Ritual
Ritual
Ritual Sumatera Barat Tanah Datar
Tradisi Unik "Sumarak Padang"

Tradisi ini sengaja dilaksanakan agar masyarakat terhindar akan “murka” dari makhluk gaib penunggu hutan.

Masyarakat percaya apabila mereka mengadakan ritual tradisi nenek moyang ini, penunggu hutan (gaib) itu, akan menjaga kelestarian hutan tersebut, ladang, dan ternak mereka. Namun jika ritual ini tidak digelar, masyarakat percaya bahwa bala akan menimpa mereka, seperti hilangnya ternak mereka, hilangnya beberapa peladang, dan hasil ladangnya menjadi tidak menguntungkan.

Proses berlangsungnya adalah sebagai berikut:

Sebelum prosesi dimulai, para ibu menghidupkan tungku, kemudian memasak kalio dan menu lainnya. Sementara para lelaki membantu tetua kampung menyiapkan segala macam perlengkapan yang akan di bawa ke puncak bukit, dimana dipercaya disitu tempatnya makhluk gaib. Peralatan yang disiapkan berupa bambu yang dirangkai untuk meletakkan sajen, serta mangkok–mangkok yang terbuat dari daun pisang.

Setelah tengah hari dan melaksanakan shalat, para tetua kampung dan sejumlah warga mendaki bukit sambil membawa sajen untuk Inyiak Rajina dan Datuk Rajo Gagau, dua makhluk gaib yang selama ini dipercaya ikut menjaga hutan mereka.

Kabut putih turun saat rombongan sampai di puncak bukit Gantiang Kubang, nuansa magis seakan menyambut kehadiran warga kampung. Semilir angin menyejukkan badan yang telah letih usai mendaki dan melintasi padang ilalang.

Perlengkapan ritual akhirnya diturunkan dan diletakkan di rerumputan. Persis di bawah batang pohon paling besar yang ada di puncak bukit itu. Kemudian mereka membawa orang yang didaulat sebagai pawang yang bisa berkomunikasi dengan makhluk gaib, meletakkan sajen berupa darah, batih, daging kambing, rokok, lemang, telur, dan nasi dalam delapan mangkok daun.

Usai sajen ditata, pawangnya membaca mantra dan doa, serta membakar kemenyan. Bendera putih berukuran 40 X 30 sentimeter dikibarkan di atas sesajian dan diasapi oleh asap kemenyan. Pembacaan mantra dan doa sendiri diikuti oleh seluruh rombongan.

Altar dari bambu untuk meletakkan sesajian lalu diangkat dan diikat ke batang pohon. Butuh beberapa orang untuk mengikat altar sekuat mungkin agar tidak jatuh. Pawang yang telah berada di atas pohon menerima sajen itu dan meletakkannya di atas altar bambu, dan bendera putih dengan tiang kayu juga diikat ke batang pohon.

Ia lalu berdoa ke yang kuasa, kemudian mulai memanggil makhluk gaib penghuni hutan untuk menerima sajen. Suaranya bergema hingga ke lembah yang dijadikan warga sebagai ladang.

Tradisi ini merupakan cara masyarakat setempat terutama peladang untuk bersahabat dengan alam, dengan cara memberi sajen kepada penghuni hutan yang dipercaya ada secara gaib. Mereka berharap hutan tempat mereka mencari nafkah bisa terus terjaga.

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
KrediOne
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

cara hapus akun/data (#KrediOne) secara permanen kamu bisa hubungi pelanggan layanan resmi via WA di (+62.821-7553-746 atau 0898.4440.241). Jelaskan alasan permintaan penghapusan data atau akunnya lalu siapkan identitas diri seperti (KTP) untuk proses verifikasi dan ikuti instruksi petugas customer service untuk menyelesaikan laporan Anda.

avatar
Admin2026
Gambar Entri
Berikut Cara Mengembalikan Dana PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
Cara Mengembalikan Dana Masuk PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
HUTING-HUTING
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...

avatar
Hokker