Reog, tarian yang sudah tidak asing lagi di telinga kita semua sebagai masyarakat Indonesia, terkhusus masyarakat pulau Jawa. Sebuah tarian yang menggunakan topeng singa dengan ekor merak sebagai atributnya. Reog biasanya diadakan saat upacara adat maupun sekedar kesenian budaya. Banyak cerita di balik Reog Ponorogo, tidak banyak juga yang tau sejarah tentang Reog sendiri. Konon, Reog berasal dari Kerajaan Kediri, Jawa Timur. Di kerajaan tersebut ada seorang putri raja bernama Putri Sanggalangit, ia sangat baik hati dan cantik parasnya sehingga banyak pangeran yang datang untuk melamarnya. Namun sayangnya Putri selalu menolak lamaran para pangeran, lantas sang Raja khawatir dan berbicara kepada sang Putri. Raja meminta sang Putri menerima salah satu pangeran dan sang Putri pun tidak dapat menolak permintaan ayahnya. Sang Putri pun memberikan syarat pada pangeran yang ingin melamarnya, syaratnya yaitu mereka harus mengadakan pertunjukan yang belum pernah ada di negri ini. Tidak berhe...
Tarian Seribu Tangan atau Tari Saman merupakan tarian khas dari Aceh yang berasal dari suku Gayo. Tarian ini dilakukan dalam suatu kelompok yang terdiri dari belasan sampai puluhan laki-laki dalam jumlah ganjil. Lagu yang digunakan untuk mengiringi tarian ini biasa berupa syair mengenai dakwah dan dinyanyikan sendiri oleh para penari tanpa menggunakan alat musik. Tarian Saman dapat mencerminkan pendidikan, keagamaan, sopan santun, kepahlawanan, kekompakan ,dan kebersamaan. Mulai dikembangkan dari abad ke-14 oleh Syekh Saman, tarian Saman telah menjadi salah satu cara untuk menyebarkan agama Islam di Aceh melalui syair-syair yang berisi dakwah. Gerakan pada tarian Saman menggunakan 2 unsur utama yaitu tepukan tangan dan tepukan dada. Gerakan ini tergolong unik karena hanya terdiri tepukkan tangan para penari yang membentuk irama sesuai dengan lagu tarian. Pada jaman dahulu, tarian ini digunakan hanya untuk merayakan hari-hari adat keagaman seperti hari Maulid Nabi Muhammad. Namun dal...
Setiap daerah pasti memiliki budayanya masing-masing, begitu juga dengan kota Depok. Kota yang terletak di antara perbatasan Jawa Barat dan Jakarta ini dipengaruhi oleh kebudayaan Sunda dan kebudayaan Betawi. Salah satu kebudayaan khas Depok yang terkenal adalah Tari Godeg Ayu. Saya berkesempatan untuk mewawancarai seorang narasumber bernama Tsanaya Devany, salah satu anggota di sanggar tari Ayodya Pala. Menurut penuturannya, Tari Godeg Ayu dibuat atas kreasi dari Ibu Wulandari S.Sn yang berpijak dari kesenian topeng asli Cisalak. Tarian ini terinspirasi dari kehidupan gadis Depok yang beranjak dewasa dan sedang mencari jati diri. Semuanya terpadu dalam pribadi yang penuh harapan, cita-cita dan cinta yang tidak terlepas dari konflik dan dilema yang menyelimuti kehidupannya. Ciri khas dari tarian ini terletak pada topeng yang digunakan yang merupakan topeng asli dari daerah Cisalak, Depok. Gerakannya juga terinspirasi dari gerakan khas Betawi dan Sunda yang dipadukan. Properti ya...
Tarian Gambang Semarang ini adalah tarian yang diiringi oleh alat musik yang terbuat dari bilah kayu dan gamelan yang dikenal oleh masyarakat semarang dengan sebutan Gambang. Tarian ini juga diiringi oleh alat musik lainnya seperti seruling, gong dan kecrek, dan yang membuatnya lebih istimewa adalah adanya alat musik khas tionghoa yang mengiringi tarian ini juga. Jadi, Tari Gambang ini merupakan perpaduan 2 budaya yaitu tionghoa dan jawa. Awalnya, pada abad ke-20, seseorang menyaksikan seorang pengamen jalanan yang sedang keliling kota Semarang menggunakan instrumen instrumen dari cina seperti terompet dan seruling. Dia juga menggunakan gamelan dan gong. Hal ini yang memprakarsai lahirnya tarian Gambang Semarang yang diiringi instrumen dari 2 daerah berbeda. #OSKMITB18
Tari Batu Kundur adalah tari tradisional asli dari daerah Sintang,Kalimantan Barat. Tari ini menceritakan cerita rakyat tentang seorang pemuda yang menggoyangkan sebuah batu keramat yang diletakkan di Keraton Darajuanti Al Mukarromah di Sintang,setelah beberapa saat terjadilah badai yang sangat dahsyat yang meluluhlantakkan desa pemuda tersebut. Sampai sekarang batu keramat tersebut masih disimpan di museum Keraton Darajuanti Al Mukaromah dan tidak diperkenankan untuk disentuh oleh orang sembarangan. Konon batu tersebut merupakan warisan turun temurun dari para pemimpin atau sultan Keraton Al Mukaromah yang memiliki unsur magis di dalamnya. Tari batu kundur ini dibawakan oleh 9 orang wanita dengan memakai busana melayu yang keislaman serta diiringi musik melayu yang gemulai. #OSKMITB2018
Seni Gotong Singa (Sisingaan) terlahir dari Subang sekitar tahun 1840. Kesenian ini dilaksanakan secara turun temurun dan seiring waktu, sisingaan tersebar sampai ke berbagai daerah termasuk Kabupaten Ciamis. Uned Junaedi Wiriasasmita adalah seniman yang pertama kali mendirikan Seni Gotong Singa di Kabupaten Ciamis, Pria pituin urang Salakaria (sekarang Sukadana) Kabupaten Ciamis ini menghimpun pemuda di lingkungan sekitar untuk belajar Seni Gotong Singa hingga kemudian pertama kali pentas dalam acara khitanan salahsatu anggota keluarganya pada tahun 1965. Antusiasme warga pada masa itu dalam menyambut seni Gotong Singa sangat luar biasa, sehingga kemudian Seni Gotong Singa yang diberi nama Lingkung Seni “Singa Lugay” ini menjadi salah satu seni yang menjadi favorit di Kabupaten Ciamis, hingga rentang waktu tahun 90 an. Tergabung dalam Persatuan Gotong Singa Indonesia (PERGOSI) sebagai bentuk upaya untuk terus mengasah dan mengembangkan seni Gotong Singa. S...
Tari Wayang. Mungkin masih banyak masyarakat Indonesia yang belum mengetahui adanya tarian tradisional tersebut. Gerakan dasar dan gerakan inti Tari Wayang awalnya muncul karena adanya kreativitas seniman yang mengembangkan cerita dan penokohan wayang menjadi sebuah tarian yang unik. Berawal dari Cirebon, lalu tersebar dan diketahui oleh banyak masyarakat karena para seniman yang berkelana ke kota-kota seperti Bandung, Sumedang, Garut, dan Tasikmalaya. Tidak hanya seniman, diketahui pada tahun 1918 seorang bupati asal Sumedang mempopulerkan tarian ini. Tari Wayang cepat tersebar karena memang memiliki keunikan yaitu tokoh-tokoh yang diangkat dalam Tari Wayang adalah tokoh-tokoh wayang yang populer, sehingga banyak masyarakat yang langsung menikmati tarian ini akan mudah memahaminya. Tarian Wayang banyak ditampilkan dalam acara-acara kesenian, tidak sedikit masyarakat yang menampilkan Tari Wayang karena beranggapan bahwa tarian lebih efisien daripada pertunjukan w...
Reog Kendang Tulungagung mungkin sudah familiar di telinga banyak orang, salah satunya mungkin karena Reog Kendhang Tulungagung juga pernah diundang di istana negara. Reog Kendang Tulungagung ini merupakan satu dari sekian banyak kekayaan kesenian dan kebudayaan yang dimiliki oleh Kabupaten Tulungagung. Reog Kendhang dikisahkan sebagai gambaran dari arak-arakan prajurit yang hendak menuju Ratu Kilisuci dengan kisah yang berawal dari ketika Raja Bugis jatuh cinta kepada putri Kediri, yaitu Ratu Kilisuci itu sendiri. Namun, Raja Bugis tidak berani melamar Ratu Kilisuci sendiri sehingga ia meminta prajuritnya untuk melamarkan. Sesampainya di Kediri, prajurit mengutarakan maksud sebenarnya mereka datang yaitu untuk melamar sang putri, namun sang putri mengajukan persyaratan sebagai bukti apakah Raja Bugis memang benar mencintainya. Persyaratan yang diberikan oleh sang putri berupa kalimat isyarat bukan lugas, sehingga para prajurit pergi ke Tulungagung dan dibantu oleh warga di Dhadh...
Kata "Batin" merupakan sebutan bagi penguasa negeri. Peristiwa ini diangkat pada masa kerajaan Keritang di wilayah Kemuning. Selama beberapa dekade secara turun-temurun kerajaan Keritang dipimpin oleh seorang wanita. Dengan berbagai ragam tingkah dan perilaku masyarakat, dari yang mendukung, memuja sampai mengunjingkan serta mencela berbagai macam tingkah laku yang harus dimengerti oleh pemimpin negeri Tari Batin kemuning adalah tarian yang berasal dari Riau. Tarian dapat diperuntukan sebagai tarian jamuan untuk para tamu adat dan tamu kehormatandengan tujuan hiburan serta penghormatan adat Desa Kemuning. Tarian ini dipentaskan dengan gerakan yang lincah dan dinamis serta serempak dan loncatan hingga putaran badan disertai liukan tubuh melalui iringan musik. Instrument dan musik yang mengiringi tarian tersebut merupakan alat-alat musik yang juga berasal dari melayu seperti gendang melayu, marwas atau gedumba, kendang melayu, rebana, gendang kecil dan besar, serunai, gong, simb...