Sambal cobek-cobek versi 1: Sambal cobek-cobek berbeda dengan sambal lainnya, bahannya terdiri dari: cabe rawit cabe keriting bawang merah garam kacang tanah belimbing. Sambal cobek-cobek ini biasanya disajikan untuk pelengkap ikan bakar dan nasi santan selayar. Rasa sambal cobek-cobek ini pedas asam. Cabe kecil asal lokal yang diramu dengan tomat sayur dan buah belimbing sebagai pelengkap ikan bakar seperti ikan kakap, layang, beronang atau bandeng. Ikan bakar selayar adalah jenis-jenis ikan seperti ikan kakap, ikan layang, ikan beronang dan ikan bandeng yang dibakar menggunakan sabut kelapa dan disajikan dengan sambal cobek-cobek dan disantap dengan nasi santan. Ikan-ikan ini diperolehnya dari pasar yang dibawa oleh nelayan dari pulau Pasi di seberang Kota Benteng maupun dari desa-desa pesisir utama Selayar baik yang ditangkap dengan “sero” atau semacam perangkap laut dangkal, pukat maupun “bagang&rd...
Bahan-bahan: singkong 1 kg kelapa 1/2 btr kacang ijau 1/4 kg Bumbu: Garam 1 sdm Cara Membuat: 1. Singkong diparut, ditambah garam, dikukus sampai matang. 2. Kelapa diparut. 3. Kacang hijau disangan. 4. Singkong yang telah dikukus ditaruh diatas tampah yang dialasi daun pisang, diratakan. 5. Diatasnya ditaburi dengan kacang hijau. 6. Dimakan dengan kelapa parut. sumber : Buku Mustika Rasa Sukarno, Hal. 1040
Bahan-bahan: Singkong 1 kg Abon 2 ons Garam 1/2 sdt Minyak goreng 1/2 botol Cara membuatnya: 1. Air dididihkan dalam panci tertutup. 2. Singkong diparut, diperas agar airnya keluar, diberi garam. 3. Pada tutup panci diratakan singkong parut, terus ditutupkan lagi sampai matang. 4. Dadar singkong diisi dengan abon, dilipat dan digoreng. Sumber : Buku Mustika Rasa Sukarno 1045
Bahan-bahan: Singkong 1/2 kg Kelapa 1/3 butir Garam 1/2 sdt Merang 1 ikat Cara membuatnya: 1. Singkong dikupas, diparut, diuli, diperas, diambil patinya, diberi garam, dikupas. 2. Adonan yang telah dikukus dibentuk pada tampah yang telah dialas dengan daun pisang. 3. Pak tepak ada 2 macam, yang satu putih yang lain hitam. 4. Menghidangkannya diiris tipis-tipis, dimakan dengan kelapa parut. Keterangan: 1. Warna hitam diperoleh dari merang yang telah dibakar dna dihaluskan. 2. Kadang-kadang bagian atas ditaburi dengan kacang hijau yang disangrai, yang telah dibuang kulitnya. RM/Toko yang Menyediakan : Bebek Songkem Pak Salim Restoran Alamat: Jl. Raya Ketengan No.85, Tunjung, Burneh, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur 69121 Telepon: (031) 77995523 Sumber : Buku Mustika Rasa Sukarno Halaman 1040
Kerupuk rambak identik terbuat dari kulit sapi atau kerbau, namun siapa sangka di Lamongan kulit rambak ini dibuat dari hewan melata yakni Biawak. Kendati bukan berbahan seperti lazimnya kerupuk rambak yang beredar di pasaran, kerupuk rambak ini diberi nama “kerupuk rambak ekstrim”. Kerupuk rambak ekstrim ini diolah di dapur Depot Indah, Dusun Klubuk, Desa Sumbersari, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan. “Kulitnya nyambek (biawak, red) ini sisa dari masakan biawak bumbu rujak,” kata Yanto, yang merupakan karyawan Depot Indah, Minggu (17/9/2017). Dikatakan Yanto, untuk proses pengolahan kerupuk rambak berbahan kulit biawak dibutuhkan waktu yang cukup lama. “Biawak pertama dikuliti, setelah itu dipotong-potong seukuran jari panjang dan lebarnya, lalu di cuci bersih, habis itu direbus sampai lunak,” terangnya. Setelah lunak, tambah Yanto rambak kulit biawak tersebut diberi bumbu-bumbu, untuk selanjutnya dijemur di bawah terik matahari....
Sambal cobek-cobek versi 2: Sambal cobek-cobek berbeda dengan sambal lainnya, bahannya terdiri dari: cabe rawit bawang merah bawang putih kacang tanah irisan belimbing wuluh. Rasanya asam pedas. Sambal cobek-cobek ini biasanya disajikan untuk pelengkap ikan bakar dan nasi santan selayar. Cabe kecil asal lokal yang diramu dengan tomat sayur dan buah belimbing sebagai pelengkap ikan bakar seperti ikan kakap, layang, beronang atau bandeng. Ikan bakar selayar adalah jenis-jenis ikan seperti ikan kakap, ikan layang, ikan beronang dan ikan bandeng yang dibakar menggunakan sabut kelapa dan disajikan dengan sambal cobek-cobek dan disantap dengan nasi santan. Ikan-ikan ini diperolehnya dari pasar yang dibawa oleh nelayan dari pulau Pasi di seberang Kota Benteng maupun dari desa-desa pesisir utama Selayar baik yang ditangkap dengan “sero” atau semacam perangkap laut dangkal, pukat ma...
Bahan-bahan: Tepung ketan 1/2 kg Kelapa 1/2 butir Gula merah 2 ons Air kapur sirih 1 sdm Garam 1 sdm Air 1/2 gelas Cara membuatnya: 1. Kelapa diparut, tepung dicampur dengan kelapa, diberi air kapur, garam dan air sedikit diaduk samapi rata. 2. Gula merah diiris-iris. 3. Adonan dimasukkan kedalam cetakan rangin sebagian. 4. Diatasnya diberi gula merah, ditutup dengan adonan lagi, dibakar sampai masak dalam cetakan rangin. RM/Toko yang Menyediakan : Rumah Makan Nusa Indah Restoran Alamat: Jl. KH. Ahmad Dahlan Kby. No.33, RT.3/RW.1, Kramat Pela, Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12130 Telepon: (021) 7398883 Sumber : Buku Mustika Rasa Sukarno Halaman 1068
Bahan-bahan: Tepung beras 1/2 kg Kelapa 1 butir Pisang raja 5 buah Gula pasir 1/4 kg Cara membuatnya: 1. Kelapa diparut, dibuat santan 3 gelas, dipanaskan, dimasukkan tepung dibuat adonan. 2. Pisang diiris kecil-kecil, dimasukkan, ditambah gula dan garam, diaduk-aduk. 3. Adonan dicetak pada cetakan kua/loyang, dipanggang sampai kuning RM/Toko yang Menyediakan : Sere Manis Restoran Indonesia Hidangan aneka menu makanan, minuman, cemilan dan makanan penutup ala Indonesia. Suasana bernuansa rumahan. Alamat: Jl. H. Agus Salim No.16A, RT.2/RW.1, Kb. Sirih, Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340 Telepon: (021) 31909025 Sumber : Buku Mustika Rasa Sukarno Halaman 1076
Bahan-bahan : tepung ketan 1/4 kg tepung beras 1/4 kg kelapa 1 1/2 btr air pandan 1/2 gls air kapur 1 sdm gula merah 3 ons garam 1 sdm Cara membuatnya : Dibuat adonan seperti putri Basuman. Adonan dibentuk seperti kakicak Balu, bundar-bundar diberi lubang. Adonan yang telah dibentuk dimasukkan ke dalam periuk atau kuali yang telah diisi kelapa parut, gula merah, kapur, dan garam secukupnya, lalu diaduk sampai rata di atas api hingga masak. Sumber : Buku Mustika Rasa Sukarno hlm. 905-906 Lokasi penjual: Warung Kembar Alamat: Jl. Pangeran Abdurrahman, Cindai Alus, Martapura, Banjar, Kalimantan Selatan 71213