budaya
4.808 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Asal Muasal Pulau Kemaro
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Selatan

Pulau Kemaro Dahulu, di Kerajaan Sriwijaya ada seorang putri yang cantik dan baik hati bernama Siti Fatimah. Kecantikan dan kebaikan budinya terdengar ke mana-mana. Tak seorang pun pemuda berani datang melamar sang Putri, karena Raja menginginkan putrinya menikah dengan laki-laki keturunan raja. Suatu saat, datanglah seorang pemuda bernama Tan Bun Ann. Pemuda tersebut datang dari kerajaan di negeri Cina untuk berniaga di Kerajaan Sriwijaya. la lalu menghadap Paduka Raja. "Paduka Raja, kedatangan hamba ke sini adalah untuk berdagang. Untuk itu, hamba mohon agar Paduka memberikan izin kepada hamba untuk tinggal dan berdagang di kerajaan ini," ujar Tan Bun Ann. Raja memberikan izin kepada Tan Bun Ann dengan syarat pemuda itu harus memberikan sebagian keuntungannya kepada kerajaan. Tan Bun Ann pun menyanggupi syarat yang diberikan Raja. Pemuda dari kerajaan di negeri Cina itu pun mulai berdagang dan tinggal di Kerajaan Sriwijaya. Secara teratur, ia datang ke...

avatar
Bud9hartanto
Gambar Entri
Nyadran
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Nyadran  adalah serangkaian upacara yang dilakukan oleh masyarakat Jawa, terutama Jawa Tengah. Nyadran berasal dari Bahasa Sansekerta,  sraddha  yang artinya keyakinan. Nyadran adalah tradisi pembersihan makam oleh masyarakat Jawa, umumnya di pedesaan. Dalam bahasa Jawa, Nyadran berasal dari kata  sadran  yang artiya  ruwah syakban . Nyadran adalah suatu rangkaian budaya yang berupa pembersihan makam leluhur, tabur bunga, dan puncaknya berupa kenduri selamatan di makam leluhur. Pelaksanaa Naydran merupakan salah satu tradisi dalam menyambur datangnya bulan Ramadhan. Kegiatan yang biasa dilakukan saat Nyadran atau Ruwahan adalah: ·         Menyelenggarakan kenduri, dengan pembacaan ayat Al Qur'an, zikir, tahlil, dan doa, kemudian ditutup dengan makan bersama. ·         Melakukan  besik , ya...

avatar
Ressti_ayu
Gambar Entri
Sekaten
Ritual Ritual
Daerah Istimewa Yogyakarta

Sejarah Sekaten Pada tahun 1939 Caka atau 1477 M, Raden Patah selaku Adipati Kabupaten Demak Bintoro, dengan dukungan para Wali membangun Masjid Agung Demak sebagai tempat ibadah dan tempat bermusyawarah para wali. Salah satu hasil musyawarah para wali dalam rangka meningkatkan syiar Islam,selama 7  hari menjelang peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW,diadakan kegiatan syiar Islam secara terus menerus. Supaya menarik pengunjung,dibunyikan 2 perangkat gamelan ciptaan Sunan Giri, dengan membawa gendhing-gendhing tertentu ciptaan para wali,terutama Sunan Kalijaga. Para pengunjung yang menyatakan ingin “ngrasuk” agama Islam setelah mengikuti kegiatan syiar agama Islam tersebut dituntun untuk mengucapkan 2  kalimat syahadat (syahadatain). Dari kata syahadatain yang berarti dua kalimat syahadat itulah menjadi SEKATEN akibat perubahan pengucapan, sebagai istilah ya...

avatar
Ressti_ayu
Gambar Entri
Srandul
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Tengah

Srandul Srandul adalah sebuah wujud kesenian drama tari rakyat yang bernafaskan Islam. Apabila ditengok dari syair dan adegan yang di dalamnya menunjukkan adanya upaya dakwah untuk perbaikan pendidikan moral, agama, etika, dan estetika.  Dalam setiap tembangnya secara tersurat menggambarkan tentang tuntunan perjalanan hidup manusia agar selamat dunia dan akhirat sesuai dengan ajaran Islam. Dari Wonogiri kesenian Srandul ini sempat menyebar ke beberapa daerah di sekitarnya antara lain Ponorogo, Klaten, Karang Anyar, Gunung Kidul, Sleman, Bantul, Temanggung, dan lain-lain. Kesenian Srandul ini juga sempat berkembang di Kota Gede, Yogyakarta. Hal ini diawali dengan pementasan kelompok Srandul dari Gunung Kidul di Kota Gede sekitar tahun 1941. Rombongan ini sempat menginap di kampung Bumen, Kota Gede dan melakukan gladi resik (latihan sebelum pertunjukan). Rakyat setempat  rupanya cukup tertarik dengan kesenian ini dan ikut berlatih. Rakyat Basen, sebuah kampung di K...

avatar
Alvipian
Gambar Entri
Batik Lereng Lesung
Motif Kain Motif Kain
Banten

Awal kemunculan batik Lereng Lesung bermula pada Lomba Desain Batik Cilegon 2006 yang diadakan Bidang Pariwisata dan Budaya Despindak. Hingga akhirnya batik Lesung diproduksi dan dipatenkan oleh Wali Kota Cilegon sebagai batik khas Cilegon. Simbol ”Rumput Laut” yang di padu dengan ”isem-isem cecek krambyang” menggambarkan letak geografis Kota Cilegon yang dibatasi oleh garis pantai yang penuh dengan interaksi sebagai kota yang dinamis bagai air laut terus bergerak menghasilkan gelombang dan riaknya, hingga menjadikan kota ini serat dengan dinamika kehidupan. Simbol ”Lesung” diangkat dari salah satu seni budaya tradisional Kota Cilegon yakni Bandrong Lesung yang merupakan seni budaya yang berkembang dalam masyarakat Kota Cilegon, sekaligus merupakan kristalisasi dari nilai-nilai budaya, estetika, sikap, dan tata kehidupan masyarakat Kota Cilegon. Selain itu simbol lesung berfungsi simbol kembar (lesung = kapal) dan ranta...

avatar
Dita Indrani
Gambar Entri
Borneo Eksotisme Yang Menginspirasi
Ritual Ritual
Kalimantan Selatan

Memang Kalimantan atau yang sering disebut Borneo merupakan pulau terbesar di wilayah Indonesia, Kalimantan merupakan pulau yang dimiliki oleh tiga Negara (Indonesia, Brunai dan Malaysia) dimana banyak hal yang masih tersembunyi di dalamnya. Kalimantan memiliki banyak suku bangsa, adat-istiadat, dan memiliki berbagai produk budaya yang diantaranya seni tari, seni musik, seni rupa dan bahasa daerah. Memang Kalimantan tidak perlu lagi ditafsirkan dengan bahasa apapun, yang lebih penting adalah Eksotisme Yang Menginspirasi senyatanya Kalimantan sudah hadir jauh-juauh sebelum masyarakat modern ada, Kalimantan merupakan instalasi seni nya Indonesia yang mana di dalamnya bersinar intan, berlian dan tambang-tambang lainnya, hutan-hutan yang masih lumayan baik dan terpelihara oleh masyarakat adat. Kondisi tersebut merupakan bentuk susunan artistik yang alami, ditambah dengan kegiatan upacara-upacara adat yang mengagungkan akan kebesaran Tuhan Sang Pencipta. Alam, budaya dan sistem r...

avatar
Wiwid Bhozant
Gambar Entri
Baju Pangsi
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
DKI Jakarta

Berbicara tentang budaya, Betawi juga mempunyai beragam budaya yang patut kita ketahui. Misalnya, busana si Pitung yang sering digunakan oleh para pemain sinetron yang memerankan seseorang yang berasal dari suku Betawi. Busana yang dikenakan oleh jawara silat dari Betawi ini, terdiri dari kemeja lengan panjang warna merah polos, celana yang menggantung, kain kotak-kotak atau batik betawi yang disematkan di leher, peci atau kopiah, sabuk ijo, dan sebilah golok yang terselip di pinggang. Busana ini tidak hanya dipakai oleh si Pitung, tapi memang inilah busana yang dipakai oleh pria-pria Betawi pada jaman dahulu. Inilah yang membuat Pemprov DKI Jakarta yang membuat peraturan pemakaian baju khas Betawi ini di lingkungan PNS Pemprov DKI Jakarta.

avatar
Niaanggraini
Gambar Entri
Kerik Gigi
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Kerik gigi merupakan suatu tradisi unik di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Tradisi ini dilakukan oleh seorang wanita sebagai simbol bahwa dirinya telah cukup dewasa. Para wanita setempat percaya kalau gigi yang runcing menambah kecantikan mereka. Para pria pun makin tergila-gila! Selain bertujuan agar terlihat cantik tradisi ini juga bertujuan untuk memberi kedamaian jiwhttp://www.budaya-indonesia.org/a/e/b/a wanita. Masyarakat suku mentawai percaya jika mereka sudah melaksanakan ritual ini jiwa mereka akan dipenuhi kebahagiaan dan kedamaian jiwa. Prosesi Kerik Gigi tentu sangat menyakitkan, karena para ketua adat melakukannya tanpa melalui tahap pembiusan atau (anastesi) bahkan alat yang dipakai untuk ritual ini tanpa melalui proses sterilisasi. biasanya kerik gigi dilakukan dengan menggunakan sebuah alat yang terbuat dari besi atau kayu yang sudah mereka asah hingga tajam. proses ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar lho, hanya untuk meruncingkan seluruh gigi merek...

avatar
Dita Indrani
Gambar Entri
Batik Sido Drajat
Motif Kain Motif Kain
Jawa Tengah

BATIK SIDO DRAJAT Batik Sido Drajad atau Drajat dipakai oleh besan ketika upacara pernikahan. Cara pemakaian batiknya juga memiliki nilai pendidikan tersendiri. Bagi anak-anak, batik dipakai dengan cara sabuk wolo. Pemakaian jenis ini memungkinkan anak-anak untuk bergerak bebas. Secara filosofi, pemakaian sabuk wolo diartikan bebas moral, sesuai dengan jiwa anak-anak yang masih bebas, belum dewasa, dan belum memiliki tanggung jawab moral di dalam masyarakat. Ketika beranjak remaja, seseorang tidak lagi mengenakan batik dengan cara sabuk wolo melainkan dengan jarit. Panjang jarit yang dipakai memiliki arti tersendiri. Semakin panjang jarit, semakin tinggi derajat seseorang dalam masyarakat, dan semakin pendek jarit,  semakin rendah pula strata sosial orang tersebut dalam masyarakat. Bagi orang dewasa, pemakaian batik memiliki pakem yang berbeda antara laki-laki dan perempuan. Pada laki-laki, wiru diletakkan di sebelah kiri. Sedangkan pada perempuan, wiru diletakkan...

avatar
Alvipian