Ini dia hidangan khas yang sudah merakyat di propinsi Jawa Tengah & Jawa Timur alias Botok. Ada berbagai variasi Botok : Botok Tempe, Botok Daun Sembukan, Botok daun Kemangi, Botok Lamtoro dll. Salah satu botok favorit yang saya kenal sejak masih kecil yaitu Botok Tempe Teri. Paduan antara Tempe yang gurih dan mengandung protein tinggi dengan ikan teri asin bercampur dengan kelapa berbumbu plus aroma daun pisang. Bahan: 1 papan tempe (500 gr) 1 bh kelapa muda parut atau 250 gr kelapa parut kering 100 gr ikan teri asin, cuci bersih, tiriskan 1 genggam daun kemangi / basilikum ( optional) 10 lembar daun salam 2 cm lengkuas, iris tipis 20 lembar daun pisang ukuran 20cm x 25cm untuk membungkus 300 ml santan kental jika menggunakan kelapa parut kering. Bumbu Halus: 5 butir bawang merah 3 siung bawang putih 3 buah cabe merah besar...
Kerupuk ini merupakan salah satu kuliner khas Tegal yang banyak diproduksi di wilayah Kecamatan Adiwerna dan Kecamatan Dukuhwaru. Kerupuk yang berbentuk bulat dan berjaring ditengahnya ini bahan dasarnya sama dengan kerupuk lainnya. Kerupuk Mie ini berbumbu bawang, sama dengan Kerupuk Antor. Proses penggorengannya pun sama, menggunakan pasir. Jadi rasanya selain renyah, juga gurih. Selain itu juga kolesterolnya rendah. Kerupuk Mie Wedi ada yang hanya satu warna, hijau kekuningan, ada pula yang berwarna merah muda dalam satu bungkusnya Kerupuk Mie Wedi biasanya disandingkan dengan Sambel Gaul. Atau dengan urab. Atau bisa juga dengan saos sambal. Sumber: http://blog.unnes.ac.id/winda/2015/11/18/makanan-khas-tegal-laka-laka/
Pada dasarnya tahu pletok cara pembuatannya sama dengan tahu aci, namun yang membedakannya adalah, tahu pletok dibentuk dari sebuah tahu aci yang dibelah menjadi beberapa bagian tapi tidak benar-benar terbelah sempurna melainkan masih menyatu, diberi adonan aci, kemudian digoreng lagi. Jadi bentuknya lebih lebar. Untuk masalah rasa, lebih gurih, karena adonan acinya lebih banyak. Tahu pletok bisa dinikmati dengan sambal kecap atau hanya dinikmati begitu saja dengan cabai rawit. Selain bisa dijadikan camilan, tahu pletok juga bisa menjadi teman makan. Sumber: http://blog.unnes.ac.id/winda/2015/11/18/makanan-khas-tegal-laka-laka/
Seperti halnya lengko, ponggol merupakan kuliner khas Tegal yang menggunakan nasi. Untuk urusan makanan berbahan dasar nasi dan lauk pauk, Tegal boleh dibilang gudangnya kuliner. Ponggol hampir sama seperti nasi megono dari Pekalongan. Umumnya nasi ponggol terdiri nasi putih dengan lauk sambel goreng tempe atau tempe orek, tahu, tempe, dll. Ada juga yang menambakan dengan sajian lauk mie goreng atau bihun goreng. Ponggol identik dengan pembungkusnya yakni dibungkus dengan daun pisang. Karena sewaktu dibungkus nasi putihnya masih panas, jadi aroma khas yang keluar dari ponggol ini adalah wangi khas daun pisang. Ada juga ponggol yang dibungkus dengan daun jati, biasanya ponggol ini warnanya akan berubah menjadi berwarna merah muda. RM/Toko yang Menyediakan : Lesehan Ponggol Makan Malam Alamat: Jl. Werkudoro No.98, Slerok, Tegal Tim., Kota Tegal, Jawa Tengah 52192 Telepon: 0819-1157-5577 ...
Rujak teplak merupakan rujak khas Tegal. Rujak teplak ini, terbuat dari beberapa jenis sayur mayur seperti kangkung, lembayung, daun ubi jalar, daun pepaya, daun singkong, tauge, jantung pisang, pare, dan timun yang direbus. Dari jenis sayuran yang dipakai untuk rujak teplak, mungkin hampir sama seperti rujak pecel khas Jawa bagian timur. Yang membedakan disini adalah sambalnya. Kalo kebanyakan rujak pakai bumbu kacang sebagai sambel utama, rujak teplak justru pakai sambal yang disebut “sambel gaul”. Sambel gaul ini dibuat dari singkong yang direbus atau dikukus kemudian di uleni hingga halus. Setelah halus, singkong ini diletakkan dalam sebuah wadah yang kemudian dicampur dengan sambel dari cabe merah yang diulek dan ditambahi sedikit garam, terasi dan gula merah. Setelah dicampur rata, singkong dan sambal ini dicairkan dengan air matang hingga kental. Penyajiannya dibungkus dengan daun pisang dengan cara di pincuk atau di takir sesuai sele...
Sambel gaul ini dibuat dari singkong yang direbus atau dikukus kemudian di uleni hingga halus. Setelah halus, singkong ini diletakkan dalam sebuah wadah yang kemudian dicampur dengan sambel dari cabe merah yang diulek dan ditambahi sedikit garam, terasi dan gula merah. Setelah dicampur rata, singkong dan sambal ini dicairkan dengan air matang hingga kental. Sumber: http://blog.unnes.ac.id/winda/2015/11/18/makanan-khas-tegal-laka-laka/
Ponggol setan layaknya nasi ponggol biasa namun dengan rasa yang lebih pedas dan porsi yang lebih besar. Lauknya bervariasi mulai dari balado telur, ikan asin, dan lain-lain. RM/Toko yang Menyediakan : Lesehan Ponggol Diner Address: Jl. Werkudoro No.98, Slerok, Tegal Tim., Kota Tegal, Jawa Tengah 52192 Phone: 0819-1157-5577 Sumber: http://blog.unnes.ac.id/winda/2015/11/18/makanan-khas-tegal-laka-laka/
Bahan: 1. Kacang tanah kulit secukupnya 2. Garam secukupnya 3. Pasir secukupnya untuk menggoreng Cara Membuat: 1. Siapkan kacang untuk direndam menggunakan air tawar selama kurang lebih 4 jam. 2. Cuci bersih kacang dan rendam kembali menggunakan air garam semalaman. 3. Angkat dan jemur sekitar 12 jam atau seharian. Jangan sampai kacang terlalu kering pada proses penjemuran ini. 4. Siapkan pasir yang sudah dicuci bersih kemudian letakan di atas wajan, gunakan kayu sebagai bahan bakarnya. 5. Sangrai kacang tersebut kurang lebih setengah jam. Dalam proses ini kacang harus terus diaduk. 6. Kalau sudah cukup matang, angkat dan ayak menggunakan ayakan khusus supaya terpisah dari pasir. 7. Setelah itu letakan pada wadah dan angin-anginkan. Bisa menggunakan kipas angin untuk mendinginkan dan menghilangkan pasirnya. 8. Simpan dalam stoples untuk menjaga kegurihan dan rasa kacang. Sumber: http://www.masakandapurku.com/2015/11/rese...
Arem-Arem merupakan makanan yang diisi dengan daging atau sayuran, Makanan ini hampir sama dengan lemper yang dibungkus menggunakan daun pisang. Arem-Arem biasanya dimakan sebagai pengganti sarapan, Makanan ini berasal dari kota kebumen. Bahan-Bahan : 1 liter beras cuci bersih 1 1/2 liter air Garam secukupnya Daun pisang secukupnya untuk membungkus Lidi secukupnya untuk menyemat Bahan Isian : 350 gram daging sapi cincang 250 ml santan 1 ibujari lengkuas 3 lembar daun salam Bumbu Halus : 8 butir bawang merah 5 siung bawang putih 5 buah cabai merah 8 butir kemiri Cara Pembuatan : Masak beras dengan air dan tambahan garam sedikit hingga mendjadi aron (setengan matang). Sisihkan. Kemudian tumis bumbu yang telah dihaluskan hingga harum, lalu masukan daging sapi cincang. Masak hingga daging berubah warna. Tambahkan santan, garam, lengkuas dan daun salam. Masa...