Kode-Kode Nusantara
142 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Gatholoco
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Tengah

Naskah Gatholoco berisi teks ajaran mistis yang bernuansa anti-Islam. Ditulis dengan aksara dan bahasa Jawa, menggunakan tinta warna hitam di dalam ruang tulis yang berukuran 11,2 cm. Naskah bertemakan piwulang (ajaran) dalam bentuk macapat sebanyak 18 baris per halaman. Jumlah keseluruhan halaman naskah yaitu 59 halaman yang berukuran 16,5 x 21,5 cm. Naskah terawat dengan baik, meski begitu naskah aslinya sudah mengalami kerusakan yang cukup parah pada halaman-halaman awalnya. Terdapat garis-garis tipis dalam naskah yang ditulis menggunakan pinsil secara horisontal dan vertikal. Cover jilid hardcover yang mungkin dibuat masa sekarang. Dan terdapat stempel “Gouvernement Eigendom” juga tanggal dan tanda tangan yang belum tentu itu adalah tanda tangan si penulis/penyalin. Naskah ini merupakan salinan naskah dari Kendal. Penyalinan diprakarsai oleh Bataviaasch Genooschapt di Batavia pada 11 Januari – 18 Januari 1888. Naskah ini pada awalnya adalah milik Dr....

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Legenda Asal-Usul Terjadinya Gunung Rinjani
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Cerita rakyat merupakan dokumen kebudayaan yang dapat memberikan gambaran atau merefleksikan adat-istiadat dan tata kehidupan masyarakat. Sebuah cerita rakyat dapat mengandung berbagai macam nilai yang dapat menjadi panduan hidup masyarakat dalam berperilaku, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang akan mengarah pada pendidikan budi pekerti, sikap hidup, dan tata perilaku yang susila sehingga mampu membangun watak manusia yang luhur dan mulia (Santosa, 2010:141--142). Setiap tempat di Indonesia memiliki kebudayaan sendiri dan umumnya juga memiliki cerita rakyatnya sendiri. Hal itu disebut legenda setempat, yaitu cerita yang berhubungan dengan suatu tempat, nama tempat dan bentuk topografi, yakni bentuk permukaan suatu daerah, apakah berbukit-bukit, berjurang, dan sebagainya (Danandjaja, 1984:75). Legenda setempat memiliki peran dan fungsi yang strategis dalam rangka membangun karakter masyarakat. Jika mengingat  masa kini, hadirnya gerakan globalisasi yang m...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Ritual Pendem Wedus Kendit
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Bulan Syura merupakan bulan yang penting bagi warga adat di Dataran Tinggi Dieng. Pada bulan ini di dataran Tinggi Dieng digelar sejumlah tradisi yang diantaranya adalah ritual menanam kepala dan kaki kambing hingga kirab keliling kampung selama tujuh hari tiap malam jum’at. Bagaimana dan seperti apa prosesi tersebut berlangsung, itulah yang akan Arsip Budaya Nusantara paparkan dalam postingan kali ini. Selamat menyimak… Diawali dengan mencari kambing dengan ciri-ciri tertentu, warga adat di Dataran Tinggi Dieng bersiap untuk menggelar prosesi upacara yang rutin dilaksanakan di bulan Syura yakni ritual pendem kepala dan kaki kambing. Kambing yang digunakan untuk ritual ini memang harus kambing khusus yaitu kambing yang memiliki warna bulu hitam dengan bulu bergaris putih melintang di tubuhnya yang oleh masyarakat setempat disebut sebagai wedus kendit. Setelah ciri-ciri kambing seperti di atas ditemukan maka, barulah kemudian hari di mana ritual tersebut ditentuk...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Hantu Tuyul
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Tuyul  (bahasa Jawa: thuyul) dalam mitologi Nusantara, terutama di Pulau Jawa, adalah makhluk halus berwujud anak kecil atau orang kerdil dengan kepala gundul. Penggambaran lainnya yang tidak disepakati semua orang adalah k ulit berwarna keperakan, bersifat sosial (dalam pengertian memiliki masyarakat dan pemimpin), serta bersuara seperti anak ayam. Tuyul dapat dipekerjakan oleh seorang majikan manusia untuk alasan tertentu, terutama mencuri (uang). Untuk menangkal tuyul, orang memasang yuyu di sejumlah sudut rumah karena tuyul dipercaya menyukai yuyu sehingga ia lupa akan tugas yang dibebankan pemiliknya. Kejadian tuyul dipercaya berasal dari janin orang yang keguguran atau bayi yang mati ketika lahir. Karena berasal dari bayi, karakter tuyul juga seperti anak-anak: gemar bermain (seperti laporan orang melihat sejumlah tuyul bermain pada tengah malam, dsb.) Mantra Tuyul Caranya pertama: Kita cari tanggal kematian dari seorang bayi yang meninggal dalam kandu...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Hantu Jenglot
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Jenglot adalah figur berbentuk manusia yang berukuran kecil (sekitar 10-17 cm), berkulit gelap dengan tekstur kasar (seperti mumi), berwajah seperti tengkorak dan bertaring mencuat, serta memiliki rambut dan kuku yang panjang. Jenglot ditemukan di beberapa wilayah di nusantara, misalnya Jawa, Kalimantan,dan Bali. Jenglot dipercaya memiliki kekuatan mistis dan memakan darah manusia. Masyarakat Indonesia meyakini jenglot sebagai makhluk yang memiliki kekuatan mistik dan dapat mengundang bencana. Secara sosio realistis jenglot merupakan binatang yang sangat lambat dalam bergerak hingga tak mungkin dapat bertahan hidup lama, jenglot hidup di hutan belantara penuh dengan pohon raksasa tempat persembunyiannya. jenglot hanya mampu keluar dimalam hari karena tak ada binatang buas dan manusia yang akan mengganggunya dan menyebabkan kepunahan. Dan dalam mitos jenglot dianggap memiliki kesaktian/kekuatan mistis seumpama dewa wisnu dengan sakti garuda dan siwa dengan sakti lembu (sakti=wahana...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Hantu Genderuwo
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Habitat hunian kegemarannya adalah batu berair, bangunan tua, pohon besar yang teduh atau sudut-sudut yang lembab sepi dan gelap. Menurut mitos, pusat domisili makhluk ini dipercaya berada di daerah hutan seperti Hutan Jati Cagar Alam Danalaya, kecamatan Slogohimo, sekitar 60 km di sebelah timur Wonogiri, dan di wilayah Lemah Putih, Purwosari, Girimulyo di Kulon Progo, sekitar 60 km ke barat Yogyakarta.     Istilah genderuwa yang sebenarnya diduga berasal dari bahasa Kawi gandharwa yang berakar dari bahasa Sansekerta gandharva. Gandharwa dalam kepercayaan Hindu dan Buddha (yang merupakan kepercayaan dominan di zaman kerajaan Hindu Buddha di nusantara) digambarkan sebagai makhluk berwujud manusia berjenis kelamin pria yang tinggal di kahyangan.     Mitos genderuwa sebagai makhluk gaib sendiri diduga berakar dari mitos kuno Persia gandarewa. Dalam mitos Persia, gandarewa adalah siluman air Persia yang terus-menerus mencoba...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
SIMTUDDUROR
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Tengah

Simtudduror, atau kerap disebut duroran merupakan salah satu kesenian musik akulturasi yang berasal dari Pekalongan, Jawa Tengah, terutama di daerah pesisir pantai. Kesenian musik ini awalnya merupakan gabungan dari kebudayaan Timur Tengah, Banjar, dan Pekalongan. Konon katanya, masyarakat Timur Tengah yang menyebarkan agama Islam di Pekalongan senang memainkan alat musik rebana. Sehingga masyarakat setempat pun membentuk sebuah kesenian musik yang bernama Simtudduror. Pada dasarnya, kesenian musik ini menggunakan dua alat musik yaitu rebana dan jidor. Rebana yang digunakan merupakan rebana genjring khas Pekalongan sebanyak empat buah. Rebana yang digunakan memiliki diameter 30-32 cm. Ada beberapa pola ketukan rebana yang digunakan dalam kesenian ini, diantaranya pola genjring, masruk, golong I, dan golong II. Simtudduror diambil dari kitab Maulid Simtudduror karya Habib Ali Al Habsy dari Yaman. Lantunan yang dikumandangkan pada kesenian ini yaitu sholawat sebagai ungkapan s...

avatar
OSKM18_16518247_AMELIA KHOIRURRAHMA
Gambar Entri
Lumpia Tertua di Semarang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Indonesia merupakan negara yang kaya akan budaya, dari Sabang sampai Merauke setiap tempat mempunyai ciri khasnya tersendiri. Tiap kota di nusantara mempunyai kuliner khasnya masing-masing, salah satunya adalah lumpia yang berasal dari Semarang. Jajanan khas semarang yang satu ini selalu menjadi 'kewajiban' bagi para pendatang yang datang ke kota Semarang. Sekarang ini, banyak tempat yang menjual lumpia, namun diketahui kalau lumpia tertua pertama yang ada di semarang telah ada sejak ratusan tahun dengan 4 generasi. Loenpia Semarang Gang Lombok no 11, merek ini terpampang di suatu kedai kecil penuh dengan penghargaan kuliner dari Pemerintah Kota Semarang hingga situs Trip Advisor  (Kompas, 2016). Lumpia Semarang yang dijual di kedai ini menggunakan keseluruhan bahan yang tradisional, diisi oleh ayam, udang, dan pastinya rebung. para pendatang dari luar bersedia menyelusuri gang kecil dan rela untuk mengantri lama demi jajanan 'legendaris' yang satu ini....

avatar
OSKM18_19718232_Annisa
Gambar Entri
Grotol Ala Banyumas
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Grontol merupakan salah satu makanan khas nusantara. Makanan ini dapat ditemukan di beberapa daerah seperti di Jawa Tengah dan Jogjakarta. Grontol memiliki perbedaan cara pembuatan antara daerah yang satu dengan daerah yang lain. Di Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah grontol merupakan jagung yang dipipil (dirontokkan), kemudian direbus, dan disajikan dengan kelapa parut. Namun di Banyumas sendiri makanan ini sudah jarang dijumpai. Berikut merupakan cara pembuatan grontol yang penulis dapatkan dari nenek penulis sendiri. Bahan yang diperlukan: Jagung Kelapa Kapur sirih Garam Cara membuat: Pertama, pipil (rontokkan) jagung. Kemudian cuci jagung sampai bersih. Masukkan jagung ke panci yang berisi air. Rebus jagung dengan kapur sirih sebanyak satu sendok makan sampai matang. Setelah matang, tiriskan jagung. Cuci kembali jagung dengan air. Setelah itu, parut kelapa dan tambahkan garam. Campurk...

avatar
OSKM18_16918153_Amalia Sasti Widianti