Engkak Ketan Engkak Ketan adalah salah satu jenis kue basah khas nusantara yang cukup digemari di daerah Sumatera Selatan dan Lampung karena rasanya yang enak. Kue ini banyak ditemui pada saat acara adat, hidangan syukuran, dan juga hidangan saat lebaran. Engkak ketan dibuat dengan cara dipanggang berlapis – lapis dengan menggunakan loyang. Telur dan mentega merupakan bahan dasar dalam pembuatan kue ini. Sekilas engkak ketan terlihat seperti lapis legit dengan tekstur kenyal. Berikut adalah cara pembuatan resep engkak ketan : Bahan : 1. 15 butir telur ayam (untuk ukuran Loyang 22 x 22cm) 2. Satu kg gula pasir 3. Susu kental manis 1 kaleng 4. Tujuh sendok makan terigu 5. Tiga sendok makan mentega cair 6. 0,5 kg tepung ketan rose brand 7. Lima gelas santan kental Cara pembuatan: 1. Campurkan tepung ketan, santan dan terigu aduk biasa sampai semua bahan menyatu. 2. Kocok telur dan gula hingga mengembang dan berubah warna putih....
Khas dari makanan traditional adalah penggunaan daun muncang (kemiri) sebagai pembungkus peuyeum. Sementara di daerah lainnya peuyeum ketan di bungkus menggunakan daun pisang atau daun jambu air seperti peuyeum Kuningan. Daun kemiri inilah mungkin yang membuat citarasa peuyeum Ciruluk lebih khas. Daun kemiri bahan pembungkus peuyeum ini banyak ditanam warga di halaman rumahnya. Namun jika kebutuhan daun sangat banyak, warga sekitar biasanya membeli dari petani di daerah Dawuan.
Tempoyak Tempoyak dibuat dar isi durian. Isi durian ini dipisahkan dari bijinya dan ditambah dengan sedikit garam dan disimpan selama tiga hingga lima hari di dalam suhu kamar. Tempoyak biasanya tidak dimakan begitu saja tetapi selalu dibuat sambal atau dimasukkan ke dalam masakan seperti gulai tempoyak ikan patin. Tempoyak dikenal di Indonesia (terutama di Palembang, Sumatera dan Kalimantan). Di Indonesia Tempoyak sangat populer dikalangan masyarakat Sumatera bagian timur ,Menurut sejarah karenakan jumlah produksi buah durian sendiri sangat melimpah sehingga kalau dibuang sayang,masakan khas dari wilayah ini seperti Pindang Ikan Patin juga menggunakan tempoyak. Di Malaysia Tempoyak turut dirakamkan dalam Hikayat Abdullah sebagai makanan harian bagi penduduk Terengganu, semasa melawat Terengganu (sekitar 1836), dengan menyatakan bahawa makanan kegemaran mereka adalah "... tempoyak dan pekasam dan petai dan jering dan sebagainya...." Car...
Gembus merupakan makanan yang terbuat dari singkong dengan bentuk bulat seperti donat
Sate ayam dengan menggunakan tusuk lidi 2 buah lidi bersebelahan RM/Toko yang Menyediakan : Sate Ayam Martawi Rumah Makan Alamat: Jl. Brigjend. Katamso No.56, Sidanegara, Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah 53212 Telepon: (0282) 535576
Makanan ini sering disebut dengan 'OPAK'. Dibuat dengan bahan dasar tepung beras ketan dengan proses dijemur lalu dipanggang. Makanan ini sering jadi makanan sesehari terutama makanan yang selalu dihidangkan pada saat acara besar seperti nikahan, hari raya, dll.
Ikan laut etong, awalnya dipandang sebelah mata oleh para nelayan karena dianggap kurang enak dikonsumsi. Namun dengan sedikit kreatifitas, kini ikan etong yang memiliki kulit luar kasar tersebut, telah menjadi menu spesial, dengan rasa khasnya yang menyerupai ayam tanpa duri. Ikan etong bakar tersebut dengan mudah bisa dijumpai di wilayah Kota Subang, Jawa Barat. Meskipun di daerah lain menu ikan ini dapat ditemui, namun karena mudah ditemui di wilayah Subang dan dengan kekhasannya tersendiri maka beberapa tahun belakangan ini orang mengenal etong bakar menjadi kuliner khas Kabupaten Subang. Sepintas tidak ada yang istimewa dengan bentuk ikan laut yang disebut dengan ikan etong ini. Kulit luarnya yang kasar membuat ikan ini kurang meyakinkan untuk dimakan, namun ternyata ikan etong mempunyai rasa yang khas bila dibakar. Proses pengolahan ikan bakar etong relatif mudah. Ikan Etong segar diambil kulit luarnya yang kasar hingga menyisakan daging yang empuk. Untuk men...
Desa Dawuan, Kecamatan Dawuan mungkin selintas hanya desa biasa di pinggir jalan raya Subang-Jakarta. Tapi, bagi penggemar kuliner lokal, desa ini sejak dulu terkenal dengan oncomnya. Ke desa ini, tak sedikit orang dari Subang kota, Pamanukan, Pabuaran, dan kecamatan-kecamatan lain di Subang sengaja datang hanya untuk membeli oncom yang konon rasanya sangat khas. Bahkan, tak sedikit warga Bandung, Jakarta dan beberapa kota di Jawa Tengah yang menyempatkan diri membeli oncom Dawuan ini sebagai oleh-oleh khas Subang. Doni (35 tahun), misalnya, sengaja datang dari Subang kota untuk membeli oncom Dawuan untuk dikirim ke kerabatnya di Pontianak, Kalbar. Rasa oncom Dawuan ini beda dengan oncom buatan tempat lain, sehingga pantas dijadikan oleh-oleh, katanya. Tak hanya itu, oncom Dawuan juga tersebar ke pasar-pasar di Subang. Di Pasar Kalijati misalnya, oncom buatan Dawuan sudah cukup mendarah daging sebagai komoditas perdagangan paling dicari setelah sembako. Di Pasar Baru, Subang, je...
TRADISI TUKAR RANTANG Setiap daerah memiliki keunikan sendiri dalam menyambut lebaran, seperti di wilayah pantura kabupaten Subang, Jawa Barat terdapat tradisi tukar rantang atau biasa disebut dengan udun-udunan. Tradisi yang sudah turun temurun ini sangat dinanti warga sekitar, Menurut Hesti salah satu warga desa Cilamayagirang tukar rantang adalah saling tukar makanan atau masakan yang disimpan di dalam rantang susun, “Kami semua selalu kangen hal ini, Tradisi tersebut sudah turun temurun dari nenek moyang daerah sini” jelasnya. ”Dalam tukar tantang ada perbedaan antara kerabat dan tetangga. Jika kerabat yang lebih tua, tukar rantang berisi lengkap, seperti nasi, bakakak (ayam panggang), gula, kopi, rokok dan aneka macam buah-buahan,” ujarnya. Sedangkan untuk yang lebih muda dan/atau tetangga, rantang isinya lebih sederhana, yaitu nasi lengkap lauk pauknya, seperti telur atau ayam opor. “Kebiasaan orang yang diberi hantaran r...