Menelusuri sejarah makanan Lakse Kuah ini, hingga saat ini tidak diketahui siapa yang pertama kali menemukan atau memperkenalkan makanan tersebut, persebaran makanan khas ini hampir merata dan bisa ditemui di semua pulau daerah komunitas masyarakat Melayu khususnya di Kepulauan Riau. Lakse Kuah ini sudah lama menjadi ciri khas makanan tradisional daerah Natuna yang sebagai penghasil sumber daya alam yang melimpah. Bahkan makanan ini sudah ada sejak masa lalu dan diteruskan hingga saat ini sebagai makanan khas yang berasal dari daerah Natuna Kepulauan Riau. Perkembagannya saat ini, Lakse kuah tidak saja menjadi makanan bagi masyarakat pulau Natuna disaat acara atau momen-momen tertentu saja. Tapi menjadi sajian yang selalu ada di warung-warung makanan di daerah Kepulauan ini. makanan ini sangat digemari oleh masyarakat asli maupun pendatang dari luar karena rasa yang gurih yang telah memikat hati para pengunjung pulau Natuna dan tentunya makanan berbahan dasar sagu ini...
Siapa yang menyangka kalau Teh Kayu Aro di Jambi, adalah teh kualitas no. 1 di dunia? Teh Ty Poo, perusahaan Inggris produsen teh premium dunia, yang terkenal di Inggris didirikan Sir John Jr., memakai bahan baku Teh Kayu Aro, dimana memosok produk teh ke keluarga bangsawan di Eropa. Bukan hanya itu Ratu Belanda sejak Ratu Wihelmina, Ratu Juliana hingga Ratu Beatrix adalah penikmat teh kayu aro ini. Namun sayangnya bangsa Indonesia tidak mampu atau tidak bisa merasakan nikmatnya aroma teh yang diambil dari pucuk teh pilihan, menghasilkan teh berwarna orange bening dengan rasa kental di lidah dan bertahan lama yang dihasilkan oleh dataran tinggi Kayu Aro, Kerinci - Jambi, Sumatera- Indonesia. Perusahan Teh Kayu Aro dibuka oleh perusahaan Belanda dengan nama Namblodse Venotschaaf Handle Vereniging Amsterdan (NV HVA) tahun 1925, merupakan perkebunan teh terluas di dunia setelah perkebunan teh Darjeling di kaki gunung Himalaya, dengan luas 3.020 hektar, yang rata-r...
Bingung mengolah daging sapi menjadi makanan yang enak, bila iya olahlah daging sapi menjadi makanan khas Jambi ini, selain rasanya yang luar biasa enak, cara membuatnya juga tergolong sangat mudah. Olahan daging sapi ini akan kita buat menjadi olahan sepit khas Jambi, dan tentu saja akan menambah citarasa makan jadi bertambah. Mungkin bagi sebagian orang olahan masakan ini sedikit asing atau baru mendengarnya, akan tetapi bagi orang Jambi asli makanan ini sangat perlu ada ketika moment spesial atau hari istimewa lainnya. Karena memang penyajian daging ini menjadi sangat spesial dan lezat. Untuk bahan dan bumbu pengolahan daging sepit ini sangat mudah didapat. Bahan-bahan/bumbu-bumbu : 500 gram daging sapi, dipotong 4x4x1 cm 2 sendok teh ketumbar bubuk 1/4 sendok teh jintan bubuk 1/2 sendok teh merica bubuk 3 butir cengkeh 2 cm kayumanis 1/4 sendok teh pala bubuk 1 b...
Ciri khusus dari lemper Tulungagung adalah isinya yang berupa serundeng atau parutan kelapa, terkadang juga diganti dengan abon. Bagian luarnya terbuat dari ketan yang dibentuk seperti nasi. Selain itu, lemper juga dibungkus dengan daun pisang dan cara membuatnya dengan dikukus. Sumber: https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-tulungagung/
Dadar gulung bercita rasa manis dengan tambahan kinco sebagai isiannya. Sumber: https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-tulungagung/
Kue sumping tanah ini adalah kue taradisional asal Jambi. Kue yang berbahan dasar tepung beras ini memiliki rasa manis dan legit karena menggunakan pisang uli dan gula aren. Bahan : 200 gram tepung beras 1/4 sendok teh garam 550 ml air 200 gram pisang uli, dihaluskan 50 gram tepung sagu dan 100 ml air, dilarutkan daun pisang untuk membungkus Bahan taburan (aduk rata) : 50 gram gula aren sisir 50 gram gula pasir 100 gram kelapa parut kasar dan 1/4 sendok teh garam, dikukus 15 menit untuk pelengkap Cara Membuat : Rebus tepung beras, garam, air, dan pisang sambil diaduk sampai meletup-letup. Tambahkan larutan tepung sagu. Aduk rata. Ambil daun pisang. Beri taburan. Letakkan adonan tepung beras. Bungkus dan lipat. Kukus 20 menit sampai matang. Sajikan dengan kelapa parut. (sumber: Erese...
Cenil merupakan makanan ringan khas Tulungagung yang dibuat dari tepung ketela yang dihaluskan dengan cara digiling. Biasanya cenil juga dijadikan bahan tambahan atau disajikan bersama dengan gethuk. Sumber: https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-tulungagung/
Rujak cingur bisa ditemui di depan Stasiun Tulungagung atau tepatnya di Pasar Sore. Satu porsi rujak cingur berisikan daun kangkung, tahu, tempe, irisan buah segar, lontong, dan juga tidak lupa cingur atau hidung sapi serta kuah petis yang dihaluskan dengan kacang dan bumbu khas lainnya. Warna rujak cingur dominan hitam dan rasanya akan menjadi lebih nikmat jika ditambah dengan kerupuk dan minuman es degan. RM/Toko yang Menyediakan : Kantin Rujak Cingur Pak H. Hadi Khas Surabaya Indonesian Restaurant Address: Jalan K.H. Wahid Hasyim No.48,RT.14/RW.6, Menteng, Kebon Sirih, RT.14/RW.6, Kb. Sirih, Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340 Phone: (021) 3910357 Sumber: https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-tulungagung/
Saat bepergian ke pulau penghasil Timah, Bangka, sepertinya Anda wajib mengicipi kuliner tradisional khas yang ada disana, salah satunya adalah Pantiaw. Pantiaw atau kwetiau adalah salah satu kuliner makanan Bangka Belitung yang merupakan makanan ringan berkarborhidrat tinggi yang dibuat dengan bahan dasar sagu dan tepung beras. Pantiaw disajikan dengan siraman bumbu kuah ikan yang untuk melahapnya. Pembuatan pantiaw memang sedikit rumit, namun cita rasa manis, pedas dan gurihnya dijamin bisa menggoyang lidah. Bahan: 250 gr tepung kanji (sagu), 250 gr tepung beras, 500 gr ikan parang/tenggiri, garam. Bumbu: 5 siung bawang merah, 3 siung bawang putih, 1 sdt lada butir 1 ruas jahe, garam secukupnya 500 cc air Pelengkap: Bawang goreng, taoge, kecap asin, kerupuk, daun seledri, jeruk kunci, sambal cabe rawit yang dihaluskan dengan tambahan garam dan gula pasir....