Budaya adalah suatu kebiasaan yang sudah mendarah daging dan diturunkan turun temurun melalui tiap daerah, suku, ras, dan lain lain. Indonesia adalah negara yang beragam dan majemuk. Ribuan suku dan ras yang berbeda berada dalam NKRI. Bhinneka Tunggal Ika, berbeda beda tetapi tetap satu. Sunda, betawi, batak ada beberapa contoh dari ribuan suku lainnya. Tapi tidak semua suku itu bersifat lokal. Tionghoa. Ras Tionghoa merupakan salah satu ras yang sudah mulai meningkat jumlahnya di Indonesia, saya, salah satunya. Imlek adalah budaya dari Tionghoa yang sudah tidak asing lagi di telinga kita dan diadakan tiap tahun. Saya merayakannya setiap tahun bersama dengan keluarga besar dan tidak pernah melewatkan satu tahun pun Hari Imlek. Kami hadir di sebuah tempat yg sudah ditentukan dan mengadakan jamuan makanan chinese. Yang menjadi ciri khas dari acara ini adalah saat dimana anggota keluarga yang sudah bekerja dan berkeluarga bertukar amplop yang berisi uang, yang biasa disebut juga angpao...
Sedekah Bumi adalah suatu ritual dengan bentuk rasa syukur masyarakat daerah cilacap kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen pertanian terutama padi yang telah diperoleh. Adapun prosesi sedekah bumi itu sendiri dengan penyembelihan satu ekor sapi yang dibeli dengan cara iuran warga yang dilaksanakan pada pagi hari. Setelah sapi tersebut dipotong kemudian dibagikan secara merata kepada warga di daerah cilacap tersebut untuk dimasak. Sore harinya warga berkumpul pada satu tempat yaitu di balai desa dengan membawa masing-masing nasi tumpeng kemudian dilanjut berdoa bersama atas rasa syukur hasil panen yang diperoleh. kemudian pada malam hari dilanjutkan dengan pertunjukan wayang yang dilaksanakan semalam suntuk. #OSKMITB2018
Budaya Marandang adalah budaya masyarakat Sumatera Barat yang biasa dilakukan saat ada acara besar seperti hajatan atau sunatan anak. Budaya ini adalah budaya memasak randang beramai - ramai, biasanya ibu - ibu satu kampung. Randangnya dimasak diatas tungku besar yang nantinya akan dihidangkann di acara tersebut. Tungku tersebut terbuat dari tanah liat yang didalamnya diletakan kayu bakar, sedangkan alat yang digunakan sebagai wadah memasak biasanya adalah sejenis wajan yang cukup besar. Akhir - akhir ini biasanya kegiatan ini malahan diadakan sebagai kompetisi masak bersama jika ada kegiatan di kampung, akan tetapi hal ini sudah jarang dilakukan, walaupun masih ada di daerah tertentu yang mengadakan hal ini. Budaya ini menggambarkan kebersamaan suatu kaum yang sudah jarang ada #OSKMITB2018
Dalam pernikahan adat minang, terdapat suatu prosesi yang harus dijalani oleh calon pengantin wanita atau disebut anak daro pada malam sebelum pernikahan berlangsung, yakni adalah malam bainai. Malam bainai adalah malam terakhir sang wanita minang atau yang disebut anak daro merasakan kebebasan berstatus lajang. Secara harfiah, bainai artinya melekatkan tumbuhan halus daun pacar merah yang dalam istilah Sumatra Barat disebut daun inai ke kuku-kuku calon pengantin wanita. Tumbukan daun inai ini akan meninggalkan bekas warna merah cemerlang di kuku setelah dipakai semalaman. Tujuan malam bainai ini untuk mendidik anak daro dalam segala bentuk gerak dan perilaku untuk mencapai tujuan hidup yang bahagia dengan senantiasa menghayati budi pekerti yang baik. Malam bainai ini dilakukan sehari sebelum pernikahan berlangsung. Pada acara malam bainai itu,wakil keluarga diberi kesempatan untuk memberikan doa restunya untuk melepas anak daro yang akan melangsungkan pernikahan itu. Karna itu, mal...
Indonesia merupakan negara dimana mayoritas rakyatnya menganut agama Islam. Maka dari itu, tidaklah mengherankan jika Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran dirayakan di hampir seluruh daerah di Indonesia. Setiap daerah pun memiliki tradisinya masing-masing dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Akan tetapi, fokus bahasan disini bukanlah Hari Lebaran itu, melainkan suatu rangkaian tradisi yang biasa dilaksanakan sesudah Hari Lebaran. Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat di beberapa daerah di Pulau Jawa, salah satunya ialah di Kabupaten Pati. Masyarakat Kabupaten Pati mengenal istilah bernama Bodo Kupat atau Lebaran Ketupat. Ketupat memang merupakan makanan yang biasa dihidangkan saat merayakan Hari Raya Idul Fitri. Akan tetapi, untuk Kabupaten Pati sendiri, ketupat tidak dihidangkan tepat saat perayaan Lebaran. Tujuh hari setelah Lebaran, masyarakat Pati akan merayakan “Lebaran” untuk kedua kalinya dan di hari itulah ketupat akan dihidangkan. Hal tersebut dilakukan karena...
Dalam kepercayaan Jawa, arti dari suatu peristiwa yang terjadi pada hari tertentu dapat diramal dengan menelaah saat terjadinya peristiwa tersebut dalam suatu siklus hari dalam kalender tradisional. Dasarnya adalah moco ing waskito, yang berarti membaca kejadian dari fenomena atau tanda-tanda (alam) yang telah terjadi sebagai panduan untuk memahami setiap peristiwa yang akan terjadi. Ingatan-ingatan tersebut kemudian dicatat ketika orang mulai mengenal tulisan. Catatan-catatan fenomena alam yang polanya telah diuji berulang-ulang secara empiris, kemudian ditata menjadi suatu sistem penanggalan. Salah satu contoh dari metode peramalan ini dapat ditemukan dalam sistem hari kelahiran Jawa yang disebut Wetonan. Leluhur kita percaya bahwa hari dimana seorang anak dilahirkan akan membawa pengaruh pada sifat, karakter dan jalan hidup anak tersebut. Sejak jaman dahulu, sistem penanggalan atau penghitungan dengan weton ini sudah biasa digunakan oleh masyarakat Jawa. Bukan hanya sebagai pena...
Puasa Mutih adalah suatu ritual yang dilakukan dengan cara tidak makan maupun minum apapun, terkecuali nasi putih dan air putih. Puasa ini dilakukan untuk mendapatkan ilmu ghaib atau supranatural, ada juga yang bertujuan untuk menyucikan hati agar jiwa kembali bersih. Kata mutih pun berasal dari bahasa jawa yang berarti putih(bersih,suci). Puasa Mutih pun hanya dapat dilakukan di waktu yang tertentu yaitu saat bulan purnama, dan dalam jangka waktu yang tertentu yaitu 3 hari, 7 hari, dan 41 hari. OSKMITB2018
Saat eyang (nenek) buyut saya masih kecil, ada ritual yang dilakukan di desanya, di daerah Jawa Tengah. Setiap ada anak penduduk desa tersebut yang menghilang, setiap orang dewasa dalam desa tersebut akan mengitari desa tersebut telanjang sambil memukul-mukulkan alat memasak, dan membuat keributan. Ritual ini dipercaya dapat menakuti Wewe Gombel, mahluk gaib yang telah menculik anak tersebut. Sehingga Wewe Gombel akan mengembalikan anak yang hilang. Menurut saya, walaupun tidak memiliki logika yang masuk akal dengan jaman sekarang, 'ritual' tersebut mungkin memang dapat membantu menemukan anak yang hilang. Jika anak tersebut hilang karena tersesat, (seperti kehilangan jalan dalam hutan yang gelap) anak tersebut dapat mendengar keriuhan penduduk desa yang sedang melakukan ritual, dan berjalan mengikuti arah sumber suara. Sampai akhirnya ditemukan penduduk dan dikembalikan pada keluarga nya. Apalagi penduduk desa akan membuat keributan sampai ke p...
Upacara adat naik ayunan merupakan peninggalan kenang-kenangan dari Imam Mempawa (Sayyid Ahmad Khairuddin), yang merupakan seorang ulama penyiar Islam di Kerajaan Sadurengas/Kesulthanan Paser. Upacara ini dilakukan sebagai permulaan seorang bayi naik buaian atau ayunan. Dalam upacara tersebut dinyanyikan "Nyanyian Fatimah", yang syairnya sebagai berikut: Bismillahi Rahmanir Rahim Huu Allah, Allah wal awwal, Allahu huu wal akhir Allah huu, Allah Allahu wal bathin, Allahu wadh-dhahir Allah huu, Allah maidamdam ilham Allah huu, Allahu, air zamzam karamdllaut bahaarullah Upacara adat naik ayunan dilakukan dengan cara sebagai berikut: Ayunan atau buaian khas dari batang kayu nibung dihiasi anyaman daun lontar dan janur kuning (tergantung dengan ikatan pada kedua ujungnya). Pada tengah-tengah kayu ayunan, digantung sepotong kayu yang telah dipotong dengan bentuk tertentu (kurang lebih 40 cm) dengan ikatan pada kedua ujungnya. Pada sepotong kayu tersebut...