seminggu sekali. Penyelenggaraannya tergantung pada cuaca dan musim tertentu. Biasanya sehabis panen atau hari-hari besar lain.

avatar
Kriscahyani
Gambar Entri
Naga Kesiangan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

Disebutkan Aji Saka berasal dari Bumi Majeti. Bumi Majeti sendiri adalah negeri antah-berantah mitologis, akan tetapi ada yang menafsirkan bahwa Aji Saka berasal dari Jambudwipa (India) dari suku Shaka (Scythia), karena itulah ia bernama Aji Saka (Raja Shaka). Legenda ini melambangkan kedatangan Dharma (ajaran dan peradaban Hindu-Buddha) ke pulau Jawa.Legenda ini juga menyebutkan bahwa Aji Saka adalah pencipta tarikh Tahun Saka, atau setidak-tidaknya raja pertama yang  menerapkan  sistem kalender Hindu di Jawa. Kerajaan Medang Kamulan mungkin merupakan kerajaan pendahulu atau dikaitkan dengan Kerajaan Medang dalam catatan  sejarah . Cerita Rakyat dari Jawa Tengah yang lain adalah : Jaka Tarub, Rara Jonggrang, Rara Mendut, dan Suronggotho.   Tersebutlah seekor Naga yang hidup dengan damai dan tentram di sungai Alas, Kutacane .Naga ini aktif dimalam hari, dan tidur disiang hari dikarenakan kulit naga ini tidak bisa terkena oleh matahari....

avatar
Kriscahyani
Gambar Entri
Lepat Gayo
Makanan Minuman Makanan Minuman
Aceh

lepat adalah makanan khas gayo yang terbuat dari berbagai macam bahan dasar ada yang terbuat dari tepung ketan (pulut), labu tanah (petukel Gayo) dan ada yang berbahan dari singkong (gadung Gayo). L epat hampir sama dengan timpan Aceh sama-sama dibungkus dengan mengunakan daun pisang. Yang membedakannya ukuran lepat lebih besar dari timpan Aceh, daun pisang yang digunakan tidak harus daun mudanya serta inti atau dalaman lepat berisi kelapa yang diparut yang terlebih dahulu dimasak dengan menggunakan gula aren atau gula pasir biasa.B iasanya pada hari-hari besar masyarakat Gayo lebih sering membuat lepat dari tepung ketan daripada lepat lainnya. Cara membuat lepat dar i tepung ketan yaitu tepung terlebih dahulu diaduk air gula aren yang telah dimasak  dan kebiasaan orang dulunya tepung ketan itu di aduk menggunakan manesen (air aren yang diambil dan langsung dimasak), sehingga nantinya hasil adukan tepung ketannya akan berwarna coklat. lepat hampir sama dengan timpa...

avatar
Kriscahyani
Gambar Entri
Tradisi Pemamanan
Ritual Ritual
Aceh

Masyarakat suku alas dari Aceh Tenggara memiliki prosesi khitanan yang unik bagi anak lelaki.Tradisi yang dibiasa disebut pemamanan ini sudah turun temurun puluhan tahun dilakukan. Pemamanan terkenal dengan acara arak-arakan menaiki kuda. Biasanya anak lelaki yang akan disunat di peusijuk atau dalam bahasa Melayu sering disebut tepung tawar lebih dulu.Tradisi ini ada yang melakukan selama tujuh hari tujum malam ada juga yang melakukannya empat hari empat malam.Tergantung kemampuan dari pihak keluarga.Dan jika pemamanan dilakukan dengan mewah, pihak keluarga memotong satu atau dua ekor lembu/kerbau. Seperti layaknya sebuah pesta perkawinan,hari pertama, kedua, hingga hari keenam, dirumah yang mengadakan hajatan ramai dikunjungi sanak saudara mereka dari pihak ayah dan ibu, serta masyarakat kampung. Biasanya makanan yang disajikan untuk paraundangan dimasak secara gotong royong. Pada hari ketujuh atau terakhir pemananan , prosesi arak-arakan kuda yang membawa “pengantin&rdq...

avatar
Kriscahyani
Gambar Entri
Hikayat Si Cabe Rawit
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

Berikut ini cerita rakyat dari Provinsi Aceh, mengenai seorang anak kecil bernama Cabe Rawit. Di sebuah rumah kecil hidup sepasang suami istri yang sudah tua. Kehidupan mereka sangat miskin. Sang suami berkerja menjadi buruh di pasar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Di usia mereka yang telah senja, mereka belum juga dikaruniai seorang anak. Keduanya tidak pernah berhenti berdoa. Setiap hari mereka selalu berdoa kepada Tuhan agar diberikan seorang anak. “Tuhan, berikanlah kami seorang anak yang akan melanjutkan keturunan. Walaupun anak kami hanya sebesar cabe rawit, kami akan senang menerimanya.” demikian doa sang suami di suatu ketika. Di suatu hari, sang istri sakit. Sebenarnya sang istri tengah mengandung. Hanya saja bayi di kandungan istrinya berukuran sangat kecil, sehingga mereka berdua tidak menyadarinya. Beberapa bulan kemudian, sang istri melahirkan seorang bayi berukuran sangat kecil, sebesar ukuran cabe rawit. Mereka berdua kemudian memberinya...

avatar
Bangindsoft