Kakkala atau yang biasa disebut Gaplek adalah bahan makanan yang diolah dari ubi ketela pohon atau singkong . Prosesnya sangat mudah; ubi singkong yang telah dipanen kemudian dikupas dan dikeringkan. Gaplek yang telah kering kemudian bisa ditumbuk sebagai tepung tapioka yang bisa dibuat bermacam-macam kue. Tepung tapioka dari gaplek selanjutnya bisa dibuat menjadi nasi tiwul yang gurih. Bahan-bahan: 1. Kakkala (gaplek) 1/2 kg 2. Kelapa 1 butir 3. Garam 1 sendok makan Cara membuatnya: 1. Kakkala ditumbuk halus. 2. Kemudian dikukus, diangkat sesudah masak. 3. Kelapa diparut, diberi garam, ditjampurkan. 4. Diaduk sampai rata. Keterangan : Dimakan dengan ikan. Sumber: Buku Mustika Rasa Soekarno Sumber: Buku Mustika Rasa Soekarno
Keripik berbahan dasar tempe ini sudah dibuat turun menurun. Jajanan ini bisa dijadikan salah satu alternatif oleh-oleh bagi yang sedang berkunjung ke kota Madiun karena untuk mencarinya pun mudah, sudah tersebar di pusat oleh-oleh Madiun. Sumber: https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-madiun/
Ikan Selais Asap adalah makanan khas dari provinsi Riau. Ikan selais memiliki banyak cerita pada resep dan cara pembuatannya. Resep ikan selais sebenarnya sangat mudah dan simpel, yakni dengan memasak ikan selais dengan cara diasap lalu digoreng, kemudian membuat sambalnya yang khas yakni sambal balado dari bawang merah, cabai merah dan jeruk nipis. Ikan selais yang memiliki nama lain salai, ikan salai artinya ikan yang diasap. Tentu saja, pembuatannya berarti diasap. Ikan asap ini banyak terdapat di beberapa daerah di nusantara. Bahan - Bahan Resep Ikan Selais Khas Riau Ikan salai selais dari ikan baung maupun ikan lele - 1 ons Minyak goreng - secukupnya, untuk menggoreng Bahan Bumbu Balado Sambal Resep Ikan Selais Khas Riau: Cabai merah - ý ons Bawang merah - 5 butir Jeruk nipis - 1 irisan Garam - secukupnya, sesuai selera Gula - secukupnya, sesuai selera Cara Membuat Ikan Salai ala Resep Ikan Selais Bumbu Balado Khas Ria...
Pom-Pom adalah makanan Khas orang maluku terutama orang Dobo.Bahan pembuatan Pom-Pom ini sendiri terbuat dari sagu yang telah di saring dan di ambil sarinya dari batang pohon Sagu,dan proses pembuatan tidak terlalu lama karena setelah di proses menjadi Pom-Pom harus di jemur dulu untuk bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Adapun hasil yang di produksi di Namara adalah " Terasi " yang terbuat dari EBBI atau udang kering di Desa ini juga sampai sekarang ini masih memproduksi " Terasi " dan " Pom-Pom " dan masih menggunakan alat seadanya dan tergantung dari musim juga kalau musim udang belum datang berarti "Terasi" masih belum bisa untuk di produksi.Desa Namara juga tidak hanya meproduksi "Terasi" dan "Pom-Pom" tapi juga memliki laut yang sangat indah dan pantai yang mempunyai pasir putih yang sangat halus. Bisanya Warga Desa Namara menuju dari Kota Dobo menggunakan ketinting atau Speed Boat dan jarak...
Bahan-bahan: 1. Tepung beras ketan 1/2 kg 2. Minyak goreng 1/2 botol 3. Gula merah 1/4 kg Cara membuatnya: 1. Gula direbus agak kental sampai masak. 2. Didinginkan, ditjampur dengan tepung ketan, sampai dapat dibentuk. 3. Adonan dibentuk seperti angka 8. Mula2 dibuat bulatan2 sebesar kelereng, dibuat pandjang2 15 cm, dibentuk angka 8. 4. Digoreng dengan minjakjang tak begitu panas. Sumber: Buku Mustika Rasa Soekarno Sumber: Buku Mustika Rasa Soekarno
Rwbia ini ialah hidangan berbahan dasar bia atau kerang. Kerang yang digunakan berbagai macam jenisnya, tergantung stok jenis kerang yang ditemukan di lokasi tersebut. Bia tersebut dimasak dengan bumbu yang kaya akan rempah. Rempah terdiri dari aneka bawang, kelapa sangrai, santan, gula aren, jintan, kunyit, dan lainnya. Soal rasa, jangan ditanya. Kenyalnya kerang berpadu dengan rempah yang gurih dan sedikit pedas dari rempah. Dengan proses masak yang cukup lama, sepertinya tidak berlebihan jika hidangan ini tak kalah dengan rendang minang. Untuk mendapatkannya, Anda bisa berkunjung ke resto dekat pantai hingga pasar tradisional yang ada di pesisir. Salah satunya adalah sentra kuliner di Pantai Natsepa, Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah Sumber : http://travel.kompas.com/read/2017/11/16/200300827/sedapnya-6-kuliner-yang-harus-anda-coba-di-ambon-maluku
Ikan Asar pada dasarnya adalah sama seperti ikan asap. Namun, yang membedakan adalah cara mengasapinya. Jika ikan asap ditaruh di atas asap secara horizontal, maka ikan asar ditaruh diagonal di sisi bara yang menghasilkan asap. Ini dilakukan agar ikan benar-benar kering dan masak hingga ke dalam sisi-sisi daging. Artinya, tidak ada lagi kandungan air yang tersimpan dalam daging, karena sudah turun saat posisi ikan dimiringkan. Bahan dasar Ikan Asar umumnya adalah ikan Cakalang, ikan Ekor Kuning atau ikan Tongkol, yang jelas dibutuhkan ikan dengan tekstur daging yang cukup padat agar tidak rapuh saat diasapi. Proses memasaknya cukup sederhana, dari kondisi ikan mentah kemudian dibersihkan isi perutnya dan siap untuk diasapi. Lama pengasapan adalah sekitar 4-5 jam dan dilakukan dalam ruangan tertutup, agar asap meresap hingga ke dalam daging hingga benar-benar matang. Keunikan Ikan Asar tidak hanya pada cara memasaknya, cita rasa ikan ini pun begitu otentik. Gurihnya daging...
Di kepulauan Maluku memang terkenal akan makanan pokoknya yang bukan nasi atau beras, melainkan jenis karbohidrat lain seperti papeda yang berbahan dasar sagu. Selain sagu, Maluku juga memiliki makanan khas yang terbuat dari sumber karbohidrat selain beras, yakni kasbi atau singkong. Kasbi juga mempunyai rasa tawar seperti papeda. Dikarenakan rasanya yang tawar, kasbi lebih sering dihidangkan bersama menu pelengkap lainnya. Kasbi yang dihidangkan bersama lauk-pauk disebut kasbi komplet. Kasbi komplet yang dibuat dari singkong rebus, ubi rebus, atau keladi rebus dimakan bersama menu pendamping seperti tumis kangkung bunga pepaya, ikan bakar bumbu rica, sayur jantung pisang, dan kohu-kohu ikan puri. Kasbi tawar juga nikmat apabila hanya disajikan dengan colo-colo atau sambal khas Maluku. Sumber :http://makananoleholeh.com/makanan-khas-maluku/
Makanan ini biasa ditemukan di Teluk Palu, Donggala. Biasanya ikan ini dinikmati dengan sayur nangka. Bisa dibeli di: Ikan Bakar Donggala Jl. Yojokodi No.10, Besusu Tengah, Palu Tim., Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118, Indonesia Telepon: 0853-2922-2260