Tarian
Tarian
Tari Tradisional DKI Jakarta Betawi
Sirih Kuning
- 17 Mei 2017

Tari Sirih Kuning merupakan pengembangan dari tarian cokek yang merupakan tarian pergaulan di tanah Betawi tempo dulu dan banyak berkembang khususnya di daerah pinggir (Tangerang dan sekitarnya). Arti kata Cokek berasal dari nama seorang Tuan Tanah di kawasan itu yang bernama lengkap Tan Sio Kek dengan mempersembahkan para penari wanita untuk menghibur para tamu dalam setiap perayaan pesta rakyat. Orkes gambang kromong dipergunakan untuk mengiringi tarian ini. Penari bisa berkelompok atau berpasangan antara laki-laki dan perempuan lengkap dengan kebaya khas penari cokek.

Biasanya tari sirih kuning juga diadakan untuk mengiringi pengantin Betawi memasuki serangkaian proses penyerahan Sirih Dare oleh mempelai pria kepada pengantin wanita, atau pada hiburan penyambutan tamu kehormatan maupun perayaan lengkap dengan irama lagu khas Betawi “Sirih Kuning”. Fungsi yang terkandung dalam tari sirih kuning yaitu mengiringi pengantin, menghormati para tamu kehormatan yang datang, dan memberi hiburan kepada penonton.

Musik pengiring tari Sirih Kuning adalah Gambang Kromong, sejenis orkes yang memadukan gamelan dengan alat-alat musik Tionghoa, seperti: Sukong, Tehyan, dan Kongahyan. Sukong, Tehyan, dan Kongahyan adalah alat musik gesek, namun berbeda ukuran saja, namun Kongahyan pada zaman sekarang lebih berfungsi seperti Bass.

 

Simbol Gerakan

1.    Sikap Awal

  • Merengggangkan kedua kaki kanan dan kiri sehingga membentuk sebuah huruf V.

  • Merentangkan kedua tangan dengan mengangkat kedua tangan agak setengah ke atas dan telapak tangan membuat desain bawah pada tari.

  • Posisi badan penari wanita tegap lurus, namun kaki agak direndahkan ke bawah.

  • Menonjolkan pinggang ke bagian belakang, ciri khas gerakan ini menirukan bebek, dinamakan gerakan mendak.

  • Jika terdapat pria untuk menari berpasangan, posisi badan pria agak doyong ke depan.

  • Kepala lurus memandang ke depan.

 

2.    Nandak Dua

  • Badan, badan tetap agak merendah

  • Tangan mengayun ke atas secara bergantian kanan dan kiri dengan gerakan telapak tangan  membuka dan menutup.

  • Kaki kanan dan kiri melangkah ke depan secara bergantian mengikuti gerakan tangan dan kembali ke titik awal secara bergantian dengan posisi mengayunkan kaki atau seperti mengenjot.

  • Kepala berlenggok ayu mengikuti arah gerak tangan.

 

3.    Sembah Cina

  • Kaki menekuk ke bawah dengan posisi kaki kiri agak muncul ke atas.

  • Kedua tangan mengepal dengan posisi mengarah ke depan.


 

Makna Kostum

Pada bagian kepala, terdapat bunga. Bermakna sebagai symbol kelas sosial mereka dan juga menjadi lambing kedewasaan seorang wanita. Adapula cadar, berguna untuk menutupi wajah yang menjadi ciri khas budaya betawi, bermakna menutupi kecantikan seorang perempuan dari lirikan laki-laki. Lain halnya dengan bunga/kembang, bermakna kebahagiaan dan kemakmuran.

Pada bagian badan/dada, terdapat selendang, mengajak penonton untuk menari bersama penari, dengan cara mengalungkan pada leher penonton, bermakna agar tarian dapat berinteraksi dengan penonton.

Pada bagian bawah, terdapat kain betawi yang kami gunakan pada praktik kali ini. Terdapat motif tanduk atau zig-zag pada bagian kain, hal ini yang membedakan antara kain betawi dengan kain dari daerah sunda. Jika kain betawi bagian tanduknya terpisah dan kain dari daerah sunda bagian tanduknya tersambung (akan dijelaskan pada bagian lampiran gambar)

 

1.    Bagian Kepala:

-          Konde

-          Bunga cemara

-          Kerudung

-          Cadar

-          Hiasan bunga kepala

-          Tusukan bunga cina

 

2.    Bagian Dada:

-          Baju

-          Penutup dada

-          Ikat pinggang

 

3.    Bagian Bawah:

-          Kain betawi atau biasanya disesuaikan jika ingin memakai celana

-          Tanduk bagian depan

-          Selendang



 

Sumber:

http://deskripsisirihkuning.blogspot.co.id/2016/09/sejarah-dan-penjelasan-kostum-serta.html

http://kremmasimenari.blogspot.co.id/2015/01/tari-sirih-kuning-sirih-kuning-dance.html

http://tarisirihkuning.blogspot.co.id/2015/10/pengertian-tari-sirih-kuningsinopsis.html

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
KrediOne
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

cara hapus akun/data (#KrediOne) secara permanen kamu bisa hubungi pelanggan layanan resmi via WA di (+62.821-7553-746 atau 0898.4440.241). Jelaskan alasan permintaan penghapusan data atau akunnya lalu siapkan identitas diri seperti (KTP) untuk proses verifikasi dan ikuti instruksi petugas customer service untuk menyelesaikan laporan Anda.

avatar
Admin2026
Gambar Entri
Berikut Cara Mengembalikan Dana PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
Cara Mengembalikan Dana Masuk PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
HUTING-HUTING
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...

avatar
Hokker