×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Tradisi

Provinsi

Jawa Timur

Tradisi Manganan Tuban

Tanggal 14 Aug 2018 oleh OSKM18_16518167_Pramudya Bayu Susena.

Manganan adalah salah satu tradisi yang ada di Tuban, Jawa Timur setiap tahunnya. Jika dilihat sekilas, tradisi ini terlihat seperti sarapan bersama di area pemakaman atau kuburan. Namun sebenarnya dalam tradisi ini terdapat unsur kekeluargaan, spiritual, dan kepercayaan masyarakat dalam proses acaranya.

Manganan dilakukan setiap tahun yang dimulai pada Hari Kamis Kliwon di bulan besar yaitu Bulan Haji. Selang satu minggu, di Hari Kamis berikutnya, diadakan acara serupa namun berbeda area pemakamannya. Contohnya Desa Semanding, pada Hari Kamis pertama acaranya berada di pemakaman Bejagung Kidul kemudiaan pada Hari Kamis kedua berada di pemakaman Bejagung Lor dan terus berlanjut pada Hari Kamis berikutnya hingga seluruh area pemakaman dikunjungi.

Masyarakat sangat antusias akan acara ini. Sehari sebelum manganan mereka sibuk mempersiapkan makanan yang akan dibawa dan tempat untuk acara. Pada malam harinya, mereka akan memasang lampu disekitar pemakaman untuk menandakan bahwa acaranya akan berlangsung disana. Pagi hari menjelang manganan, masyakarat datang dengan membawa makanan yang sudah disiapkan. Tikar-tikar digelar pada tempat yang landai dan luas disekitar area pemakaman tersebut. Makanan yang dibawa diletakan di atas alas daun pisang. Macam-macam makanan yang ada namun umumnya seperti makanan hajatan dan kue-kue khas jawa timur seperti rengginang, apem, dan ketan.

Acarannya dimulai dengan pembacaan doa oleh pemuka agama di daerah setempat. Lalu dilanjutkan dengan acara inti yaitu makan bersama makanan yang sudah dibawa oleh masyarakat. Pada saat acara ini kekeluargaan sangat terasa karena akan ada banyak interakasi seperti mengobrol antara warga. Karena semua warga membawa makanan, tentu saja banyak sisa makanan yang ada. Oleh karenanya makanan kembali dibagi-bagikan kepada warga dan disinilah tukar-menukar makanan terjadi. Terkadang acara dilanjutkan dengan keseniaan khas Tuban yaitu Tayub/Sindir pada siang hingga malam hari. Namun itu tidak selalu dilakukan setelah kegiatan manganan ini dilaksanakan, hanya di beberapa makam saja.

OSKMITB2018

DISKUSI


TERBARU


Ikan Mas saus p...

Oleh Deni Andrian | 21 Jan 2020.
Makanan

Bahan-bahan untuk 1 porsi: 1 ekor ikan mas ukuran sedang 500 ml air dlm baskom yang sudah digarami dan bercampur bawang 1 liter minyak goreng...

RICA RICA Ayam...

Oleh Deni Andrian | 21 Jan 2020.
Makanan

Bahan-bahan: 1 ekor Ayam, potong kecil2 (me: potong 10 karna lupa ✌😂) 5 buah cabe merah keriting 10 buah cabe mercon (boleh ditambah jika suka pedas)...

Kupat Tahu Purw...

Oleh Deni Andrian | 21 Jan 2020.
Makanan

Bahan-bahan untuk 10 porsi: 10 buah kupat /ketupat/Lontong 10 buah tahu (potong dadu) Secukup nya Kecambah Secukup nya daun seledri (iris k...

Cendol Dawet Ta...

Oleh Deni Andrian | 20 Jan 2020.
Makanan

Cendol dawet dengan campuran tape ketan. Sumber: Dokumentasi pribadi

Omah joglo dan...

Oleh Cholid NuQy | 20 Jan 2020.
Arsitek

Omah joglo dan limasan rumah adat jawa Salah satu rumah adat di nusantara yang unik adalah rumah joglo dan limasan. Dimana suku jawa adalah pemilik...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritual...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dala...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pend...

Ukiran Gorga Si...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai penjaga rum...