1
369 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tumis Kulit Tangkil
Makanan Minuman Makanan Minuman
Banten

Bahan Tumis Kulit Tangkil : 3 bungkus kulit melinjo, rebus 100 ml air 3 sdm minyak, untuk menumis Bumbu Tumis Kulit Tangkil : 8 butir bawang merah, iris tipis 6 siung bawang putih, iris tipis 5 siung cabai merah keriting, iris serong 2 lembar daun salam 3 cm lengkuas 1 sdt garam 1 sdt gula pasir ¼ sdt kaldu instan (jika suka) Cara Membuat Tumis Kulit Tangkil : Tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum. Tambahkan cabai merah, daun salam, dan lengkuas. Tumis hingga layu. Masukkan kulit melinjo dan air. tambahkan garam, gula, dan kaldu instan. Masak hingga matang dan air habis.  Angkat, sajikan Tumis Kulit Tangkil. Sumber: https://menubanten.blogspot.co.id/2014/09/resep-makanan-khas-banten-tumis-kulit.html

avatar
Nanatimisela
Gambar Entri
Soto Banten
Makanan Minuman Makanan Minuman
Banten

Inilah resep atau cara membuat soto ayam khas Banten yang mempunyai ciri khas tersendiri walaupun sekilas memiliki tampilan atau sajian yang sama dengan jenis soto di daerah lain. Kuliner khas ini aslinya menggunakan isian jeroan. Sebagai alternatif atau tujuan untuk menjaga kesehatan, anda dapat menggunakan ayam kampung yang rasanya tidak kalah.  Ciri khas dari soto ayam banten ini adalah penggunaan kentang potong yang  digoreng sebagai bahan pelengkap dan tomat yang dimasak kedalam kuah kaldu sotonya. Sedangkan untuk pemakaian bumbu dapur lainnya tidak berbeda dengan soto pada umumnya. Sebenarnya soto ini aslinya menggunakan jeroan daging sapi bukan suwiran ayam. Keistimewaan rasa kuah soto banten terletak pada penambahan tomat potong segar yang dimasak bersama bumbu halus dan bumbu dapur lainnya. Inilah yang membuat rasa kuah kaldu ayam soto banten menjadi gurih dan menyegarkan. Bahan dasar: 1 ekor ayam kampung 1 buah jeruk nipis, peras dan a...

avatar
Nanatimisela
Gambar Entri
Pecak Gabus
Makanan Minuman Makanan Minuman
Banten

                  Makanan khas Tangerang kota berikutnya ada pecak gabus, pecak gabus adalah masakan yang berbahan dasar ikan gabus. Salah satu makanan khas Tangerang itu bercita rasa pedas dan gurih yang berpadu menjadi satu. Pecak gabus ini merupakan kuliner warisan nenek moyang warga masyarakat Tangerang. Bahan-bahan 1 ekor  ikan gabus 7 siung  bawang merah 10 bh  cabe rawit merah 1 ruas ibu jari  jahe secukupnya  garam secukupnya  gula 600 ml  air 1 bh  jeruk nipis 1 bh  jeruk limo   Langkah-Langkah : CCuci bersih ikan gabus, potong ba...

avatar
Asasiaya
Gambar Entri
Rabeg
Makanan Minuman Makanan Minuman
Banten

Rabeg merupakan masakan tradisional khas Serang, Banten, Rabeg berbahan dasar daging kambing yang memiliki rasa yang sangat gurih dan lezat serta lumayan pedas, tentu sangat nikmat untuk disantap dan sangat cocok bagi para pecinta kuliner apalagi yang sangat menyukai masakan pedas.   Berikut ini adalah Resep cara membuat Rabeg Khas Banten : Bahan-bahan/bumbu-bumbu: ·         200 gram usus kambing, dibersihkan, dikepang, diikat bagian ujungnya ·         200 gram daging iga kambing, dipotong-potong ·         100 gram hati kambing, dipotong kotak ·         5 cm jahe, dimemarkan ·         3 batang serai, diambil putihnya, dimemarkan ·         5 lembar daun jer...

avatar
Mfaizalaf
Gambar Entri
Sate Bandeng Banten
Makanan Minuman Makanan Minuman
Banten

Sate Bandeng merupakan masakan khas serang banten yang yang terbuat dari bahan dasar ikan bandeng yang kemudian dibakar / dipanggang. http://www.menuresepmasakan.com/resep-sate-bandeng-khas-serang-banten-yang-gurih/ Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat sate bandeng : 1 ekor Ikan Bandeng ukuran sedang, 4 sendok makan Minyak untuk menumis Bumbu yang dihaluskan : 7 butir Bawang Merah 4 siung Bawang Putih 4 buah Cabai Merah Keriting ½ sendok teh Ketumbar ½ sendok teh Jintan cm Lengkuas cm Kunyit 50 gram Kelapa sedang, kemudian anda parut dan sangrai 1 sendok makan Gula Pasir 30 ml Air Asam Jawa 2 butir Telur, kemudian anda kocok 100 ml Santan Kental Daun Pisang untuk membungkus Bambu untuk menjepit Cara membuat sate bandeng : Pertama anda bersihkan terlebih dahulu ikan bandengnya, kemudian anda patahkan tulang ekornya. Tarik keluar tulang punggung b...

avatar
Sifqa
Gambar Entri
Misteri dan Karomah Batu Qur’an Pandeglang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Banten

Misteri dan Karomah Batu Qur’an Pandeglang http://kumpulanbaru.blogspot.co.id/2015/12/misteri-dan-karomah-batu-quran.html Dalam catatan sejarah, awal mula munculnya pemandian Batu Quran yang terletak di kaki Gunung Karang, tepatnya di Desa Kadubumbang, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang berkaitan erat dengan Syekh Maulana Mansyur, ulama Banten yang terkenal di abad ke 15. Konon lokasi di mana Batu Quran ini dahulu diyakini adalah pijakan kaki Syekh Maulana Mansyur ketika hendak pergi berhaji ke tanah suci, Mekkah.   Dengan membaca basmalah sampailah beliau ke tanah suci, Mekkah. Ketika Syekh Maulana Mansyur pulang dari Mekkah, dia muncul bersama dengan air dari tanah yang tidak berhenti mengucur. Banyak orang  menyakini bahwa air yang mengucur tersebut adalah air zam zam. Syekh Maulana Mansyur kemudian bermunajat kepada Allah dengan salat dua rakaat di dekat keluarnya air tersebut. Selesai salat Syekh Maulana Mansyur kemudian...

avatar
Sifqa
Gambar Entri
Debus
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Banten

Debus merupakan kesenian bela diri dari Banten yang mempertunjukan kemampuan manusia yang luar biasa. Misalnya kebal senjata tajam, kebal air keras dan lain- lain. Kesenian ini berawal pada abad ke-16, pada masa pemerintahan Sultan Maulana Hasanuddin ( 1532 - 1570 ). Pada zaman Sultan Ageng Tirtayasa ( 1651 — 1692 ) Debus menjadi sebuah alat untuk memompa semangat juang rakyat banten melawan penjajah Belanda pada masa itu. Kesenian Debus saat ini merupakan kombinasi antara seni tari dan suara . [1] Kesenian Debus yang sering dipertontonkan di antaranya: Menusuk perut dengan tombak atau senjata tajam lainnya tanpa terluka. Mengiris bagian anggota tubuh dengan pisau atau golok. Memakan api. Menusukkan jarum kawat ke lidah, kulit pipi atau anggota tubuh lainnya hingga tebus tanpa mengeluarkan darah. Menyiram tubuh dengan air keras hingga pakaian yang dikenakan hancur lumat namun kulit tetap utuh. Menggoreng telur di at...

avatar
Dangerous
Gambar Entri
Angklung Buhun
Alat Musik Alat Musik
Banten

Angklung Buhun adalah alat musik angklung tradisional dari masyarakat Baduy di Banten . Bagi masyarakat Baduy, kesenian Angklung Buhun ini merupakan salah satu kesenian yang dianggap sakral dan memiliki nilai khusus di dalamnya. Kesenian Angklung Buhun biasanya hanya di tampilkan pada acara tertentu saja, terutama pada saat penanaman padi.   Asal Mula Angklung Buhun   Kesenian Angklung Buhun ini merupakan kesenian yang tidak bisa dipisahkan dengan masyarakat Baduy. Menurut sumber sejarah yang ada, Angklung Buhun berasal dari Kabupaten Lebak, Provinsi Banten . Kesenian Angklung Buhun sendiri dipercaya sudah ada sejak terbentuknya masyarakat Baduy, sehingga bagi mereka kesenian ini memiliki makna yang sangat penting dalam mempertahankan eksistensi masyarakat di sana.   Angklung Buhun ini dalam bahasa sunda berarti “ angklung tua ” atau “ angklung kuno ”. Seperti yang dikatakan di atas, Angklung Buhun ini sudah ad...

avatar
Dangerous
Gambar Entri
Sultan Maulana Hassanudin
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Banten

Sultan Hasanudin Banten atau yang bernama lengkap Sultan Maulana Hasanuddin memiliki peran penting menyebarkan agama Islam di Banten. Ia pendiri kesultanan Banten, sekaligus menjadi penguasa pertama kerajaan islam di  Banten . Sultan Hasanudin adalah putra kedua dari Nyi Kawunganten, putri dari Prabu Surasowan yang saat itu menjabat sebagai bupati Banten dan Syaikh Syarif Hidayatullah atau yang dikenal dengan sebutan sunan gunung jati, salah satu dari walisongo. Sejak kecil Sultan Hasanudin telah diberi gelar Pangeran Sabakingking atau Seda Kikin oleh kakeknya, Prabu Surasowan. Begitu sang prabu wafat, kedudukannya diwariskan pada putranya yang bernama Arya Surajaya atau Prabu Pucuk Umun yang kemudian memerintah di wilayah Banten Girang, di bawah kekuasaan kerajaan Pajajaran. Pada masa itu agama yang diakui secara resmi masihlah hindu. Sementara itu, Sunan Gunung Jati kembali ke Cirebon untuk menduduki posisi bupati Cirebon menggantikan pangeran Cakra...

avatar
Deni Andrian