Tarian
Tarian
Tari Tradisional Jawa Timur Jawa
Tari Ngremo
- 28 Oktober 2017

Tari Ngremo merupakan salah satu tarian yang berasal dari daerah Jawa Timur sendiri, dimana tarian ini sendiri merupakan bagian utama pada sebuah pementasan ludruk. Tari ini sendiri dijadikan sebagai pembuka dalam pementasan seni pertunjukan tradisional ludruk sendiri, pertunjukan seni kuda lumping dan juga pagelaran seni wayang kulit yang ada pada daerah tersebut. tarian ini dapat ditarikan dengan gaya wanita maupun dengan gaya pria, baik ditampilkan secara bersama-sama ataupun bergantian. Perkembangan dari tarian ini sendiri pada tahun 1930-an pada saat kesenian ludruk berkembang secara pesat.

Tarian tradisional ini juga merupakan tari tradisional yang harus kita lestarikan, dimana seperti yang kita tahu bahwa tarian-tarian yang ada pada Negara Indonesia pada zaman sekarang pun sudah mulai memudar dan kurang adanya penampilan dari beberapa daerah tersebut karena banyaknya pemuda-pemudi yang sudah tidak bisa lagi melakukan budaya atau tarian dari daerah mereka masing-masing sendiri, bukankah hal tersebut sendiri merupakan hal yang memalukan khususnya bagi Negara kita sendiri yang merupakan Negara yang mempunyai banyak sekali budaya yang ada dan juga warisan yang tidak ada habis-habisnya. Jadi sebagai generasi muda kita harus senantiasa menjaga semua tari yang ada pada daerah mereka masing-masing.

tari ngremo

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Aksara Lampung
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Lampung

Aksara Lampung merupakan sistem tulisan tradisional yang digunakan oleh masyarakat Lampung sejak berabad-abad lalu. Aksara ini termasuk dalam rumpun aksara Brahmi dari India dan memiliki kemiripan dengan aksara Pallawa, Rejang, serta aksara-aksara kuno lain di Sumatra. Dalam masyarakat Lampung, aksara ini dikenal dengan sebutan Had Lampung atau Kaganga, yang diambil dari tiga huruf pertamanya, yaitu ka, ga, dan nga. Pada masa lalu, aksara Lampung digunakan untuk menulis berbagai naskah adat, sastra, hukum, serta catatan kehidupan masyarakat. Tulisan tersebut biasanya ditorehkan pada media seperti kulit kayu, bambu, tanduk, maupun daun lontar. Meskipun penggunaannya sempat menurun akibat pengaruh modernisasi dan penggunaan huruf Latin, aksara Lampung kini terus dilestarikan melalui pendidikan dan berbagai kegiatan kebudayaan sebagai bagian dari identitas masyarakat Lampung. Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Lampung

avatar
Ghinai
Gambar Entri
Tari Jauk
Tarian Tarian
Bali

Tari Jauk adalah salah satu tari tradisional khas Bali yang terkenal karena gerakannya yang enerjik, ekspresif, dan penuh karakter. Tarian ini biasanya dibawakan oleh seorang penari laki-laki dengan mengenakan kostum berwarna cerah, kain khas Bali, hiasan kepala, serta topeng yang memiliki mata besar dan ekspresi tajam. Nama “Jauk” sendiri sering dikaitkan dengan sosok makhluk penjaga atau tokoh yang memiliki sifat gagah, kuat, dan kadang terlihat menyeramkan. Oleh karena itu, penampilan Tari Jauk mampu memberikan kesan dramatis sekaligus memikat bagi penonton. Gerakan dalam Tari Jauk sangat khas karena menonjolkan penggunaan topeng berwarna merah atau putih, gerakan tangan, dan langkah kaki yang cepat. Penari harus mampu menggerakkan wajah topeng ke kanan dan kiri dengan lincah, lalu menggabungkannya dengan posisi tubuh yang tegas dan dinamis. Gerakan tersebut mencerminkan karakter tokoh Jauk yang selalu waspada, berani, dan memiliki kekuatan batin. Iringan gamelan Bali yang cepat...

avatar
Budayawan
Gambar Entri
Lawar
Makanan Minuman Makanan Minuman
Bali

Lawar khas Bali adalah salah satu hidangan tradisional yang mencerminkan kekayaan rasa, budaya, dan kebersamaan masyarakat Pulau Dewata. Makanan ini umumnya dibuat dari campuran sayuran cincang, kelapa parut, aneka bumbu khas Bali, serta daging cincang yang dapat berupa daging babi, ayam, bebek, atau penyu pada masa lalu. Dalam penyajiannya, lawar sering hadir sebagai pelengkap nasi bersama sate lilit, babi guling, ayam betutu, dan sambal matah. Ciri utama lawar terletak pada perpaduan rasa gurih, pedas, segar, dan harum rempah. Sayuran yang digunakan dapat berupa kacang panjang, nangka muda, daun pepaya, atau batang pisang yang diiris halus. Bumbu dasarnya biasanya terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai, kunyit, lengkuas, kencur, terasi, kemiri, serta berbagai rempah lain yang dihaluskan. Kelapa parut yang telah dibumbui kemudian dicampurkan untuk memberikan tekstur lembut dan rasa gurih yang khas. Salah satu jenis lawar yang terkenal adalah lawar merah. Warna merahnya be...

avatar
Budayawan
Gambar Entri
Tahu Sumedang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Tahu Sumedang adalah kuliner khas dari Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, yang terkenal karena teksturnya unik: bagian luar garing dan renyah, sementara bagian dalamnya lembut serta berongga. Tahu ini dibuat dari kedelai pilihan yang diolah menjadi tahu, kemudian digoreng hingga berwarna kuning keemasan. Tahu Sumedang biasanya dinikmati selagi hangat dengan cabai rawit hijau atau sambal, sehingga rasa gurihnya semakin terasa. Camilan sederhana ini sangat populer sebagai oleh-oleh maupun teman perjalanan karena praktis, lezat, dan memiliki cita rasa khas yang sulit ditemukan pada tahu goreng biasa.

avatar
Radenwandika
Gambar Entri
Surabi
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Surabi adalah jajanan tradisional khas Sunda yang terbuat dari adonan tepung beras dan santan, lalu dimasak di atas tungku atau cetakan tanah liat. Teksturnya lembut di bagian tengah dengan pinggiran yang sedikit renyah, serta memiliki aroma gurih khas santan dan daun pisang. Surabi biasanya disajikan dengan berbagai pilihan topping. Versi tradisional umumnya memakai oncom, sedangkan versi manis dapat diberi gula merah, kinca, cokelat, keju, durian, atau aneka topping modern lainnya. Cita rasanya yang sederhana namun kaya membuat surabi menjadi camilan hangat yang cocok dinikmati kapan saja.

avatar
Radenwandika