Sebagai salah satu wilayah di Jawa Timur, Banyuwangi tidak hanya dikenal dengan aneka ragam kebudayaannya tapi juga terkenal kaya akan kuliner khasnya. Salah satu kuliner khas yang dimiliki kabupaten paling ujung Pulau Jawa ini adalah sego tempong, sajian nasi dengan sambal yang nikmat nan sedap. Sego dalam bahasa Jawa berarti nasi, sedangkan Tempong merujuk pada bahasa Jawa Ngoko yang bermakna tampar, makna tersebut merepresentasikan pedasnya sambal dalam sajian kuliner ini yang menurut penikmat nasi ini, seperti merasakan pedasnya sebuah tamparan. Secara umum, kuliner khas Banyuwangi ini berisi kumpulan sayur, seperti rebusan daun bayam, daun kemangi, dan kenikir. Kenikir merupakan tanaman yang berasal dari amerika latin dan banyak dijumpai di Asia Tenggara, khususnya di Indonesia. Karena memiliki wangi yang khas, daun ini kerap dijadikan lalapan oleh masyarakat Indonesia, terlebih daun kenikir dipercaya mempunyai khasiat sebagai obat sakit lambung. Semua bahan sayuran...
Kres..kres..kres... begitulah kesan pertama begitu mencoba roti yang satu ini. Teksturnya yang renyah membuat siapa saja yang menikmati roti ini akan terkesan dengan rasa manisnya. Inilah roti bagelan, roti khas yang banyak kita temui di sebagian besar Pulau Jawa. Roti Bagelan terbuat dari bahan utama roti manis yang dibentuk bundar maupun panjang. Roti ini kemudian dibelah menjadi dua dan masing-masing bagian atas roti diberi roemboter dan setelah itu baru dipanggang. Pemberian roemboter ini bukan hanya menjadikan roti bagelan terasa manis namun juga aromanya lebih wangi dan menggugah selera. Roti yang umumnya memiliki warna kuning kecoklatan ini dapat kita temui di kota-kota yang ada di Pulau Jawa seperti Bandung dan Solo. Roti bagelan juga menjadi salah satu oleh-oleh yang paling dicari para wisatawan yang mengunjungi kota-kota tersebut. Harga roti bagelan juga relatif terjangkau, dijual dengan harga sekitar Rp20.000 - Rp30.000. Menikmati roti bagelan sambil bersant...
Terletak di ketinggian antara 440-667 meter di atas permukaan laut, membuat suhu Kota Malang terasa sejuk. Terlebih pada malam hari. Karenanya, tidak heran jika masyarakat kota ini memiliki kuliner yang terkait dengan kondisi suhu tersebut. Salah satunya adalah ini, angsle. Angsle merupakan wedang khas kota apel. Dalam khazanah kuliner Jawa, “wedang” merupakan sebutan untuk minuman panas. Minuman ini biasanya terbuat dari air yang direbus bersama jahe, serai, dan gula Jawa. Mencicipi angsle, rasanya akan mengingatkan kita pada wedang lainnya dari Jawa, sekoteng. Rasa khas kuah hasil rebusan jahe sangat terasa. Apalagi, angsle pun memiliki isian yang mirip dengan sekoteng. Ada roti, kacang tanah sangrai, kacang hijau rebus, serta aroma daun pandan. Yang membedakan, angsle ditambahkan petulo (putu mayang), ketan putih kukus, dan tape singkong. Hal lain yang membedakan angsle dengan sekoteng adalah pada kuahnya. Jika kuah sekoteng han...
Jenang krasikan namanya, makanan khas Purworejo yang satu ini berbeda dengan jenang pada umumnya. Jenang dalam bahasa Jawa memiliki arti bubur, namun jenang yang satu ini tidak berbentuk bubur melainkan mirip dodol dengan tekstur yang sedikit lebih lembut. Jenang krasikan terbuat dari bahan utama beras ketan dan gula merah. Tambahan santan dan sedikit garam membuat krasikan terasa begitu nikmat. Teksturnya yang lembut, membuat kudapan yang satu ini terasa seperti lumer saat berada di mulut. Rasa manis yang ada di jenang krasikan tidak membuat kita eneg. Bahkan, bagi Anda penggemar dodol, mencoba jenang krasikan menjadi pilihan yang menarik dan menyenangkan. Biasanya jenang krasikan dijual dengan potongan-potongan kecil yang dibungkus plastik tipis. Potongan-potongan kecil ini kemudian dikemas kedalam sebuah wadah. Harga kudapan ini juga relatif terjangkau, biasanya jenang krasikan dijual dengan harga Rp20.000 hingga Rp40.000 tergantung dari besar kecilnya serta tingkat...
Bagi Anda penggemar kuliner rujak, mungkin Anda harus coba rujak yang satu ini. Rujak gobet namanya, rujak khas Kota Malang yang kaya rasa. Paduan rasa pedas, manis dan asam menjadi satu dalam sajian kuliner dengan isi aneka buah ini. Rujak gobet biasanya disajikan pada acara-acara khusus seperti tradisi telonan atau tingkepan dari ibu yang sedang hamil atau mengandung. Aneka jenis buah-buahan seperti bangkuang, nanas, belimbing, jambu menjadi satu dalam rujak ini. Selain itu ada satu buah khas yang menjadi bagian dari rujak ini yaitu nangka muda atau lebih dikenal dengan sebutan babal. Selain buah, rujak gobet juga di campur dengan bumbu lain seperti, cabai, asam dan beberapa bumbu lainnya. Campuran bumbu inilah yang membuat rasa rujak ini menjadi meriah, paduan rasa pedas, asam, manis menjadi satu dalam semangkuk rujak gobet. Rujak gobet menjadi kuliner yang menarik dan menguggah selera saat disajikan. Aneka buah segar yang menjadi satu dengan bumbu-bumbu menjadikan ku...
Berkunjung ke Kota Malang rasanya tidak lengkap jika tidak mencicipi berbagai kuliner khas kota ini. Salah satunya adalah ini, cwiemie. Mie yang digunakan dalam panganan ini berbentuk gepeng dan tipis. Karenanya, dinamakan “cwiemie” – “cwie” bermakna kecil. Dalam penyajiannya, cwiemie terlihat sederhana. Dalam semangkuk cwiemie disajikan mie yang dilengkapi taburan daging ayam dan pangsit goreng. Sebagai pelengkap, diberikan bawang goreng dan daun bawang. Tidak seperti biasanya, taburan daging ayam yang diberikan pada cwiemie tidaklah disuir. Daging ayam yang telah direbus hingga menjadi empuk lalu digiling hingga halus. Daging giling tersebut yang kemudian ditaburkan ke atas mie. Mie, taburan daging ayam, serta daun bawang dan bawang goreng tersebut kemudian disiram kuah. Kuah yang digunakan berwarna bening. Kuah untuk cwiemie sederhana. Hanya kaldu ayam yang ditambahkan beberapa bumbu, sehingga menyajikan rasa y...
Kuliner Minang mengenal beragam jenis gulai. Salah satu sajian yang terkenal adalah gulai tunjang. Kikil kenyal ini makin nikmat saat disantap bersama kuah kuning kental. Tunjang atau kikil menjadi bahan baku gulai dalam masakan Minang. Hidangan ini banyak peminatnya sehingga mudah ditemukan saat berkunjung ke rumah makan khas Minang. Gulai tunjang dibuat dengan menggunakan kaki sapi. Biasanya hanya kulitnya yang dipakai bersama tulang lunak. Untuk membuatnya, kikil dilepaskan dari tulang. Kemudian kikil direbus sampai empuk. Setelah itu, kikil dipotong dengan ukuran sesuai selera. Pembuatan kuah gulai menggunakan santan, bumbu halus dan beragam rempah. Kikil dimasukkan ke dalam campuran santan dan bumbu halus tersebut. Lalu gulai dimasak dengan api kecil sampai santan mengental dan keluar minyak. Pemakaian santan membuat gulai terasa gurih, kental dan berminyak. Tambahan rempah seperti kunyit, lengkuas, kemiri, dan serai menjadikan gulai leb...
Kuliner Minang memang terkenal dengan rasa gurih, pedas dan bersantan kental salah satunya adalah gulai. Beragam gulai dikombinasikan dengan lauk pauk, akan tetapi yang unik adalah gulai terubuk dari pohon tebu. Hmm bagaimana rasanya? Tebu telur atau terubuk merupakan jenis sayuran yang mirip dengan tebu. Bagian pucuk atau bunga dari daun tebu dimanfaatkan sebagai sayuran. Terubuk biasanya dikonsumsi sekitar usia lima bulan. Bagian yang dipanen adalah 'malai' yang masih muda sedangkan yang dikonsumsi adalah bagian bunga yang terbungkus dengan pelepah daun yang dikenal dengan istilah kelobot. Dalam 100 gr tebu terubuk mengandung energi sekitar 30 Kkal, protein 4,6 gr, lemak 0,4 gr, karbohidrat 3 gr, kalsium 40 mg, zat besi 2 mg dan 50 mg vitamin C. Kandungan protein dan vitamin C dari terubuk cukup tinggi sehingga sangat baik untuk menjaga stamina dan pembentukan jaringan tubuh. Untuk membuat gulai terubuk, Anda cukup menyiapkan...
Masakan Minang tak melulu menggunakan daging atau jeroan sapi. Beberapa sajiannya berbahan ikan, seperti ikan bakar, asam padeh , dan gulai masin. Gulai ini cocok untuk penggemar ikan dengan kuah kental berbumbu. Gulai masin alias gulai manis, rasanya gurih tidak pedas. Umumnya berisi potongan daging tongkol, tenggiri, mas, nila Ikan kakap biasanya dipakai untuk hidangan terpisah, yakni gulai kepala ikan. Selain daging ikan dan santan, bahan lain yang dipakai untuk gulai masin di antaranya serai, cabai, daun salam, dan daun jeruk. Bumbu halusnya terdiri dari bawang merah, bawang putih, kunyit, dan jahe. Untuk memberikan sentuhan asam segar pada kuah santan yang gurih berempah, potongan belimbing wuluh atau asam sunti. Untuk memberi rasa asam yang segar. Tambahan daun ruku-rukupun membuat aromanya semakin sedap. Cara membuatnya relatif gampang. Setelah ikan dibersihkan dan dipotong-potong, lumuri dengan jeruk nipis dan garam, lalu diamkan sekitar 1...