Hari Pendidikan Nasional
135 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
5_Bulan Haji
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Kalimantan Timur

Bulan tarang bapagar bintang Langit menguning kaya di siang hari Nyaman baduduk nyaman baduaan Kada tarasa malam pang larut Bulan haji datanglah sudah Urang tatuha sudah baniatan Handak mangawinakan nang batunangan Si Aminah awan Si Adul Datanglah sudah datanglah jua Hari Ahad nang di tunggu Baharum harum kambang melati Kambang goyang diujung galung Pangantinya sudah basanding Duduk di palaminan adat banjar Adat urang tatuha bahari Kada tatinggal saumur hidup Sumber: http://www.lagu-daerah.com/2015/04/lirik-lagu-daerah-kalimantan-timur.html

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Pakaian Adat Kalimantan Timur
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Kalimantan Timur

Kalimantan Timur merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara tetangga yaitu negara bagian Sabah dan Serawak. Selain dikenal dengan keindahan alam, kebudayaan serta adat istiadatnya, wilayah yang mayoritas dihuni oleh suku Dayak dan Kutai sebagai penduduk asli Kalimantan Timur juga memiliki kekayaan lain berupa pakaian adat tradisional. Bergantung fungsi dan penggunaannya masyarakat Kalimantan Timur biasa mengenakan pakaian khas daerah mereka untuk keperluan tertentu seperti saat upacara perkawinan, pertunjukan tarian, dan untuk acara lainnya. Barangkali sebagian dari kita sudah sering melihat pakaian adat suku Dayak yang dikenal identik dengan hiasan berupa susunan manik-manik beraneka warna sebagai penghias kain hitam yang digunakan sebagai bahan dasar pakaian adat Dayak. Pakaian adat yang dikenakan oleh wanita dikenal dengan nama Ta a dan sementara pakaian adat yang dikenakan oleh pria disebut dengan sapei sapaq. Dilihat dari cara berb...

avatar
Oase
Gambar Entri
ADAT MENGAYAU GUNUNG TABUR
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Timur

Di Berau terdapat Kesultanan Gunung Tabur, sebelum menjadi kesultanan masyrakat asli disana adalah Suku Dayak dengan mengamalkan budaya Dayak seperti mengayau. Kesultanan Gunun Tabur baru berdiri sekitar tahun 1800an setelah banyak masyarakatnya memeluk Islam. Kali ini folks kita akan membahas budaya mengayau dan ERAU CANCUT HITAM bagi laki-laki Dayak di daerah Gunung Tabur ini. Masyrakat Dayak yang ada di Berau adalah Suku Dayak Bulungan, Duku Dayak Kelay, Suku Dayak Sambaliung, Suku Dayak Gunung Tabur dan lain sebagainya. Hampir semua sub Suku Dayak pada masa lalu melakukan budaya pengayauan atau head hunting , dan setiap sub suku memiliki alasan-alasan tersendiri kenapa mereka perlu mendapatkan kepala manusia. Masyarakat Dayak di Gunung Tabur pada masa lalu menganggap seorang laki-laki telah dewasa jika ia berhasil membawa kepala atau setidaknya ikut dalam ekspedisi perburuan kepala manusia. Jika sang laki-laki tidak pernah sama sekali ikut didalam ekspedisi perburuan kepa...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
PROSES MENJADI BOBOLIAN DAYAK DUSUN UTARA BORNEO
Ritual Ritual
Kalimantan Timur

Untuk menjadi seorang IMAM Dayak, sangatlah tidak gampang, ada proses “MANGAJI” atau belajar yang cukup lama. Penulis pernah berjumpa dan berdiskusi dengan seorang Belian Dayak Dusun di Samarinda. Beliau mempelajari ilmu Belian selama 7 tahun, 7 minggu, 7 hari, 7 jam, 7 menit dan 7 detik. Selama proses mangaji ini, banyak hal yang tidak mengenakan harus dilalui sang “apprentice” . Tidak seperti saat ini banyak bermunculan para belian “express”,  hanya tahu beberapa rinait atau mantera sudah mengaku diri sebagai seorang belian. Berikut ini adalah proses menjadi seorang BOBOLIAN atau BOBOHIZAN Dayak Dusun Sabah: 1. Proses pertama adala proses MANGAJI atau proses pembelajaran yang dilakukan minimal 9 tahun, untuk mempelajari Rinait (Mantera) Mengenali tumbuhan hutan dan kegunaannya praktek ritual 2. Pengajar senior disebut “Mokiraa” , semantara sang apprentice disebut “Po...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Paren
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Timur

Paren  adalah semacam raja didalam kalangan Dayak Kenyah. Jika seorang paren meninggal dunia dan hendak dimakamkan maka akan ada tanda-tanda alam yang menyertainya yaitu akan muncul fenomena alam seperti “halo matahari” (cincin disekitar matahari) dan munculnya beberapa binatang disekitar area pemakaman seperti kijang, kancil, burung dan ular. Konon juga biasanya buah-buahan seperti durian, rambutan tidak berbuah selama 1-2 tahun,  dan pada saat kaum paren meninggal akan diikuti dengan adanya guntur dan petir walaupun itu disiang hari bolong,  biar musim kemarau biasanya ada hujan deras walaupun hanya 1 hari saja,  apabila meninggalnya tengah hari yang cerah tiba-tiba langit menjadi gelap diselingi Guntur dan petir.   Sumber:  https://folksofdayak.wordpress.com/2013/12/08/fenomena-alam-ketika-pemakaman-paren-raja-kenyah/

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Pupur Basah
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Kalimantan Timur

Pupur basah atau yang diartikan ke bahasa Indonesia bedak basah. Bedak ini sangatlah populer di daerah Kalimantan Timur dan bisa ditemui di salah satu kampung dimana keluarga besar saya tumbuh, Long Iram. Berawal dari mayoritas penduduk yang merupakan petani dan harus menahan panas dan terpapar sinar matahari setiap hari, munculah sebuah ide untuk mengenakan sesuatu yang dapat mengurangi paparan sinar matahari yang dapat merusak kulit. Berbahan dasarkan padi yang ditumbuk menjadi halus dan dikeringkan lalu dibentuk menjadi bulatan bulatan kecil, bedak ini sangat lah mudah dibuat dan digunakan. Hanya perlu menambahkan air bedak ini siap dipakai dan diluluri di wajah. Selain melindungi dari paparan sinar matahari, pupur basah juga dapat mengencangkan wajah yang fungsinya seperti masker. Pupur basah masih sering dijumpai di daerah Kalimantan bukan hanya pada okoasi tertentu, namun juga dijual untuk penggunaan sehari-hari. #OSKM2018

avatar
OSKM18_16718225_HARSA ARISYI MAHARAMIS POETRA
Gambar Entri
Pesta Laut Bontang Kuala
Ritual Ritual
Kalimantan Timur

Pesta Laut Bontang Kuala adalah acara adat yang terjadi karena perwujudan nelayan bontang kuala kepada Tuhan atas hasil laut yang sangat berlimpah serta doa kepada Tuhan untuk perlindungan dan hasil laut yang berlimpah. Pesta laut digelar tiap tahunnya sejak dulu, biasanya di akhir tahun berlangsung paling lama seminggu. Yang isinya terdapat ritual adat, tarian, dan perlombaan. Upacara adat terbagi-bagi lagi. Yang pertama, namanya menjammu kampung. Tokoh masyarakat membakar kelapa kering diatas kapal dan menuju ke tempat yang sudah diberi tanda dengan darah ayam untuk meletakkan sesaji. Kedua ada Bebalai, dalam upacara ini tamu utama duduk diatas balai. Setelah itu balai digunakan untuk pengobatan selama 3 hari dan setelah itu balai akan dilabuh ke laut. Ketiga pagar mayang, merupakan pengobatan untuk orang yang hilang ingatan atau gila. Terakhir ada belian samper,digunakan untuk pengobatan. OSKMITB2018

avatar
Haniftrim
Gambar Entri
Legenda Asal Mula Nama Kota Balikpapan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Timur

Menurut cerita rakyat yang diceritakan secara turun temurun di kalangan masyarakat Kalimantan Timur, sejak tahun 1700 an, dahulu, di Tanah Pasir, Kalimantan Timur, terdapat sebuah kerajaan besar yang dipimpin oleh Raja Aji Muhammad yang terkenal adil dan bijaksana. Berkat kepemimpinan Sang Raja, negeri itu senantiasa aman, makmur, dan sentosa. Penduduknya hidup dari hasil laut dan pertanian yang melimpah. Negeri itu memiliki wilayah yang cukup luas, salah satunya adalah sebuah teluk dengan pemandangan yang amat indah. Raja Aji Muhammad memiliki seorang putri bernama Aji Tatin. Dialah calon tunggal pewaris tahta kerajaan. Itulah sebabnya, semua kasih sayang ayah dan ibunya tercurah kepada Aji Tatin. Puluhan dayang-dayang istana selalu mendampingi Aji Tatin untuk menjaga, merawat, melindunginya dan memastikan segala keperluan Aji Tatin terpenuhi. Setelah beranjak dewasa, Putri Aji Tatin dinikahkan dengan seorang putra bangsawan dari Kutai. Sebagai putri tun...

avatar
OSKM2018_19718352_Zenia
Gambar Entri
Masjid At-Taqwa Balikpapan
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Kalimantan Timur

Masjid At-Taqwa adalah salah satu masjid paling terkenal sekaligus terbesar kedua di Kota Balikpapan, Masjid ini berdiri di lahan sebesar 5.628 m 2  yang terletak di daerah pesisir pantai Balikpapan dan juga terletak di pinggir jalanan utama Kota Balikpapan.  Masjid ini berdiri pada sekitar tahun 1950 ketika daerah Balikpapan masih dikuasai oleh Belanda, pembangunan masjid ini diprakarsai oleh beberapa ulama, yaitu: Al Habib Ghasim Bahasim, Al Habib Ali Assegaf, H. Abdul Malik, H. Kai Kintang, H. Bahrun, H. Abdul Ghani, H. Abdul Ramli, dan beberapa ulama serta tokoh masyarakat lainnya. Sejak awal dibangun, masjid ini sudah mengalami empat kali renov besar besaran serta berubah-ubah namanya. mulai pada tahun 1950, nama masjid ini adalah Masjid Jami' At-Taqwa, kemudian setelah renovasi pada tahun 1970-an, nama masjid ini diubah menjadi Masjid Raya At-Taqwa, lalu pada tahun 1998 masjid ini direnovasi lagi dan diubah namanya menjadi Masjid Agung At-Taqwa Balikpapa...

avatar
Iqbalamru_