Tari Sang Hyang Jaran ialah tarian asal provinsi Bali yang ditampilkan oleh seorang lelaki atau pemangku (orang suci) yang mengendarai kuda-kudaan yang terbuat dari pelepah daun kelapa. Dengan diiringi gending sang Hyang Jaran yang dilantunkan oleh paduan suara, sang pemangku menari dengan mata terpejam, berjalan dan berlari-lari kecil dengan kaki telanjang sambil menginjakkan kakinya pada bara api batok kelapa yang berada di tengah arena. Disebutkan bahwa sang penari tidak merasakan sakit saat menginjak bara api karena saat ia menari, sang pemangku telah dirasuki oleh roh tunggangan dewa setelah dilakukan upacara.
Tarian ini dapat ditemukan di kawasan Bali, di kabupaten Badung, Gianyar, Denpasar dan Bangli. Masyarakat desa mengadakan penampilan tari Sang Hyang Jaran saat kondisi alam memprihatinkan. Tarian ini bertujuan untuk menolak bala, dengan memohon perlindungan agar terhindar dari bencana dan wabah penyakit.
cara hapus akun/data (#KrediOne) secara permanen kamu bisa hubungi pelanggan layanan resmi via WA di (+62.821-7553-746 atau 0898.4440.241). Jelaskan alasan permintaan penghapusan data atau akunnya lalu siapkan identitas diri seperti (KTP) untuk proses verifikasi dan ikuti instruksi petugas customer service untuk menyelesaikan laporan Anda.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...