Ganda/ Kanda adalah nama alat musik pukul yang biasa kita kenal dengan gendang yang memiliki dua buah kulit menutupi kedua sisinya. Hampir semua pemuda maupun anak anak dapat bermain Ganda
Tarian Dero atau Madero adalah tarian yang berasal dari Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah . Tarian ini merupakan salah satu tradisi masyarakat Suku Pamona yang masih dipertahankan sampai saat ini. Suku Pamona adalah masyarakat asli Kabupaten Poso yang mendiami hampir seluruh wilayah kabupaten bahkan sampai ke sebagian wilayah kabupaten Morowali. Nenek moyang suku pamona sendiri berasal dari Luwu Timur daerah yang masuk ke wilayah provinsi Sulawesi Selatan. Suku Pamona adalah kesatuan dari beberapa etnis di wilayah Sulawesi tengah. Meskipun demikian masyarakat Suku Pamona hidup rukun dan berdampinagn. Hal ini tergambar dari salah satu kesenian yang berasal dari suku tersebut yaitu tari dero poso. Bagi masyarakat Suku pamona, Tari Dero adalah tari yang melambangkan sukacita atau kebahagiaan. Tarian ini telah lama dipertahankan oleh masyarakat Poso khususnya masyarakat di yang tinggal di sepanjang lembah danau Poso. Bagi masyarakat setempat tarian ini adalah&...
Palumara adalah sop ikan khas Palu. Seperti hidangan khas Palu lainnya, kuah Palumara ini rasanya asam dan pedas. Rasa asam diperoleh dari buah asam muda yang dijadikan sebagai bumbu masakan. Sedangkan rasa pedas diperoleh dari cabe keriting. Ikan yang dipakai untuk Palumara ini adalah ikan Kolombo. Yaitu sejenis ikan kakap yang berdaging tebal. Semua bagian ikan ini dipakai termasuk bagian kepalanya. Tapi jika tidak menemukan daging Kolombo, biasanya akan diganti dengan ikan Bandeng yang lebih mudah ditemukan. Bahan : Ikan Kolombo Bumbu : Asam Jawa Cabe keriting Kemiri Bawang merah Kunyit. Garam Cara Membuat: 1. Bersihkan ikan 2. Rendam asam jawa dengan air panas, kemudian saring dan ambil airnya. 3. Haluskan semua bumbu 4. Siapkan air di dalam panci, masukkan ikan dan bumbu juga air asam. 5. Didihkan hingga ikan matang. 6. Angkat dan sajikan. RM yang menyediakan: Puang Oca Seaf...
Salah satu upacara pada usia menjelang usia baligh dewasa ini ialah upacara nokeso, yaitu upacara menggosok gigi bagian depan sampai rata, baik bagian atas maupun bagian bawah bagi seorang anak perempuan menjelang baligh (nabalego). Teknis upacara nokeso ini ditentukan oleh vati sesuai status sosial dan atau warisan yang pernah diterimanya dari orang tua atau nenek moyangnya. Bagi keturunan raja/bangsawan vati, ditentukan oleh ketua dewan adat. Tujuan Upacara Tujuan upacara ini adalah mengantar anak perempuan memasuki masa gadis ( karandaa ) agar dapat bahagia tanpa gangguan mental dan phisik, serta harapan memasuki pintu perkawinan dengan baik, panjang umur, murah rezeki, ataupun menjaga dirinya, tutur katanya serta adat istiadat leluhurnya. Sesungguhnya upacara ini adalah suatu upacara peresmian/pernyataan orang tua bahwa putrinya telah mengakhiri masa kanak-kanaknya dan memasuki alam kedewasaan. Waktu Upacara Upacara ini biasanya dilaksanakan pada masa sebelum...
Bahan-bahan 4 Ekor Ikan Kembung, Ikan Tongkol 5 Siung Bawang Merah 4 Butir Kemiri 30 Biji Rawit (yang suka pedes) 2 Buah Tomat Iris 4 Biji Cabe Keriting 3 Ruas Kunyit 4 Mata Asam Kandis (asam jawa) 1 Batang Sereh (geprek) 500 ml Air matang 4 Sendok Makan minyak sayur Langkah Cuci Ikan, potong menjadi 2 bagian. Bumbu Halus : uleg bawang merah, cabe rawit, cabe keriting, kemiri, kunyit, sisihkan Susun Ikan dalam panci, kemudian masukkan bumbu halus, irisan tomat, Sereh, air asam, masukkan air matang, dan minyak Masukkan garam, penyedap, kemudian masak hingga ikan matang. Angkat dan sajikan RM yang menyediakan: Puang Oca Seafood Jl. Gerbang Pemuda No.3, RT.1/RW.3, Gelora, Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10270 (021) 57853680 Sumber: https://cookpad.com/id/resep/1656309-ikan-palumara-kail...
Di Sulteng, kuliner yang mulai melegenda dan menjadi perbincangan hangat masyarakat adalah kandea tunu atau nasi bakar dari Desa Pombewe, Kabupaten Sigi. Resep yang didapatkan oleh Gafur, pemuda desa setempat ini membuat para pelancong kuliner ngiler bahkan mencari hingga di kediamannya. Campuran : -Daun pisang – Sambal pedas -Ikan saos kandea tunu – Kaun Kemangi – tomat – dan saos goreng kandea tunu https://rakyatsulteng.com/uhmmm-lezatnya-kandea-tunu-dari-sigi-bikin-ngiler/
Luwuk - Di Luwuk, Sulawesi Tengah ada ritual adat Tumpe yang menarik untuk dilihat traveler. Lebih menarik lagi, ada kisah anak ajaib nan mistis yang menyelimutinya. Ritual adat Tumpe adalah ritual adat tahunan yang diselenggarakan oleh masyarakat Batui dan Banggai. Tumpe adalah telur pertama dari burung Maleo. Awal mula diadakannya ritual adat Tumpe ini ternyata diselimuti nuansa mistis. Dikumpulkan detikTravel, Kamis (10/8/2017), kisah ini berawal dari perjalanan Adisoko dari tanah Jawa ke Sulawesi Tengah, dan kemudian menjadikannya sebagai Raja Pertama di Banggai. Sebutannya adalah Mumbu Doi Jawa yang artinya Tuan dari Jawa. Adisoko pun menikah dengan perempuan gaib yang memberikannya anak ajaib yaitu Abu Kasim. Saat Abu Kasim di dalam kandungan, Adisoko memutuskan untuk kembali ke tanah Jawa. Selama 10 tahun, rakyat Banggai hidup tanpa adanya kepala pemerintahan. Masyarakat pun jadi resah karena menginginkan sosok pemimpin untuk Keraton Banggai. Telur burung Maleo (Bon...
Alkisah Rakyat ~ Dahulu kala, jauh sebelum Belanda masuk ke Tanah Mori, Tanah Mori terdiri dari berpuluh-puluh suku bangsa atau suku kecil yang tidak mempunyai raja tertentu. Tiap-tiap suku itu mempunyai Mokole tersendiri dan tiap-tiap Mokole tidak mau takluk satu sama lain (Mokole ialah organisasi Pemerintahan dari satu suku yang dipimpin atau dikepalai oleh seorang Kepala suku yang bergelar "Mokolempalili"). Dari sekian banyak suku-suku di tanah Mori itu, ada beberapa suku yang dianggap besar pengaruhnya dan luas wilayahnya, yakni Suku Moleta bagian Mori atas, Suku Petasia dan Suku Lembo bagian Mori bawah, Suku Murungkuni, Suku Tovatu dan Suku Musimbatu. Oleh karena tidak ada raja yang mampu mempersatukan suku-suku atau Mokole-mokole itu, maka sering terjadi kekacauan dan selalu timbul peperangan antara satu Mokole dengan Mokole yang lain. Oleh sebab itu, beberapa Mokole yang besar di Tanah Mori itu mengadakan musyawarah untuk mencari dan men...
Gadis Yang Jadi Burung ~ Di suatu dusun, tinggallah suatu keluarga yang pekerjaannya bercocok tanam. Keluarga itu hanya mempunyai seorang anak, yaitu seorang gadis yang sangat cantik dan dimanjakan. Namanya Iya'ah. Dialah gadis yang tercantik di dusun itu. Iya'ah mempunyai pacar yang bernama Mokobovu yang tinggal sedusun dengannya. Hubungan mereka berdua telah berlangsung cukup lama. Kebun kedua orang tua Iya'ah jauh di gunung; dan meninggalkan Iya'ah sendirian di rumahnya. Setiap orang tuanya ke kebun, setiap itu pula Mokobovu datang ke rumah Iya'ah. Begitulah hampir setiap harinya. Disebutkan bahwa pemuda Mokobovu itu termasuk yang terkaya di dusun itu. Selama itu, orang tua Iya'ah belum mengetahui hubungan Mokobovu dengan anaknya. Pada suatu ketika, Iya'ah diajak orang tuanya ke kebun di gunung, tapi rupanya Iya'ah ingin pulang ke rumahnya. Maka setelah hal itu berulang-ulang dilakukan Iya'ah, timbullah ra...