Orkes Samrah biasanya menggunakan alat musik tradisional Betawi yang dipadu dengan alat musik moder. Alat-alat musik tersebut adalah biola, gitar, harmonium, dan tamborin. Terkadang juga dipadu lagi dengan gendang dan rebana. Alat musik harmonium sendiri saat ini sudah langka dan jarang dipergunakan. Samrah itu sendiri sebenarnya berasal dari sebutan orang Melayu. Karena memang menurut data yang ada pada sekitar tahun 1815 di Batavia (Jakarta) terdapat 3000-an orang Melayu hidup di sana. Bahkan bahasa melayu sendiri membawa pengaruh terhadap dialek masyarakat Betawi. Bahkan muncul juga berbagai macam sub dialek orang Betawi. Dari sanalah nama orkes Samrah itu disebut. Orkes Samrah umumnya dibuat saat akan mengiringi tari-tarian adat beserta lagu-lagu wajibnya. Ada lagu yang populer yang merupakan lagu melayu, yaitu lagu “Pulau Angsa Dua”, “Tik Minah Sayang”, “Sirih Kuning”, “Burung Putih, “Masmura” dan lain sebagainya. Di...
Sesuai dengan namanya, roti gambang memang mirip dengan alat musik tradisional masarakat Betawi, yaitu Gambang. Alat musik Gambang terbuat dari besi atau batangan kuningan yang disusun berjejer sehingga menimbulkan bunyi yang harmoni jika dipukul. Alat musik gambang merupakan salah satu alat musik yang wajib ada dalam kesenian musik Gambang Kromong. Sepintas bentuk dan warna kue gambang memang mirip dengan alat musik ini. Mungkin dari sinilah asal muasal dari nama kue gambang. Sedikit berbeda dengan masyarakat Semarang, mereka menyebut kue ini dengan sebutan Kue Ganjal Rel. Masuk akal, karena bentuk kue memang seperti papan bantalan rel kereta. Roti gambang atau yang sering disebut dengan kue gambang adalah kue yang berasal dari Pulau Jawa. Khususnya banyak dijumpai di Jakarta (Betawi). Kue warisan dari zaman Belanda ini memiliki rasa yang unik dan khas. Tentu Anda tidak akan menjumpai roti gambang di Belanda, karena adonan roti ini s...
Wayang Golek Betawi, Kreasi Baru Kesenian Wayang Para penggiat seni wayang tak henti-hentinya berinovasi. Selalu saja ada kreasi baru agar para penonton terutama generasi muda bisa menikmati pertunjukan wayang. Salah satunya adalah Wayang Golek Lenong Betawi. Wayang Golek Betawi merupakan kreasi dari seorang dalang Tizar Purbaya yang diciptakan pada tahun 2001. Pada mulanya, Tizar Purbaya merasa bahwa Betawi tidak ada kesenian wayangnya, meskipun wayang kulit dan wayang golek cukup diminati masyarakat Betawi. Karena terdorong keinginan Betawi harus memiliki kesenian wayangnya sendiri, maka Tizar Purbaya berinisiatifmembuat wayang khas Betawi. Dan lahirlah Wayang Golek Lenong Betawi. Wayang Golek Lenong Betawi adalah gabungan antara kesenian wayang, lenong dan gambang kromo. Pertunjukan wayang ini tidak diiringi musik gamelan seperti kesenian wayang lainnya, melainkan dengan musik gambang kromo dari Betawi yang diselipi candaan khas lenong. Boneka wayangnya...
Tari Sirih Kuning merupakan pengembangan dari tarian cokek yang merupakan tarian pergaulan di tanah Betawi tempo dulu dan banyak berkembang khususnya di daerah pinggir (Tangerang dan sekitarnya). Arti kata Cokek berasal dari nama seorang Tuan Tanah di kawasan itu yang bernama lengkap Tan Sio Kek dengan mempersembahkan para penari wanita untuk menghibur para tamu dalam setiap perayaan pesta rakyat. Orkes gambang kromong dipergunakan untuk mengiringi tarian ini. Penari bisa berkelompok atau berpasangan antara laki-laki dan perempuan lengkap dengan kebaya khas penari cokek. Biasanya tari sirih kuning juga diadakan untuk mengiringi pengantin Betawi memasuki serangkaian proses penyerahan Sirih Dare oleh mempelai pria kepada pengantin wanita, atau pada hiburan penyambutan tamu kehormatan maupun perayaan lengkap dengan irama lagu khas Betawi “Sirih Kuning”. Fungsi yang terkandung dalam tari sirih kuning yaitu mengiringi pengantin, menghormati para tamu kehormatan yang...
Orkes Samrah atau lebih tepat disebut Orkes Harmonium karena unsur alat musik harmonium yang sangat dominan berkembang di Batavia sejak abad ke-17. Kesenian ini dibawa oleh orang-orang Melayu yang datang dan tinggal menetap di Batavia waktu itu. Alasan lain bahwa suku yang menjadi cikal bakal orang Betawi adalah Melayu juga cukup kuat. Samrah berasal dari kata bahasa Arab "samarakh" yang berarti berkumpul atau pesta dan santai. Kata "samarakh" oleh orang Betawi diucapkan menjadi "samrah" atau "sambrah". Alat musik yang membentuk Samrah adalah harmonium, biola, gitar, dan tamborin. Kadang-kadang dilengkapi pula dengan rebana dan gendang. Orkes Samrah biasa digunakan untuk mengiringi nyanyian dan tarian. Lagu yang dimainkan adalah Burung Putih, Pulau Angsa Dua, Cik Minah Sayang, Sirih Kuning, Masmura, Kicir-kicir, Jali-jali, Lenggang-lenggang Kangkung, dsb. Terdapat berbagai versi tentang asal mula disebut sebagai musik S...
Ritual Mandi-mandi merupakan ritual adat peranakan Portugis di Kampung Tugu, Jakarta Utara Ritual ini jauh dari kesan mistis dan kuno. Masyarakat diajak untuk menari dan bernyanyi sambil menorehkan bedak di muka. Bedak yang digunakan adalah bedak biasa yang diberi air. Sehingga bedak akan menempel di wajah dan membeku. Kegiatan ini awalnya dilakukan oleh kaum Mardjike. Mardjike adalah kaum tahanan dan budak portugis yang dibebaskan oleh pemerintahan Belanda di Indonesia. Kaum Mardjike adalah penganut agama katolik. Namun karena dimerdekakan oleh Belanda, maka kaum ini diminta untuk menganut agama protestan. Mandi-mandi merupakan perkawinan antara budaya eropa dan indonesia. Ini terlihat dengan adanya sajian bir di ritual ini. Acara ini bukan hanya dihadiri oleh masyarakat Tugu. Selain itu ritual ini juga menyajikan musik keroncong tugu. Acara Mandi-mandi terlihat makin hidup dengan suguhan musik keroncong portugis dan tarian dari masyarakat. Keroncong Tugu sendiri me...
Dahulu Tari Ronggeng Blantek dipentaskan sebagai pembuka pertunjukkan Topeng Blantek. Topeng Blantek sendiri adalah pertunjukan teater rakyat yang biasa dipentaskan untuk menghibur para tuan tanah saat itu. Topeng Blantek biasanya menceritakan tentang kehidupan masyarakat Betawi sendiri, yang dikemas dengan lawakan. Topeng merupakan sebutan untuk seni peran atau lawakan, sedangkan nama blantek diambil dari suara musik pengiring yang selalu berbunyi blan blan crek. Gerakan dalam Tari Ronggeng Blantek sangat cepat, berenergi, dan luwes. Banyak istilah dalam gerak tari Ronggeng Blantek, antara lain seperti rapat tindak, selancar tindak, puter goyang, geol, dan lainnya. Sementara musik yang mengiringi tari Ronggeng Blantek berasal dari perpaduan alat musik tanji, seperti terompet, trombone, baritone, gendang, gong, simbal, dan tehyan Sumber : https://www.sumber.com/jalan-jalan-kuliner/dki-jakarta/budaya-dki-jakarta/sumber/tari-ronggeng-blantek.html
Tari kreasi karya Wahyu Kardinata S. S.Pd Tari Goyang Ngamprok berasal dari betawi yang mengambil pijakan tari cokek, yang di ciptakan oleh Wahyu Kardinata Suroso S.Pd , penata musik Firman sek S.Pd & imam S.Sn, penata kostum Alm. Budi UNJ. Tari ini menceritakan tentang persahabatan yang runtuh karena perbedaan, perbedaan bukan berarti tidak dapat disatukan, tetapi perbedaan itu membuat kita semakin lebih dewasa dan juga semakin buat kita kuat dalam membina persahabatan.
Lenong Betawi Lenong adalah kesenian teater tradisional atau sandiwara rakyat Betawi yang dibawakan dalam dialek Betawi yang berasal dari Jakarta , Indonesia . Kesenian tradisional ini diiringi musik gambang kromong dengan alat-alat musik seperti gambang , kromong , gong , kendang , kempor , suling , dan kecrekan , serta alat musik unsur Tionghoa seperti tehyan , kongahyang , dan sukong . Lakon atau skenario lenong umumnya mengandung pesan moral, yaitu menolong yang lemah, membenci kerakusan dan perbuatan tercela. Bahasa yang digunakan dalam lenong adalah bahasa Melayu (atau kini bahasa Indonesia ) dialek Betawi . Lenong berkembang sejak akhir abad ke-19 atau awal abad ke-20 . Kesenian teatrikal tersebut mungkin mer...