Musik
198 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Saron
Alat Musik Alat Musik
Jawa Tengah

Nama lain dari alat musik tradisional Jawa Tengah ini yaitu ricik. Saron adalah salah satu alat musik yang ada pada musik gamelan. Alat musik ini dimainkan lewat cara dipukul. Saron terbuat berbahan logam sedang alat pukulnya terbuat berbahan kayu dan biasanya dilapis dengan karet supaya menghasilkan suara yang lebih resonansif. Cara memainkannya adalah dengan memukul logam (wilahan) dengan tangan kanan dan disentuh pelan dengan tangan kiri setelah dipukul supaya suara yang dihasilkan tidak terlalu lama (diredam). Cepat lambatnya penabuhan bergantung dari komando kendang dan tipe gendhingnya.

avatar
Oskm2018_16518016_rhesa
Gambar Entri
Tari Buto Lawas
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Tengah

Tari Buto lawas merupakan salah satu bagian dari pertunjukan Tarian Kuda Lumping yang menggabungkan antara kesenian asli dan kesenian modern, kebudayaan ini juga sering dikaitkan dengan unsur "klenik" atau magis.  Pada Tarian Buto Lawas, biasanya dimainkan oleh 4 - 6 orang penari. pertunjukan seni buto lawas  dimainkan dengan cara menunggangi kuda anyaman bambu dan menari diiringi alunan musik, pada bagian ini penari buto lawas mulai dirasuki oleh roh halus atau kesurupan, terkadang penonton pun juga bisa mengalami fenomena kerasukan ini.   Dalam setiap pertunjukkan Buto Lawas ini, untuk memulihkan kesadaran pemain ataupun penonton selalu hadir para datuk yang meemiliki kemampuan supranatural yang kehadirannya dapat dikenali dengan menggunakan pakaian serba hitam. Kita sebagai masyarakat Indonesia hendaknya mengambil sikap positif dari Tarian tersebut karena masih ada orang di daerah yang mampu dan mau melestarikan budaya yang hampir ditinggalkan oleh masyarak...

avatar
Oskm18_16918108_abyan
Gambar Entri
Tari Buto Lawas
Tarian Tarian
Jawa Tengah

Tari Buto lawas merupakan salah satu bagian dari pertunjukan Tarian Kuda Lumping yang menggabungkan antara kesenian asli dan kesenian modern, kebudayaan ini juga sering dikaitkan dengan unsur "klenik" atau magis.  Pada Tarian Buto Lawas, biasanya dimainkan oleh 4 - 6 orang penari. pertunjukan seni buto lawas  dimainkan dengan cara menunggangi kuda anyaman bambu dan menari diiringi alunan musik, pada bagian ini penari buto lawas mulai dirasuki oleh roh halus atau kesurupan, terkadang penonton pun juga bisa mengalami fenomena kerasukan ini.   Dalam setiap pertunjukkan Buto Lawas ini, untuk memulihkan kesadaran pemain ataupun penonton selalu hadir para datuk yang meemiliki kemampuan supranatural yang kehadirannya dapat dikenali dengan menggunakan pakaian serba hitam. Kita sebagai masyarakat Indonesia hendaknya mengambil sikap positif dari Tarian tersebut karena masih ada orang di daerah yang mampu dan mau melestarikan budaya yang hampir ditinggalkan oleh masyarak...

avatar
Oskm18_16918108_abyan
Gambar Entri
Tari Ronggeng
Tarian Tarian
Jawa Tengah

Ronggeng adalah jenis kesenian tari jawa di mana pasangan saling bertukar ayat-ayat puitis saat mereka menari diiringi musik dari rebab atau biola dan gong. Ronggeng mungkin berasal dari Jawa, tetapi juga dapat ditemukan di Sumatera dan Semenanjung Malaya. Ronggeng telah ada di Jawa sejak zaman kuno. Di Jawa, penampilan ronggeng tradisional menampilkan rombongan tari perjalanan yang berjalan dari desa ke desa. Pasukan tari terdiri dari satu atau beberapa penari wanita profesional, disertai oleh sekelompok musisi memainkan alat musik: rebab dan gong. Istilah “ ronggeng ” juga diterapkan untuk penari wanita. Selama penampilan ronggeng, para penari profesional perempuan diharapkan untuk mengundang beberapa penonton laki-laki atau klien untuk menari dengan mereka sebagai pasangan dengan memberi uang tips untuk penari wanita, diberikan selama atau setelah tarian. Pasangan tarian intim dan penari perempuan mungkin melakukan beberapa gerakan yang mungkin dianggap t...

avatar
OSKM18_16518009_Balkan Khilmi
Gambar Entri
SIMTUDDUROR
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Tengah

Simtudduror, atau kerap disebut duroran merupakan salah satu kesenian musik akulturasi yang berasal dari Pekalongan, Jawa Tengah, terutama di daerah pesisir pantai. Kesenian musik ini awalnya merupakan gabungan dari kebudayaan Timur Tengah, Banjar, dan Pekalongan. Konon katanya, masyarakat Timur Tengah yang menyebarkan agama Islam di Pekalongan senang memainkan alat musik rebana. Sehingga masyarakat setempat pun membentuk sebuah kesenian musik yang bernama Simtudduror. Pada dasarnya, kesenian musik ini menggunakan dua alat musik yaitu rebana dan jidor. Rebana yang digunakan merupakan rebana genjring khas Pekalongan sebanyak empat buah. Rebana yang digunakan memiliki diameter 30-32 cm. Ada beberapa pola ketukan rebana yang digunakan dalam kesenian ini, diantaranya pola genjring, masruk, golong I, dan golong II. Simtudduror diambil dari kitab Maulid Simtudduror karya Habib Ali Al Habsy dari Yaman. Lantunan yang dikumandangkan pada kesenian ini yaitu sholawat sebagai ungkapan s...

avatar
OSKM18_16518247_AMELIA KHOIRURRAHMA
Gambar Entri
Gambang Semarang
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Tengah

Gambang Semarang merupakan lagu daerah khas Semarang. Lagu ini digunakan dalam seni pertunjukan tari semarangan. Terdapat akulturasi unsur China-Jawa yang dipadukan, bahkan konon penulis lagu ini adalah warga keturunan Tiongkok yang telah lama bermukim di Semarang. Semarang memang terkenal kerap didatangi berbagai etnis karena lokasinya yang sangat strategis. Gambang Semarang saat ini telah dipadukan dengan kolaborasi musik, vokal, tari, dan lawak.  Berikut merupakan lirik lagu Gambang Semarang : Ampat penari kian kemari jalan berlenggang, aduh… Langkah gayanya menurut suara irama gambang Sambil bernyanyi, jongkok berdiri kaki melintang, aduh… Sungguh jenaka tari mereka tari berdendang Reff: Bersuka ria, gelak tertawa semua orang kar’na hati tertarik gerak-gerik si tukang gendang Ampat penari membikin hati menjadi senang, aduh… itulah dia malam gembira Gambang Semarang

avatar
OSKM18_16418011_Febri Dwi Avianto
Gambar Entri
Tari Buto Lawas
Tarian Tarian
Jawa Tengah

Tari Buto lawas merupakan salah satu bagian dari pertunjukan Tarian Kuda Lumping yang menggabungkan antara kesenian asli dan kesenian modern, kebudayaan ini juga sering dikaitkan dengan unsur "klenik" atau magis.  Pada Tarian Buto Lawas, biasanya dimainkan oleh 4 - 6 orang penari. pertunjukan seni buto lawas  dimainkan dengan cara menunggangi kuda anyaman bambu dan menari diiringi alunan musik, pada bagian ini penari buto lawas mulai dirasuki oleh roh halus atau kesurupan, terkadang penonton pun juga bisa mengalami fenomena kerasukan ini.   Dalam setiap pertunjukkan Buto Lawas ini, untuk memulihkan kesadaran pemain ataupun penonton selalu hadir para datuk yang meemiliki kemampuan supranatural yang kehadirannya dapat dikenali dengan menggunakan pakaian serba hitam. Kita sebagai masyarakat Indonesia hendaknya mengambil sikap positif dari Tarian tersebut karena masih ada orang di daerah yang mampu dan mau melestarikan budaya yang hampir ditinggalkan oleh ma...

avatar
Oskm18_16918108_abyan
Gambar Entri
Barongsai
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Tengah

Barongsai merupakan suatu kesenian tradisional dari Tionghoa dengan menggunakan kostum seperti singa. Masyarakat Tionghoa percaya bahwa Barongsai ini memiliki simbol keberanian, stabilitas, keunggulan, serta dapat mengusir roh-roh jahat. Tarian ini dipercaya dapat membawa keberuntungan sehingga diadakan pada berbagai acara penting seperti pembukaan restoran, pendirian klenteng, dan perayaan Tahun Baru Imlek. Asal muasal adanya barongsai itu dimulai dari zaman dahulu di Tiongkok, adanya makhluk bernama Nian. Setiap setahun sekali Nian selalu datang ke perkampungan dan dia memangsa semua yang ada di perkampungan itu mulai dari manusia maupun hasil dari pertanian yang ada di sana. Kemudian para ahli berkumpul menjadi satu dan mereka memikirkan bagaimana cara untuk mengusir si makhluk ini yang bernama Nian. Akhirnya para ahli membuat keputusan untuk membentuk Barongsai. Biasanya Barongsai dibuat dengan tabuh-tabuhan serta musik yang sangat berisik dengan tujuan untuk mengusir Nian...

avatar
Oskm18_19718006_sherlica
Gambar Entri
Wayang Kulit Gegreg Yogyakarta
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Tengah

Wayang kulit adalah seni pertunjukan yang populer di Jawa dan sekitarnya. Ceritanya biasanya diangkat dari cerita Mahabharata dan Ramayana, tapi bukan sebuah keharusan. Wayangnya sendiri terbuat dari kulit sapi yang kemudian diproses dan diukir. Tangkainya yang digerakkan oleh dalang juga dibuat dari bagian dari sapi, yaitu tanduknya. Dalang adalah bagian terpenting dari pertunjukan wayang kulit. Dalanglah yang menggerekkan wayang. Tak hanya menggerakkan, ia juga bernyanyi secara naratif, mengubah karakter suara, berguyon, menuangkan segala emosi, jiwa dan raga. Seorang dalang harus tau segala seluk beluk cerita, sifat dari masing-masing karakter yang diperankan oleh wayangnya masing-masing, bahkan kadang bercerita dengan interpretasinya sendiri. Dalang memainkan wayangnya dibelakang layar putih yang disebut kelir, yang disorot lampu minyak, sehingga penonton melihat gerakan wayang dari bayangannya. Wayang selalu diringi dengan gamelan yang dimainkan oleh nayaga dan tembang yang di...

avatar
Oskm18_16018215_diobramantio