dongeng cerita rakyat
194 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Batu Golog
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Barat

Pada jaman dahulu di daerah Padamara dekat Sungai Sawing hiduplah sebuah keluarga miskin. Sang istri bernama Inaq Lembain dan sang suami bernama Amaq Lembain. Mata pencaharian mereka adalah buruh tani. Setiap hari mereka berjalan kedesa desa menawarkan tenaganya untuk menumbuk padi. Kalau Inaq Lembain menumbuk padi maka kedua anaknya menyertai pula. Pada suatu hari, ia sedang asyik menumbuk padi. Kedua anaknya ditaruhnya diatas sebuah batu ceper didekat tempat ia bekerja. Anehnya, ketika Inaq mulai menumbuk, batu tempat mereka duduk makin lama makin menaik. Merasa seperti diangkat, maka anaknya yang sulung mulai memanggil ibunya: "Ibu batu ini makin tinggi." Namun sayangnya Inaq Lembain sedang sibuk bekerja. Dijawabnya, "Anakku tunggulah sebentar, Ibu baru saja menumbuk." Begitulah yang terjadi secara berulang-ulang. Batu ceper itu makin lama makin meninggi hingga melebihi pohon kelapa. Kedua anak itu kemudian berteriak sejadi-jadinya. Namun, Inaq Lembain tetap sibuk me...

avatar
Budaya Indonesia
Gambar Entri
Tari Batu Nganga
Tarian Tarian
Nusa Tenggara Barat

Tari Batu Nganga merupakan sebuah tari berlatar belakang cerita rakyat yang mengisahkan tentang kecintaan rakyat terhadap putri raja yang masuk batu dan permohonan mereka agar sang putri dapat keluar dari dalam batu

avatar
agus deden
Gambar Entri
Ayam Taliwang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Nusa Tenggara Barat

Ayam taliwang merupakan suatu makanan khas dari Lombok. Makanan ini bisa dinamakan ayam taliwang karena bumbunya ini berasal dari desa karang taliwang, cakra utara, cakranegara, mataram, nusa tenggara barat. Bunbu ini dulunya ditemukan oleh Haji Murad dan istrinya Salmah yang berasal dari karang taliwang. Oleh karena itu ayam ini dinamakan ayam taliwang. Ayam Taliwang adalah hidangan khas Lombok yang diperkirakan sudah dimasak orang Lombok sejak lama. Ayam berbumbu pedas ini pertama kali dibuat oleh masyarakat Kampung Karang Taliwang di Mataram, Nusa Tenggara Barat. Rasanya paduan pedas yang menggigit dan sedikit manis. Menurut sejarah yang sempat tercatat, menu ini pertama kali diperkenalkan oleh juru masak Sultan Sumbawa yang ditempatkan di Lombok pada zaman Raja Karangasem. Cerita lain menyebutkan, menu ini diperkenalkan oleh jurumasak Kerajaan Taliwang ketika didatangkan ke Lombok untuk membantu Kerajaan Selarang saat mendapat serangan dari Kerjaan Karangasem Bali....

avatar
tresna purnama dewi
Gambar Entri
Putri Mandalika (Putri Nyale)
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Barat

Alkisah di Pulau Lombok hiduplah seorang putri bernama Putri Mandalika. Kecantikannya tiada tara, terkenal hingga ke seluruh penjuru negeri, bahkan hingga negeri seberang. Karena kecantikannya itulah, maka banyak sekali pangeran dan para pemuda yang ingin meminangnya. Terjadilah perkelahian antara para pemuda yang ingin meminangnya tersebut. Sang putri yang tidak ingin terjadi pertumpahan darah di Pulau Lombok, kemudian meminta seluruh pemuda itu untuk berkumpul di sebuah tebing, tepatnya di daerah Kuta Lombok Tengah saat ini. Sang Putri yang berdiri di dekat tebing itu kemudian berkata kepada para pemuda "Janganlah sampai terjadi pertumpahan darah di Pulau Lombok Ini hanya karena ingin memperebutkan dirinya".  Tanpa di duga, Putri Mandalika menceburkan dirinya ke laut. Para pemuda dan pihak istana sangat terkejut dan bersedih hati atas kematian Puteri. Secara tiba-tiba dari laut muncullah cacing-cacing laut yang beraneka ragam warna. Jumlahnya banyak sekali. Cacing laut it...

avatar
Ganisfa
Gambar Entri
Tari Batu Nganga
Alat Musik Alat Musik
Nusa Tenggara Barat

Tari Batu Nganga dimana  Tari Batu Nganga merupakan sebuah tari berlatar belakang cerita rakyat yang mengisahkan tentang kecintaan rakyat terhadap putri raja yang masuk batu dan permohonan mereka agar sang putri dapat keluar dari dalam batu.

avatar
Meta Indriyani Kurniasari
Gambar Entri
melarikan atau Pengasingan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Barat

Kisah rakyat sasak mengatakan jika seseorang yang berpacaran hingga lebih dari jam 9 malam, maka kedua pasangan tersebut dalam adat lombok akan di asingkan yakni pengasingan (sasak). Dimana akan dinikahkan kedua muda mudi tersebut

avatar
Abdullah_10
Gambar Entri
MENTIKO BETUAH
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Barat

  Konon, pada zaman dahulu di negeri Semeulue, tersebutlah seorang raja yang kaya-raya. Raja itu sangat disenangi oleh rakyatnya, karena kedermawanannya. Namun, ia tidak memiliki anak setelah sepuluh tahun menikah dengan permaisurinya. Oleh karena sudah tidak tahan lagi ingin punya keturunan, Raja itu pun pergi bersama permaisurinya ke hulu sungai yang airnya sangat dingin untuk berlimau dan bernazar, agar dikaruniai seorang anak yang kelak akan mewarisi tahta kerajaan. Tempat yang akan dituju itu berada sangat jauh dari keramaian. Untuk menuju ke sana, mereka harus menyusuri hutan belantara, menyeberangi sungai-sungai, serta mendaki dan menuruni gunung. Mereka pun berangkat dengan membawa bekal secukupnya. Setiba kedua suami-istri di sana, mereka mulai melaksanakan maksud dari kedatangan mereka. Setelah sehari-semalam berlimau dan bernazar, mereka pun kembali ke istana.  Setelah menunggu berhari-hari dan berminggu-minggu, akhirnya doa mereka terkabul. Per...

avatar
Yulius Dwi Kristian
Gambar Entri
BATU GOLOG
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Barat

  Pada jaman dahulu di daerah Padamara dekat Sungai Sawing hiduplah sebuah keluarga miskin. Sang istri bernama Inaq Lembain dan sang suami bernama Amaq Lembain. Mata pencaharian mereka adalah buruh tani. Setiap hari mereka berjalan kedesa desa menawarkan tenaganya untuk menumbuk padi. Kalau Inaq Lembain menumbuk padi maka kedua anaknya menyertai pula. Pada suatu hari, ia sedang asyik menumbuk padi. Kedua anaknya ditaruhnya diatas sebuah batu ceper didekat tempat ia bekerja. Anehnya, ketika Inaq mulai menumbuk, batu tempat mereka duduk makin lama makin menaik. Merasa seperti diangkat, maka anaknya yang sulung mulai memanggil ibunya: "Ibu batu ini makin tinggi." Namun sayangnya Inaq Lembain sedang sibuk bekerja. Dijawabnya, "Anakku tunggulah sebentar, Ibu baru saja menumbuk."  Begitulah yang terjadi secara berulang-ulang. Batu ceper itu makin lama makin meninggi hingga melebihi pohon kelapa. Kedua anak itu kemudian berteriak sejadi-jadinya. Namun, Inaq Lemba...

avatar
Yulius Dwi Kristian
Gambar Entri
Menangkap Nyale
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Barat

TRADISI MENANGKAP NYALE DI LOMBOK  HARAPAN KESELAMATAN DAN KEBERHASILAN DALAM PANEN Salah satu tradisi turun-temurun yang dilakukan oleh penduduk Lombok Selatan setiap tahun adalah "Bau Nyale"  (menangkap nyale). Pada hari-hari yang dianggap tepat mereka berbondong-bondong ke tepi pantai selatan untuk menangkap nyale. Dengan demikian penduduk pun seakan-akan tumpah ke pantai selatan yang umumnya berbatu karang indah. Hari penangkapan nyale biasanya jatuh pada tanggal 19 atau 20 pada bulan ke sepuluh atau ke sebelas menurut perhitungan tahun suku Sasak, menurut tahun Masehi berkisar antara bulan Februari atau Maret setiap tahun. Sejak menangkap nyale dipopulerkan se¬bagai kegiatan rekreasi, penduduk kota seperti Mataram, Praya dan Selong datang berbondong-bondong menyaksikan. Tidak jarang pula mereka ikut bersama-sama menangkap nyale. Tradisi menangkap nyale yang sudah berlangsung ratusan bahkan mungkin ribuan tahun ini berlangsung selama paling kurang...

avatar
Oase