DKI Jakarta memiliki banyak adat istiadat dan budaya yang beragam. Banyaknya adat istiadat dan budaya inilah yang membuat kita harus sadar bahwa kita harus menjaga budaya ini supaya tetap lestari dan harum di mata dunia. Salah satu budaya DKI Jakarta yang sudah punah dari masa milenial kini adalah Topeng Monyet.
Topeng Monyet merupakan salah satu kesenian tradisional sejak Jakarta bernama Batavia. Seperti namanya, topeng monyet ini menggunakan monyet sebagai media atraksi dan gendang kecil sebagai alat pengiringnya. Topeng Monyet ini dimainkan dengan cara satu tangan memukul gendang kecil sedangkan tangan lainnya memegang tali pengikat monyet. Monyet yang digunakan untuk pertunjukan ini adalah monyet yang sudah dilatih untuk melakukan beberapa gerakan seperti. Tujuan dari kesenian ini untuk mencari uang maupun hiburan.
Pertunjukan topeng monyet ini sudah hadir di Jakarta pada akhir abad ke-19 dimana pada saat itu hewan anjing dan monyet digunakan sebagai media hiburan. Pertunjukan ini biasanya berlokasi di pasar, di jalan-jalan pedesaan, dan perkotaan. Saat itu, pertunjukan ini sangat dinikmati oleh warga lokal maupun warga Belanda dan Eropa. Foto dibawah merupakan bukti bahwa pertunjukan topeng monyet sudah ada sejak dahulu. Seiring berjalannya waktu, pertunjukan ini semakin terkenal dan dimodifikasi dengan berbagai daerah seperti di Jawa Tengah, topeng monyet menggunakan salah satu pakaian khas dari pemain reog. Selain itu, pertunjukan topeng monyet memiliki nama lain Ledhek Kthek di Jawa Tengah.
Sebenarnya, pertunjukan budaya Topeng Monyet ini dihapuskan bukan karena adanya pergeseran budaya, tetapi ada pro dan kontra terhadap pertunjukan ini. Menurut saya, topeng monyet ini tidak harus dihapuskan, tetapi bisa diubah metodenya supaya tidak terlihat menyiksa dan memperalat hewan, karena dengan kita menghapus pertunjukan budaya ini, lama kelamaan akan terjadi pergeseran budaya betawi yang tidak memiliki pertunjukan unik keliling ini.
Sumber foto: //www.google.co.id/search?q=sejarah+topeng+monyet&client=ms-android-samsung&source=android-browser&prmd=niv&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwiFpb7BotbcAhUHfysKHWjYDcEQ_AUICigC&biw=412&bih=604&dpr=2.63#imgrc=L8xxVJxG8FAzjM:
cara hapus akun/data (#KrediOne) secara permanen kamu bisa hubungi pelanggan layanan resmi via WA di (+62.821-7553-746 atau 0898.4440.241). Jelaskan alasan permintaan penghapusan data atau akunnya lalu siapkan identitas diri seperti (KTP) untuk proses verifikasi dan ikuti instruksi petugas customer service untuk menyelesaikan laporan Anda.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...