3.359 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Ritual Mombesara
Ritual Ritual
Sulawesi Tenggara

Ritual Mombesara dilakukan untuk menyambut tamu terhormat atau pemimpin, termasuk mereka yang baru terpilih sebagai kepala daerah. Ritual ini sudah dilakukan sejak jaman dulu di kalangan para raja-raja. Tujuannya adalah agar tidak ada lagi konflik politik setelah pilkada selesai dilakukan. Pemerintah juga berharap bahwa pemerintahan yang akan dilakukan oleh kepala daerah terpilih dapat berjalan damai, sejuk dan lancar tanpa ada dendam, amarah antar kawan maupun lawan yang bersaing dalam pilkada. Konon, tradisi ini bermula dari perseteruan dua anak raja di Konawe. Mereka adalah Sorumba dan Buburanda. Kedua anak raja ini tengah memperebutkan wilayah kekuasaan di daratan Konawe. Untuk mendamaikan keduanya, Raja Tebawo mengambil jalan tengah dengan membagi wilayah kekuasaan menjadi dua bagian dimana Sorumba memegang kekuasaan di wilayah Timur Konawe dan Buburanda memegang wilayah Latoma Tua. Dan sebagai tanda sah berhentinya pertikaian antar kedua putra raja ini maka dihelatkan ritual...

avatar
Widra
Gambar Entri
Akkorontigi
Ritual Ritual
Sulawesi Selatan

Akkorongtigi merupakan salah satu prosesi yang dilakukan dirumah mempelai pada malam sebelum hari akad nikah berlangsung. Dalam masyarakat bugis akkorongtigi lebih dikenal sebagai mappaccing atau malam pacar. Kata Mappaccing berasal dari Paccing yang berarti pacar dan diibaratkan sebagai alat untuk menyucikan sang gadis dari hal-hal yang bersifat kekotoran, baik secara fisik maupun batin, agar memperoleh keselamatan, kesejahteraan dalam mengarungi kehidupan berumah tangga kelak. Sebagai rangkaian perkawinan adat Bugis Makassar, mappaccing menggunakan symbol-symbol yang sarat makna akan menjaga keutuhan keluarga, dan memelihara kasih sayang dalam rumah tangga seperti Benno, Tai Bani, Bantal, Sarung yang disusun tujuh lapis, Daun Pisang, Daun Nangka dan Bekkeng. Benno yaitu beras yang digoreng kering hingga mekar melambangkan harapan, semoga calon pengantin ini akan mekar berkembang dengan baik, bersih dan jujur. Tai Bani merupakan lilin dari lebah, yang melambangkan suluh (penerang)...

avatar
Widra
Gambar Entri
Anta Mangaji
Ritual Ritual
Aceh

Upacara Anta Mangaji merupakan upacara pada masyarakat Aneuk Jamee yang sudah dikenal sejak zaman dahulu yang tersebar di Kabupaten Aceh Barat Daya Selatan dan Sebagian Aceh Barat Provinsi Aceh. Menurut cerita dari mulut ke mulut upacara Anta Mangaji sudah dikenal di pesisir barat Aceh sejak etnis Aneuk Jamee mulai bermigrasi ke pesisir Aceh. Upacara ini sudah menjadi kebiasaan pada masyarakat Aneuk Jamee ketika mengantarkan anaknya yang berusia tujuh tahun kepada seorang Tuangku Manasah atau Teungku Balai untuk diajarkan mengaji al-quran. Pada hari Anta Mangaji atau hari pertama antar mengaji anak, orangtua dari si anak bersangkutan mengadakan acara kenduri dengan mengundang sanak saudaranya. Selesai kenduri di rumah. Keesokan malamnya si anak di antar ke tempat pengajian dengan terlebih dahulu dipasajuak atau ditepung tawari dan dibekali dengan bawaan yang akan diberikan kepada Teungku di tempat mengaji. Selain upacara Anta Mangaji dilakukan juga upacara Tamat Mangaji dimana anak te...

avatar
Widra
Gambar Entri
Ritual Balale'
Ritual Ritual
Kalimantan Barat

Balale merupakan tradisi yang hidup dan berkembang seiring sejalan dengan tradisi perladangan di masyarakat Dayak Kanayatn. Balale merupakan sebuah istilah untuk kegiatan gotong royong atau kerja sama yang dikenal pada masyarakat Dayak Kanayatn di Kecamatan Menjalin, Kabupaten Landak (dulu Kabupaten Pontianak, Kalimantan Barat. Secara khusus, tradisi ini berlaku dalam aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan perladangan, misalnya dalam pembukaan dan pembersihan lahan perladangan, penanaman benih padi (menugal), dan pemanenan padi. Dalam pelaksaannya, para peladang membentuk kelompok-kelompok kerja (lale'an) melalui musyawarah. Setiap satu kelompok kerja diketuai oleh Tuha Tahun, yang berfungsi mengkoordinir kelompoknya dan menjadi penghubung ke Tumenggung (Kepala Adat). Masing-masing anggota dalam sebuah kelompok kerja secara bergantian akan saling membantu meringankan beban kerja anggota kelompok yang lain. Balale? ini berfungsi untuk memenuhi kebutuhan sosial horisontal antar-indiv...

avatar
Widra
Gambar Entri
Tradisi Balamang
Ritual Ritual
Aceh

Tradisi Balamang sudah lama dilakukan oleh masyarakat Aneuk Jamee di Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh. Balamang berarti tradisi memasak lemang yang dilakukan kaum perempuan pada hari Mak Meugang yang pelaksanaannya bersamaan dengan tradisi Mambantai pada sehari menjelang Ramadhan atau sehari sebelum hari raya Idul Fitri maupun perayaan Idul Adha. Lemang pada acara Balamang tersebut dimasak bersama-sama oleh semua perempuan anggota keluarga yang biasanya diikuti oleh tiga generasi; nenek, ibu dan anak perempuan. Dalam balamang mereka mendapat porsi tugas masing-masing sesuai usianya. Mereka bekerja sampai lemang tersebut masak di atas bara api. Balamang ini digunakan sebagai panganan bersama gulai daging sebagai antaran ke rumah orangtua, tetangga yang miskin serta anak-anak yatim-piatu pada hari-hari besar tersebut. Dalam masyarakat Aneuk Jamee di Aceh Selatan Provinsi Aceh, dalam menyambut datangnya bulan ramadhan, selain diselengarakan tradisi Mambantai, pada hari yang sama d...

avatar
Widra
Gambar Entri
Upacara Gaukang
Ritual Ritual
Sulawesi Selatan

Gaukang adalah upacara tradisional masyarakat Kabupaten Takalar yang dilaksanakan secara turun temurun. Upacara ini pertama kali dilaksanakan oleh Kareng Galesong beberapa ratus tahun yang lalu. Biasanya upacara ini dilaksanakan pada Bulan Pertengahan Bulan Rajab kalender Hijria. Upacara ini dipusatkan di Balla Lompoa dan dihadiri oleh para pemangku adat Karaeng Galesong, para sesepuh, tokoh adat, pejabat pemerintahan dan warga setempat. Gaukang diawali dengan ritual appalili yakni mengelilingi kampung-kampung di mulai dari kompleks rumah adat menuju ke Bungung Barania. Arak-arakan ini diiringi oleh rapak gendang khas makassar serta tari parappunganta yang menunjukkan 4 simbol daerah seperti Makassar, Bugis, Tana Toraja dan Mandar. Hal yang unik dalam ritual appalili ini adalah tiga gadis kecil yang diusung di dalam keranda serta seekor sapi yang berada di barisan paling depan rombongan. Bungung Barania adalah sumur tua yang menjadi tempat mandi karaeng Galesong dan diyakini oleh...

avatar
Widra
Gambar Entri
Ritual Inopatea Molobongo
Ritual Ritual
Sulawesi Utara

Inopatea Molobongo merupakan rangkaian proses pelaksanaan upacara pemakaman dengan tata upacara yang ada. Ketika masa pemerintahan kerajaan ada perbedaan system pemakaman antara masyarakat biasa dan keluarga kerajaan. Namun ketika perubahan system pemerintahan maka dengan lambat laun ada beberpa unsure sudah dipandang tidak relevan dengan kondisi sekarang, sehingga mengalami pergeseran dalam pelaksanaannya. Bagi Masyarakat Suku Bolango Upacara Kematian dikenal dengan istilah " Inopatea Molobongo ". Secara umum istilah ini mengartikan rangkaian proses upacara pemakaman mulai dari persiapan, yakni memasang janur, membuat bangsal, menyiapkan tempat duduk dan usungan. Selanjutnya masuk pada tahap upacaranya mulai memandikan mayat oleh petugas adat/agama yang disebut Paili. Kemudian mayat akan disembahyangkan di rumah duka yang selanjutnya di Mesjid. Setelah itu di bawa ke pemakaman untuk dimakamkan. Tempat pemakaman dibagi dua yakni kuburan umum yang disiapkan oleh pemerintah...

avatar
Widra
Gambar Entri
Upacara Baayun Maulud
Ritual Ritual
Kalimantan Selatan

Upacara Baayun Mulud/Baayun Anak merupakan upacara yang ditujukan untuk anak-anak menjelang dewasa, tepatnya ketika usia si anak antara 0-5 tahun. Baayun Mulud terdiri dari dua kata, yaitu baayun dan mulud. Kata Baayun berarti melakukan aktivitas ayunan/buaian. Aktivitas mengayun bayi biasanya dilakukan oleh seseorang untuk menidurkan anaknya. Dengan diayun-ayun, seorang bayi akan merasa nyaman sehingga ia akan dapat tidur dengan lelap. Sedangkan kata mulud (dari bahasa Arab maulud) merupakan ungkapan masyarakat Arab untuk peristiwa kelahiran Nabi Muhammad SAW. Dengan demikian, kata Baayun Mulud mempunyai arti sebuah kegiatan mengayun anak (bayi) sebagai ungkapan syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW sang pembawa rahmat bagi sekalian alam. Perlengkapan yang wajib disiapkan pada upacara ini adalah ayunan yang dibuat tiga lapis, dengan kain sarigading (sasirangan) pada lapisan pertama, kain kuning pada lapisan kedua dan kain bahalai (sarung panjang tanpa sambungan) pada lapisan ket...

avatar
Widra
Gambar Entri
Upacara Kwangkay/Kuangkay
Ritual Ritual
Kalimantan Timur

Upacara Adat Kwangkay merupakan upacara pemakaman adat suku Dayak Benuaq yang merupakan tradisi purbakala, system penguburan secara bertahap dilaksanakan sebagai berikut : Pemakaman darurat ( Penguburan sementara ) Pemakaman Antar (Penguburan Skunder) Pemakaman penutup ( Penguburan terakhir ) o Orang Dayak Benuaq mengenal 3 Jenis upacara kematian Upacara Parapm Api Upacara Kenyau Upacara Kwangkay. Upacara Adat Kwangkay dilaksanakan oleh anggota keluarga yang masih hidup agar para mendiang dapat tiba di tempat yang tinggi di Puncak Lumut. kwangkay yang berarti buang bangkai maksudnya melepaskan diri dari segala kedukaan dan mengahiri masa berkabung Waktu Penyelenggaraan Kwangkay : pada bulan Februari - Maret Pantangan selama upacara: Keluarga penyelenggara upacara atau para petugas upacara dan masyarakat yang ikut harus mematuhi pantangan sebagai berikut: Untuk Keluarga duka: tidak boleh bepergian, tidak boleh bergurau, tidak boleh menggunakan pakai...

avatar
Widra