Sagon Kacang adalah camilan khas Sukabumi yang berupa sejenis kue kering yang berbentuk kotak atau persegi panjang. Makanan ringan yang terbuat dari bahan dasar kelapa parut ini memiliki rasa yang gurih dan lezat. Kombinasi kelapa parut dan kacang tanahnya memberikan sensasi tersendiri pada saat menggigit kue ini. Camilan ini sangat cocok dinikmati saat santai di hari libur. Bahan-bahan: 300 gram kelapa kering instan 150 gram kacang tanah bubuk ü kg gula halus 150 gram margarin 1 putih telur 2 kuning telur 2 sdm susu bubuk ü sdt vanili Cara Membuat: 1. Kocok gula halus dan vanili bubuk bersama margarin sampai lembut dan merata. Tambahkan telur. Kocok lagi sampai merata. 2. Tambahkan kelapa parut kering, kacang bubuk dan susu bubuk. Aduk rata kembali. Siapkan loyang yang tidak diolesi margarin. Letakkan di atasnya ring bulat berdiameter 4 cm. Ambil adonan dan tuang di atas cetakan tersebut. Padat dan ratakan. 3. Masukkan ke...
Manisan Pala ternyata tidak hanya ada di Sulawesi Utara. Di Kota Hujan, camilan manisan ini bisa ditemukan juga. Manisan Pala yang ada di kota Bogor memiliki citarasa yang sama dengan saudaranya yang ada di Sulawesi Utara. Bahan-bahan: 10 kg buah pala 5 kg gula pasir 15 kg kapur sirih 1 ons garam Cara Membuat: 1. Kupas semua buah pala lalu cuci dengan air sampai bersih. Lalu belahlah buah pala tersebut dan buang bijinya. Lakukan sampai semua habis. 2. Selanjutnya, masak air sampai mendidih. Masukkan daging buah pala tadi dan biarkan selama 3 menit saja. Tiriskan. 3. Berikutnya, campur buah pala tersebut dengan larutan kurang lebih 50 gram garam dalam satu liternya. Jika air ditambah, garam juga ditambah. 4. Rendamlah buah pala tersebut selama dua jam lalu tiriskan. 5. Sesudah itu, iris-iris tipis seperti kipas. Kemudian rendamlah dalam air yang berisi campuran garam serta kapur sirih selama satu malam. Tiriskan. 6. Sementara menunggu proses penirisan selesai, buat air gula d...
Bogor dikenal sebagai daerah penghasil talas. Banyak kuliner yang lahir dari talas ini. Salah satunya adalah Keripik Pedas Talas. Camilan ini memiliki rasa yang gurih, renyah dan pedas, cocok dinikmati saat turun hujan. Bahan-bahan: 2 buah talas Bogor, potong menyerupai korek api ½ liter air 3 siung bawang putih, dihaluskan ½ sendok makan garam ½ sendok teh air kapur sirih ¼ sendok teh kunyit bubuk Bubuk Cabai: 1 sendok teh cabai bubuk 1 sendok teh bubuk balado 1 sendok makan bawang putih bubuk Cara Membuat: 1. Ambil potongan talas bogor lalu cuci dengan air hingga bersih. Tiriskan. 2. Berikutnya, rendam potongan talas tersebut bersama air, kunyit bubuk, garam dan bawang putih yang telah dihaluskan selama setengah jam. Lalu tiriskan talas sampai kering. 3. Setelah itu, panaskan minyak goreng secukupnya untuk menggoreng potongan talas berbumbu tersebut hingga matang dan kering. 4. Terakhir, tiriskan kembali lalu camp...
Simping merupakan penganan khas dari Purwakarta. Camilan yang memiliki banyak varian rasa ini sering dijadikan oleh-oleh para wisatawan yang berkunjung ke Purwakarta. Bahan-bahan: 1 kg tepung beras ½ kg tepung tapioka Mentega secukupnya 2 buah kelapa yang diparut 2 buah telur Cara Membuat: 1. Campurkan kedua tepung yang ada dalam bahan, yaitu tepung beras dan tepung tapioka menjadi satu. 2. Kemudian seduh campurannya dengan air hangat secukupnya. Aduk-aduk sampai merata. 3. Tambahkan telur. Aduk lagi sampai merata. Lalu masukkan mentega dan kelapa yang sudah diparut. Aduk kembali sampai adonan benar-benar rata. 4. Masukkan ke dalam cetakan adonan di atas tersebut Kemudian bakar selama beberapa menit. Jangan lupa dibolak-balik agar matangnya merata. 5. Setelah matang, angkat dari cetakan Tata di piring saji dan Simping siap disajikan. Sumber: http://www.masakandapurku.com/2015/09/resep-membuat-simping-khas-purwakarta.html?m=1
Simping merupakan penganan khas dari Purwakarta. Camilan yang memiliki banyak varian rasa ini sering dijadikan oleh-oleh para wisatawan yang berkunjung ke Purwakarta. Bahan-bahan: 1 kg tepung beras ½ kg tepung tapioka Mentega secukupnya 2 buah kelapa yang diparut 2 buah telur Cara Membuat: 1. Campurkan kedua tepung yang ada dalam bahan, yaitu tepung beras dan tepung tapioka menjadi satu. 2. Kemudian seduh campurannya dengan air hangat secukupnya. Aduk-aduk sampai merata. 3. Tambahkan telur. Aduk lagi sampai merata. Lalu masukkan mentega dan kelapa yang sudah diparut. Aduk kembali sampai adonan benar-benar rata. 4. Masukkan ke dalam cetakan adonan di atas tersebut Kemudian bakar selama beberapa menit. Jangan lupa dibolak-balik agar matangnya merata. 5. Setelah matang, angkat dari cetakan Tata di piring saji dan Simping siap disajikan. Sumber: http://www.masakandapurku.com/2015/09/resep-membuat-simping-khas-purwakarta.html?m=1
Peuyeum merupakan salah satu kuliner tradisional yang berasal dari Purwakarta. Meskipun kebanyakan orang mengira bahwa peuyeum berasal dari Bandung, akan tetapi sebenarnya makanan ini dikenalkan oleh seorang warga Desa Bendul, Purwakarta pada saat mengadu nasib di Bandung. Makanan yang terbuat dari singkong yang difermentasikan ini banyak digemari karena selain rasanya yang enak dan empuk, harganya pun sangat terjangkau. Bahan-bahan: Singkong tua secukupnya Ragi secukupnya Air secukupnya Daun pisang Cara Membuat: 1. Kupas kulit singkong dengan pisau. Kemudian bersihkan dengan mencucinya. Masukkan kurang lebih 300 mililiter air ke dalam panci lalu didihkan. 2. Taruh atau rebus singkong ke dalam air selama 30 menit. Lalu masukkan singkong yang sudah direbus ke dalam nyiru. Bubukkan lima buah ragi ke dalamnya sampai merata. 3. Masih pada langkah ini, masukkan singkong ke dalam baskom lalu bungkus dengan daun pisang. Agar kedap udara, tutup baskom dengan lap. 4. Diamkan singkong...
Sambal goang menjadi salah satu jenis sambal yang khas di Jawa Barat, Khususnya Tasikmalaya. Masyarakat Tasikmalaya selalu mengonsumsi makanan dengan tambahan sambal dan juga lalapan. Sambal ini mempunyai ciri Khas tersendiri. Umumnya masakan sambal goang khas Sunda ini diolah mentah atau tanpa dimasak yang juga bisa disebut dengan sambal dadakan sebab kepraktisannya. Dikatakan mentah karena bahan cabai dan cara pengolahannya tidak digoreng ataupun direbus. Semua bahan ditumbuk sampai halus dan dapat disajikan secara langsung dengan lauk pauk yang lainnya. Rasa pedas dari sambal ini akan menggugah selera makan anda. Meskipun sederhana, namun sambal goang ini banyak sekali di temukan di setiap warung atau resto-resto yang ada di Bandung, Bogor, Sumedang dan sekitarnya. Bahan : 25 buah cabe rawit merah 3 siung bawang putih ½ sendok teh garam Tambahkan kencur sedikit saja Cara Membuat : Haluskan cabe rawit merah, bawang p...
Ada kue kering dengan bentuk gingerman di Sukabumi. Kue manis yang berbahan baku jahe ini juga dinamakan seperti bahan bakunya, yaitu kue jahe. Rasanya yang manis pedas ini menjadi daya tarik tersendiri bagi penikmatnya. Selain itu, kerenyahannya turut memberikan sensasi sendiri pada saat digigit. Camilan ini memang cocok dimakan bersama keluarga di waktu santai. Bahan-bahan: 50 gram jahe 100 gram gula merah 100 gram gula halus atau kastor 100 gram margarin ½ kg tepung sagu 175 ml santan 1 butir kuning telur ayam Cara Membuat: 1. Sangrai tepung sagu selama lima belas menit. Kemudian haluskan juga jahenya. Sisihkan. 2. Rebus campuran jahe, gula merah, dan santan selama beberapa menit. 3. Lalu saring dalam satu wadah adonan yang sudah direbus. Kocok kuning telur, gula halus dan margarin sampai lembut dan tercampur. 4. Tambahkan tepung sagu dan aduk sampai merata Masukkan rebusan gula yang telah disaring tadi dan aduk kembali. 5. Langkah berikutnya, giling adonan lalu...
Ada kue kering dengan bentuk gingerman di Sukabumi. Kue manis yang berbahan baku jahe ini juga dinamakan seperti bahan bakunya, yaitu kue jahe. Rasanya yang manis pedas ini menjadi daya tarik tersendiri bagi penikmatnya. Selain itu, kerenyahannya turut memberikan sensasi sendiri pada saat digigit. Camilan ini memang cocok dimakan bersama keluarga di waktu santai. Bahan-bahan: 50 gram jahe 100 gram gula merah 100 gram gula halus atau kastor 100 gram margarin ½ kg tepung sagu 175 ml santan 1 butir kuning telur ayam Cara Membuat: 1. Sangrai tepung sagu selama lima belas menit. Kemudian haluskan juga jahenya. Sisihkan. 2. Rebus campuran jahe, gula merah, dan santan selama beberapa menit. 3. Lalu saring dalam satu wadah adonan yang sudah direbus. Kocok kuning telur, gula halus dan margarin sampai lembut dan tercampur. 4. Tambahkan tepung sagu dan aduk sampai merata Masukkan rebusan gula yang telah disaring tadi dan aduk kembali. 5. Langkah berikutnya, giling adonan lalu...