Makanan ini tidak tersebar luas di tanah Betawi. Keberadaannya lebih dominan di daerah Tugu yang mana orang-orang juga suka menyebutnya dengan nama pindang serani. Pemilihan nama tersebut konon karena pada zaman dulu makanan ini menjadi makanan yang paling digemari oleh masyarakat Nasrani. Pindang bandeng Betawi pada kala itu biasa disantap sebagai menu sarapan. Pembuatannya sendiri dilakukan satu hari sebelumnya. Menu pindang bandeng Betawi mempunyai ciri khas yang menjadikannya beda dengan pindang bandeng dari daerah lain. Perbedaan itu terletak pada penggunaan rempah serta penambahan kecap sebagai pemanis dari masakan tersebut. Sumber: http://makananoleholeh.com/makanan-khas-betawi-jakarta/
Kroket adalah nama sebuah makanan yang dipungut dari bangsa Belanda di Indonesia tetapi diambil dari Perancis. Di Belanda, kroket adalah sebuah makanan yang terdiri dari ragout yang dilapisi dengan putih telur dan tepung panir lalu digoreng. Di Indonesia, biasanya kroket adalah gumpalan kentang tumbuk halus berisi daging cincang yang dibumbui dan dicampur dengan sayuran seperti wortel atau buncis. Kroket dilumuri kocokan telur dan tepung panir sebelum digoreng di dalam minyak goreng yang banyak. Bahan: Adonan Kentang: 500 gr kentang rebus, dikupas dan ditumbuk 2 Tbsp susu bubuk 1/4 tsp bubuk pala 1/4 tsp bubuk lada putih 1/2 tsp garam Isian: 1 Tbsp butter 1 cup bawang yang sudah dipotong 1 cup suwir ayam 1/2 sayuran beku yang sudah dicampur 1/2 tsp bubuk...
Kue dongkal merupakan penganan khas Betawi yang dibuat hingga berbentuk seperti tumpeng. Saat ini kue dongkal mulai sulit ditemukan dan bahkan banyak orang yang belum pernah mendengar kue tradisional ini. Kue dongkal merupakan kudapan yang dibuat dari campuran tepung beras, tepung sagu, dan gula merah. Kue ini dibuat dengan metode tradisional yakni dikukus dengan dandang dan kerucut tumpeng. Setelah kue sudah siap disantap, biasanya diberi taburan parutan kelapa pada permukaannya. Kue dongkal mempunyai rasa gurih dan manis karena gula merah yang sedikit mencair. Kue dongkal bisa disantap untuk menahan lapar beberapa saat karena dibuat dari tepung beras. Paling enak nikmati kue dongkal saat masih hangat, di pagi atau sore hari bersama secangkir teh hangat. Sumber: http://makananoleholeh.com/makanan-khas-betawi-jakarta/
Kue Geplak namanya, kue khas Betawi yang satu ini mungkin sudah jarang ditemukan di tempat-tempat penjual kue khas Betawi yang ada di Jakarta. Kue bercita rasa manis dan bertekstur lembut ini menjadi salah satu kue hantaran pengantin dalam tradisi adat pernikahan masyarakat Betawi. Kue yang memiliki warna dominan putih kecoklatan ini terbuat dari beras yang agak pera. Beras tersebut kemudian digiling hingga menjadi tepung kemudian disangrai. Setelah itu baru dicampurkan kelapa parut yang juga sudah disangrai. Adonan ini kemudian dicampur dengan gula pasir yang sudah dicairkan hingga mengental dan selagi panas diaduk-aduk hingga adonan padat. Menurut salah satu pembuat geplak yang berada di kawasan Bintaro, pembuatan kue geplak memang sedikit repot apalagi ketika dalam kondisi panas harus diaduk dengan tangan. "Setelah diaduk dengan tangan, kemudian dicetak di tenong atau wadah lalu diratakan dengan tangan dengan setengah dipukul. Itulah mengapa kue ini disebut dengan seb...
Sajian Daging khas Betawi ini termasuk resep yang sudah jarang dipraktekkan sehari-hari. Tak heran karena selain bumbunya yang hampir komplit, proses masak juga lumayan perlu pernak-pernik dan makan waktu. Cocok untuk anda yang suka mengeksplorasi resep-resep unik tradisional yang beraneka ragam! Meski prosesnya agak rumit, jerih payah anda tak akan sia-sia. Rasanya paduan antara pedas, gurih dan sedikit asam. Bahan: 500 gr daging sapi bagian sandung lamur, potong2, memarkan 50 gr kelapa parut atau 25 gr sediaan kelapa parut kering 1 liter santan encer 500 ml santan kental dari 1/2 butir kelapa 4-5 lembar kol, iris halus 100 gr buncis, iris menyerong tipis 1 sdm air jeruk nipis Bumbu Halus: 4 buah/40 gr cabe merah, bakar 8 buah/80 gr bawang merah, bakar 5 butir kemiri, bakar 1 potong/2 cm/6 gr kunyit, bakar...
Kampung Tugu adalah sebuah tempat bersejarah di Jakarta Utara. Kawasan ini dibagi menjadi dua Kelurahan, yaitu Kelurahan Tugu Utara dan Tugu Selatan, yang termasuk wilayah Kecamatan Koja. Kampung Tugu tidak dapat dipisahkan dari sejarah kota Jakarta di masa lampau. Nama Tugu sendiri berasal dari sebuah prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara yang diperkirakan dibuat pada abad ke-5 Masehi. Prasasti yang ditemukan di kampung Batutumbuh itu berbentuk bulat hampir menyerupai kerucut, dengan baris-baris hurufnya dituliskan melingkar, sebanyak lima baris menggunakan huruf Palawa. Prasati ini mencatat tentang dibangunnya sebuah saluran air sepanjang 6.122 busur atau sekitar 11 kilometer, dalam waktu 21 hari. Hal ini mengisahkan bahwa pada abad ke-16 saluran air di pantai Utara Batavia (kini Jakarta) sudah diperlukan untuk pengairan, pertanian dan pengendalian banjir. Prasasti Tugu kini disimpan di Museum Nasional, sedangkan replikanya dapat dilihat di Museum Sejarah Ja...
Polisi Polisian - Indonesia Permainan ini memang tidak begitu populer seperti permainan tradisional lainnya tapi permainan ini banyak dimainkan oleh anak-anak desa, dan dalam permainan ini juga membutuhkan orang yang banyak agar lebih seru dan mengasyikan. Sejarah Permainan Banyak yang tidak mengetahui tentang sejarah permainan ini, tapi permainan ini punya kisah, permainan ini menjadikan kamu untuk bekerja keras dan membutuhkan kekompakan dalam kelompok. Permainan ini juga membutuhkan strategi dan feelng, yang tepat. Peraturan dan Cara Bermain Terbagi menjadi dua kelompok, masing-masing kelompok beranggotakan 7-10 orang. Permainan ini lebih seru jika dimainkan di malam hari, biasanya malam minggu. Kelompok pertama bertugas menjadi polisi dan yang kedua menjadi penjahat. Polisi bertugas menangkap penjahat, penjahat boleh berkeliaran dan berlarian ke mana saja, tapi tidak boleh melebihi batas yang sudah ditentukan. Jika...
Pangeran Pecah Kulit merupakan orang Belanda bernama Pieter Erberveld, yang dihukum atas pengkhianatannya mendukung perjuangan Indonesia. Sumber lain menyebutkan, Erberveld adalah blasteran Indo-Eropa (ayah Jerman ibu dari Siam) yang oleh kumpeni difitnah bersekongkol untuk melakukan pembunuhan besar-besaran terhadap bangsa Eropa di Betawi. Ia juga dituduh menghasut orang Jawa di Betawi untuk berontak. Konon, Erberveld bersama Raden Kartadria sejak lama berencana membunuh orang-orang Belanda di Batavia pada pesta malam tahun baru 1722, karena ingin menjadi kepala kota Batavia. Namun rencana tersebut bocor sampai ke Gubernur Jenderal Batavia kala itu, sehingga Erberveld bersama pengikutnya, yang semuanya orang pribumi, ditangkap tiga hari menjelang rencana pembunuhan, di rumah Erberveld. Mereka dikenai hukuman mati dan dieksekusi di lapangan sebelah selatan Benteng Batavia atau di Jalan Jacatraweg. Karena gerakannya mendukung pemuda Indonesia, ia dan pengi...
Kalau tidak, nona, karena bulan, sayang Tidaklah bintang, ya nona, tidaklah bintang ya nona meninggi hari Kalau tidak, nona, karena tuan, sayang Tidaklah kami, ya nona, tidaklah kami, ya nona sampai kemari Sirih kuning, nona, batangnya ijo, nona Yang putih kuning, ya nona, yang putih kuning, ya nona memang sejodo Ani-ani, nona, bukannya waja, sayang Dipakailah anak, ya nona, dipakailah anak. ya nona patah tangkainya Kami nyanyi, nona, memang sengaja, sayang Lagunya asli, ya nona, lagunya asli, ya nona pusaka lama Sirih kuning, nona, lagi ditampin, nona Kami menyanyi, ya nona, kami menyanyi, ya nona mohon berhenti