×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Tradisi

Provinsi

Jawa Timur

Tradisi Blanggur di bulan ramadhan

Tanggal 12 Aug 2018 oleh OSKM18_16518195_Stella Bella vita Wijaya.

Dahulu di jawa timur, khususnya kota Gresik, terdapat suatu tradisi unik pada setiap bulan ramadhan, yakni blanggur. Tradisi blanggur sendiri menggunakan alat berbentuk seperti meriam yang terbuat dari bambu, suara dentuman keras yang dihasilkannya merupakan penanda bahwa waktu berbuka telah tiba.

Tradisi ini dilakukan menjelang waktu berbuka puasa untuk menandakan waktu adzan maghrib telah tiba. Tradisi ini menjadi daya tarik sendiri bagi orang tua maupun anak anak untuk ikut berkumpul di alun-alun menyaksikan tradisi blanggur sambil membawa ta'jil dan bersama-sama menantikan waktu berbuka.

Kata blanggur sendiri berasal dari suara ledakan yang terjadi sebanyak dua kali. Yang pertama terjadi sesaat setelah bambu disulut dan akan terpental ke atas yang terdengar bunyi "blang" dan yang kedua saat terjadi ledakan di udara yang berbunyi "gurrr..". Karena itulah tradisi ini disebut blanggur.

Tradisi blanggur ini bertujuan sebagai isyarat bahwa waktu maghrib telah tiba bagi masyarakat sekitar sehingga beberapa saat setelahnya akan diikuti suara adzan maghrib yang bersautan yang berasal dari masjid masjid karena mendengar suara ledakan dari blanggur tersebut. Hal ini dikarenakan karena masih kurangnya media penanda masuknya waktu maghrib dan tidak semua orang mempunyai radio untuk mendengarkan adzan maghrib, sehingga digunakanlah suara ledakan blanggur sebagai penanda.

Namun, tradisi ini perlahan lahan mulai hilang seiring dengan perkembangan zaman. Dimana makin banyak alat elektronik seperti penggunaan sirine dan televisi yang menyiarkan waktu adzan maghrib sehingga penanda dengan suara ledakan sudah tidak lagi dibutuhkan. Selain itu, blanggur tidak digunakan lagi karena terlalu berbahaya. Banyak kecelakaan terjadi saat tradisi banggur dilaksanakan. Blanggur seringkali tidak meledak saat di udara, melainkan meledak ketika sudah jatuh di tanah dan lain sebagainya. Oleh karena itu, tradisi blanggur tidak digunakan lagi dan kini penanda buka puasa beralih menggunakan media televisi, radio, toa dan alat elektronik lainnya.

DISKUSI


TERBARU


Ikan Mas saus p...

Oleh Deni Andrian | 21 Jan 2020.
Makanan

Bahan-bahan untuk 1 porsi: 1 ekor ikan mas ukuran sedang 500 ml air dlm baskom yang sudah digarami dan bercampur bawang 1 liter minyak goreng...

RICA RICA Ayam...

Oleh Deni Andrian | 21 Jan 2020.
Makanan

Bahan-bahan: 1 ekor Ayam, potong kecil2 (me: potong 10 karna lupa ✌😂) 5 buah cabe merah keriting 10 buah cabe mercon (boleh ditambah jika suka pedas)...

Kupat Tahu Purw...

Oleh Deni Andrian | 21 Jan 2020.
Makanan

Bahan-bahan untuk 10 porsi: 10 buah kupat /ketupat/Lontong 10 buah tahu (potong dadu) Secukup nya Kecambah Secukup nya daun seledri (iris k...

Cendol Dawet Ta...

Oleh Deni Andrian | 20 Jan 2020.
Makanan

Cendol dawet dengan campuran tape ketan. Sumber: Dokumentasi pribadi

Omah joglo dan...

Oleh Cholid NuQy | 20 Jan 2020.
Arsitek

Omah joglo dan limasan rumah adat jawa Salah satu rumah adat di nusantara yang unik adalah rumah joglo dan limasan. Dimana suku jawa adalah pemilik...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritual...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dala...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pend...

Ukiran Gorga Si...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai penjaga rum...