bali
1.639 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Nelu Bulanin
Ritual Ritual
Bali

Nelu Bulanin atau Tiga Bulanan adalah salah satu acara adat yang berasal dari Bali. Nelu Bulanin adalah bagian dari Manuseyatnye, yaitu Upacara Kemanusiaan dari Bali. Acara ini dilakukan saat bayi berumur 105 hari atau kurang lebih 3 bulan dalam hitungan pawukon. Tujuan dari acara ini adalah untuk memohon kepada Dewa di Hyang Kemulan atau merajan agar bayi dijauhkan dari segala keburukan. Upacara ini dilakukan di lingkungan rumah, seperti di halaman rumah. Serangkaian acara ini biasanya juga dilakukan bersamaan dengan 6 bulanan.   Upacara ini dipimpin oleh Pandita atau Panindita, yang berarti Pendeta.   Urutan acara ini adalah sebagai berikut: Tirtha Panglukatan, yang berarti air untuk menyucikan diri. Air ini dipercikkan ke bayi, agar terbersihkan dari kotoran yang ia bawa saat dilahirkan. Apabila sudah disucikan, maka bayi sudah boleh dibawa ke Pure. Potong rambut bayi. Biasanya jika bayi merupakan laki-laki, maka rambut digundul. Tirt...

avatar
OSKM18_16718197_NiNyoman Moza Mardika Wulansari
Gambar Entri
Upacara Ngaben di Bali Sebagai Tradisi Masyarakat Hindu
Ritual Ritual
Bali

Upacara Ngaben merupakan bagian dari ajaran Hindu berupa tradisi yang bertujuan untuk menyucikan arwah orang yang sudah meninggal. Dilakukan dengan pembakaran jenazah yang diletakkan pada peti/tempat. Setelah pembakaran selesai keluarga orang yang bersangkutan akan mengantarkan abunya ke laut sebagai simbol agar orang yang meninggal tersebut bersatu kembali dengan penciptanya. 

avatar
OSKM18_16818249_Hikari
Gambar Entri
Jaje Abug
Makanan Minuman Makanan Minuman
Bali

JAJE ABUG  merupakan salah satu makanan/jajanan tradisional dari Pulau Dewata, Bali yang terbuat dari bahan tepung ketan dengan bentuk yang beraneka ragam. Kekhasan bentuk abug adalah berlapis-lapis dengan warna merah dan putih, dengan ketebalan kurang lebih 3-5mm. Terdapat lapisan warna merah dan putih dikarenakan pada waktu mencetak makanan dibuat berselang-seling antar lapisan yang dibuat dari abug dengan tambahan gula pasir. Jajanan ini dibuat khusus untuk keperluan upacara keagamaan atau upacara adat di Bali, tapi kadang-kadang dapat dibuat untuk dikonsumsi oleh masyarakat. BAHAN : Tepung ketan 1000 gr Gula merah 500 gr Gula pasir 500 gr Kelapa 1 buah Garam secukupnya Pewarna CARA PEMBUATAN : Dalam membuat jaje abug, dilakukan lapis demi lapis secara bergantian dengan menggunakan dua adonan yang berbeda sebagai berikut :  Buat adonan pertama dengan memasukan tepung ketan sebanyak 500 gr, 500 gr gula me...

avatar
OSKM18_16618036_Antonius Valentino Kurniawan
Gambar Entri
Situs Gunung Kawi
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Bali

Selain punya pantai & laut yang indah, Bali juga punya hidden treasure kayak situs Gunung Kawi! Kalo liat aslinya lebih bagus lagi, banyak sawah, pohon-pohon rindang jadi emang lumayan kayak hutan, ada sungai juga yang airnya jernih banget, dan ada air terjun! Walaupun harus jalan jauh banget buat liat-liat semuanya, the view was definitely worth the struggle!! Di Gunung Kawi ini terkenal banget sama relief di tebingnya dan candi-candinya. Menurut cerita rakyat daerah tersebut, relief di tebing itu diukir oleh orang sakti bernama Kebo Iwa dengan kukunya. Keseluruhan kompleks candi ini difungsikan sebagai pura, sarana peribadatan keluarga kerajaan oleh Raja Anak Wungsu. Yang menarik, di sekitar candi Hindu ini terdapat sejumlah ceruk yang diidentifikasi oleh para arkeolog sebagai tempat meditasi umat Buddha/vihara.

avatar
Oskm18_sbm_audrey
Gambar Entri
Janur Kuning
Ornamen Ornamen
Bali

Janur merupakan simbol/ lambang sedang berlangsungnya pernikahan. Janur biasa digunakan oleh masyarakat Jawa dan Bali dan telah berlangsung berabad silam. Janur kuning terbuat dari daun muda tanaman palma sepeti kelapa, enau dan rumbia dan di untai seperti umbul umbul. Namun belakangan ini kreasi janur semakin berkembang. Di Bali, pemanfaatan janur lebih luas lagi. Rangkaian janur yang disebut penjor biasanya digunakan dalam upacara penduduk setempat. Berbeda dengan di Bali, masyarakat Jawa menganggap Janur sebagai sumber kebahagian dan di olah menjadi beragam bentuk dan fungsi. Ada 3 teknik utama dalam rangkaian janur, yaitu melipat, mengiris dan menganyam.   sumber: mahligai-indonesia.com

avatar
OSKM_16718372_Sabila Rahmania
Gambar Entri
Topeng Sidhakarya
Tarian Tarian
Bali

Topeng Sidhakrya atau Topeng Dalem Sidhakarya adalah sebuah pertunjukan tari topeng sakral yang selalu ditampilkan di akhir suatu Yadnya atau upacara keagamaan Hindu. Arti kata Sidhakarya sendiri berarti "karya yang terjadi" atau karya/upacara/harapan yang dilaksanakan dapat sukses. Itulah sebabnya tarian ini selalu jadi penutup upacara sebagai pelunas upacara yang diadakan. Dalam pementasan Topeng Sidhakarya, penari akan melantunkan mantra-mantra dan wejangan. Selain itu penari akan melemparkan beras ke arah 4 mata angin dan yang hadir di upacara tersebut. Hal itu dilakukan sebagai ungkap syukur kepada Tuhan dan memberi berkah pada yang menyaksikan. Karakter Topeng Dalem Sidhakarya sendiri merupakan figur dari seorang Resi bernama Brahmana Keling yang berasal dari Jawa. Beliau datang ke Bali untuk menemui Raja Waturenggong yang sebenarnya merupakan saudaraBrahmana Keling sendiri. Namun melihat fisik yang jelek dan pakaian lusuh, Brahmana Keling ditolak dan tidak diakui oeh Raja...

avatar
Yanu
Gambar Entri
Pepatran
Ornamen Ornamen
Bali

 Ornamen pepatran yaitu ornamen yang ide atau konsep nya di ambil dari tamanan yang merambat, seperti: tanaman labu, pare, timun, dan tanaman merambat liar, yang biasanya numpang pada pohon-pohon besar sebagai pagar rumah. Tanaman ini oleh senimannya dirubah menjadi sebuah karya seni berupa pengulangan, baik secara melingkar maupun lurus dikenal dengan nama pepatran. Tujuan pepatran ini adalah untuk menghias rumah pribadi/adat/tempat suci yang khusus berkembang di Bali.     Pepatran ini menghiasi bagian-bagian yang lebar dan memanjang, baik berupa segi empat, segi empat panjang, baik tempatnya ditengah, dipinggir/bidang bidang yang lebar, juga sebagai pelengkapdari ornament kekarangan. Makna yang terkandung pada pepatran adalah memberikan perlindungan kepada kehidupan manusia dari rasa takut, panas, haus dan yang lainnya. Sehingga memberikan kenyamanan bagi manusia yang tinggal dilingkungan bangunan yang dihiasi oleh pepatran. Karakteristik dari patra samblun...

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Motif Batik Bali Buketan
Motif Kain Motif Kain
Bali

  Buketan berarti seikat bunga dan nama ini diambil dari bahasa Perancis. Motif batik ini sebenarnya sudah lama diproduksi di Indonesia, yaitu pada tahun 1880 oleh seorang pengusaha batik yang mempunyai  darah Belanda bernama Cristina Van Zuylen. Motif batik Bali Buketan ini mempunyai motif  berupa tanaman bunga atau tumbuhan-tumbuhan kecil  yang tersusun sepanjang lebar kain dengan hiasan tambahan berupa  kupu-kupu, burung hong, burung bangau, dan juga selulur yang menambah nilai artistic dari motif batik tersebut.     Sumber :  https://infobatik.id/motif-batik-bali-buketan/

avatar
Umukurotaa
Gambar Entri
Motif Batik Bali Singa Baron
Motif Kain Motif Kain
Bali

  Makna motif batik singa barong berdasarkan nama dan sejarahnya dimana singa barong merupakan sejenis binatang mitologis atau ajaib karena dalam budaya jawa maupun bali kata  “barong”  memiliki arti ajaib. Keajaiban wujud singa tersebut dapat kita lihat dari berbagai unsur yang merupakan penggabungan antara singa atau macan (tubuh, kaki, mata), garuda (bersayap), gajah (berbelalai), dan naga (mulut menyeringai dengan lidah yang menjulur). Istilah dari kata barong banyak terdapat pada kesenian di Jawa dan kesenian Bali, mempunyai makna  “ajaib”,  dimana seekor binatang yang tidak nyata ditemukan dalam realitas kehidupan. Dalam hal ini Singa Barong terbentuk dari penggabungan keempat jenis binatang yang berdasar pada makna kekuatan atau keperkasaan. Hal ini dipertegas dengan belalai yang melingkarkan belalainya ke atas keningnya dengan  “memegang”  senjata trisula (3 mata-tombak, terdapat di kedua...

avatar
Umukurotaa