Kue khas lampung salah satunya ada sarikaya. Kue ini banyak varian dari segi warna dan rasa tergantung tiap daerahnya. Bahan yang terkandung dalam kue srikaya : 1 ons gula merah 2 SDM gula pasir 400 ml santan kental 100 ml air putih 4 butir telur ayam Sejumput garam 1/2 sdt vanili bubuk 3 lembar daun pandan OSKM2018
Alat & Bahan: - Parutan - Panci kukus - Pisau - Wadah - Sendok - 1 kg singkong - 1/2 kg kelapa - 1/2 kg gula merah Cara Membuat: 1. Pertama, kupas singkong dan cuci sampai bersih, lalu parut dan sisihkan. 2. Setelah itu, parut kelapa dan sisihkan. 3. Iris gula merah sampai halus. 4. Gabungkan parutan singkong, parutan kelapa, dan irisan gula merah ke dalam wadah. Aduk sampai ketiga bahan tercampur rata. 5. Kemudian, ambil 3-4 sendok adonan tersebut untuk ditaruh di atas daun pisang. Atur sedemikian rupa sehingga berbentuk seperti tabung kecil memanjang yang padat. Setelah itu, bungkuslah dengan daun pisang tersebut. 6. Setelah terbungkus rapi, kukuslah sampai matang selama kurang lebih 30 menit. 7. Katimus siap diangkat dan dihidangkan. Narasumber: N. Erie Sitti F. #OSKMITB2018
Beraneka ragam cemilan tradisional yang mudah ditemukan di sepanjang jalan di Kabupaten Sukabumi, lebih spesifiknya yaitu di kecamatan Jampang Kulon. Bagi yang berwisata, pulang kampung maupun sebatas transit di kecamatan Jampang Kulon ini dapat belanja untuk oleh-oleh ataupun mengganjal perut dalam perjalanan di alun-alun Jampang Kulon. Yang paling khas dan banyak dijual disana biasanya opak ketan khas Jampang Kulon, gurandil manis, dan berbagai kuliner yang berbahan dasar singkong. Opak ketan khas Jampang Kulon biasa disebut opak sampeu ini memiliki rasa gurih dan tidak berminyak. Selain itu, yang disebut gurandil manis adalah cemilan manis yang berwarna-warni dengan parutan kelapa di atasnya. Itulah cemilan khas Jampang Kulon yang dapat ditemukan di Sukabumi, Jawa Barat.
Andum Berkah Bolu Rahayu merupakan salah satu acara di Magetan untuk merayakan tahun baru islam. Acara ini merupakan puncak dari acara Ledhug Suro yang diadakan setahun sekali. Sebelum acara ini dimulai, Bolu Rahayu yang sudah di hias sedemikian rupa diarak dari Pendopo Surya Graha mengelilingi kota Magetan, diikuti oleh pasukan berkuda yang mewakili dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Magetan yang kemudian disusul oleh kereta hias dengan diiringi musik tradisonal yaitu Gamelan. Dalam acara ini bukan hanya Bolu Rahayu yang disediakan tetapi ada makanan lain seperti ampyang, enting-enting dandan emping yang juga merupakan makanan khas dari Magetan. Acara Andum Berkah Bolu Rahayu ini memiliki sejumlah kepercayaan yang dimiliki oleh masyarakat Magetan. Sebagian masyarakat Magetan memiliki kepercayaan bahwa siapa saja yang mendapatkan bolu rahayu ini akan mendapatkan berkah sepanjang tahun, maka tak heran jika sebagian masyarakat Magetan rela berdesak-desakan untuk mendapatkan bolu ra...
Pallubasa (atau Pallu Basa, Palu Basa) adalah makanan tradisional yang berasal dari Makassar, ibukota Provinsi Sulawesi Selatan. Hidangan berkuah ini terbuat dari sapi atau kerbau, biasanya bagian tenderloin, sirloin, dan/atau jeroan, yang direbus dalam waktu yang lama, lalu disajikan dengan kuah yang dibumbui serundeng kelapa dan kuning telur. OSKMITB2018
Nasi penek merupakan masakan yang mengkombinasikan nasi dengan sayur lodeh nangka dan daging atau jeroan ayam yang dibungkus menggunakan daun pisang. Tidak ada yang tahu secara pasti kapan makanan ini pertama kali muncul dan dikenalkan. Namun, nasi penek sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda dan Jepang. Bahkan sebagian mempercayai kalau nasi penek menjadi asupan energi tentara republik yang berjuang di wilayah selatan Purworejo. Nasi penek pertama kali dibuat di Pedukuhan Ngandul Desa Jenar Wetan Kecamatan Purwodadi. Nasi penek ini dibuat sangat tradisional tanpa menggunakan penyedap rasa. Memasaknya juga khusus menggunakan kayu bakar sehingga menimbulkan aroma yang khas pada masakan tersebut. Nasi penek tergolong menu masakan langka. Saat ini hanya tersisa tidak lebih dari lima pedagang yang menjajakan menu itu di sejumlah pasar tradisional wilayah Kecamatan Purwodadi dan Ngombol. Menu tersebut terjangkau masyarakat kelas menengah ke bawah karena hanya dijual antara Rp 4.000 - R...
Awug adalah salah satu kue tradisional khas masyarakat Sunda. Dewasa ini, awug sudah jarang ditemukan, karena penjual kue tradisional ini tidak sebanyak dahulu. Bahkan, banyak anak muda kota Bandung yang tidak pernah mencicipi bahkan tidak mengetahui keberadaan awug. Kue tradisional ini terdiri dari tepung beras, tepung ketan, parutan kelapa, dan gula merah yang dikukus matang dengan daun pisang, dengan perabot dapur anyaman bambu bernama aseupan . Bentuk kue tradisional ini seperti kerucut berlapis merah kecoklatan (gula merah) dan putih (tepung beras). gambar dilansir dari : tribunnews.com
Memilih satu dari sebegitu banyak makanan suku Batak begitu sulit. Semuanya otentik dan lezat. Namun ada salah satu makanan unik yang merupakan perpaduan antara pasta Italia dan bumbu khas Asia. Namanya adalah mie gomak. Mie seukuran spagheti ini dimasak dengan berbagai variasi bahan serta cara memasak yang berbeda, tetapi tak akan otentik jika tidak ditambahkan bumbu khas tersebut. Mari kita mengenal mie gomak. Gomak dalam bahasa Batak berarti mengambil dengan tangan. Kemungkinan zaman dahulu orang Batak belum mengenal sendok sehingga mi diambil begitu saja dengan tangan ketika akan disajikan. Namun ketika higienitas adalah sebuah isu penting, saat ini semua pedagang mie gomak sudah menggunakan sendok saat menyajikannya kepada pembeli. Zaman berubah. Begitu juga dengan variasi mie gomak pun tak sepenuhnya sama seperti pertama kali dikreasikan oleh nenek moyang orang Batak. Bahan tambahan mie gomak bisa berbeda dari satu tempat ke tempat lain, dari satu orang ke orang lain....