Samabala kaluku atau dalam bahasa Indonesia yang artinya “sambel kelapa” merupakan makanan khas asal Sulawesi selatan. Masyarakat Makassar sering menggunakan cemilan sederhana ini dengan makanan khas Bugis-Makassar seperti Buras, Leppa-leppa dll. Cemilan tradisional ini akan banyak ditemukan pada masyarakat Makassar pada hari-hari tertentu seperti hari raya idul fitri dan lain sebagainya. Cemilan khas ini selalu saja disandingkan dengan Buras atau bahkan juga dengan ketupat dan nasi putih sekalipun. Rasanya yang kecut, asin, manis dan pedis merupakan kombinasi yang unik saat dinikmati dengan makanan pendukung. Bahan yang digunakan pun terbilang terjangkau serta cara membuatnya pun sangat sederhana. Untuk membuat banyak tidaknya sambala kaluku tergantung dari banyaknya kelapa. Kelapa yang telah diparut lalu ditiraskan keatas loyan yang datar, hal ini dimaksudkan agar kelapa yang akan di jemur dapat kering lebih cepat. Setelah kelapa di jemur kira-kira sejam (ter...
Museum Balla Lompoa Museum Balla Lompoa tidak dapat dipisahkan dengan upacara adat Accera Kalompong , upacara untuk membersihkan benda benda ber- sejarah, pusaka kerajaan Goa yang tersimpan dalam museum Balla Lompoa. Di Museum Balla Lompoa ini setiap selesai Shalat Id Adha sudah menjadi tradisi dan budaya masyarakat Goa melakukan pencucian benda-benda pusaka tersebut Museum Balla Lompoa terletak di Jl. Sultan Hasanuddin No. 48 Sungguminasa Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan Museum Balla Lompoa didirikan pada masa pemerintahan Raja Goawa XXXI , Mangngi Mangngi Daeng Mattutu pada tahun 1936 , Museum ini dulunya sebagai tempat raja-raja gowa. Balla Lompoa dalam bahasa makassar berarti rumah besar atau rumah kebesaran . Di dalam Museum Balla Lompoa terdapat berbagai macam peninggalan kerajaan termasuk benda2 pu...
Kapurung (Pugalu) Kapurung adalah salah satu makanan olahan khas dari Sulawesi Selatan yang terbuat dari sagu. Makanan yang mirip cendol dengan ukuran yang lebih besar, berkuah sayur dan campuran ikan ini merupakan kuliner khas dari daerah Palopo (dan pemekarannya; Luwu, Luwu Timur, dan Luwu Utara). Di daerah asalnya kapurung disebut juga Pugalu . Kapurung sangat nikmat disantap selagi panas dan hangat sebab bila telah dingin sagunya akan mengeras. Proses pembuatan kapurung cukup mudah yakni sagu ditaruh dalam sebuah baskom kemudian ditambahkan air panas sembari mengaduk-aduknya hingga seluruh adonan sagu bercampur air. Sagu yang awalnya masih berbentuk tepung akan berubah menjadi kental layaknya lem. Warnanya pun akan berubah tergantung pada jenis sagunya. Adonannya terus diaduk hingga tidak ada lagi sagu yang masih berupa tepung. Adonan kapurung dibentuk bulat (tidak utuh) sebesar kepala sendok makan dengan cara kedua sumpit bambu ( pidui’ ) mengambil beberapa bag...
Kuliner khas masyarakat Batulabbu, Kelurahan Lembang, Kecamatan Gantaran Keke, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Kaloli hanya dapat ditemukan pada saat hari raya dan upacara adat Gantaran Keke. Kaloli merupakan beras yang dibungkus menggunakan daun aren. Cara memasaknya pun sederhana. Sebelum dimasak, tiga kaloli disatukan dan diikat dengan menggunakan daun aren. Kemudian baru dimasak dengan menggunakan kayu bakar. Kaloli biasanya disajikan dengan daging kuda dan sop. Kaloli sendiri mengandung nilai filosofis yaitu ujungnya yang berbentuk passapu (penutup kepala masyarakat Bugis-Makassar) di dalamnya tersirat makna ikatan kekerabatan antar masyarakat di Gantarang Keke dan sekitarnya. Konon Kaloli sudah ada sejak masa kerajaan Gantaran Keke.
Sokko Tumbu makanan khas Bugis ini selalu diminati saat lebaran maupun acara selamatan atau hari besar laiinya. Makanan khas ini seakan menjadi makanan yang wajib ada di meja makan, atau meja tamu pada Hari Raya Idul Fitri. Makan ini terbuat dari beras ketan dan santan, lalu dibentuk dengan ditumbuk satu persatu hingga dibungkus bulat memanjang dengan daun pisang dan dimasak hingga kurang lebih 4 sampai 5 jam. Makanan tersebut biasanya dihidangkan bersama Nora yang terbuat dari gula merah/aren, santan dan telur yang akan menambah legitnya sokko tumbu. Orang bugis bilang tumbu2, di Toli-toli dibilang sokko tumbu, di Palu dibilang Mandura, di kampungnya suamiku (kampung Lahola, Kec. Herlang, Bulukumba) dibilang Legesse. Ini jg teman makan kari/opor dihari lebaran. Bisa dibeli di: Rumah Makan Nirwana Area patung Bau Maseppe, Sulawesi Selatan Sumber: http://mc.tana...
Lekkua Manuk merupakan makanan khas bagi orang Bugis.Makanan ini biasanya disajikan bersama buras. Menu ini sepertinya menjadi sesuatu yang wajib disajikan pada hari raya Idul fitri atau Idul Adha. Bahan dasar dari makanan in adalah ayam lengkuas santan Masakan khas Sulawesi Selatan ini adalah salah satu menu wajib dalam acara2 besar atau hari raya biasanya disajikan dengan nasi ketan atau buram Bahan-bahan 1 ekor Ayam kampung 2000 ml Santan dari 2 butir kelapa 250 gram Lengkuas parut 1 sendok teh Merica 4 siung Bawang merah 3 siung Bawang putih 2 batang Sereh...
Lemang bukan makanan asing lagi bagi Nusantara dan melayu, bahkan suku dayak pun sering membuat lemang sebagai makanan dalam memperingati hari adat mereka. Bagi orang Indonesia secara umum dan melayu lemang seringkali dikaitkan dengan hari raya idul adha, dan fitri begitu juga sebagai makanan sehat ketika berbuka puasa. Lemang dimakan dan disantap dengan aneka lauk seperti dengan rendang, telur, selai, srikaya, atau dengan kinca. Resep : Bahan-bahanya Beras ketan 1 liter Santan 1 liter dari satu butir kelapa Secukupnya garam Bambu muda atau buluh dengan diameter 8 cm, cuci bersih Daun pisang secukupnya. Cara Membuat Lemang Ketan Mudah 1. cuci beras ketan hingga bersih dan campurkan dengan garam dan santan 2. Kemudian lapisi bambu dengan daun pisang, biarkan daun pisang lebih di pucuk bambu 3. Masukkan beras ketan yang telah anda campur santan dan garam hinga penuh 4. Bakar lemang dengan posisi tegah tetapi agak mir...
Selain kacang disko, Makassar memiliki satu jenis kacang lainnya yang juga menjadi ciri khas kota berjuluk kota Daeng ini yakni kacang telor. Kacang yang memiliki tekstur berwarna putih ini terbuat dari bahan utama kacang tanah yang dicampur dengan tepung terigu, telur serta beberapa bumbu-bumbu lainnya yang menjadikan cita rasa kacang ini begitu enak untuk dinikmati. Rasanya yang gurih dan renyah saat berada di mulut membuat siapa saja yang mencoba kacang ini seperti tidak mau berhenti untuk menikmatinya. Tidak mengherankan, kacang telor menjadi salah satu cemilan yang banyak digemari di Makassar. Kacang telur juga menjadi cemilan yang biasa disajikan saat hari-hari besar keagamaan seperti pada saat hari raya Idul Fitri. Salah satu kacang telur yang terkenal di Makassar adalah kacang telur cap ayam yang dijual dengan harga sekitar Rp20.000 per bungkus RESEP KACANG TELUR • Kacang tanah yang sudah dikupas dan dikeringkan 1 kg &bull...
Accera Kalompoang merupakan upacara adat untuk membersihkan benda-benda pusaka peninggalan Kerajaan Gowa yang tersimpan di Museum Balla Lompoa. Inti dari upacara ini adalah allangiri kalompoang, yaitu pembersihan dan penimbangan salokoa (mahkota) yang dibuat pada abad ke-14. Mahkota ini pertama kali dipakai oleh Raja Gowa, I Tumanurunga, yang kemudian disimbolkan dalam pelantikan Raja- Raja Gowa berikutnya. Adapun benda-benda kerajaan yang dibersihkan di antaranya: tombak rotan berambut ekor kuda (panyanggaya barangan), parang besi tua (lasippo), keris emas yang memakai permata (tatarapang), senjata sakti sebagai atribut raja yang berkuasa (sudanga), gelang emas berkepala naga (ponto janga-jangaya), kalung kebesaran (kolara), anting-anting emas murni (bangkarak ta‘roe), dan kancing emas (kancing gaukang). Selain benda-benda pusaka tersebut, juga ada beberapa benda impor yang tersimpan di Museum Balla Lompoa turut dibersihkan, sep...