Bahan Mamasak Sambal Asam Teri Khas Aceh: 5 buah cabe rawit 3 siung bawang merah 1 siung bawang putih 5 lembar daun jeruk, buang tulangnya dan iris halus 3 buah belimbing sayur ukuran sedang (kalau besar kurangi jadi 2 saja) 50 gr teri medan kering, rendam sebentar dan goreng sampai kering Cara Membuat Sambal Asam Teri Khas Aceh : Ulek cabe dan bawang (jangan sampai halus), kemudian masukkan belimbing sayur yang diiris (buang bagian tengah yang ada bijinya, ulek sampai sedikit hancur Masukkan teri dan daun jeruk, ulek sekenanya dan hidangkan. Jangan tambahkan garam karena teri biasanya sudah asin. Hidangkan segera dengan nasi hangat. Tips : Teri kering bisa diganti dengan 100 gr udang kupas yang direbus. Walaupun menggunakan cabe rawit rasanya tidak terlalu pedas, jadi bila seleranya pedas, jumlah cabe rawit bisa ditambah. Sumber: http://ww...
Mengapa tarian ini dinamakan tari Saman? Tarian ini di namakan Saman karena diciptakan oleh seorang Ulama Gayo bernama Syekh Saman pada sekitar abad XIV Masehi, dari dataran tinggi Gayo. Awalnya, tarian ini hanyalah berupa permainan rakyat yang dinamakan Pok Ane. Namun, kemudian ditambahkan iringan syair-syair yang berisi puji-pujian kepada Allah SWT, serta diiringi pula oleh kombinasi tepukan-tepukan para penari. Saat itu, tari saman menjadi salah satu media dakwah. Pada mulanya, tari saman hanya ditampilkan untuk even-even tertentu, khususnya pada saat merayakan Hari Ulang Tahun Nabi Besar Muhammad SAW atau disebut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Biasanya, tari saman ditampilkan di bawah kolong Meunasah (sejenis surau panggung). Namun seiring perkembangan zaman, tari Saman pun ikut berkembang hingga penggunaannya menjadi semakin sering dilakukan. Kini, tari saman dapat digolongkan sebagai tari hiburan/pertunjukan, karena penampilan tari tidak terikat dengan w...
Konon, tari Guel berasal daru dua orang putera Sultan Johor, Malaysia, bernama Muria dan adiknya yang bernama Segenda. Alkisah, pada suatu hari kedua kakak-beradik itu disuruh oleh orang tuanya menggembala itik di tepi laut. Sambil menggembala, untuk mengisi kebosanan, mereka bermain layang-layang. Suatu saat, datanglah angin kencang yang membuat layang-layang mereka putus. Secara spontan mereka berusaha sekuat tenaga mengejar layang-layangnya yang putus itu, sehingga lupa pada itik-itik yang harus mereka jaga. Karena kelengahan ini, itik-itik yang harus mereka jaga berenang dan akhirnya hilang di tengah laut. Sebagai catatan, versi lain dari cerita ini yang menyatakan bahwa, akibat hembusan angin yang sangat kencang itu mereka bersama layang-layangnya diterbangkan oleh angin hingga jatuh di Negeri Serule, Aceh Tengah yang dikuasai oleh Raja Cik Serule yang bergelar Muyang Kaya Lanang Bejeye. Setelah lelah mengejar layang-layang yang putus, kembali lagi ke tepi laut u...
Jinoe lon kisah saboh riwayat Kisah baro that di Aceh raya Lam karu Aceh .. Acehh timu ngon barat Ngon barat Di saboh tempat … tempat muno calitra Na sidroe aneuk jimoe siat at Lam jiep jiep saat saat dua ngon poma Ditanyong bak mak bak ma ayah jino pat .. Jino pat? Ilon rindu that..rindu that Keuneuk eu rupa Nyo mantong hudep meupat alamat Ulon jak seutot..jak seutot oh watee raya Nyo ka meninggai..meuninggai Meupat keuh jirat..ouh jirat Lon keuneuk jak siat..jak siat lon baca do’a Udep di poma oh tan lee ayah Lon jak tueng upah tueng upah Lon bri bu gata Ka naseb tanyo geutanyo Kehendak bak Allah..bak Allah Adak pih susah..susah tetap lon saba Seu’eut le poma..aneuk meutuah Kehendak bak Allah..bak Allah geutanyo saba Bek putoh asa..hai asa cobaan Allah..Ya Allah Saba ngon tabah..ngon tabah dudo bahgia Talakee doa..taniet bak Allah Ubee musibah..musibah bek le trok teuka Aceh beu aman..beu aman b...
Jinoe lon kisah saboh riwayat Kisah baro that di Aceh raya Lam karu Aceh .. Acehh timu ngon barat Ngon barat Di saboh tempat … tempat muno calitra Na sidroe aneuk jimoe siat at Lam jiep jiep saat saat dua ngon poma Ditanyong bak mak bak ma ayah jino pat .. Jino pat? Ilon rindu that..rindu that Keuneuk eu rupa Nyo mantong hudep meupat alamat Ulon jak seutot..jak seutot oh watee raya Nyo ka meninggai..meuninggai Meupat keuh jirat..ouh jirat Lon keuneuk jak siat..jak siat lon baca do’a Udep di poma oh tan lee ayah Lon jak tueng upah tueng upah Lon bri bu gata Ka naseb tanyo geutanyo Kehendak bak Allah..bak Allah Adak pih susah..susah tetap lon saba Seu’eut le poma..aneuk meutuah Kehendak bak Allah..bak Allah geutanyo saba Bek putoh asa..hai asa cobaan Allah..Ya Allah Saba ngon tabah..ngon tabah dudo bahgia Talakee doa..taniet bak Allah Ubee musibah...
Tari Likok Pulo adalah sebuah tarian tradisional yang berasal dari Aceh, Indonesia. "Likok" berarti gerak tari, sementara "Pulo" berarti pulau. Pulo di sini merujuk pada sebuah pulau kecil di ujung utara Pulau Sumatera yang juga disebut Pulau Breuh, atau Pulau Beras. Tarian ini lahir sekitar tahun 1849 , diciptakan oleh seorang ulama tua berasal dari Arab yang hanyut di laut dan terdampar di Pulo Aceh . Tari ini diadakan sesudah menanam padi atau sesudah panen padi, biasanya pertunjukan dilangsungkan pada malam hari bahkan jika tarian dipertandingkan dapat berjalan semalam suntuk sampai pagi. Tarian dimainkan dengan posisi duduk bersimpuh, berbanjar, atau bahu membahu. Seorang pemain utama yang disebut cèh berada di tengah-tengah pemain. Dua orang penabuh rapa'i berada di belakang atau sisi kiri dan kanan pemain. Sedangkan gerak tari hanya memfungsikan anggota tubuh bagian atas, badan , tangan , dan kepala . Gerakan tari pada prinsipnya ialah ge...
Sate Matang adalah tusukan daging berupa sate yang ada di provinsi Aceh . Sate ini dinamakan dengan sate matang karena awal mulanya sate ini diperkenalkan oleh penjualnya di kota Matang Geuleumpang Dua sebuah kota kecamatan di kabupaten Bireuen . Pada tahun 90 an sate ini populer dibeberapa kota besar di Aceh, kini banyak sekali bertebaran penjual sate di Aceh dan kota Medan Sumatera Utara yang menjajakan sate dengan label "sate matang". Apa yang membuat sate ini unik ? 1. Jenis dagingnya yang terdiri dari dua pilihan, yakni daging sapi dan daging kambing. Kita bisa memilih sendiri daging mana yang disuka sesuai dengan selera 2. Proses memasaknya, dimana daging yang telah dipotong kecil-kecil diungkep dengan bumbu ketumbar, bawang putih, jahe, kunyit dan garam terlebih dahulu, kemudian baru setelah itu ditusuk dan dibakar. 3. Selain disajikan dengan bumbu kacang yang diracik secara khas, Sate Matang juga dilengkapi semangkuk kuah soto. Kuah soto ini terka...
LUBOK Sukon salah satu desa di Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar memiliki kekhasan tersendiri. Meski masyarakatnya tergolong maju dan makmur, namun kehidupan keseharian warganya tidak terpengaruh dengan perubahan global. Rumah-rumah penduduknya masih berbentuk rumoh Aceh. Kecuali mereka menganut pepatah bu bu biet, ie ie biet. Makanya, kini masyarakat setempat giat mempromosikan kuliner asli Aceh. Di antara sejumlah kuliner, gulai sie itek salah satu menu menarik yang banyak diminati dari Lubok Sukon. Ingin mengolah dan mencoba, ikuti panduan resep di bawah ini: 1 ekor (800 g) itik 4 sdm minyak sayur 6 butir bawang merah, cincang halus 2 sdm air jeruk nipis 5 sdm kelapa parut, sangrai, tumbuk hingga berminyak 300 ml santan kental dari 1 butir kelapa kupas parut 600 ml santan encer dari 1/2 butir kelapa kupas parut Bumbu: Haluskan, aduk rata: 4 butir bawang merah 6 buah cabai merah besar, buang bijinya 2 cm jahe 2 cm...
Gule Eungkot Paya merupakan warisan kuliner masyarakat Aceh. Eungkot Paya berarti ikan payau. Bahan baku gulai ini merupakan salah satu jenis ikan yang biasanya hidup di sungai atau rawa-rawa air tawar. Lazimnya yang digunakan ikan gabus atau dalam bahasa Aceh disebut eungkot bache. Ada juga yang menggunakan ikan lele yang disebut seungkoe, ataupun sepat serta kruep. Citarasa Eungkot Paya olahan khas Aceh berasal dari ketumbar sangrai dan kelapa sangrai yang telah ditumbuk halus. Ciri khas lainnya adalah tidak menggunakan santan untuk kuahnya. Resep Gulee Eungkot Paya : Bahan-bahan: 700 ml santan dari 1 butir kelapa 500 gram ikan gabus, potong-potong sesuai selera 10 mata asam sunti 5 sdm kelapa sangrai, haluskan 3 lembar daun jeruk 2 tangkai daun kari (salam koja), ambil daunnya Air perasan jeruk nipis Garam secukupnya Bumbu yang Dihaluskan: 10 buah cabai rawit 8 butir bawang merah 7 buah cabai merah keriting 5 buah cabai merah 5 siung bawang putih 2 sdm ketumbar sangrai...