Makanan Minuman
Makanan Minuman
Pengetahuan Tradisional Jawa Barat Bogor
Bogor Beserta Asinannya Yang Khas
- 19 Maret 2020 - direvisi ke 4 oleh Sulistia Rani pada 20 Maret 2020

Bogor adalah salah satu kota yang terdapat di jawa barat. Konon katanya Bogor berasal dari Bahasa Belanda yaitu Buitenzorg yang dimana menjadi sebutan kota Bogor pada masa kolonial Belanda. Bogor adalah ibu kota Pajajaran yang dimana diyakini oleh para orang tua kami bahwa Prabu Siliwangi seorang raja dari kerajaan pakuan Pajajaran pernah hidup sekaligus memerintah di sini. Pada awal pemerintahannya, Prabu Siliwangi melakukan upacara yang berkaitan dengan dijadikannya pakuan sebagai Ibu kota pajajaran pada tanggal 2 juni malam 3 juni dan kemudian ditetapkanlah 3 juni sebagai hari jadi kota Bogor pada setiap tahunnya. Bogor memiliki banyak sekali sebutan yang sepertinya sudah tak asing lagi kita dengar seperti Bogor kota hujan, Bogor kota sejuk, Bogor kota hijau, dan lain sebagainya. Hal ini berkaitan dengan curah hujan kota Bogor sendiri yaitu sekitar 70% per tahun, selain itu karena posisi kota Bogor yang berada di antara kaki gunung salak dan gunung gede pangrango. Letak dari kota Bogor sendiri juga berada pada ketinggian 190 – 330 meter di atas permukaan laut dengan suhu rata – rata perbulannya tertinggi yaitu 26 derajat celcius dan terendah 21,8 derajat celcius maka tak heran cuaca di kota Bogor sejuk. Kota Bogor juga terkenal dengan bangunan yang ikonik yaitu tugu kujang dan eprlu kalian ketahui juga bahwa Bogor memiliki bangunan khas baru yang dapat kalihan lihat dekat dari tugu kujang ini yaitu Lawang Salapan. Bangunan ini adalah pilar yang terdapat tulisan ‘Di Nu Kiwari Ngancik Nu Bihari Seja Ayeuna Sampeureun Jaga’ yang artinya apa yang telah dinikmati oleh masa kini adalah hasil pengorbanan dan perjuangan orang terdahulu dan apa yang diperbuat oleh orang di masa sekarang adalah warisan untuk masa yang akan datang.

Selain terkenal akan sebutan kota Hujan dan bangunan ikoniknya, Bogor juga terkenal dengan wisata kulinernya. Salah satunya ada asinan bogor. Mungkin bagi masyarakat Bogor hampir seluruhnya mengetahui makanan yang satu ini. Sebagai informasi, tempat jualan asinan yang terkenal banyak berlokasi di kawasan jalan Suryakencana dan Siliwangi, Bogor. contohnya Asinan Gedong Dalam, Asinan Lengkap Kantin Sari (sudah ada sejak tahun 1960-an), Asinan A.K.A Sedap, dan Asinan Gang Aut. Pasti bagi kalian penggemar kuliner mengetahuinya.

Banyak sekali para wisatawan baik lokal ataupun dari luar yang menyempatkan untuk membeli asinan bogor ini selain harganya yang segar karena mengandung buah – buahan dan juga terdapat asinan dengan campuran sayuran atau hanya sayuran saja yang tentunya selain segar tetapi juga sehat dan tentunya dengan harga yang terjangkau. Asinan bogor ini sangatlah spesial dengan cita rasa asam dan manisnya ditambah dengan pedas serta kolaborasi dengan macam sayur dan buah yang pas untuk disajikan dengan kuah dari asinan ini. Sebenarnya tak hanya asinan gedung dalam yang terkenal untuk asinan bogor ini tetapi masih banyak penjual lainnya yang ada di kota Bogor. Masyarakat juga melihat hal ini sebagai suatu peluang usaha untuk turut serta membuat makanan segar ini sebagai mata pencaharian utama ataupun sekedar sampingan karena bahan – bahan dari asinan bogor yang terbilang murah dan mudah untuk di dapatkan. Namun, bagi kalian yang berkunjung ke Bogor dan tak sempat membeli makanan ini jangan berkecil hati karena saya akan berikan resep dan juga cara pembuatannya yang tentunya tak kalah nikmatnya dengan Asinan Bogor yang dijual di toko – toko, mari simak pemaparan resepnya dibawah ini.

Bahan Kuah Asinan Bogor : • 350 gr cabai merah (keriting) • 150 gr Gula pasir • 100 gr asam jawa • Garam secukupnya • Cuka secukupnya

Bahan asinan buah : • Mangga mengkal (setengah matang) potong tipis - tipis • Pepaya mengkal (setengah matang) potong tipis – tipis • Bengkoang, potong tipis – tipis • Nanas potong tipis - tipis • Jambu air dibelah menjadi 2 • Kedondong potong tipis – tipis atau diserut

Bahan asinan sayur : • Sawi asin khusus asinan • Toge • Tahu • Mentimun

Cara Pembuatan : Kuah Asinan Bogor

  1. Rebus semua bahan terkecuali cuka, biarkan sampai mendidih sekiranya 15 menit
  2. Angkat dan kemudian tiriskan
  3. Setelah kuah dingin kemudian masukan cuka dan aduk rata

Cara penyajian

  1. Masukan potonga buah ke dalam mangkuk , kemudian siram dengan kuah yang telah dibuat
  2. Tambahkan kacang goring atau kerupuk (sesuai selera)
  3. Asinan siap diasjikan

Demikianlah resep dari asinan bogor, barangkali kalian ingin mencoba langsung membuatnya di rumah tanpa harus jauh – jauh datang langsung ke Bogor. Asinan ini terasa sangat segar apalagi jika disantap ditengah teriknya panas palagi jika disajikan dengan dingin yaitu didinginkan ke dalam kulkas, selain menambah kesegaran juga menambah nikmatnya ragam buah dan sayur yang terkandung pada asinan ini. Bagi kalian yang ingin berkunjung ke Bogor, Selain asinan bogor tentunya masih banyak sekali hidangan kuliner khas Bogor yang patut kalian coba. Bagi kalian yang ingin mengunjungi kota hujan ini jangan sampai menyesal untuk tidak menjelajahi kuliner yang ada disini, karena selain harganya yang cukup terjangkau juga beragam jenisnya. Rasanya tak cukup jika hanya berkunjung ke Bogor dalam satu hari saja, kalian harus berhari – hari untuk bisa menyipi satu persatu wisata kuliner yang berada di kota hujan ini.

Prasetyo, B. A. (2020, Januari 31). MENGENAL POTENSI KOTA BOGOR YANG KENTAL DENGAN SEJARAH KERAJAAN. Retrieved from 99.co: https://www.99.co/blog/indonesia/kota-bogor-sejarah-kerajaan/

Reni. (2018, maret 12). 11 MAKANAN KHAS BOGOR YANG RASANYA NAGIH PECINTA KULINER WAJIB COBA. Retrieved from gotravelly.com: https://www.gotravelly.com/blog/makanan-khas-bogor/

Wijayanti, E. (2020, februari 11). Resep Asinan Bogor dengan Ragam Buah Segar. Retrieved from www.fimela.com: https://www.fimela.com/lifestyle-relationship/read/4176035/resep-asinan-bogor-dengan-ragam-buah-segar

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Eksplorasi Seni Ornamen Rumah Gadang: Simbolisme dan Warisan Budaya Minangkabau
Ornamen Ornamen
Sumatera Barat

Eksplorasi Seni Ornamen Rumah Gadang: Simbolisme dan Warisan Budaya Minangkabau Identitas dan Asal-Usul Seni ornamen Rumah Gadang merupakan manifestasi kebudayaan masyarakat Minangkabau yang berfungsi sebagai media penyampaian nilai-nilai filosofis dan tradisi leluhur [S1]. Ornamen ini bukan sekadar elemen dekoratif, melainkan representasi mendalam dari cara hidup dan pandangan dunia suku Minangkabau yang diwariskan secara turun-temurun [S1]. Keberadaannya menjadi jendela utama untuk memahami kekayaan warisan budaya yang melekat pada arsitektur tradisional di wilayah Sumatera Barat [S1]. Secara konseptual, eksplorasi terhadap seni ornamen ini merupakan upaya penyelidikan dan penemuan pengetahuan baru mengenai simbolisme yang terkandung di dalamnya [S2], [S5]. Kegiatan eksplorasi dalam konteks budaya ini melibatkan proses penjelajahan lapangan untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai bentuk, makna, dan fungsi ornamen tersebut dalam kehidupan masyarakat [S4], [S...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Cerita Rakyat dari Jawa Tengah: Kisah Timun Mas
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Cerita Rakyat dari Jawa Tengah: Kisah Timun Mas Lead Kisah Di balik rimbunnya hutan Jawa Tengah, tersimpan sebuah narasi tentang keberanian yang melampaui usia. Kisah ini berpusat pada sosok gadis kecil bernama Timun Mas, yang namanya kini tak hanya dikenal sebagai tokoh dalam buku cerita anak-anak, tetapi telah menjadi bagian dari ingatan kolektif masyarakat Indonesia [S2], [S3]. Ia bukan sekadar karakter fiktif, melainkan simbol perjuangan yang gigih melawan ancaman raksasa yang hendak merenggut kebebasannya [S3], [S4]. Sebagai bagian dari kekayaan tradisi lisan yang diwariskan turun-temurun, legenda ini memiliki daya pikat yang tak lekang oleh waktu [S1], [S2]. Di wilayah Jawa Tengah, cerita ini sering pula disebut dengan nama Mentimun Emas, sebuah variasi penamaan yang menunjukkan betapa luasnya penyebaran kisah ini dalam berbagai versi di tengah masyarakat [S2], [S5], [S5]. Keberadaannya yang populer membuktikan bahwa narasi tradisional ini tetap hidup dan relevan, bahkan h...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Keris Jawa: Lebih dari Sekadar Senjata, Simbol Budaya dan Pusaka
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Jawa Tengah

Keris Jawa: Lebih dari Sekadar Senjata, Simbol Budaya dan Pusaka Identitas dan Asal-Usul Keris merupakan pusaka masyarakat Jawa yang memiliki bentuk khas dan makna filosofis mendalam [S1]. Senjata tradisional ini diakui sebagai simbol budaya Nusantara dengan nilai sejarah, seni, dan filosofi yang tinggi [S3]. Keris Jawa secara spesifik merupakan salah satu simbol budaya yang sangat penting dalam sejarah dan tradisi Jawa [S2, S7]. Pengakuan UNESCO terhadap keris sebagai warisan dunia menegaskan statusnya yang berasal dari zaman logam [S4]. Secara historis, keris tidak hanya berfungsi sebagai senjata tradisional untuk peperangan [S2, C2], tetapi juga sebagai benda pusaka warisan nenek moyang [C3]. Lebih dari itu, keris juga menjadi simbol spiritual, status sosial, dan warisan keluarga [C12]. Keris Jawa sendiri memiliki banyak jenis dengan fungsi dan makna yang berbeda, mencerminkan kekayaan tradisi yang menyertainya [C8]. Keberadaannya juga meluas sebagai alat perlengkapan dalam b...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Lontar Usada Bali: Warisan Pengobatan Nusantara yang Terlupakan?
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Bali

Lontar Usada Bali: Warisan Pengobatan Nusantara yang Terlupakan? Identitas dan Asal-Usul Lontar Usada Bali adalah naskah klasik yang mengkategorikan diri dalam ranah pengetahuan dan praktik pengobatan tradisional (usada) di Nusantara [S1], [S3]. Naskah-naskah ini secara spesifik ditulis di atas daun lontar dengan menggunakan aksara dan bahasa Bali Kuna hingga Bali Tengahan [S1]. Kategorinya dalam sistem Warisan Budaya Takbenda Indonesia masuk dalam domain "Pengetahuan dan kebiasaan perilaku mengenai alam dan semesta," sejalan dengan penetapan praktik serupa seperti Pengobatan Tradisional Raksa Jasad [S2]. Asal-usul historisnya di Bali seringkali dilekatkan pada periode pengaruh Majapahit dan penyebaran agama Hindu, meskipun sayangnya, belum ada sumber dari daftar yang secara pasti mengungkap waktu dan tokoh awal penciptaan teks-teks ini. Salah satu versi mengaitkan proses kodifikasi dan pengembangan sistem pengobatan ini dengan peran Dang Hyang Nirartha, seorang tokoh...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Kedatuan Luwu: Salah satu peradaban tertua di Sulawesi Selatan yang jejak sejarahnya berkelindan erat dengan mitolo
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Selatan

Kedatuan Luwu: Salah satu peradaban tertua di Sulawesi Selatan yang jejak sejarahnya berkelindan erat dengan mitolo Identitas dan Asal-Usul Kedatuan Luwu diidentifikasi sebagai salah satu peradaban tertua di Sulawesi Selatan, dengan jejak sejarah yang terjalin erat dengan mitologi, tradisi lisan, dan bukti arkeologis [C11]. Sejarah awal Luwu tidak terlepas dari kisah kosmologis mengenai kedatangan manusia pertama ke bumi, yang menjadi dasar pembentukan tatanan sosial dan kekuasaan di wilayah tersebut [C12]. Kedatuan ini merupakan salah satu dari tiga kerajaan Bugis pertama yang tercatat dalam epik I La Galigo , bersama dengan Wewang Nriwuk dan Tompotikka [S1]. Pendirian Kedatuan Luwu diperkirakan terjadi pada abad ke-14 [C4], dengan Tumanurung sebagai Datu Mappanjunge' ri Luwu pertama pada tahun 1300-an [C3]. Kedatuan ini berlanjut hingga sekarang [C1], meskipun tidak memiliki mata uang sendiri dan menggunakan sistem barter [C5]. Luwu bersama kerajaan-kerajaan lain diakui sebag...

avatar
Kianasarayu