Tugu Perjuangan Rakyat Serpong merupakan simbol perjuangan 1000 rakyat Serpong melawan Belanda. Perjuangan bermula ketika rakyat Serpong berusaha mengusir para tentara Belanda yang masih mendiami kawasan Serpong usai diproklamirkannya kemerdekaan Indonesia. Perlawanan itu menyebabkan para pejuang gugur hingga tak kurang dari 1000 orang. Saat itu seluruh korban tewas dimakamkan persis di lokasi pertempuran tersebut namun kemudian dipindahkan oleh pemerintah kota guna pembangunan jalan raya.
Untuk mengenang kejadian itu, maka rakyat Serpong sendiri membangun tugu peringatan peristiwa berdarah tersebut. Tugu peringatan perjuangan ini bertuliskan:
Tugu Peringatan Proklamasi 17 Agustus 1945
Didirikan:
Pada Hari Selasa Djam 6 Petang Tgl 27 Desember 1949 (5 Maulud 1936)
Rakjat Serpong
Kondisi tugu tersebut bertahun-tahun amat memprihatinkan. Ketika saya masih menginjak sekolah menengah pertama pada tahun 2012 - 2015, tugu tersebut hampir tidak terlihat karena ditutupi oleh warung-warung pinggir jalan yang mendirikan bangunannya secara ilegal. Tidak hanya itu, seringkali para supir angkot yang melewati tugu ini juga membuang air kecil sembarangan yang menyebabkan bau tidak sedap di sekitar tugu. Namun, setelah adanya revitalisasi oleh pemerintah kota pada tahun 2017, Tugu Perjuangan Rakyat Serpong ini pun kembali terlihat dengan bersih dan hijau. Begitu juga dengan warung-warung pinggir jalan yang telah di bongkar karena menempati lahan yang bukan miliknya.
Dengan revitalisasi ini diupayakan agar rakyat Serpong di masa ini dan masa yang akan datang mengetahui dan selalu mengingat jasa-jasa para pejuang yang telah berkorban serta menyadari bahwa sangat penting melestarikan tugu perjuangan ini sebagai cagar budaya di daerah Serpong.
#OSKMITB2018
cara hapus akun/data (#KrediOne) secara permanen kamu bisa hubungi pelanggan layanan resmi via WA di (+62.821-7553-746 atau 0898.4440.241). Jelaskan alasan permintaan penghapusan data atau akunnya lalu siapkan identitas diri seperti (KTP) untuk proses verifikasi dan ikuti instruksi petugas customer service untuk menyelesaikan laporan Anda.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...