Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Minuman DKI Jakarta Jakarta
Bir Pletok
- 18 Juni 2012 - direvisi ke 3 oleh Widyaref pada 18 Juni 2012

bir yang sama sekali tidak mengandung alkohol seperti bir pada umumnya. Berbahan dasar rempah-rempah dengan campuran jahe, daun pandan wangi serta serai/sere. Bir ini dikenal secara umum dikalangan orang-orang Betawi. Untuk menarik penggemar bir yang satu ini biasanya dicampur dengan tambahan kayu secang, tambahan ini akan membuat warna bir menjadi merah ketika diseduh dengan air panas. Cocok dikonsumsi saat cuaca dingin dan pada malam hari sebagai penghangat badan. Salah satu dari sekian banyak khasiatnya adalah sebagai pelancar peredaran darah. Makin penasaran? Namanya Bir Pletok minuman tradisional khas Betawi. Nah pengen tau bagaimana membuatnya? Silahkan simak resepnya di Cara Membuat Bir Pletok Khas Betawi Hangat Berkhasiat dan Sehat.

 
Bahan-bahan untuk Membuat Bir Pletok :
 
  • 2 Liter Air
  • 350 gr Jahe, memarkan/tumbuk
  • 6 butir Cengkih
  • 5 cm Kayu manis
  • 3 biji Kapulaga
  • 5 batang Serai/sere, memarkan/tumbuk
  • 25 gr Kayu secang
  • 1/2 butir Pala, memarkan/tumbuk
  • 500 gr Gula pasir
  • Garam secukupnya
Cara Membuat Bir Pletok Khas Betawi Hangat Berkhasiat dan Sehat :
 
  1. Campurlah air bersama gula ke dalam panci.
  2. Tambahkan jahe, lalu rebus dengan menggunakan api sedang sampai mendidih dan gula larut seluruhnya.
  3. Tambahkan kedalam larutan gula dan jahe kayu secang, aduk-aduk hingga rata.
  4. Tambahkan cengkih, kayu manis, kapulaga dan pala yang dimemarkan.
  5. Masukkan batang serai yang dimemarkan, lanjutkan memasak di atas api kecil sampai tercium keluar aroma rempahnya, proses ini membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam.
  6. Jika dirasa cukup angkat, saring dan sajikan saat cuaca dingin.
  7. Catatan dan Tips dalam Pembuatan Bir Pletok Khas Betawi :
  8. Diamkan hasil rebusan Bir Pletok semalam, untuk mendapatkan aroma rempah yang lebih tajam, baru kemudian disaring.
  9. Pilih gula pasir yang berwarna putih bersih untuk menghasilkan Bir Pletok yang bagus.

Bir pletok ini biasanya ada ketika saat hajatan atau festival budaya betawi.

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Jipeng
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
DKI Jakarta

Jipeng: Kombinasi Unik Tanji dan Topeng dalam Orkes Betawi Sebuah seni teater khas Betawi yang muncul dari kolaborasi antara Tanji dan Topeng. Jipeng: Kombinasi Unik Tanji dan Topeng dalam Orkes Betawi Sebuah seni teater khas Betawi yang muncul dari kolaborasi antara Tanji dan Topeng. Jipeng: Kombinasi Unik Tanji dan Topeng dalam Orkes Betawi Sebuah seni teater khas Betawi yang muncul dari kolaborasi antara Tanji dan Topeng.

avatar
Xxxxxx
Gambar Entri
Kidung Lakbok
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Kidung Lakbok atau Wawacan Kidung Lakbok adalah karya sastra lama berbentuk wawacan yang berasal dari Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis. Naskah ini diterbitkan kembali dan disusun rapi oleh M. Karso Prawiraatmadja di Bandjar pada tanggal 31 Agustus 1956. Karya ini menyimpan nilai sejarah dan kearifan lokal masyarakat setempat. Dokumentasi digital dan data ini disusun serta disumbangkan oleh Henri Purwanto.

avatar
Henripurwanto
Gambar Entri
HUDON TANO (Periuk Tanah)
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

HUDON TANO (Periuk Tanah) Di bawah ini merupakan foto tua (foto jaman dulu) penjual Hudon Tano (Periuk Tanah) di Onan (Pasar) Tarutung di tahun 1930. Masyarakat Batak yang tinggal di Sipoholon, Tarutung, dahulu kala terkenal sebagai "Sitopa Hudon" (pembuat periuk tanah). Dahulu, Hudon Tano ini digunakan secara meluas di Tanah (Tano) Batak sebagai alat masak tradisional. Bisa dibayangkan betapa enak dan nikmat rasanya melihat dan menikmati arsik atau menggulai Ikan Mas atau Ikan Batak (Ihan Batak), Porapora (Ikan Air Tawar), Haruting (Ikan Gabus), SIbahut (Ikan Lele), dan Incor (Ikan Air Tawar Kecil) yang dimasak menggunakan Hudon Tano ini... Sumber Foto : KITLV 28692

avatar
Hokker
Gambar Entri
Benda Magis Masyarakat Batak Toba Pagar Jabu - Sahan - Pohung
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Benda Magis Masyarakat Batak Toba : Pagar Jabu - Sahan - Pohung 3 benda magis ini termasuk kategori Ilmu Putih yang berfungsi sebagai pelindung dari sihir dari niat orang jahat. PAGAR JABU (Bahasa Batak Karo : Bekam-bekam), berbentu tanduk hewan berisi sibiangsa (ramuan magis) yang berfungsi sebagai pelindung rumah dari serangan sihir jahat. SAHAN, terbuat dari gading atau tanduk tempat menyimpan pupuk (abu jenazah) yang memiliki kekuatan magis sebagai pagar (pelindung) dan konon dapat diminta untuk membinasakan musuh. POHUNG, sejenis ukiran yang dibungkus ijuk lalu diisi ramuan magis. Pohung ditempatkan di dalam rumah dan / atau di kebun yang memiliki fungsi mencegah niat jahat / pencuri hasil kebun dan harta di rumah. Sumber Koleksi : Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
Ilmu Tamba Tu
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Ilmu Tamba Tua adalah Elmo Kuno Batak (Ilmu Putih), dahulu ilmu ini dipercaya jika diamalkan akan mendatangkan kemakmuran serta kekayaan. Transliterasi (alih aksara) : ahu debata ni raja di bindu jao raja ni tam (ba) tua raja on di sim- bora di bulung hayu na denggan go- rar pe i do jadi lapi ni ta- taring ni ru- manta jadi tondolan ni balatuk ni rumah bea la... Rajah "gambar" di bawah bernama dewa "bindu jao". Rajah ini ditulis pada timah dan daun kayu (jenis yang bisa dituliskan). Rajah ini akan membawa kemakmuran bagi penghuni rumah apabila dibuat menjadi alas tungku perapian dan jika diletakkan sebagai alas tangga rumah. Sumber Foto : Verzeichnis der orientalischen handschriften in Deutschland

avatar
Hokker